[Oneshot] I’m Your Sweet Monster

I'm Your Monster Mocha

I’m Your Sweet Monster

by. Mochaccino

Oh Sehun and Bae Irene

Romance

PG

.

.

Lonceng berdentang sepuluh kali, memecahkan ketegangan di benak kecilku. Perjalanan ini, maksudku setapak jalan yang kulalui dengan kaki kecilku, tertatih. Dia seperti sedang mengucapkan salam dari posisi vertikalnya yang kuinjak-injak bersama seluruh derajat manusia yang kumiliki. Rerumputan kering, juga kerikil tajam yang semula seperti menusuk-nusuk di telapakku, dan aku memiliki kesabaran itu. Mereka seperti sebuah cerita dalam perjalanan hidupku.

Sayup-sayup kudengar kumandang bait-bait lagu surgawi, dan gaun putihku, yang berkali-kali aku sentuhi tampak melambai dalam terpaan angin. Halus dan lembut, dibuat oleh seorang wanita sederhana yang selama ini begitu giat mendoakan hidupku, baik aku sadar ataupun tidak.

Keharuan sejenak hinggap dan merayap di hatiku. Entah untuk berapa lama aku tidak bertemu dengannya. Lima tahun. Mungkin. Hari ini adalah hari yang begitu ku tunggu. Aku ingin menatap senyumnya. Aku benar-benar ingin menatap kelembutannya.

Ada bayangan pepohonan yang menaungiku,dan—

Angin-angin laut itu menggodaku untuk meliriknya. Yah, dia berhasil membuatku tersenyum meski itu hanya sebentar. Mungkin ini bukan pertama kalinya aku merasakan kepanikan.

Beberapa tahun yang lalu,  aku pernah mempunyai sebuah ikatan abstract dengan laki-laki ini. Benih-benih ketulusan yang kusimpan menyebabkan aku harus menerima deraan panjang atas project instan yang berlabel cinta.

Pria itu, dia tinggi dan tampan. Posturnya tegap dengan alis mata yang tebal. Dia meneliti setiap sudut dan tempat, untuk memastikan keberadaanku yang dicarinya.

Dia mengarahkan senjata di keningku,

.

.

.

Sebuah ulasan episode berkelebat di benakku yang dengan manis tersenyum dalam pelukannya. Dia memejamkan matanya.

“Kulitmu kecoklatan.” bisikku. Saat itu tirai berwarna putih menerpa wajahnya. Angin angin ikut mencandai wajah tercintaku yang malu-malu ketika disentuhinya.

“Salahkan saja mataharinya yang sangat agresif menyerangku ketika aku terbaring di pantai tadi”  Sehun mengusik jemariku dengan ukiran-ukiran telunjuknya yang detail.

“Ani!”  telunjuk lembutku membalas menekan didadanya. Mataku mengerjab menyambut sebuah kecupan pada bibir bawahku.

“Lalu?”

“Berterimakasihlah pada matahari karena telah membuat warna kulitmu seksi.”

“Irene !”  sebutnya.

Aku terbangun dari tidurku dengan keringat dingin yang mengalir deras di sekujur punggungku. Aku bermimpi lagi. Siapa yang memanggilku.

”Irene”  Sehun mendekat dengan wajah cemas.

”Aku bermimpi mengenai dirimu.”  senyumku terbentuk dalam pelukannya.

”Benarkah?”

”Aku melihatmu, kita terlihat bahagia saat itu…”

Laki-laki berwajah lembut itu menatap dengan banyak kesan. Mungkin dia bahagia karena aku bisa menemukan kepingan dari ingatanku mengenai dirinya.

.

.

.

Sisa mimpi yang tidak terjangkau dalam ingatanku….

Krakh!

Aku membuka mataku dan menoleh pada anak-anak tangga berbatu. Langkahnya langsung mengikuti arah suara yang kuhasilkan ketika terjatuh ke sebuah parit kecil pembuangan air. Darah mengalir dari lukaku

“Apa kau pikir kau bisa melarikan diri dariku!”   teriakannya menggema di telingaku yang setengah kesakitan  berderai air mata, meluruhkan warna hitam maskaraku.

“Lepaskan aku! Jangan seperti ini!”  pintaku

“Kau berjanji akan menikah denganku, tapi kenapa kau masih mencoba untuk meninggalkanku bersamanya. ”

”Sehun, kumohon…”

Sehun.

Pandanganku buram dalam sekejab saja. Jika dia tidak memperkosaku, aku tidak akan menjadikan noda ini sebagai warna kehidupanku.

Kupeluk tubuhnya yang mendekapku,

Peristiwa itu sudah lama berlalu, dan nyaris tidak berada lagi dalam memoriku. Cukup mengingatnya sebagai laki-laki manis yang mencintaiku, bukan sebagai laki-laki yang dulu pernah menculikku dari pernikahanku kemudian menodaiku tanpa perasaan.

Dia, Oh Sehun— Sweet monster

.

.

end

 

Advertisements

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s