[Oneshot] Flashlight – Rhyk fiction

flashlight

Based on Lyric

“I’m stuck in the dark but you’re my flashlight”

Byun Baekhyun and Han Jee Yi (OC)

RahayK Proudly Present’s

-Flashlight-

Oneshoot story and In Rate PG or Teenager’s

Romance–Sad–Comfort genre’s

This story just fic**From some lyrics ost. Film of Pitch Perfect 2 the singer is Jessie J. I just inspired not plagiarism**All the storyline my mine from my brain. Not Copas and Plagiarsm!

©All Right Reserved©

Please your Comment and Like after read this fic’s.

*Sebagai bentuk menghargai untuk penulis yang membuat fiksi  yang masih banyak kekurangannya ini.

#Flashlight#

Lelaki itu masih menjalani rutinitasnya selama sebulan terakhir ini. Mengawasi seorang gadis yang terbujur kaku diatas ranjang berukuran sedang dengan selang infus yang menempel diatas telapak tangan kanannya.

 

Tidak, ia sebelumnya baik-baik saja.

 

Ia bisa berbicara, berdiri, berjalan dan tersenyum kemudian menangis didepan lelaki itu. Tapi, sejak insiden yang tak terelakkan ia harus berada ditempatnya sekarang.

 

Hanya bernafas namun dalam diam.

 

“Hai, aku datang lagi. Kau harus ingat, aku Baekhyun.–”

lelaki itu terdiam sejenak dan menghela nafas panjang, ia yakin pasti gadis ini mendengar ucapan yang keluar dari mulutnya. Jadi, ia tak perlu khawatir berlebihan. Selama ia masih bernafas dan jantungnya masih berdetak normal, ia pasti masih Han Jee Yi yang ia kenal.

 

Tak ‘kan ada yang berubah.

“Apa perjalananmu sangat indah?Hingga kau belum mau kembali?–” ia berbicara lagi pada si gadis namun hanya suara defiblator yang mendeteksi detak jatung dan alat vital lain yang berkaitan dengan kelangsungan hidup Jee Yi.

 

–Flashback–

Jee Yi masih terduduk dipinggiran pematang sawah ada luka gores dan robek dibagian lututnya. Gadis itu baru saja terjatuh dari sepeda karena menghindari sebuah mobil yang lewat.

 

Kemudian, seseorang dari mobil segera turun dan memastikan seberapa parah luka yang ada ditubuh Jee Yi. Dan, sekarang ia disuruh untuk menunggu disini sementara orang yang membuatnya terluka mencari alat untuk mengobati lukanya.

 

5 Menit..

 

15 Menit..

 

Seorang lelaki kembali dan berjongkok disamping Jee Yi duduk. Jee Yi hanya diam tak bicara, walau sebetulnya ia masih nyeri dan terasa perih dengan lukanya.

“Maaf sekali, aku benar-benar tak melihatmu tadi. Siapa namamu?” tanya lelaki itu masih membuka peralatan yang masih steril itu. Gadis itu hanya terdiam dan memandangi Baekhyun dalam, ia tak lagi perduli pada luka dikakinya.

“..Sepedamu juga rusak parah, aku akan mengantarmu pulang nanti. Katakan saja, dimana rumahmu.–” lelaki itu berhenti berujar, karena gadis itu sama sekali tak menjawab dan ia tak suka jika ada orang seperti itu.Lalu, ia kembali berujar. Tentu, ia harus memberitahu dulu siapa dirinya agar gadis itu tak berpikiran macam-macam tentangnya.

“..namaku Baekhyun, aku tanya namamu siapa?”

Lelaki itu mengangkat kepalanya, dan tak sengaja mata mereka bertemu dan gadis itu langsung menunduk, rona merah memenuhi pipinya yang tanpa polesan bedak atau apapun.

Lelaki bernama Baekhyun itu hanya terkekeh dan mulai mengusap luka gadis itu dengan alkohol dan membuat gadis itu meronta kesakitan.

Aww, sshhh.. sakit” gadis itu berdesis pelan. “Aku kira, kau tak bisa bicara–” ujar Baekhyun seraya meniup pelan luka gadis itu lalu menyelesaikannya dengan membalut luka itu.

“Han Jee Yi–” ujar gadis itu takut-takut dan terdengar gemetar. “–namaku,tuan”sambungnya.

 Baekhyun kembali menatap gadis itu kemudian tersenyum dan mengulurkan tangannya menginterupsi itu agar melalukan jabat tangan sebagai tanda resmi perkenalan mereka. “–byun Baekhyun, itu namaku..”

 

“I’m stuck in the dark, but you’re my flashlight–” kata Jee Yi lagi membuat Baekhyun terdiam mendengarnya kemudian tertawa.

“Bahasa inggrismu bagus,Jee Yi. Tapi, bukan karena aku menolongmu, aku adalah cahaya untukmu. aku juga yang membuatmu terluka. Jadi, aku bukan kilatan cahayamu.” ujar Baekhyun seraya mengelus rambut hitam gadis itu.

Ia kemudian menunjukkan jemari kirinya, disana terselip cincin disalah satu jemari tangannya.

“–aku sudah punya kekasih,Jee Yi.Ayo, aku antar pulang–” ujar Baekhyun.

 

Dilain waktu..

Baekhyun menemui Jee Yi dirumahnya, namun sosok gadis itu tak berada disana.

“Mungkin, ia ada dipematang sawah saat ini..”

Penjelasan nenek Jee Yi yang sudah renta itu merupakan satu-satunya petunjuk Baekhyun untuk menemukan keberadaan gadis itu.

Jee Yi sebetulnya gadis normal, hanya saja ia punya trauma tersendiri untuk berhadapan dengan orang-orang untuk itu ia lebih sering menyendiri.

Lidahnya sering kali terasa kelu ketika melontarkan kata-kata yang sangat panjang, bahkan ketika Baekhyun membawa gadis itu ke klinik desa yang dokter katakan hanya Jee Yi sendiri yang membuat kesakitan itu maka, harus Jee Yi sendirilah yang menyembuhkannya.

 

Baekhyun mengedarkan pandangannya keseluruh pematang sawah yang luas itu, memang benar ada Jee Yi disana.

Ia pun berjalan dengan susah payah dan menghampirinya.

“Jee Yi?!” teriak Baekhyun dari kejauhan dan masih berjalan diatas rumput dipematang sawah.Jee Yi menengok kesumber suara kemudian ia segera berdiri dan berjalan dengan cepat, meninggalkan Baekhyun kearah jalan raya.

 

Blam!!!!

 

Mata Baekhyun membelalak dimenit berikutnya, dentuman kaca pecah yang beradu dan decitan rem yang menyatu dengan beton aspal terdengar sepersekian detik setelahnya. Kejadiannya begitu cepat, kini gadis itu terlempar sekitar 20 meter dari tempatnya semula.

 

Baekhyun berlari secepatnya, mencoba menghubungi dial tercepat untuk keadaan darurat dengan memanggil ambulance.

 

Gadis itu penuh darah dan tak sadarkan diri.

 

Flashback End

 

“Maafkan aku–” Baekhyun berusaha setegar mungkin walau likuid dimatanya sudah jatuh entah kapan.Kejadian itu membuatnya merasa pilu dan sangat menyesal.

 

Baekhyun masih menggenggam tangan gadis itu. “..seharusnya aku mengiyakan perkataanmu hari itu, hari dimana kita bertemu.Aku seharusnya ingat padamu–Han Jee Yi.”

 

#Flashlight

 

Beberapa tahun lalu..

Seorang anak kecil masih menangis didepan gerbang sekolah dasarnya, lalu seorang lelaki berseragam sekolah menengah menghampiri gadis kecil itu.

“Hei, Jee Yi?Mengapa kau menangis?” tanya lelaki itu seraya mengusap air mata gadis kecil itu. Namun, ia malah makin menangis dan berkata pada lelaki itu.

“Karena oppa akan pergi, jangan tinggalkan aku..” isak gadis itu masih menangis. “Mengapa aku tak boleh meninggalkanmu? Masih ada nenek dan juga ayahmu dirumah, kau tak akan kesepian..”

“Aku akan terjebak dalam kegelapan jika Baekhyun Oppa pergi..huhuhu–”

Baekhyun hanya tertawa mendengar perkataan Jee Yi kecil. “Hei, Han Jee Yi?Apa kau suka pada Oppa?–”

“Kalau iya, apa kau akan menjadi cahayaku?Apa Oppa akan tetap tinggal?” tanya gadis itu dan mulai berhenti menangis.

If you stuck in the dark, remember me that you’re flashlight is me. Understood?” ujar Baekhyun dan mengacungkan jemari kelingkingnya. Gadis itu tersenyum dan ikut mentautkan jemari kelingkingnya yang mungil. “Promise?”

“Yes, I am..”

 

#Flashlight

 

“I am your flashlight Han Jee Yi, And you’re the light in my way.. Please comeback here–” Baekhyun menitikkan air matanya lagi.Ia hanya ingin Jee Yi membuka matanya, dan kembali melihat iris kecoklatan dan mata gadis khas asianya ini berekspresi.

 

Sayup-sayup netra kecoklatan gadis itu terbuka,yang dilihatnya pertama hanya langit putih dengan kejelasan yang relatif atau bisa dikatakan itu sangatlah buram.

 

Setelah itu objek lain yang membiaskan cahaya yang masuk kedalam netranya adalah seorang lelaki dengan pipi yang lembab dan matanya yang membengkak, garis wajahnya terasa begitu kaku, namun hal yang pertama ia lakukan adalah mentautkan sebuah senyuman pada objek yang dilihatnya, yang sedang memandangnya penuh kelegaan dan juga kebahagiaan.

 

Taklama, beberapa orang berpakaian putih datang, telinganya hanya mendengar dengungan keras sebelum akhirnya ia menyesuaikan diri dan baru mendengar suara -suara jelas setelah beberapa menit berlalu.

 

“Jee Yi, your flashlight in here–do you?–“ Baekhyun menerka dengan wajah khawatir, ia takut bahwa Jee Yi lupa pada dirinya.

I remember you Baekhyun, and you’re my flashlight nah?–“ gadis itu berucap pelan, Baekhyun mencium tangan gadis itu sekali lagi, namun Jee Yi langsung menepisnya dengan wajah kaget. “You have a girlfriend, you tell me at that time–“ Jee Yi berujar lagi.

Baekhyun tersenyum dan menunjukkan jemarinya, namun tak ada terselip benda lingkar tipis itu disana.Jee Yi mengernyit bingung, jelas-jelas ia lihat Baekhyun memakainya pada hari itu.

Ia kemudian memgeluarkan sebuah kotak beludru berwarna biru sapir dari kantong celananya. Dan, membukanya didepan Jee Yi ada dua cincin yang sama disana.

“Seseorang harus membantuku memasangnya ulang dijemariku–” ujar Baekhyun, sementara Jee Yi masih termangu bingung.

“–dan, aku butuh orang untuk memakai cincin yang satunya.” ujar Baekhyun lagi, kemudian mengambil tangan kiri Jee Yi. Mata gadis itu melebar sempurna.

“Han Jee Yi?bersediakah kau menjadi orang yang memakai cincin ini?–‘

“..Will you be light in my way, forever?” sambung Baekhyun lagi.

Jee Yi terdiam lalu mencoba mentautkan senyuman, walau likuid dinetranya masih saja mengalir entah mengapa.

Ia kemudian mengangguk.

“I Will–Oppa. Thank you to be my flashlight–“ ujae Jee Yi, Baekhyun pun memasangkan cincin tipis itu dijemari manis ditangan kiri Jee Yi.

“Thank you for your decision. To stay in here, with me” Baekhyun memeluk Jee Yi erat.

 

 

 

#Flashlight

 

 

“Kau tidak akan terjebak didalam kegelapan lagi, Han Jee Yi.”

 

–END–


Assalamualaikum readers’deul.. adakah yang masih kenal saya? okay ini lupain aja. Iseng, buka fanfic ‘draft mode’ ada beberapa fiksi yang belom kutayangin dan karena iseng pengen update tapi gak tau apa akhirnya aku membuat post cerita lama, yah gak lama banget sih.. sebetulnya ff ini udah dipos buat even cuman pengen aja dipos ulang. Bagi yang nunggu story love murder dan second time yang udah tinggal secuil lagi kelar harap sabbarin aja lah ya, sementara hingga taun depan gak akan mempost ff chapter karena sy udh kelas 12 dan bertapa melelahkannya itu *crying T_T   Udah gitu aja deh ya, semoga sy gak didepak dari sini kekeke ^^ harap komen dan likenya kawan makasih 🙂 HAVE A GOOD TIME AND NICE DAY!! ENJOY YOUR LIFE!

 

With Love,,

Rhyk 19112016

Advertisements

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s