Sistem Penilaian

img-20170219-wa0005

 

Sistem Penilaian FF

Seluruh karya FF yang telah dipublikasi akan dinilai langsung oleh dua orang juri secara adil,. Berikut ini beberapa ketentuan penulisan karya fiksi yang menjadi poin penilaian oleh dewan juri.

 

  1. Penulisan sesuai EYD [25 poin]

    Penulisan karya fiksi tak luput dari Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang telah ditetapkan di Indonesia. EYD meliputi: pemakaian huruf, pemenggalan kata, penulisan tanda baca.

  2. Penggunaan kata baku [10 poin]

    Juri sengaja memisahkan penulisan kata baku dari EYD untuk lebih memudahkan dalam penilaian. Penulisan kata baku meliputi penulisan unsur serapan dan kata baku sesuai dengan EYD.

  3. Diksi [10 poin]

    Pemilihan kata yang tepat dalam penulisan karya fiksi dan lebih dikenal dengan sebutan ‘gaya bahasa’. Diksi harus sesuai dengan genre dan tema yang digunakan.

  4.  Alur [10 poin]

    Jalan cerita dalam sebuah karya fiksi yang terdiri dari alur maju, alur mundur dan alur meloncat. Alur yang terlalu cepat atau terlalu lambat dapat mempengaruhi penilaian dalam event ini. Penggunaan alur harus jelas apakah menggunakan alur maju, atau alur mundur atau alur meloncat.

  5. Deskripsi [10 poin]

    Deskripsi tak luput dari ketentuan penulisan karya fiksi. Deskripsi merupakan salah satu unsur penting yang bertujuan untuk memudahkan pembaca memahami ciri-ciri atau penggambaran dari suatu objek/ kondisi/ situasi.

  6. Sudut pandang (point of view) [5 poin]

    Penggunaan sudut pandang yang tepat dalam menyampaikan isi cerita sangat penting.

  7. Kesesuaian tema dan genre [25 poin]

    Isi cerita harus sesuai dengan tema dan genre yang telah ditentukan. Selain itu, penggunaan tema dan genre harus jelas agar yang pembaca tidak dibingungkan dengan pemilihan tema/ genre yang tidak sesuai dengan isi cerita.

  8. Lain – lain [5 poin]

    Berisi poin tambahan dari dewan juri atas FF yang telah ditulis. FF yang menarik dari segi cerita, penulisan maupun poster yang digunakan oleh author yang bersangkutan.