[FICLET] Stay

Stay

Han Rae Hwa

Rating T | Hurt-comfort, supratural | Ficlet | Jo Youngmin & Yoon Hee (OC)





Youngmin mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh, memanfaatkan jalanan yang lengang. Namun di balik itu, ada suatu hal yang sedang ia pikirkan. Bahkan ia lebih fokus pada pikirannya daripada kegiatannya saat ini. Sebuah keputusan yang masih setengah hati ia setujui. 

“BERHENTI!!”

Seorang yeoja tiba-tiba datang menghadang di depan mobil Youngmin dengan merentangkan kedua tangannya sambil melambai-lambai. Ia kaget bukan main. Spontan kakinya menginjak rem hingga mobilnya langsung berhenti mendadak. Menciptakan bunyi berdecit yansl cukup jelas. Matanya membulat ketika melihat yeoja yang begitu familiar ada di depan mobilnya itu.

“Yoon Hee?!” gumamnya sambil terus memperhatikan sosok dengan balutan pakaian putih serta surainya yang berwarna hitam tergerai panjang. 

“Youngmin-ah… Gajima!!” seru yeoja itu.

Youngmin yang tersadar dari lamunannya bergegas keluar dari mobil dan menghampiri yeoja itu.

“Ya! Sedang apa kau di sini eoh?!

“Aku tak ingin kau pergi.” Terangnya. “Kumohon… Tetaplah tinggal di sini. Jangan pergi Youngmin.” Pintanya sambil menggenggam pergelangan tangan kiri Youngmin. Raut wajahnya menjadi sendu dengan kedua mata yang berkaca-kaca. Siap meluncurkan tetes demi tetes air mata dari sudut matanya.

“Tidak bisa Yoon Hee. Aku harus tetap pergi. Aku ingin memulai kehidupanku yang baru.”

“Aku mencintaimu Youngmin. Kumohon tetaplah tinggal di sini. Untukku.” suaranya mulai terdengar parau. 

Ada sesuatu di balik tatapan mata yeoja bernama Yoon Hee itu. Entah apa, tapi mampu menusuk jantung hati Youngmin. 

“Ini sebagai permintaan terakhirku. Meskipun aku sudah tidak ada, tapi aku tidak ingin jauh darimu.”

Youngmin membuang muka dan melepaskan genggaman tangan Yoon Hee dari tangannya lalu berbalik badan.

“Mian. Aku tetap akan pergi.” Youngmin pun masuk ke dalam mobilnya, menyalakan mesinnya dan bersiap untuk kembali melanjutkan perjalanannya menuju bandara.

“Pergi dari situ. Aku harus segera ke bandara.”

“Kau tidak ingin mempertimbangkannya dulu?

“Tidak ada yang harus kupertimbangkan lagi.”

“Kau yakin?”

Kali ini Youngmin tak memberi jawaban.

Bulir air mata mulai membasahi pipinya. “Aku berharap kau tidak akan menyesal Youngmin.” Ia menatap Youngmin dengan lekat. Dari tatapannya itu tersirat sebuah makna yang hanya dirinya sendirilah yang tahu. Dengan berat hati, Yoon Hee pun menghadap ke arah yang lain dan berjalan menjauh dari mobil Youngmin.

Youngmin pun kembali melajukan mobilnya. Kali ini tidak secepat tadi. Karena sekarang di kepalanya, bertambah satu hal lagi yang ia pikirkan. Yeoja itu.

Ia melihat kaca spion mobilnya. Yeoja itu sudah tidak ada di sana.

Namja bersurai cokelat kehitaman itu memejamkan matanya sejenak sambil memghembuskan napas dengan berat. Tiba-tiba ia spontan kembali menginjak rem hingga mobilnya berhenti mendadak untuk yang kedua kalinya. Matanya terbuka lebar-lebar.

“Yoo-Yoon Hee…”

Napasnya mulai tak beraturan. Dadanya mengembang-kempis seperti kekurangan oksigen. Apalagi sesak yang ditimbulkan berkat kata-kata yang diujarkan oleh Yoon Hee tadi masih begitu terasa.

“T-tidak… Tidak mungkin. Yoon He… Yoon Hee sudah meninggal. Ujarnya terbata-bata.

Ingatannya kembali pada di mana ia bertemu Yoon Hee beberapa menit yang lalu.

“Ini sebagai permintaan terakhirku. Meskipun aku sudah tidak ada, tapi aku tidak ingin jauh darimu Youngmin.”

Ia menangkupkan satu tangan ke keningnya sambil menyandarkan kepala. Saat ini kepalanya terasa berat dan pening. Bayang-bayang wajah Yoon Hee yang cantik dengan pipi yang chubby memuhi pikirannya.

“Bagaimana mungkin… Aku…”

Bulir air mata menetes dari sudut matanya tak terkontrol. 

“Seharusnya aku tidak pergi. Seharusnya aku tetap berada di sini. Seperti yang diminta oleh Yoon Hee. Bodoh. Bodoh!!”

“Jangan pergi… Sebuah bisikan lembut terdengar jelas di telinga Youngmin. Ia menoleh ke kanan. Ke kaca mobil yang sengaja ia buka sejak kepergiannya dari rumah.

Yoon Hee berdiri menghadap ke arah Youngmin sambil tersenyum. Membuat pipinya semakin mengembang.

“Y-Yoon Hee?!”

“Jadi… Kau tidak jadi pergi kan?!” Yoon Hee memastikan.

Sudut bibir Youngmin mulai tertarik ke atas. Memperlihatkan senyumnya yang tulus kepada Yoon Hee.

“Aku akan tetap tinggal. Untukmu.”

Finish.

Advertisements

4 thoughts on “[FICLET] Stay

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s