SENTENCE

SENTENCE

vernon-seventeen-non-korean-idol

tob‘s storyline

Vernon [17], Dahyun [TWICE], slight!Moonbin [ASTRO], Chanwoo [iKON]

Slice of Life | Ficlet | G

this fic is part of this event.

Can I follow you home? my parents always told me to follow my dreams.”

-o-

“Moonbin! Vernon!” panggil Chanwoo kepada kedua temannya yang sibuk dengan komik naruto. Keduanya sedang bermain di rumah Chanwoo walaupun Chanwoo lebih merasa kalau keduanya hanya membuat kamarnya lebih berantakan.

Moonbin mengalihkan fokusnya dari komik yang sedang dibacanya dengan malas. Tak berbeda jauh dengan Vernon yang hanya menggumamkan ‘hm’ dengan pandangan masih terfokus pada komik yang dibacanya.

 

“Aku dapat satu kalimat bagus dari Kak Eunji!”

 

“Maksudmu, kata-kata semacam gombalan, begitu?” Moonbin bersuara dengan pandangan masih berfokus pada bacaannya.

 

Chanwoo tampak berpikir. “Entahlah, mungkin kita bisa menyebutnya begitu. Tapi, ini hanya kalimat yang Kak Eunji dapat dari nonton drama.”

 

“Memangnya kenapa?” Moonbin kembali bertanya.

 

“Jadi,” Chanwoo bersedekap, “ Kalau kau mengeluarkan kalimat ini, pipi si gadis akan bersemu merah karena malu sekaligus senang. Dan, boom! Dia akan semakin menyukai si lelaki!” Chanwoo kelewat semangat dalam menjelaskan.

 

“Kau…yakin?” akhirnya Vernon bersuara lantas dibalas Chanwoo dengan anggukan mantap.

-o-

Keesokan harinya, Vernon mencoba untuk merealisasikan kalimat yang diberikan Chanwoo. Tak butuh waktu banyak untuk menemukan gadis bersurai gelap-pujaan hatinya-Kim Dahyun.

“Hei, girl,” panggil Vernon lantas mendekati Dahyun yang sedang duduk di kursi koridor. Lalu kakinya disilangkan setelah duduk di samping si gadis. Rambutnya ia sisir dengan jari tangan kiri—berusaha tampak tampan di hadapan pujaan hati.

 

Alih-alih mengeluarkan sepatah-dua patah kata, Dahyun memilih memperhatikan gerak-gerik Vernon yang jauh dari kata biasa. Keningnya semakin terlipat ketika Vernon melanjutkan ucapannya,

Can I follow you home?”

 

“Apa maksud—“

 

Dahyun belum selesai dengan kalimatnya, tapi Vernon sudah memotong terlebih dahulu dengan,

 

Cause my parents always told me to follow my dreams.”

Menyelesaikan kalimatnya, Vernon menatap Dahyun dengan senyuman menggoda. ia sudah berekspekstasi dengan cerita yang disebutkan Chanwoo terutama di bagian si gadis bersemu merah pipinya dan semakin menyukai si gadis atau—

 

“Vernon, rumah kita searah bahkan bersebelahan. Kamu lagi gak latihan gombalin anak orang ‘kan, nantinya? Think before you speak, boy.

 

—tidak sama sekali. Uh, harusnya Vernon lebih memperhatikan lagi kalimat yang akan dilontarkan dan kenyataan gadisnya berada di komplek yang sama dengannya. Gagal sudah gombalan yang diajarkan Chanwoo.

 

FIN.

6 thoughts on “SENTENCE

  1. HANJERRRRRR WKWKWKWKW XD
    Mau ngatain vernon bego tapi ga tega karena dia ganteng :”)
    Yang jelas satu pesan buat bernon…
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    Jangan percaya sama canu :”””

    • Mungkin vernon harus mencari cara lain. Ya, masih banyak cara untuk gombalin anak orang.
      Btw, makasih udah mampir, ya^^

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s