[Drabble] Everything is Fine by Selviakim

everything-is-fine-for-selviakim-by-springsabila

Pergilah

selviakim storyline

[SVT] Seungcheol and [OC’s] Ahn Minyoung

Drama, romance, and fluff.

“Sudah aku bilang semuanya baik-baik saja. Jadi keraskanlah suaramu dan buat aku tertawa lagi.”

General.

I own the plot.

Poster by Springsabila

sorry for typo(s)

***

Seorang pria tengah berlari di lorong rumah sakit di malam hari itu. Berhenti sejenak hanya untuk bertanya kepada seorang perawat. Hingga pada akhirnya, dia menemukan sebuah ruangan yang membuatnya berlari dari rumahnya. Menabrak orang-orang di pinggir jalan yang langsung membuat orang mengumpat kepadanya. Dia tidak memperdulikan semua itu. Dia hanya perlu tiba di rumah sakit dan sekarang dia sudah ada di sana.

Dia pun membuka pintu kamar itu dan masuk ke dalamnya. Terlihat seorang perempuan sedang duduk di atas kasurnya. Melihat kedatangan pria itu, membuatnya melambai kepadanya sebentar. Sang pria yang melihat perempuan itu lantas langsung berlari kepadanya dan memeluknya dengan erat. Air mata mengalir sedikit di pipinya.

“Choi Seungcheol, aku tidak apa-apa” ucap perempuan itu sambil mengusap punggung belakangnya. Pria itu-Seungcheol-, langsung melepaskan pelukannya.

“Aku mengkhawatirkanmu, Ahn Minyoung! Kau tidak ada kabar selama sehari seperti orang menghilang. Kau tahu kan, kau tidak memiliki siapa-siapa selain aku di dunia ini. Kau tahu aku mencintaimu dan tidak ingin kehilanganmu. Lalu kenapa sehari setelahnya kau baru memberitahu diriku jika kau kecelakaan?”

Seungcheol mengucapkannya di depan perempuan itu-Minyoung- sambil memegang kedua bahu Minyoung. Minyoung yang mendengarnya hanya mendengus pelan.

“Aku baru saja sadar hari ini Seungcheol. Para dokter dan perawat di sini tidak tahu harus menghubungi siapa. Karena ponsel ku pecah akibat kecelakaan itu. Beruntungnya, aku hafal nomor ponselmu. Maka dari itu, aku meminta perawat menghubungimu” jelas Minyoung sambil menghapus air mata di pipi Seungcheol.

“Tapi aku takut akibat kecelakaan ini, kau seperti lima belas tahun yang lalu. Ketika kau masih berumur lima tahun. Menyebabkanmu kehilangan keluargamu, dan kehilangan senyumanmu” ucap Seungcheol sambil menunduk. Masih dengan tangan Minyoung di pipi Seungcheol, Minyoung pun menarik Seungcheol agar lebih dekat dengannya.

“Seperti yang sudah aku bilang tadi, semuanya baik-baik saja Seungcheol. Jadi keraskanlah suaramu dan buat aku tertawa lagi.”

-fin.

-selviakim.

Advertisements

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s