[Ficlet] Goodbye Summer

6168036943_6b2f4b2ffb_b.jpg

Goodbye Summer

Shannellerush’s Storyline

cr pic

(EXO) Suho & (Twice) Tzuyu

♣♣♣

♣♣♣

 

Dua tahun yang lalu. Saat musim panas berlangsung. Sebuah harapan baru muncul. Semua itu terasa begitu manis.

Pertama kali bertemu. Saling mengenal. Bercanda ria bersama. Dan hanya sebagai seorang teman.

Ketika mengingat musim panas rasanya begitu menyakitkan. Tapi sebenarnya itu sangatlah manis. Apa yang dialami oleh Tzuyu adalah gambaran dari perasaanya. Dua tahun lalu ia bertemu dengan cinta pertamanya di sekolah menengah atas. Setelah mengalami masa-masa yang menyenangkan dan menyedihkan, semua itu berakhir di musim panas pula. Tepat di acara kelulusan. Ia baru mengerti arti kehidupan. Dan mengerti arti cinta.

 Apa cinta selalu bertepuk sebelah tangan?

Mengapa ia harus merasakan cinta yang menyakitkan?

Tzuyu tahu kalau ini adalah rencana Tuhan dalam menyiapkan sebuah kebahagiaan untuknya. Apa yang dirasakan dan dialaminya, membuat ia ingin meneteskan air mata. Hatinya tak bisa menerima jika harus berpisah dengan orang itu. Suho. Terlalu banyak kenangan. Tidak, hanya sedikit kenangan. Ia tidak benar-benar dekat dengan Suho. Hanya sesekali, jika ada sesuatu yang penting, baru ia berbicara pada lelaki itu. Tapi, sebelum hari kelulusan, ia terlihat begitu dekat dengan Suho. Datang setiap pagi. Mendengarkan lagu. Membaca novel. Dan hanya berdua di dalam kelas. Semua itu membangkitkan lagi perasaannya selama setahun terakhir. Ya, sebelumnnya Tzuyu pernah menghapus perasaannya pada Suho karena terlalu menyakitkan bila terus menyukainya. Lelaki itu ternyata menyukai orang lain. Hal ini sangat menyakitkan hatinya.

Duduk di aula lama-lama membuat dadanya sesak. Sambutan dari kepala sekolah tadi juga membuat matanya memanas. Duduk diantara para siswa sembari menyaksikan sebuah video graduation yang dibuat oleh para siswa. Ia lelah.

Musim panas kali ini benar-benar menyedihkan. Terlalu menyakitkan.

Tzuyu akhirnya bangkit dari duduknya. Setelah lama bergelut dengan pikirannya, ia pun memutuskan untuk meninggalkan aula. Tapi, sebuah tangan tiba-tiba menahan langkah kecil Tzuyu. Dia adalah Ishida Ayumi.

“Kau mau kemana?” Tanya Ayumi.

“Aku mau ke toilet sebentar. Nanti aku kembali lagi.” Katanya.

Ia lantas keluar dari aula. Sebenarnya ia tidak benar-benar pergi ke toilet. Itu hanya sebuah alasan agar ia bisa meninggalkan aula yang tengah berkoar yang membuat gendang telinga berdengung. Ia baru tahu ternyata di luar aula ada banyak orang. Adik-adik kelas dan para keluarga datang mengucapkan selamat pada kakak kelas dan anak mereka.

Tzuyu hanya menatap mereka. Ia memilih untuk berjalan-jalan di dekat lapangan. Mencari udara segar. Dan menetralkan rasa sakit di hatinya.

Tiba-tiba, siluetnya menangkap sosok Suho yang berada tidak jauh darinya. Laki-laki itu sedang mengobrol bersama temannya. Tapi, sedetik kemudian Suho menoleh ke arah Tzuyu. Tzuyu pikir itu hanya delusinya saja, tapi ternyata tidak. Suho malah menyudahi obrolan dengan temannya dan melangkah, mendekati Tzuyu.

“Hai!” Sapa Suho.

Tzuyu tersenyum, “hai.”

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanyanya sambil menepuk bahu Tzuyu.

Tzuyu sebisa mungkin menahan perasaannya, ia hampir saja meneteskan air mata. “Hanya jalan-jalan. Di dalam sangat pengap.” Katanya, “lalu kau sendiri?” Tzuyu menaikkan alisnya.

Laki-laki itu tersenyum, “aku tidak menyukai acara seperti itu. Jadi, aku memutuskan untuk keluar.” Selorohnya.

Tzuyu tertawa kecil. Ternyata apa yang Suho alami sama seperti dirinya. Tapi….. apa perasaannya juga akan sama?

Mereka mulai melangkah pelan mengikuti kaki masing-masing, entah kemana kedua kaki itu akan membawa mereka pergi. Udara musim panas terasa begitu menyengat. Tapi, keduanya tetap berjalan dan tak menghiraukan terik panas sinar matahari. Hanya keheningan yang mewarnai setiap langkah mereka. Tak ada yang berniat membuka suara. Sampai akhirnya Tzuyu menghentikan langkahnya tepat dibawah pohon rindang dekat lapangan basket.

Tzuyu menghela napasnya, “kemana kau akan melanjutkan studi?” Tanyanya.

“Hm..” Suho pura-pura berpikir, “Oxford.” Ucapnya tegas. “Bagaimana denganmu?”

Tzuyu tersenyum simpul, “Birmingham. Mungkin.” Kelakarnya.

“Hei…” Suho tertawa.

Tzuyu ikut tertawa –kecil-, “kenapa?”

“Bagaimana bisa kau mengucapkan kata ‘mungkin’ di hari kelulusan? Harusnya kau memastikan kemana kau akan melangkah setelah ini.” Kali Suho tertawa pelan.

“Aku hanya bercanda, oke? Sudah jelas aku memilih Birmingham.” Ujar Tzuyu.

Suho memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana. “Apa kau punya alasan kenapa kau sampai pergi ke Inggris untuk kuliah?”

Tzuyu menghela napas. “Entahlah, Aku tidak punya alasan untuk itu.” Kemudian ia menggigit bibirnya. ”Sebenarnya aku punya banyak alasan, tapi aku tak bisa memberitahukan itu semua.” Katanya. “Kau tau? Itu privasi.” Tzuyu tersenyum lebar.

Suho mendesis, “wanita terlalu banyak privasi.”

Tzuyu hanya mengulum senyum. Lalu menunduk.

Sebenarnya alasanku pergi ke Inggris adalah untuk menghindarimu. Untuk menghindari liarnya perasaanku padamu. Batin Tzuyu.

“Mau kembali ke aula lagi?” Tanya Suho membuyarkan lamunan Tzuyu.

“A-ah.. tidak.” Tzuyu mendongak lalu mengibas-ngibas tangannya.

Suho tersenyum, “baiklah. Aku ada di aula jika kau mencariku.” Ia lantas beranjak dari tempatnya.

Tzuyu mengulum senyum singkat saat melihat punggung Suho menjauhi dirinya.

Ia lantas beralih menatap langit. Sepertinya hari ini adalah hari terakhirnya di Seoul. Dan beseok Tzuyu harus berangkat ke Inggris.

Sudah lama sekali ia menginginkan ini terjadi. Hatinya memang sakit. Tapi, ini dilakukan demi meraih masa depan dan menghindari perasaannya. Jika ia berada di Seoul maka, hatinya akan selalu sakit, jadi ia memutuskan untuk meninggalkan Seoul guna membuang semua perasaan dan kenangan pahit yang dialaminya selama ini.

Ia akan memulai hidup baru di Inggris. Menjadi seorang mahasiswi. Berbicara dengan aksen baru. Menikmati udara Britania Raya. Dan memulai kisah cinta yang baru.

Dan semua itu akan terjadi di musim gugur. Tepatnya dua bulan setelah musim ini berlangsung.

Selamat tinggal musim panas.

-END-

Advertisements

2 thoughts on “[Ficlet] Goodbye Summer

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s