[Freelance||Drable] Candy

CANDY

The Day When You Leave Me

candy, the day when you leave me

Cast : Oh Sehun [EXO]

Wendy Son [RV]

Disclaimer : Ff ini merupakan hasil pemikiran otak saya sendiri dikala saya bingung gimana cara ngatasin suntuk setelah menghadapi UN april lalu…

***

Begitu manis seperti permen dan begitu pahit seperti kopi…

Melalui hidup bersamamu layaknya merasakan berbagai rasa permen yang ada didunia…

Melalui hidup denganmu menikmati setiap rasa manis permen…

Tak ada satupun yang terasa begitu asam dan pahit…

 

Tapi begitu kau pergi…

Semuanya terasa pahit.

Tak peduli seberapa banyak permen manis yang kumakan semuanya terasa begitu pahit seperti kopi tanpa gula…

Dan itu semua karena aku kehilanganmu, manusia permenku…

 

-Wendy Son-

 

 

Minggu pagi di pertengahan bulan April, aku menyesap segelas kopi panas yang berada ditanganku meresapi sejuknya angin musim semi. Aku berdiri dibalkon apartmenku yang berada dilantai 8 gedung bertingkat 14 ini, mengingat apa yang telah terjadi 3 bulan lalu. Hari dimana dengan tiba-tiba kau meminta hubungan kita untuk berakhir. 4 Januari 2015, 3 hari tepat setelah perayaan 1 bulan kita.

Aku tersenyum membayangkan betapa menyedihkannya aku kala itu, memohon padamu agar kau tak mengakhiri cinta yang terasa begitu manis seperti permen ini. Ya, permen. Bahkan aku menamaimu Candy di kontakku.

Aku kembali menyesap kopiku, merasakan betapa pahitnya rasa kopi ini meski tidak sepahit luka yang telah kau buat. Aku menunggumu. Teman-temanku selalu mengatakan padaku untuk membuka hati, mereka mengatakan padaku untuk melupakanmu dan apa kau tahu apa jawabanku ?

Aku tahu dia akan kembali. Dia sudah berjanji.” Sebuah jawaban klise persis seperti apa yang kau katakan saat aku berhasil memohon padamu untuk tidak mengakhiri hubungan dan perasaan kita.

Aku memegang teguh janjimu meski aku tak pernah tahu kapan kau akan kembali dan menepati janjimu. Aku ingin kau segera kembali dan membuat hariku penuh rasa seperti permen. Aku menginginkan dirimu yang selalu mengerti diriku berada disisiku, memberikan perlindungan, memberikan kasih sayang, memberikanku nasehat, memberikanku sebuah pelukan hangat dan sebuah kecupan ringan ketika aku merasa bosan dan jenuh dengan diriku sendiri. Hanya kau. Hanya kau yang bisa mengerti diriku bahkan melebihi diriku sendiri. Aku merindukanmu, membutuhkanmu, dan ingin kau kembali ke sisiku.

Setiap kali aku membuka mata dari tidurku ingin rasanya aku mencubit hidungmu, membuat gangguan kecil dipagi hari dan berakhir dengan kekalahan dipihakku karena kau begitu tahu kelemahanku dan kala itu aku akan merengut dan kau mentertawaiku. Bisakah waktu diputar kembali ke masa itu ? Jika iya, aku akan menghentikannya disaat itu juga, berharap selalu bisa bersamamu, memelukmu, tersenyum padamu, menjahilimu, membuatmu merasa kesal sepanjang hari dan berbagi cerita mengenai apa yang selama ini ku alami padamu.

Semuanya… Aku ingin kau mengetahui semua yang ada pada diriku. Namun, aku tak pernah menemukanmu berada disisiku membuatku selalu berharap kau akan selalu kembali dan mengisi hari-hariku seperti permen yang selalu ku makan untuk membuat rasa manis dilidahku yang terasa pahit.

Hei, manusia permenku ! Apa kau tahu bagaimana perasaanku setiap kali melihat ruang hampa disisiku ? Aku ketakutan ! Aku takut penantianku akan sia-sia, aku takut penantianku terlihat sepertia bualan dimatamu, aku takut kau perlahan menutup hatimu padaku, dan yang paling membuatku takut adalah kau takkan lagi mengiginkanku membuat ruang hampa dihatiku terasa semakin hampa hingga aku tak tahu bagaimana aku harus mengisinya kembali.

Aku menyesap tetes terakhir kopiku membuat gelas yang kupegang kosong, aku menghela nafas dan berbalik menuju kedalam apartmentku berharap masih ada kopi yang bisa mengisi gelas kopiku. Aku membulatkan mataku ketika tiba-tiba sesosok pria dengan wajah yang begitu familiar tersenyum padaku. Benarkah ini ? Benarkah itu kau ?

“Sehun…”

Aku melangkah mendekatimu. Apa ini benar-benar kau, Oh Sehun ? Kau si manusia permenku ? Tapi ketika aku mengulurkan tanganku ingin meraih wajahmu, lagi-lagi itu terjadi. Tanganku tembus. Ah, lagi-lagi ini terjadi. Aku tersenyum getir. Bayangan dirimu benar-benar membuatku gila.

Ingin rasanya aku tidak berbalik untuk menghentikan semua ilusi tentang dirimu. Tapi aku tak bisa, manusia tak bisa menolak dorongan untuk membuat dirinya berbalik sama seperti hatiku yang selalu menolak perintah otakku untuk melupakanmu. Itu mustahil. Hal tersulit yang tak bisa kulakukan.

FIN

Advertisements

One thought on “[Freelance||Drable] Candy

  1. keren bgt ceritanya 🙂
    feelnya terasa banget, padahal mereka baru jadian 1bulan kan? tapi knp seolah merah sudah mengenal sangat lama, bahkan bisa sangat memahami pribadi masing”…
    aq salut bgt dgn penggunaan kosa katanya 🙂
    ini yg ngebuat ceritanya terasa hidup dan ng_feel banget…

    btw kmn sebenarnya sehun pergi? akankah dia kembali….

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s