[Ficlet Series] Hajin’s Story : The Past

https://i0.wp.com/image-serve.hipwee.com/wp-content/uploads/2015/03/70327171_1297038940_tumblr_lfw3clEUqa1qbppbno1_500_large-750x498.jpg

The Past

Author : Jinho48

Genre : Angst, Hurt, Sad

Cast :

  • Jung Hajin (OC)
  • Kim Namjoon (BTS)

Length : Ficlet Series

Summary : “Aku hanya sangat merindukan masa lalu kita, Jun.”

HAPPY READING! ^^

% % %

Halo halo! Maaf Hajin baru muncul lagi untuk melanjutkan kisahku dengan orang-orang di sekitarku. Baiklah, tidak usah basa-basi lagi. Kita langsung mulai saja ya? Oh, kali ini aku akan menceritakan masa laluku dulu. Waktu awal aku bersama Namjoon dan juga saat itu aku masih terpuruk. Aku masih suka merindukan Junhoe. Bahkan saat ini aku pun sedang merindukannya.

Semalam dia mengirimiku pesan dan mengajakku bertemu. Hanya pertemuan singkat saja. Padahal aku ingin menghabiskan banyak waktu dengannya. Seperti dulu ketika kami masih bersama. Namun sayang, dia begitu sibuk hingga hanya bisa meluapkan kerinduan melalui pertemuan singkat. Hah. Koo Junhoe. Entah kenapa aku masih tetap mencintainya hingga detik ini meski ada Namjoon disini.

Sosok Junhoe tetap tak bisa tergantikan sepenuhnya di hatiku ini. Dan Namjoon tahu. Sehingga ia selalu berusaha keras agar aku benar-benar melupakan pemuda jangkung itu. Aku juga telah berusaha keras namun aku rasa aku gagal. Perasaan itu kembali muncul ketika kami bertemu lagi semalam. Eh? Kenapa jadi seperti ini? Maaf karena aku terlalu banyak berceloteh. Jadi, mari kita mulai saja. Hmm, beginilah ceritnya.

Flashback

Dentingan jarum jam berhasil memecah keheningan yang ada di kamar itu. Warna pekat masih menyelimuti ruangan dengan luas 4×4 meter itu. Tirai dan jendela tertutup rapat, begitu pula dengan pintunya. Saklar lampu yang di biarkan rusak di pojok ruangan. Kondisi kamar yang berantakan menjadi pelengkap kekacauan yang ada di dalam ruangan itu. Baik tempat maupun penghuninya sama-sama kacau.

Seseorang tampak meringkuk di pojok kamar sebelah lemari baju. Dia memeluk kedua lututnya erat dan membenamkan wajahnya disini. Isakkan terdengar samar. Bahunya bergetar. Rambutnya terurai dan tak tertata rapi. Bibir mungilnya terus menggumankan nama ‘June’ yang tak lain adalah nama mantan kekasihnya. Sosok pemuda yang sampai detik ini masih mengisi relung hatinya kendati ia telah memiliki pria lain di hidupnya.

CKLEK

Perlahan pintu terbuka dan masuklah sosok pemuda jangkung yang kini tengah menatap sendu ke arah gadis itu. Dengan hati-hati, dia berjalan mendekati gadis mungil itu. Ia meraih tubuh kurus itu ke dalam dekapan hangatnya. Tangannya bergerak untuk mengusap rambut kusut gadis manis itu. Dia berusaha menenangkan gadisnya yang tengah bersedih itu.

“Hajin-ah, kumohon! Berhentilah menyiksa dirimu sendiri! Jangan seperti ini.”

“..”

Tak terdengar jawaban apapun dari mulut Hajin. Dia hanya diam saja di dalam dekapan kekasihnya.

“Hei, dengarkan aku! Lupakan dia! Ada aku disini? Apa itu belum cukup, Hajin-ah? Kau tak pantas menangisi pria brengsek itu! Dia sudah memiliki gadis lain, sayang. Ia sudah melupakanmu. Junhoe sudah tidak mencintaimu, Jung Hajin! Sadarlah!”

DUG

Seketika Hajin mendorong dada pemuda itu dengan keras hingga ia tersungkur di lantai. Manik matanya menatap gadis itu dengan tatapan yang sulit di artikan. Sementara Hajin menatapnya dengan tatapan tajam.

“Kau tahu apa, Namjoon-ah? Memang kau siapa? Berani sekali mengatakan hal itu! Junhoe masih mencintaiku! Aku yakin itu. Ya, sangat yakin. Dia-“

“JUNG HAJIN! Aku ini kekasihmu. Aku berhak mengatakan hal itu. Aku tidak ingin kau terus terpuruk hanya karena pemuda itu. Mengertilah, Hajin-ah!” potong Namjoon dengan nada tinggi. Sejemang Hajin terdiam karena terkejut. Gadis itu mencoba mencerna ucapan kekasihnya itu. Air mata pun kembali membasahi wajahnya.

“Maafkan aku, Namjoon. Aku tahu aku salah. Kau adalah kekasihku. Seharusnya aku tak memikirkan pemuda lain. Maaf, Joon-ah!” Beberapa saat Hajin terdiam sebelum melanjutkan kembali ucapannya. “Tapi, aku mohon. Sekali ini saja, biarkan aku! Untuk terakhir kalinya, biarkan aku mengingat kembali masa laluku dengannya. Kumohon, Namjoon!”

Helaan nafas tedengar keluar dari mulut pemuda itu. Ia mengangguk-anggukan kepalanya meski tak terlihat oleh gadisnya. “Baiklah, baiklah. Hanya kali ini, Hajin-ah. Aku akan membiarkanmu. Hah. Aku pergi dulu!”

Setelah itu Namjoon pergi meninggalkan Hajin sendiri di dalam kamar. Hajin berjalan ke arah kasurnya dan ia meringkuk di balik selimutnya. Air mata terus mengaliri kedua belah pipinya. Otaknya kembali memutar kejadian dimana ia dan Junhoe masih bersama. Memori itu terus berputar layaknya sebuah film romantis yang sepertinya tak akan terhenti.

Ada banyak momen yang ia rindukan. Salah satunya ketika mereka menghabiskan waktu seharian di apartmen pemuda tampan itu. Mereka tidur bersama-hanya sekedar tidur-lalu membuat sarapan bersama. Sarapan bersama, mencuci motor bersama, bermain dengan Chiro dan lain sebagainya. Hajin sangat merindukan saat itu. Dia sangat suka menghabiskan waktu bersama Junhoe-nya di akhir pekan.

“Junhoe… Aku merindukanmu. Semua tentangmu dan kenangan kita. Andai aku bisa mengembalikan waktu. Aku ingin kembali di waktu kita menghabiskan hari bersama-sama. Hiks…”

Lantas Hajin mengambil ponselnya. Sejenak dia melihat gallery ponselnya yang penuh dengan foto mereka -Junhoe dan Hajin. Kemudian jarinya mencari kontak pemuda itu.  Dengan mengumpulkan keberaniannya, dia mengirim voice note kepada Junhoe.

“Maafkan aku! Aku hanya sangat merindukan masa lalu kita, Jun. Hikss.. aku merindukanmu. Aku.. aku masih menyayangimu. Maaf!”

Setelah voice note itu terkirim, Hajin mematikan ponselnya dan menggeletakkannya begitu saja. Dia kembali mengingat semua kenangannya bersama Junhoe. Hingga ia terlelap dengan wajah penuh linangan air mata.

Flashback END

Ah, seperti itulah kurang lebihnya. Duh, kenapa aku jadi menangis ya? Hmm, baiklah sekian ceritaku kali ini. Dan inilah kisah penutup dari Hajin’s Story. Okay guys, sampai disini dulu kisahku. Sampai jumpa semua. Terimakasih karena telah membaca kisahku. Aku mau melanjutkan tangisku, hehe. Annyeong! ^^

Akhirnya kelar juga Hajin’s Story. Makasih yang udah ngikutin cerita absurd ini dari awal. Jangan lupa RCL! Annyeong!^^

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s