[Onshoot] One Fine Day

kim-woo-bin-38

 

One Fine Day  || Vera Riantiwi  || Main Cast : Kim Woobin (Actor) – Yoon Eunjoo || Other Cast : Im Joo Hwan – Park Hyena || Romance – Hurt – Sad  || OneShoot || PG-15 || Poster by Me

Disclaimer :FF ini murni pemikiran 100% milik Author dan imajinasi Author. Untuk Cast yang ada di dalamnya nanti milik Tuhan, Orang Tua mereka, dan tentunya Entertaiment mereka.

 

NO PLAGIAT !

 

 

WARNING! TYPO EVERYWHERE

 

 

Happy Reading

Summary : Aku menginginkanmu seumur hidupku, tidak peduli apakah kamu mencintaiku atau tidak. Tidak peduli apakah sudah ada orang lain yang merebut hatimu dari ku.kamu tidak perlu mencintaiku sebesar aku mencintaimu. Cukup tinggallah di sisiku selamanya, dan biarkan aku mencintaimu seumur hidupku

 

Love gives the wound, love is also a cure

Wobin bangun dari tidurnya, sebenarnya dia tidak bisa dikatakan tertidur. Karena dia tidak memejamkan matanya sedikit pun. Air matanya jatuh lagi mengingat semua kenangan yang dilaluinya bersama dengan yeoja yang dicintainya dulu. Entah kenapa saat ini dia menyesal mengatakan kata-kata seperti itu dengan yeoja yang dicintainya itu.

Flash Back POV:

Wobin datang ke pesta yang diadakan oleh sahabatnya malam itu. Dia cepat-cepat karena pestanya sudah mulai. Ketika tiba dia masuk dengan berjalan tergesa-gesa.

“Hay, Wobin-ah kenapa kau baru sampai,hmm..!”

“Mianhae Hyung. Jalanan malam ini sangat macet sekali.”

“Ada yang ingin aku kenalkan padamu.”

“Nugu, hyung?”

“Yeoja, sangat cantik sekali. Pasti kau suka.”

“Jinjja… kau ingatkan terakhir kali kau mengenalkan yeoja padaku?”

“Hahahha… tapi yang ini sangat beda. Dia sahabat dari yeojachiguku, seorang gadis cantik dia juga Desaigner dan model terkenal.”

“Jinjja??”

Wobin dan Taehyun berjalan kearah Sandra yang sedang bersama dengan Eunjoo.

“Ehhmm… Eunjoo… ini Kim Wobin. Dia adalah namja yang ingin oppa perkenalkan padamu. Dan Hae-ah, ini Im Eunjoo.” Kata Taehyun sambil memperkenalkan mereka berdua.

“Wobin…”

“… Eunjoo…”

“Ahh iyaa… silahkan kalian berkenalan ne. Kita berdua ingin menyapa tamu yang lain… bye…” kata Sandra dan menarik tangan Taehyun agar ikut pergi bersamanya. Tapi sebelum pergi Sandra sempat membisikkan sesuatu ke Eunjoo.

“… Dia tampan kan. Dia juga namja yang baik, Joo-ah. Semoga sukses.” Bisik Sandra.

Setelah kepergian Sandra dan Taehyun suasana berubah menjadi canggung. Tidak ada yang memulai percakapan diantara mereka berdua. Wobin pun bingung ingin memulai dengan percakapan seperti apa. Sebelum Wobin bertanya tiba-tiba teman Eunjoo datang.

“Eunjoo… ini benar Yoo Eunjoo kan?”

“Ne, naya Yoo Eunjoo.”

“Uaahhhh…. Ternyata kau sekarang makin cantik saja. Aku Summer Choi..”

“Jinnjaa… Summer … waahhh kau juga makin cantik saja…”

 

Wobin hanya melihat Eunjoo dari jauh dan Eunjoo pun sama,memperhatikan Wobin dari jauh. Wobin berjalan mendekati Eunjoo lagi yang sedang berfoto ria bersama dengan temannya itu. Dan memasang wajah konyol dan Eunjoo menyadarinya dan membatalkan niatnya dan tersenyum malu.

 

“Waeyo? Kenapa tidak jadi?” Tanya Wobin pada Eunjoo. Sebelum Eunjoo menjawab temannya itu berpamitan untuk pergi.

“Apa aku mengganggu kalian tadi?” Tanya Wobin lagi, dia saat ini benar-benar ingin mendekati gadis yang telah mencuri hatinya secepat ini.

“Anni… Kau tidak mengganggu sama sekali.” Kata Eunjoo malu-malu.

“Apa aku boleh meminta no.ponselmu, Eunjoo?”

“Ne, silahkan Oppa.” Kata Eunjoo sambil menyerahkan ponselnya pada Wobin dan setelah itu Wobin segera mengetik no. ponselnya pada ponsel Eunjoo.

“Igo, sudah selesai. Gomawo Eunjoo. Senang berkenalan denganmu.” Kata Wobin sambil melangkah menjauh dengan perasaan senang, dan kembali berkumpul dengan teman-temannya.

 

***

 

Setelah beberapa hari Wobin sibuk dengan pekerjaannya yang menumpuk akhirnya Wobin bisa memiliki waktu untuk menghubungi Eunjoo.

 “Yeobseo….”

 “…”

 “Kim Wobin, kau sedang apa Eunjoo?”

 “…”

“Oppa tidak sedang mengganggu kamu kan?”

“….”

“Apa besok kau sibuk, Eunjoo?”

“….”

“Bisa kita bertemu sekedar makan siang atau berjalan-jalan bersama?”

“…”   

“Jinjja… ya sudah Oppa akan menjemputmu, kau tinggal kirimkan alamatnya saja, ne.”

“…”

“Good Night… Jaljayoo…”

Wobin mengakhiri panggilan teleponnya dengan perasaan senang. Akhirnya dia bisa bertemu dengan gadis yang sudah selalu hadir dalam setiap bayangannya.

 

***

 

Esok harinya Wobin sengaja izin dari kantornya hanya untuk mempersiapkan diri untuk bertemu dengan Eunjoo. Setelah selesai dia berangkat untuk menjemput Eunjoo dengan mobil sport hitam miliknya melesat cepat ke daerah Samsungdong tempat Apartement Eunjoo berada.

 

Setelah tiba di kawasan itu Wobin keluar dari mobilnya dan berjalan memasuki Apartement mewah itu untuk mencari keberadaan Apartement Eunjoo. Wobin berjalan sambil membawa sebuket bunga yang dia beli di dalam perjalanan tadi. Setelah menemukan dimana letak Kamar Apartement Eunjoo, dengan segera Wobin mengetuk pintu.

 

Tok…tok…

 

Ketika Eunjoo membuka Pintu, Wobin terpaku melihat Eunjoo saat ini mengenakan pakaian musim dingin warna Pink yang membuat wajah cantiknya semakin terlihat cantik.

“Ahhh… Oppa sudah datang… silahkan masuk..” ajak Eunjoo pada Wobin.

“Ahh… Ne… Gomawo…”

“Silahkan duduk … mau minum apa, Wobin Oppa?”

“Tidak perlu repot-repot, Eunjoo. Lebih baik kita berangkat sekarang, apa kau sudah siap?”

“Sudah kok Oppa. Sebentar ne, aku mengambil tas di kamar dan kita berangkat.” Eunjoo berjalan memasuki kamarnya dan mengambil tas yang sudah disiapkannya dan keluar dengan tersenyum manis pada Wobin yang menatapnya.

“.. Kajja Oppa kita pergi…” ajak Eunjoo sambil membuyarkan lamunan Wobin.

 

Mereka pergi ke sebuah tempat dan berjalan dengan bahagia. Mereka berdua memasuki sebuah toko penjual barang-barang couple. Mereka berdua mencoba berbagai barang dan mencobanya, ketika mereka berdua mencoba sarung tangan tiba-tiba saja label sarung tangan itu terlepas dan membuat mereka terkejut.

“Ommo… Oppa… othoke?” kata Eunjoo ketakutan.

“Ssstttt… jangan berisik kajja kita pergi dari sini sebelum penjaganya menyadariya.” Ajak Wobin sambil menarik tangan Eunjoo.

Ketika tiba di pintu luar toko itu Eunjoo menggandeng tangan Wobin dengan erat dan mengajak Wobin untuk berjalan mencari tempat makan karena hari sudah menunjukkan jam makan siang. Mereka berhenti di kedai seafood dan mereka makan dengan sambil berbincang-bincang.

“Eunjoo, kau mau mencoba makanan pesanan Oppa?”

“Boleh..” kata Eunjoo dan Wobin menyuapi Eunjoo dan bergantian.

Eunjoo dan Wobin seperti seorang pasangan kekasih yang sedang dimabuk cinta.

“Eunjoo… ada yang ingin Oppa katakana padamu.” Kata Wobin dengan nada yang mulai serius.

“Ada apa Oppa?”

“Mungkin ini terlalu cepat tapi Oppa tidak bisa lagi menahannya… SARANGHAEYO… YOON EUNJOO.”

Eunjoo hanya terdiam dia terkejut bahwa Wobin bisa mengatakan hal itu dengan secepat ini. Tapi Eunjoo merasa bahagia karena perasaannya saat ini tidak bertepuk sebelah tangan.

“Kenapa kau diam saja, Eunjoo?” tanya Wobin lembut.

Eunjoo hanya menganggukkan kepalanya pelan sambil menundukkan kepalanya malu.

“Jinjja, Eunjoo…” pekik Wobin senang dan langsung merengkuh tubuh mungil Eunjoo ke dalam pelukakkanya.

“Gomawo Eunjoo, saranghae…” ucap Wobin lembut.

“Nado saranghae Oppa…” balas Eunjoo.

“Oppa senang sekali hari ini. bagaimana kalau kita berfoto bersama untuk wallpaper di ponsel kita berdua.” Ajak Wobin dan dia langsung mengeluarkan ponselnya dari sakunya.

 

“Hana… Dul…Set..”

 

Klikk…

 

Setelah puas berjalan-jalan seharian full ini Wobin kembali mengantar Eunjoo kembali ke Apartementnya. Mulai saat itu pula mereka sering bertemu setiap hari untuk menghabiskan waktu untuk berdua. Wobin juga sering menemani Eunjoo untuk melakukan pekerjaannya ke luar negeri. Mereka berdua itu seperti pasangan yang benar-benar bahagia.

 

Saat ini Wobin sedang berada di Apartement Eunjoo, dia sengaja untuk tinggal disana karena mereka habis melakukan perjalanan ke Jepang. Eunjoo sedang membaca buku dengan serius sambil sesekali dia melirik Wobin yang sedang memperhatikannya dengan tatapan sendunya. Wobin berjalan mendekati Eunjoo dan mengambil buku yang di pegang Eunjoo agar perhatian Eunjoo tidak di buku lagi. Mereka benar-benar pasangan yang sempurna sekali, semua orang pasti akan iri melihat ini semua.

 

***

Suatu Wobin melihat berita yang mengatakan Eunjoo sedang berkencan dengan laki-laki lain. Dan itu menjadi Tranding Topic saat ini, karena Eunjoo adalah designer sekaligus Model jadi berita yang di sebarkan tentangnya pasti akan menjadi tranding topic saat ini. Dan sialnya sebelum berita itu tersebar Wobin mendapat kiriman Amplop yang berisi Foto Eunjoo bersama dengan laki-laki yang sedang di gosipkan bersamanya. Dengan cepat Wobin melangkah menuju mobilnya agar bisa dengan cepat ke Apartement Eunjoo.

Dalam perjalanan Wobin masih berusaha untuk menghubungi yeoja itu. Tapi ponsel yeoja itu selalu sibuk dan membuat emosi Wobin semakin menjadi dia memukul keras stir mobil dengan penuh emosi. Ketika sampai di basement Apartement Eunjoo, dengan cepat Wobin keluar dari mobilnya dan berjalan dengan cepat menuju dimana letak Apartement Eunjoo.

 

Ting…Tongg….

 

 “Oppa, tumben sekali datang jam segini. Bukankah baru jam 5 nanti Oppa pulang dari kantor?” tanya Eunjoo terkejut melihat Wobin datang ke Apartementnya tiba-tiba.

 

Tapi Wobin hanya diam dan membuat Eunjoo semakin gusar dengan apa yang dipikirkannya sejak tadi.

 

“Ahhhh… Iya… silahkan masuk Oppa…” ajak Eunjoo dan Wobin berjalan masuk ke dalam Apartement Eunjoo.

 

“Apa maksud semua ini Eunjoo?” kata Wobin sambil melemparkan amplop coklat ke pada Eunjoo. Gadis itu sangat terkejut dan tidak tahu apa yang membuat namjanya itu marah. Dia membuka isi Amplop coklat itu dan terkejut melihat isi dari Amplop itu. Foto dirinya bersama dengan namja yang dikenalnya.

“Oppa, ini tidak seperti yang Oppa pikirkan.” Kata Eunjoo berusaha menjelaskan pada Wobin.

“Tidak seperti yang Oppa pikirkan apa, Eunjoo?? Semuanya sudah jelas disana.” Pekik Wobin dengan keras tepat diwajah Eunjoo. Dan membuat Eunjoo sedikit bergetar dan ingin menangis.

“Oppa, aku dan dia memang tak ada hubungan apa-apa, jebbal percayalah padaku..” kata Eunjoo di dalam isak tangisnya.

“Bagaimana Oppa mau percaya kalau foto-foto brengsek ini sudah menjelaskan semuanya. Lebih baik kita akhiri semua ini sampai disini.” Kata Wobin sambil beranjak pergi. Eunjoo terkejut mendengar perkataan Wobin. Dia berusaha untuk menahan Wobin pergi.

“Oppa, Kajjima…” mohon Eunjoo sambil menahan tangan Wobin. Wobin langsung melepaskan tangan Eunjoo.

“Mianhae… Kita tidak bisa bersama lagi, Eunjoo. Semoga kau lebih bahagia bersama dengan namja itu.” Kata Wobin sambil melepaskan pegangan tangan Eunjoo.

“Oppa… Kajjima… hanya Oppa yang aku inginkan… hanya Oppa kebahagiaanku… hikkss..” kata Eunjoo disela tangisannya dia terduduk lemas sambil menangis pilu.

 

Flash Back End :

 

Oppa, menyesal Eunjoo… oppa sekarang sangat merindukanmu… Bogoshipo.. jongmal bogoshipo…” kata Wobin.

“Andai saja waktu itu aku mau mendengarkan penjelasanmu. Mungkin ini semua tidak mungkin akan terjadi dan kita masih bersama selamanya.” Gumam Wobin lirih sambil memandang Foto Eunjoo yang masih tersimpan dikamarnya.

Saat ini mungkin Wobin sudah sempat memiliki gadis lain yang ada dihidupnya tapi itu semua tidak berjalan lama karena sampai kapan pun tidak ada yang bisa menggantikan posisi Eunjoo dihatinya saat ini. Hanya Eunjoo yang ada dihatinya saat ini dan sampai kapan pun.

Tiba-tibanya ponselnya berdering yang menampilkan nama Cha Taehyun di layar Ponselnya.

“Yeobseo Hyung ada apa?” jawab Wobin dengan malas.

“….”

“Aiishhh aku tidak bisa datang Hyung. Aku sibuk.”

“…”

“Aiiiishhh… baiklah nanti malam aku usahakan datang. Kau ini makin lama seperti Ahjushi-Ahjushi di pasar saja.” Dumel Wobin dengan kesal sambil mematikan sambungan teleponnya.

Wobin menghebuskan napas kesalnya, apa dia harus datang ke pesta itu dan bertemu dengan Eunjoo kembali setelah beberapa bulan lalu mereka bertemu dengan tidak sengaja. Pertemuan yang tidak diharapkan Wobin karena saat mereka bertemu Wobin sedang bersama gadis lain dan Eunjoo pun sedang bersama dengan laki-laki lain.

Eunjoo POV :

Eunjoo menatap lirih pandangan langit saat ini yang sedang turun hujan. Hari ini memang dia tidak berencana untuk melangkahkan kakinya keluar dari Apartement ini. Dia menatap sekeliling Apartement ini dengan tatapan sendu dan pilu. Apartement ini adalah saksi dari semua memory tentang Wobin selalu ada disini. Kenangan saat mereka menghabiskan seluruh waktu mereka miliki berdua dan tidak ada yang menggangu mereka berdua.

 

“Oppa, Bogoshipo… aku sangat merindukan Oppa…” gumam Eunjoo lirih.

Andai saja saat itu Eunjoo mampu menjelaskan semua kesalah pahaman ini tidak mungkin mereka akan berpisah saat ini. Ini semua memang karena Managernya yang membuat hubungan dia dan Wobin berantakan.

Meski saat ini Eunjoo sudah sempat memiliki seorang kekasih tapi itu tidak bertahan lama karena yang ada dihatinya hanya ada satu nama yaitu Kim Wobin. Akhirnya dia memutuskan untuk mengakhri hubungan itu dan memilih untuk sendiri. Dia benar-benar merindukan namja yang sudah mengisi hatinya itu. Tapi mereka tidak mungkin kembali seperti dulu lagi karena Wobin sudah memiliki gadis lain yang bisa menggantikan posisinya saat ini.

“Oppa Bogoshipo…. Jongmal Bogoshipo…” kata Eunjoo dengan lirih dan menangis pilu sambil memeluk erat bingkai foto mereka berdua ketika masih bersama. Tiba-tiba saja Ponselnya berdering dan menampilkan Nama Taeyeon yang ada di layar ponselnya. Dengan malas Eunjoo menjawab panggilan teleponnya.

“Yeobseo…”

“…”

“Dirumah. Memang ada apa?”

“…”

Mianhae Eonni aku tidak bisa datang nanti malam. Aku sibuk sekali hari ini.”

“….”

“Tapi eonni….”

“…”

“Aiiishhh arra aku akan datang ke pesta pertunanganmu nanti malam.”

Klik

Eunjoo mengakhiri panggilan itu dan melempar ponselnya di atas tempat tidurnya. Dia benar-benar dibuat kesal oleh Kim Taeyon itu. Dan akhirnya Eunjoo juga menjatuhkan tubuhnya di atas kasur empuknya dan mencoba untuk memejamkan matanya.


Wobin dengan malas melangkahkan kakinya dengan malas menuju pesta pertunangan temannya itu. Dia benar-benar tidak ingin datang ke acara ini. Karena pasti Eunjoo akan datang juga dan bersama dengan laki-laki itu.

Ketika sampai di pesta pertunangan Jungsoo dan kekasihnya, dia melangkah mencari keberadaan Jungsoo tapi ketika itu tidak sengaja iris matanya menatap sosok yeoja yang saat ini sangat ia rindukan. Im Eunjoo, yeoja itu semakin cantik saat ini apalagi saat ini dia memekai dress pink soft dengan memakai make up tipis yang membuat dia semakin cantik dan menawan. Cukup lama Wobin terpaku melihat Eunjoo dari jauh itu. Dia sangat ingin mendekati gadis itu dan memeluknya sangat erat, tapi niat nya itu tidak mungkin bisa terjadi. Dengan kecewa Wobin berjalan kembali mencari keberadaan Jungsoo. Ketika sedang mencari Jungsoo tidak sengaja Wobin bertemu dengan Taehyun teman yang pernah memperkenalkannya dengan Eunjoo.

Annyeong Kim Wobin apa kabar?” sapa Taehyun dengan ramah.

Annyeonghaseo Hyung. Yaa seperti ini lah Hyung.” Jawab Wobin dengan tak yakin.

Mwo, Waeyo?? Apa kau ada masalah? Atau kau bertengkar dengan Eunjoo?” tanya Taehyun pada Wobin. Taehyun ataupun teman mereka berdua memang tidak tahu bahwa hubungan mereka berdua sudah kandas sejak beberapa bulan yang lalu.

“Kami berdua sudah berakhir, Hyung.” Jawab Wobin dengan lirih.

Mwo? Bagaimana bisa? Apa kalian berdua bertengkar hebat sampai kalian mengakhiri semua ini?” tanya Taehyun.

Molla Hyung. Mungkin ini semua salahku yang tidak ingin mendengar penjelasannya terlebih dahulu karena terbawa emosi. Kalau saja aku tidak terbawa emosi mungkin kami masih bersama saat ini Hyung.” Jelas Wobin dengan pelan sambil menundukkan wajahnya.

“Apa kau masih mencintainya??” tanya Taehyun pada Wobin.

“Tentu saja hanya dia gadis yang aku cintai sampai kapanpun.” Jawab Wobin dengan yakin.

“Kenapa kau tidak memintanya untuk kembali bersama saja, Hyung yakin dia pasti mau karena dia juga masih mencintaimu.” Kata Taehyun.

“Bagaimana kau tahu?” tanya Wobin bingung mendengar perkataan Taehyun.

“Tentu saja aku tahu karena sejak tadi dia hanya murung dan tidak seperti biasanya. Dan asal kau tahu sebenarnya aku sudah tahu hal ini semua dari Eunjoo dan dia mengatakan dia masih mencintaimu. Jadi dari pada kalian berdua saling menyiksa hati dan diri kalian masing-masing lebih baik kalian kembalilah bersama.” Nasihat Taehyun.

Jinjja Hyung… kau tidak berbohong padaku kan?” tanya Wobin.

“Buat apa aku berbohong padamu, Kim Wobin. Palli cari Eunjoo dan kembali lah bersama.”

Mendengar itu Wobin dengan cepat mencari keberadaan Eunjoo, Dia berkeliling di seluruh sudut pesta ini dan tidak menemukan Eunjoo ada di antara keramaian di pesta ini. Akhirnya Wobin meyerah untuk mencari Eunjoo dan dia melangkah ke taman yang tidak jauh dari pesta ini di gelar. Ketika berjalan kearah taman Wobin melihat seorang gadis sedang duduk di bangku taman dan dia mengenali sosok gadis itu. Gadis yang sangat dia cintai dan gadis yang paling dia rindukan selama ini. Wobin berjalan dengan perlahan mendekati gadis itu, dia terus melangkah dan semakin mendekat sampai akhirnya dia sampai di dekat gadis itu.

“Eunjoo…” panggil Wobin dengan lirih.

Eunjoo menengok dan mendapati sosok namja yang saat ini dipikirkannya dan dirindukannya. Eunjoo senang melihat Wobin saat ini berada di dekatnya tapi entah kenapa dia mereasa ragu kalau Wobin masih mencintainya.

Wobin melangkah lebih cepat dan merengkuh tubuh mungil Eunjoo dan menariknya dalam pelukannya.

“Bogoshipo, Eunjoo… Jongmal Bogoshipo….” Kata Wobin dengan lirih dan mempererat pelukkannya. Dia benar-benar merindukan gadis ini dan tidak dapat hidup lagi tanpa gadis ini ada disampingnya.

Eunjoo saat ini hanya diam dan tidak berkata apapun. Dia hanya membalas pelukkan Eunjoo dengan erat, bau tubuh Wobin yang sangat dia rindukan selama ini. Eunjoo juga terkejut melihat Wobin datang kehadapannya dan memeluknya sangat erat sekali.

“Eunjoo, Oppa minta maaf karena tidak mendengar penjelasanmu lebih dulu. Oppa menyesal, Oppa tidak bisa hidup tanpamu Eunjoo. Mau kah kau kembali pada Oppa lagi.”

Eunjoo hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan apapun dari Wobin. Dia masih terkejut dengan sikap Wobin dan pernyataannya tadi. Dia takut kalau semua ini hanya mimpi indahnya saat ini.

“Eunjoo kenapa hanya diam saja? apa kau sudah tidak mencintai Oppa lagi?” tanya Wobin pada Eunjoo yang tak kunjung memberi respon padanya.

“Aku sedang tidak bermimpikan?” tanya Eunjoo dengan polos.

Wobin tersenyum lucu lalu mencubit pipi Eunjoo dengan gemas.

“Auuu… Aiiishhh Appo..” pekik Eunjoo.

“Sakitkan berarti tandanya kau tidak sedang bermimpi Im Eunjoo.” kata Wobin.

“Ahhh.. begitu. Oppa tidak salah kok dalam kasus ini, wajar saja kalau kau marah melihat foto yang di edit seperti itu. Oppa pasti akan sangat murka melihatnya, dan asal Oppa tahu itu semua kerjaan managerku yang mengedit foto-foto itu. Dari dulu sampai sekarang pun hanya Oppa yang aku cintai tidak ada namja lain selain Oppa.”

Jinjja, Eunjoo… jadi apa kau mau kembali pada Oppa?” tanya Wobin lagi pada Eunjoo.

“Tentu saja Oppa…” jawab Eunjoo sambil tersenyum lembut. Dengan cepat Wobin menarik tubuh Eunjoo dalam pelukannya lagi.

Saranghaeyo Yoon Eunjoo… Jongmal Saranghaeyo….” Kata Wobin.

Nado Oppa…”

Akhirnya mereka berdua bersatu lagi seperti dulu, dari Jauh Taehyun, dan Sandra melihat itu tersenyum bahagia akhirnya mereka berdua bisa kembali lagi seperti dulu dan semoga saja tidak akan terpisahkan lagi.

END

Sumpah karena ide mampet aku remake aja dari FF yang lama dan aslinya coupelnya Yoonhae tapi kurubah dengan couple ini… semoga suka yaa ….

2 thoughts on “[Onshoot] One Fine Day

  1. Hai Un, aku dataaang kkk haha pantes kayak pernah baca dan ada beberapa typo di nama cast kkk ternyata remake toh… gpp un aku yakin temen aku suka yaa asal sama woobin dia mah kkk

    makasih ya un udah dibuatin, hehe

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s