[Series] A Story About Titanic Movie (Comedy Version)

26872515-74B5-442F-BD9F-411229DFA329-12555-0000118221E214FEA Story About Titanic Movie     

©Shannellerush present 

.

S.coups – Wonwoo Mingyu – Vernon –

with the girls (Yoon Sein and Lin Mei)

.

Comedy , Slice of Life| Teen | G

[1]

Yoon Jeonghan dan Choi Seungcheol kini sampai di kediaman keluarga Yoon. Mereka baru saja pulang kuliah dan Seungcheol memutuskan untuk berkunjung ke rumah sahabatnya¾sekaligus menemui kekasihnya, Yoon Sein—Yeah, Jeonghan bilang beberapa hari ini Sein sekeluarga menginap di rumahnya.

Saat sampai di rumah Jeonghan, Seungcheol tidak langsung menemui kekasihnya. Ia dan sahabatnya pergi ke dapur untuk bersantai sejenak, sekaligus minum sesuatu yang menyegarkan saat musim panas seperti ini.

“Seungcheol, mau minum apa?”

“Aku mau air putih saja.” Sahut Seungcheol. Lelaki itu lantas duduk di sebuah kursi tinggi—seperti yang ada di bar.

Tak berselang lama, Jeonghan datang membawa dua botol air mineral dan duduk tepat di sebelah Seungcheol. Lalu mereka membukan perbincangan sedikit soal materi kuliah yang baru saja di berikan.

Beberapa menit kemudian, tatapan mata Seungcheol teralih pada Yoon Sein yang kini menuruni tangga dengan pandangan yang hampa, seolah tidak punya semangat hidup. Melihat hal itu Seungcheol langsung bertanya pada Jeonghan. Dan Jeonghan menjawab, “sepertinya ia sedang sakit. Karena tadi Sein tidak masuk kuliah.”

“Apa?” Celetuk Seungcheol.

Sesaat setelahnya, Sein kini berada di hadapan Jeonghan dan Seungcheol dengan mata sembab, khas orang habis menangis. Tentunya dua orang di depan Sein menyimpan tanya dalam benak. Ada apa dengan kesayangan mereka ini?

Oppa.” Panggilnya sambil sesenggukan.

“Sein, ada apa?” Tanya Jeonghan cemas.

Oppa.” Panggilnya lagi. Entah siapa yang ia panggil.

“Bicaralah!” Ujar Seungcheol khawatir. “Kau sakit?”

Sein menggeleng. Kini air matanya turun membasahi pipi.

“Tolong berikan aku tisu!” Pinta Sein yang kemudian kedua orang tadi langsung turun dari kursi masing-masing guna mengambil tisu. Setelah mengambil tisu yang di berikan kedua orang tadi, Sein pun mengelap air matanya.

“Oppa.” Ia pun menangis lagi, kali ini isakannya terdengar sekali. Sementara Seungcheol dan Jeonghan saling tatap, seolah bertanya, apa yang terjadi?

Gadis itu lantas menghela napasnya, mencoba untuk menjelaskan sesuatu. Tiga detik berlalu, akhirnya Sein pun berbicara.

.

.

.

Oppa, aku tidak mengerti. Aku sudah sembilan kali memutar film Titanic, tapi tetap saja berakhir sedih. Aku benar-benar tidak terima Jack mati.”

 

[2]

Hari ini, Vernon baru saja menyelesaikan jadwal latihannya bersama teman-teman. Ia pikir kalau singgah ke flat gadisnya, mungkin ide yang bagus. Kebetulan gadis itu tidak ada jadwal training hari ini. Jadi Vernon ingin menemani Lin Mei nonton film di flat-nya, seperti yang ia janjikan beberapa hari lalu.

Well, saat ini Vernon tengah mengemudi. Tiba-tiba saja ponselnya berbunyi, otomatis, Vernon melirik sekilas ponsel yang ia letakkan sebelahnya.

O, Lin Mei. Batinnya.

Lelaki itu pun langsung mengambil ponsel tersebut dan menjawab telepon dari kekasihnya.

“Hai, Mei! Aku sedang dalam perjalanan menuju flat mu. Apa kau mau menitip sesuatu?” Seru Vernon.

“Vernon.”

Terdengar suara isakan di ujung sana yang membuat Vernon mengerutkan dahinya.

“Mei, kau baik-baik saja?”

“Vernon, kau harus cepat kemari.” Suara isakan itu terdengar sangat keras, kentara sekali bahwa Mei tidak baik-baik saja.

Vernon kini dilanda kekhawatiran. Apa yang terjadi pada Mei sampai dia menangis seperti itu?

“Apa disana terjadi sesuatu?” Vernon kini mulai menepikan mobilnnya di pinggir jalan saat jalanan mulai sepi. “Mei apapun yang terjadi tetap di tempat mu sampai aku tiba, mengerti?”

“Vernon, kau tidak mengerti.”

Ok, she’s crying. Apa yang harus Vernon lakukan sekarang?

Dear, I don’t know what happened until you cried like this. Please talk! Don’t make me worry now.” Tukas Vernon pada kekasihnya. Ia benar-benar khawatir.

“Vernon, I’m afraid.” Celetuk Mei. “I’m really afraid of losing you.”

What?”

.

.

.

“Vernon, kau harus tahu sesuatu. Aku baru saja menonton film Titanic, dan kau tahu? Wajah Jack mengingatkanku pada mu, karena itu aku sangat takut kehilanganmu, Vernon.”

 

-FIN-

 

Oke, saya nggak tau ini apaan HAHAHA.. bikos ini muncul sekelebat doang dipikiran dan jadi cerita ini. Sebenernya ini fic khusus buat ultah para oc saya yang kebetulannya ultahnya barengan besok :”) tapi aku bingung post-nya kek gimana, jadi aku pisahin aja berdasarkan genrenya. So, jadilah spesial series hip hop team yang saya mix xD

Well, Happy Birthday buat oc-oc saya (Yoon Sein, Jesya Kwon, Lin Mei Xiu, Ishida Ayumi) ciee yang ultahnya besok, moga makin betah ya di kapelin bareng sebong dan yang lainnya HAHAHA

Tunggu kisah selanjutnya, ya ;D

Advertisements

One thought on “[Series] A Story About Titanic Movie (Comedy Version)

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s