[Freelance || Drable] UR

PhotoGrid_1447724478196.jpg

Title : UR

Author/twitter : Shelysi

Cast : Kang Seul Gi

Genre : sad, angst, slice of life

Rating : G

Length : drabble

Disclaimer : cerita ini terinspirasi dari lagu UR milik Taeyeon. Alur, cerita, dll milik aku, kecuali Seulgi. Cerita ini hanya fiktif belaka dan memungkinkan bila cerita ini benar-benar terjadi. Maaf bila ada typo yang masih bertebaran, mohon dimaklumi karena aku masih pemula.

I Hope You Like, Guys.

Author note : jangan lupa berikan RCL kalian.

“Cause you are, the light that fell on me,

You are, like a beautiful dream,

With seven rays, the whole world,

Is dyed even more beautifully, always.”

 

 

Hujan turun seirama dengan suasana hatiku saat ini. Aku tak peduli bagaimana guyuran hujan menyerbu tubuhku, aku terus melajukan langkahku tanpa kenal lelah. Aku hanya ingin seluruh dunia tahu tentang keadaan hatiku saat ini. Hatiku terlalu mudah jatuh hati pada senyum itu padahal senyum itu.. Semua orang juga dapat melihat senyum itu, tapi kenapa aku harus jatuh hati padanya, hingga membuat batinku tersiksa seperti ini. Semua ini karenanya, jika saja ia tidak membuat hati ku berdebar, mungkin aku tidak harus mengalami rasa sakit ini.

Rambut, pakaian bahkan tubuhku basah kuyup terkena air hujan, aku mulai menggigil dan tak ada seorang pun disini. Sedikit demi sedikit buliran air meluncur turun dari mataku. Bersamaan dengan itu, hujan pun telah menghapus air mata yang jatuh membasahi pipiku. Ahh.. Ini bagaikan sebuah mimpi paling buruk yang pernah ku dapatkan. Seandainya… Dan seandainyaa… Aku hanya bisa menyesali semuanya. Bahkan ketika aku berusaha untuk melupakannya, bayangannya malah datang dengan sebuah senyuman dan pancaran cahaya. Yah.. Memang dia adalah sumber cahaya ku di kegelapan. Dia adalah pelangi yang mewarnai hari ku. Dan dia…. Dia adalah segalanya bagiku. Sungguh.

Sejak lama hatiku dilanda badai yang berkepanjangan, bahkan untuk menghadirkan matahari saja harus berharap-harap. Tapi, ketika ia datang, semua itu berubah. Dia bagaikan sinar matahari yang menerangi hatiku, dan sejak saat itu aku mulai menyukainya. Kami selalu bersama-sama hingga pada hari itu, hari dimana tugasnya didunia berakhir dan sudah waktunya ia menghadap sang kuasa. Padahal ia sudah berjanji padaku untuk selalu bersama. Selamanya. Tapi, semua itu… Semua itu… Ahh.. Air mataku kembali turun membasahi kedua pipiku. Memikirkannya membuat hatiku terasa sangat sakit, aku benar-benar tidak bisa menggambarkan rasa sakit dihatiku. Tapi percayalah… Semua ini karena ulahnya. Bagaimana mungkin dia pergi meninggalkan ku sendirian? Apa kau pikir dia jahat? Ya.. Memurutku dia sangat jahat.. Harusnya ia pergi bersama ku mengingat janji yang ia buat dahulu. Ia mengatakan kemanapun aku pergi, ia akan selalu bersama ku. Selamanya.

Kini aku berdiri dihamparan tanah lapang nan luas. Warna hujau rerumputan benar-benar memanjakan kedua mataku. Hujan sudah mulai reda, aku pun menatap langit yang masih dipenuhi warna keabuan. Sedetik kemudian, sebuah pelangi terbentuk di langit. Indah! Begitulah decakan yang ku keluarkan.

“Bila saja kau disini bersamaku. Kau pasti akan menikmati ini juga.” gumamku sembari menahan isakkan.

kurasakan hembusan angin menerpa tubuhku, aku menggigil, walau begitu seulas senyum aku munculkan di wajahku. Bila saja dia hidup lebih lama lagi, mungkin dia akan berdiri disini. Bersamaku.

saat itu untuk pertama kalinya aku dapat merasakan bagaimana rasanya dicintai. Merasakan jantung yang berpacu. Merasakan sebuah letupan kembang api dalam perutku. Tapi kini? Mungkin semuanya telah berputar, ada saatnya kau berada dibawah dan ada saatnya kau berada diatas. Dan ini semua adalah hukum alam, tidak ada yang dapat menentang.

Aku menoleh, dan aku melihat bayangan dirinya tersenyum ke arahku. Tanpa sadar air mataku kembali terjatuh namun dibalik itu semua aku kembali menorehkan senyumku walau sebenarnya itu senyum getir yang ku torehkan. Setidaknya ia tahu bahwa perasaanku senang dan sedih. Sedetik kemudian aku melihat bayangannya menghilang. Lagi, lagi dan lagi aku mengalami hal ini, dimana aku selalu melihat bayangannya. Senyumnya. Wajahnya. Ada apa denganku? Mungkinkah aku merindukannya? Kurasa aku benar-benar merindukannya.

kali ini aku menangis sejadi-jadinya. Bagaimana mungkin ia pergi lagi dariku. Beberapa kali ia menemuiku dan beberapa kali pula ia pergi. Aku ingin dia tahu bahwa aku akan selalu berada di sisinya, disampingnya. Selamanya. Dan akan tetap seperti itu hingga aku bersatu denganya. Kuharap ia mengetahui semua itu. Semoga.

 


 

Gimana ceritanya? Aneh? Gak dapet feelnya? Gaje? Kependekan?

Yahh.. Ceritanya emang gaje dan aneh. Jujur, aku cuma iseng buat cerita ini setelah denger lagu Taeyeon – UR, saking sukanya aku sampe fav lagunya wkwkwk…

Saran aku kalo baca ff ini sambil denger lagunya, siapa tau feelnya dapet wkwkwkwk..

Oke segitu aja ngebacotnya. Jangan lupa kasi RCL kalian yaa…

Shelysi.

Advertisements

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s