Helped Sister

b7958688230b99a3ad702421fa85d52a

Tob’s storyline

Wen Junhui [SEVENTEEN] – A Girl

Family, AU! | General | pict from here

better read this fict first : Irritated Sister

 “ Jangan kabur, aku sudah menyelamatkan nyawamu.”

.

.

.

Ceritanya, pagi ini Junhui ada kelas pukul sepuluh nanti jadi ia berencana untuk sarapan di kantin fakultas. Di sisi lain, nona Wen pun memiliki jadwal yang sama, masuk pagi pukul sepuluh. Tidak ingin rugi, nona Wen memilih untuk mengikuti Junhui meskipun lelaki itu menolak dengan keras.

Memang percuma menolak karena toh pada akhirnya kakaknya tetap akan ikut sarapan dengannya di kantin fakultas.

“Jangan macam-macam ya!” ancam Junhui.

“Tenang aja, jie jie gak akan macam-macam. Anggap saja orang lain yang kebetulan duduk  di meja yang sama.”

Junhui memesan roti panggang sedangkan kakaknya memesan segelas yoghurt. Semua berjalan baik-baik saja karena Junhui sibuk dengan tugasnya sedangkan nona Wen sibuk dengan ponselnya sampai ada adik tingkat Junhui yang datang.

“Kak Junhui! boleh minta bantuan?”

Junhui tersenyum mengangguk lalu membaca soal yang di berikan si gadis. Raut wajah Junhui langsung memucat setelah menemukan soal trigonometri. Matilah ia.

“Iya kak, aku bingung soal trigonometri ini, boleh minta diajarkan?”

Nona Wen yang mendengar kalimat yang dilontarkan si gadis langsung tersenyum penuh arti. Ia mati-matian untuk menahan tawa melihat adiknya yang panik. Junhui sesekali melirik ke arahnya meminta bantuan diselingi dengan kakinya yang menendang-nendang kaki jenjangnya.

“Begitu ya, sebentar aku baca terlebih dahulu soalnya.” Junhui kembali melirik kakaknya dan mengucapkan kalimat ‘bantu aku’ tanpa suara yang dibalas dengan senyuman dan gelengan dari kakaknya.

“Tugasnya dikumpulkan hari ini, ya?” Junhui mencoba basa-basi.

“Iya, kak.”

 

Tidak tega melihat sang adik yang sudah ketar-ketir akhirnya nona Wen membuka suara. “Nona manis, maaf mengganggu tapi Junhui harus menemaniku membeli beberapa benda untuk tugas kuliah. Iya kan, Jun?”

Si gadis terkejut. “Benarkah? Kalau begitu, maaf sudah menganggu.”

Junhui mengangguk cepat-cepat. “I—iya. Kami permisi, ya.” Lalu berdiri sembari menarik lengan kakaknya.

 

Setelah dirasa sudah jauh dari kantin fakultas, Junhui mengembuskan napas lega. “Hah, syukurlah.”

“Kau berutang tiket bioskop untuk nanti sore. Jangan kabur, aku sudah menyelamatkan nyawamu.”

Junhui hendak memprotes tapi kakaknya sudah terlanjur melangkah pergi. Setidaknya kehilangan uang beberapa won bukanlah masalah dibandingkan harga dirinya jatuh, bukan begitu?

 

fin.

a/n: wah akhirnya beres juga setelah sekian lama hanya tersimpan di memori otak. Kadita, utangku lunas ya (?) semoga suka walaupun hanya beginilah adanya wkwk ❤

 

Advertisements

3 thoughts on “Helped Sister

  1. Halo tobiee~ finally sempat ke sini lg huehehe maafkan tob. Yak jadi ….. Hm ini kok mau unyel2 nona wen ya ampun dia kiyowo bgt dah ah x”3 terus itu juniornya jun kok ucul uga cengo gitu ditinggal jun x”D jd hubungan backstreet ini yha teriamaksih looh jun akibat harga dirimu itu ((sini kugorok dulu)) ❤❤❤
    Ihiy makasiih ya tob huhu jarang2 ada yg mw memenuhi permintaanku (peluk tobie) ini bgs kok lah ‘beginilah adanya’ aja bgs ya gimana yg seriusan ? Owokeh udah ckup keknya ngerusuh. So keep it up dearest tobie~ ❤ see ya~ 🙋🙌

    • Yaampun kak dita ini mah bisa jadi drabble kayaknya komentarnya: 3

      Nona wen itu emang lucu kak. Saking lucunya suka bikin jun gemes sendiri sampai pengen ganti kakak(?)

      Kalau gak dipenuhi ntar kupunya utang kan gak enak. Ntar mas dk marah-marah kan aku yang berabe (nahloh).

      makasih loh kak sudah mapir dan merusuh begini. Kuterharu 😭

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s