[Drabble] L E F T

LEFT

 

“Aku meninggalkanmu, karena kau tak pernah meminta padaku untuk tinggal.”

–This Just drabble from some words–

Go Jun Hoe ‘iKON and Kim Seyn (OC)

RahayK Story’s

AU//Sad//Slight!Fantasy//Supranatural?//Angst

G

–Left–

Musim dingin masih menyapa dibulan February, langit siang yang hanya berawan hari itu membuat seseorang hanya menghembuskan nafasnya untuk kesekian kalinya.

 

Kemudian, ia berhenti disebuah jembatan besar yang membawanya kemasa lalu.Meningatkan sebuah kenangan yang seharusnya tak dikenang apalagi diingat.

 

“Lalu, kau mau aku melakukan apa?!” tanya sang lelaki dengan nada tinggi.

 

“Kita hentikkan ini. Semuanya, begitu memuakkan dan menyiksaku.” lirih gadis itu seraya menatap kekasihnya itu dengan pandangan miris.

 

“Kau dulu bilang bahwa kau mencintaiku ‘kan?Sekarang mengapa kau ingin berhenti?!Jawab aku!” sang lelaki semakin marah ketika si gadis memintanya untuk mengakhiri hubungan mereka.

 

Gadis itu tak menjawab, lelaki itu menahan lengan sang gadis. Dengan beruraian air mata si gadis menatap lelaki itu nanar dan menepis genggaman tangan lelaki itu.

 

Berjalan melangkah pergi,meninggalkan lelaki itu diatas jembatan, dilangit yang berawan diatas tumpukkan salju.

“Baiklah!Ini akhir dari kita, Seyn!” teriak lelaki itu, setelah itu ia jatuh terduduk diatas hamparan salju yang menjadi saksi bisu perpisahan mereka.

 

Menatap punggung gadis bernama Seyn itu penuh harap. Agar gadis itu kembali, membalikkan badannya dan menutupi punggungnya. Namun, itu semua tak terjadi. Seyn tetap berjalan tanpa melihat lagi kebelakang.

 


 

Lelaki itu mencoba tersenyum memandang langit, angin berhembus pelan mengusap rambutnya yang menutupi dahinya.

 

Ia berbalik melangkah, namun  terhenti ketika  seorang gadis berdiri dihadapannya. Dengan baju yang sama, dan syal serta boot warna cokelat dengan tali sebelah kanannya terlepas membuat lelaki itu terpatung sejenak  melihat kehadiran gadis itu.

 

Ia masih sama.

 

Seperti terakhir kali.

 

“Seyn?” Ia hanya memanggil gadis itu tanpa melanjutkan langkahnya yang terhenti.

Gadis itu menarik sudut bibirnya,menarik sebuah senyuman kecil. Seyn hanya terdiam ditempatnya.

 

“Seyn, mengapa kau pergi dan tak menjawab pertanyaanku saat itu?”

 

Seolah-olah hanya memiliki waktu sebentar untuk bertemu dengan Seyn, pertanyaan itu begitu saja keluar dari mulutnya.

 

“Aku meninggalkanmu, karena kau tak pernah memintaku untuk tinggal.”

 

“…Karena kau tak pernah menanyakan hal itu padaku, june.”

 


 

Lelaki itu terbangun dari tidurnya, ia menoleh kesekeliling. Dan, ada seseorang yang menaruh bunga baby breath dibawah pohon yang berada dekat dengan jembatan.

 

“Cheogi, abu siapa yang anda taruh disini?” tanya lelaki bernama June itu.

 

Seseorang itu menoleh dan segera mendekat kearah June. “Ini, makamnya Kim Seyn. Dia, anak asuhku.”

 

June terdiam, air mata mengalir begitu saja dari matanya. “Apa yang terjadi padanya? Seyn, maksudku.”

 

Ahjumma itu menghela nafasnya dalam, kemudian bersuara dengan nada bergetar.

 

“Ia bilang padaku untuk tak memberitahu, siapapun.”

 

June terdiam, sedangkan ahjumma itu melangkahkan kakinya pergi. Ia berjalan kepohon oak yang tertutupi salju itu.

 

Bunga baby breath adalah bunga favoritnya Seyn. June tahu itu. Namun, mengapa ia begitu bodoh  dengan sama sekali tak menghiraukan Seyn sewaktu gadis itu masih hidup.

 

 

“June, Baby breath begitu terlihat cantik untukku.” ujar Seyn yang sedang memandang toko bunga diseberang seraya menunggu bus datang.

 

“Biasa saja menurutku.” jawab June cuek saja.

 

“June, apa kau akan selalu tinggal disisiku?” tanya Seyn lagi.

 

“Ehmm, entahlah. Ada yang datang, pasti ada yang pergi bukan? Setidaknya, pasti ada salah satu dari kita yang akan tinggal atau meninggalkan.” jawab June seraya memandang kesegala arah.

 

“Baiklah, terserah maumu saja.”

 


 

 

“I left you, because you never ask me to stay.”

 

Roh seyn datang, dan memeluk June yang sedang terjatuh duduk menangis seraya memegang bunga baby breath yang ditaruh dibawah pohon.

 

 

–End–

 

HAI~~ balik lagi dengan drabble gaje. maaf gak bisa pos story love murder’s atau second time, karena mereka masih tahap pengeditan ulang akibat typo yang parah hehehe

harap bersabar ^^

thank you~~

Advertisements

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s