[Ficlet Series] Hajin’s Story : Stay

https://i1.wp.com/image-serve.hipwee.com/wp-content/uploads/2014/06/2385809387_73b8f18b0b_z.jpg

Stay

Author : Jinho48

Genre : Hurt, Angst

Cast : Find it on the story

Length : Ficlet Series

Summary : “Rasa sakit yang kau beri tak mampu mendorongku pergi dari hidpumu. Aku akan terus bertahan di sisimu.”

HAPPY READING! ^^

% % %

Ssttt.. kali ini aku akan membawakan kisah yang tidak biasa. Ini kisah mantan kekasihku dengan kekasih barunya. Aku mendengar cerita ini dari Chanwoo Oppa. Beberapa waktu lalu, Saehyun meminta bertemu dengan oppa. Dan gadis itu mencurahkan bagaimana perasaannya serta apa yang terjadi padanya dengan Junhoe.

Baiklah langsung saja ke ceritanya. Oh ya, perlu kalian tahu. Junhoe ini sudah bekerja. Dia menjadi CEO di perusahaan ayahnya. Ia terkenal dingin dan angkuh. Padahal dulu dia tidak seperti itu. Junhoe yang ku kenal adalah Junhoe yang ramah dan hangat. Aku baru tahu mengenai perubahan sikapnya setelah mendengar cerita Chanwoo Oppa.

Flashback

TOK TOK

Suara ketukan pintu terdengar nyaring, di susul dengan suara decitan pintu yang di buka. Sang pemilik ruangan hanya diam terfokus pada berkas-berkas yang ada di mejanya. Netranya sibuk meneliti berkas tersebut dan mengabaikan eksistensi seseorang yang baru saja masuk. Helaan nafas terdengar dari tamu itu. Ini sudah yang kesekian kalinya pemuda tampan itu mengabaikannya.

“June..”

“Hmm..”

“Bisa tatap aku sebentar?”

“Kenapa? Bicara saja! Aku mendengarnya.”

“June, sesulit itukah? Hanya sebentar. Aku ingin memberitahu-“

BRAK

Dengan kasar pemuda yang di panggil June itu menutup berkas yang ada di hadapannya lalu menatap gadis bertubuh semampai yang kini tengah menatapnya sendu. Namun ia hanya menatap datar gadis itu.

Sesungguhnya dia sedang malas bertemu gadis yang notabenenya adalah tunangannya. Rasanya ia muak menjalin hubungan tanpa ada cinta yang tumbuh di hatinya. Ya, June tidak mencintai gadis pilihan orang tuanya itu.

“Aku sudah menatapmu. Jadi katakanlah! Aku sibuk, Ji!”

Sekali lagi, gadis itu menghela nafasnya. “Nanti malam keluarga besar kita akan malam bersama di rumah kakekmu. Kau bisa datang kan, June? Kumohon kosongkan jadwalmu nanti malam!”

“Huh. Aku tidak bisa. Nanti malam aku harus terbang ke Chicago untuk meresmikan kantor cabang di sana.”

“Tapi June.. Ayahmu bisa marah besar padamu. Begitu juga dengan kakekmu.”

“Dengarkan aku, Ji! Makan malam bersama seperti itu tidak penting bagiku. Urusan karir lebih penting dari itu. Sebentar lagi kita akan menikah dan aku harus mengumpulkan uang untuk menghidupimu kelak. Jadi, kau saja yang datang. Bahas apapun sesuka kalian. Aku mengikuti keputusan yang ada.”

“Junhoe! Bisakah sekali saja kau datang? Ini sudah kesekian kalinya kau menolak untuk menghadiri acara keluarga kita. Kau juga selalu menolak ajakkanku untuk mengurus pernikahan kita. Kenapa kau tak bisa meluangkan waktumu sebentar saja? Untuk keluarga besarmu, untuk keluarga besarku. Aku mohon!”

Junhoe menggelengkan kepalanya. “Sekali tidak tetap tidak! Pergilah, Saehyun-ah!” ujarnya lalu kembali sibuk dengan berkas yang tadi di tutupnya.

“Jun, kau tahu? Rasa sakit yang kau beri tak mampu mendorongku pergi dari hidpumu. Aku akan terus bertahan di sisimu,” lirih Saehyun. Junhoe mendengar ucapan gadis itu namun dia hanya diam tak merespon. “Aku pergi dulu, Jun. Sampai jumpa!”

Gadis itu menatap Junhoe dengan matanya yang berkaca-kaca. Mati-matian ia menahan agar air matanya tidak meluncur bebas dari pelupuk matanya.  Lantas dia pergi meninggalkan ruangan tunangannya itu. Dia berlari secepat yang ia bisa.

Rasanya ia sudah tak sanggup menahan air matanya dan ia perlu tempat yang bisa ia gunakan untuk menangis sepuasnya tanpa ada seorang pun yang melihatnya. Ini sudah kesekian kalinya gadis itu menangis karena Junhoe.

End of Flashback

Kurang lebih itulah yang terjadi sebelum Saehyun Eonni akhirnya menemui Chanwoo Oppa. Aku tak menyangka bahwa Junhoe bisa sekasar dan sedingin itu. Pasti itu sangat menyakitkan untuk eonni. Aku jadi ingin memarahi Junhoe habis-habisan.

Aku merasa kasihan pada eonni. Kenapa June jadi sejahat itu? Aku jadi kecewa padanya. Tapi aku ingin tahu kenapa pemuda itu menjadi seperti ini. Tidak mungkin karena aku kan? Maksudku, karena dia masih mencintaiku? Ah, entahlah.

Sepertinya sekian dulu cerita dariku. Aku sedang tidak dalam mood yang baik untuk menceritakan tentang mereka. Baiklah, sampai jumpa di kisah selanjutnya yang mungkin akan menjadi akhir atau penutup dari kisahku -atau diary lebih tepatnya.

Huwaaa akhirnya selesai. Done ya kak pel? Semoga suka. See ya! 😀

Jangan lupa RCL ^^

 

 

 

Advertisements

3 thoughts on “[Ficlet Series] Hajin’s Story : Stay

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s