[Ficlet] Heartache

img-20150617-00216

Heartache

Author : Jinho48

Genre : Hurt, Angst

Cast :

  • Park Mina (OC)
  • Kim Taehyung (V BTS)

Length : Ficlet

Summary : “Jadi ini yang namanya sakit hati? Penyesalan yang ku dapat berubah menjadi air mata. Senyummu saat itu menjadi kenangan terakhir kita. I miss you.”

HAPPY READING! ^^

% % %

Tubunya masih terpaku di depan sebuah etalase toko. Netranya tertuju pada manequin yang ada di etalase kaca itu. Masih teringat dengan jelas ketika ia dan mantan kekasihnya jalan-jalan di daerah ini. Gadis itu menunjuk dress yang ada di manequin itu. Dia bilang itu gaun yang cantik. Dress selutut berwarna biru tua.

Saat itu mereka tak sempat membelinya karena acara kencan mereka harus terhenti paksa ketika seorang gadis menelepon sang pemuda dan memintanya untuk datang. Dengan berat, pemuda itu meninggalkan gadisnya di depan etalase toko. Helaan nafas terdengar dari pemuda tampan itu. Ia memasuki toko tersebut lalu membeli dress yang ia lihat tadi.

Dia keluar dari toko dengan wajah tanpa ekspresi. Perlahan ia meniti langkah menjauhi toko tersebut. Tungkainya terus melangkah hingga membawanya sampai pada sebuah taman air mancur yang ada di dekat apartmennya. Lantas ia memutuskan untuk duduk di salah satu bangku yang biasanya dia tempati bersama gadis itu.

Jemarinya menelusuri sandaran bangku itu dan ia masih menemukannya. Sebuah pahatan yang di buat oleh mantan gadisnya. Ia mengusap pahatan itu dengan lembut. Senyuman tipis terpatri di bibirnya. Ia senang salah satu kenangannya bersama gadis itu masih ada. Maniknya menatap lekat pahatan nama mereka berdua.

‘Park Mina & Kim Taehyung’

Taehyung menghela nafas. Entah kenapa di setiap hembusan nafasnya, membuat dadanya semakin sesak. Kenangan usang yang berusaha ia tarik dari ingatannya justru malah semakin muncul dan berputar berulang kali di benaknya. Hatinya merasa sakit setiap ingat sosok gadis yang pernah-atau mungkin masih-mengisi relung hatinya.

Tanpa pemuda itu sadari, air mata mengalir dari pelupuk matanya.Dia merindukan gadis itu. Sangat rindu. Ia berharap dapat memutar waktu ketika Mina masih menjadi miliknya. Semua kenangan indah itu, dia ingin melakukannya lagi. Saat ini, hatinya masih menolak kepergian gadis itu.

“Katanya waktu dapat menghilangkan rasa sakit karena kehilangan tapi… Kenapa saat ini hatiku masih sakit? Katanya aku akan menemukan penggantimu. Namun nyatanya, Joohyun pun tak bisa mengambil seluruh hatiku. Masih ada ruang untukmu, Mina-ya.”

“Jadi ini yang namanya sakit hati? Penyesalan yang ku dapat berubah menjadi air mata. Senyummu saat itu menjadi kenangan terakhir kita. I miss you.”

Monolog-monolog yang Taehyung ucapkan terdengar menyesakkan. Penyesalan yang amat mendalam terasa sangat jelas dari ungkapan pemuda itu. Betapa tersiksanya ia dengan semua perasaan ini. Hanya ia dan Tuhan yang mampu memahami rasa sakit di hatinya.

“Ini terlalu sulit untuk di lupakan. Kenagan itu terus membayangiku dan mengikatku erat. Ya, ini terlalu sulit. Ketika aku mencoba keras untuk melupakannya, justru aku semakin terbelenggu di dalamnya. Sakit, Mina-ya. Hatiku sakit.”

“Taehyung-ah…”

Refleks Taehyung menoleh. Ia menatap orang yang memanggilnya dengan tatapan kosong. Kelopaknya tak berkedip sedikitpun. Lantas ia tersadar dan segera mengalihkan pandangannya. Dia mengusap kasar air matanya. Kemudian ia merasakan pelukkan dari arah belakang. Dari jarak sedekat ini, dia bisa menghirup aroma khas dari gadis itu.

“Aku juga merindukanmu. Sangat merindukanmu. Ini juga terlalu sulit untukku. Tidak ada yang bisa menggantikanmu. Hatiku masih tetap untukmu, Tae.”

Taehyung memandang tangan yang melingkar di lehernya. Di usapnya perlahan lantas ia menggenggamnya erat. “Mina-ya… Aku..”

“Tae, aku tahu. Aku mendengar semuanya. Apa yang kau rasakan tak berbeda jauh dariku. Aku juga belum bisa melupakanmu. Sekeras apapun aku berusaha, semakin aku tak bisa.”

“Hmm, aku masih mencintaimu.”

Mina mengangguk. Lalu dia duduk di sebelah pemuda itu. Keduanya saling bertatapan. Mereka mencoba untuk meluapkan rasa rindu yang mereka rasakan lewat tatapan penuh kasih itu. Lantas keduanya tersenyum senang. Taehyung menggenggam tangan gadis itu erat. Seolah-olah dia tak ingin gadis itu pergi lagi.

“Oh ya, aku punya sesuatu untukmu. Terimalah!” Taehyung menyerahkan tas kertas berisi dress yang tadi di belinya. Mina pun menerimanya dan ia melihat apa isinya.

“Wah, ini sungguh cantik. Terimakasih. Rupanya kau masih ingat apa yang kuinginkan dulu.”

“Hahaha. Tentu saja. Aku tak mungkin lupa. Sama-sama, Mina.”

Lantas Mina kembali memeluk Taehyung dan kali ini pemuda itu membalasnya. “Aku mencintaimu, Taehyungie.”

“Aku tahu. Aku juga mencintaimu.”

Mina mendekatkan mulutnya ke telinga Taehyung. “Happy anniversary, honey.”

Taehyung tersenyum.”Sebenarnya aku lupa tanggal annive kita tapi.. Happy anniversary, baby.”

Seketika gadis itu melepaskan pelukkannya. Ia memanyunkan bibirnya. “YA! Kau selalu melupakan hal semacam itu. Menyebalkan!”

“Hahaha. Maafkan aku. Kau tahu sendiri aku ini pelupa akut. Maaf ya!” ujar Taehyung seraya mengacak rambut gadis manis itu.

“Tapi kenapa kau tak bisa melupakanku, hmm?”

Pemuda itu terdiam sejenak. Ia sedang memikirkan jawaban yang tepat untuk pertanyaan Mina. “Hmm, karena kau adalah kenangan spesialku. Aku tak bisa melupakannya dengan mudah. Hehehe..”

Gadis berpipi tembam itu menggembungkan pipinya. Kemudian Taehyung mencubit pipi gadis itu yang membuat Mina semakin sebal. Dia menjauhkan diri dari pemuda itu namun bukan Taehyung namanya kalau hanya diam saja ketika pujaan hatinya merajuk begitu. Tiba-tiba pemuda itu mengecup bibir Mina yang membuat sang gadis terkejut.

Mina mendorong dada Taehyung hingga tercipta jarak antara mereka. Setelah itu, mereka saling terdiam. Keduanya sibuk dengan pikiran masing-masing. Sang gadis berusaha menyakinkan dirinya bahwa dia harus bisa melupakan Taehyung. Ini salah. Mereka tidak bisa kembali seperti ini.

“Tae.. Lupakan aku! Jangan pernah mencariku lagi! Berusahalah untuk mencintai Joohyun seutuhnya. Kita tak mungkin bersama lagi. Ini salah, Taehyung-ah. Cinta kita terlarang sejak awal. Tidak, kita tidak bisa meneruskan perasaan ini. Lupakan perasaanmu kepadaku! Aku pun akan melakukan hal yang sama. Maaf, aku harus pergi sekarang. Annyeong, Kim Taehyung!”

Setelah mengucapkan hal itu, Mina langsung pergi meninggalkan Taehyung yang masih membeku di bangku taman. Pandangannya kosong. Ia mengepalkan tangannya kuat-kuat. Lagi-lagi, air mata mengalir dari pelupuk matanya. Rasa sakit di hatinya kembali mendominasi. Dia mengacak rambutnya kasar dan berteriak frustasi.

“ARRGGHH!!!”

END

Akhirnya kelar juga FF ini. Hampir nangis masa waktu bikin ini. Huwaa 😦

Mian for typo. Di makumi aja ya! Hahaha πŸ˜€

Jangan lupa RCL!

 

 

10 thoughts on “[Ficlet] Heartache

  1. Wakakakaka…. kirain endingnya bakalan jadian ternyata πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ tuh bocah masih demen aja php-in anak gadis orang…

    Ditunggu ffmu yg lainnya ya jin, fighting!

  2. Koq ngakak sih baca komenan πŸ‘† πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
    Yaa namanya juga cinta, susah loh lupanya. semakin kita bertekad buat melupakan semakin susah #ehh

    good job, Jin. ffmu bikin nyesek cieee kkkk
    keep writiiing πŸ˜„

    • Aku jg ngakak baca komentar yg di atas itu πŸ˜€
      Susah emang kak. Pengalaman ya? Eciee wkwk πŸ˜€
      Haha. Sepertinya aku spesialisasi ff nyesek deh kak πŸ˜€
      Oke kak. Makasih πŸ™‚

  3. HUUAAAA ADA SEQUELNYAAAAA >.<

    Padahal ya udah seneng-seneng akhirnya ketemu sama si taetae lagi, tapi kok endingnya gitu amat sih -___-" labil ah si mina mah, udah bagus diajak balikan sama taetae, eh, tapi taetae kerdus juga sih, yaudah min, gapapa, masih ada jimin kok B-)

    Good job, jin.. kupikir ini bakal happy ending, eh gataunya masih aja sesek, bikin lagi dong triquel (?) nya jin, hahaha… #masihbelumnyerahmintalanjutan

    • Hahahaha. Aku lagi pengen nistain orang kak πŸ˜€
      Makasih kak. Happy ending? Maaf, kakak kena zonk. Kan aku spesialisasi sad ending πŸ˜€
      Dan maaf, TIDAK ADA TRIQUEL nya. Wkwk πŸ˜€
      Ntar biar kak pel aja yg bikin sisanya kak zul πŸ˜€

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s