(Chapter 3) Dangerous Mind

wpid-dangerous-mind.gif

poster by flaminstkle @ Poster Channel

Title : Dangerous Mind (Chapter 3)

Story by Chunniest

Genre : Romance, kekerasan, school life, comedy

Lenght : Chapter

Cast :

* Park Yoochun (JYJ)

* Song Yoonhee (OC)

* Jung Yunho (TVXQ)

Support Cast :

* Seo Youngju (OC)

* Kim Jaejoong (JYJ)

*Kim Junsu (JYJ)

*Shim Changmin (TVXQ)

Mianhae kalau lama update ff ini. Jangan lupa untuk like atau komennya ya…..

Happy reading^_^

DON’T BE A SILENT READERS!!!!!

*   *   *   *   *

“Huuuhhh….” Yoonhee menghela nafas untuk kesekian kalinya.

Sudah seminggu ini Yoonhee dihantui suara manja Yoochun yang datang kapan saja dan dari mama saja. Bahkan siswa lain juga merasa heran dengan perubahan sifat Yoochun yang lebih kekanak-kanakan saat bersama Yoonhee. Sesuai dengan informasi yang di dapat dari Youngju, Yoochun biasanya akan memperlihatkan sifat dinginnya pada orang lain dan karena itulah yang membuat semua siswa di sini merasa takut pada pemimpin sekolah itu bahkan guru sekalipun.

Chagiya kau mau kemana?” Yoonhee menghela nafasnya kembali saat mendengar suara manja itu.

Padahal baru beberapa menit lelaki itu menghilang dari hadapannya dan sekarang tiba-tiba dia sudah muncul kembali seperti hantu.

“Bukan urusanmu. Dan sudah kubilang berkali-kali aku bukan kekasihmu jadi jangan memanggilku seperti itu kau bisa membuat orang lain salah paham.” Kesal Yoonhee dengan Yoochun berdiri di hadapannya.

“Aku kan juga sudah bilang jika kau ini adalah kekasihku ya tetap kekasihku. Lagian kenapa takut orang lain salah paham? Apa ada seseorang yang kausukai?” Tanya Yoochun dengan wajah sedih.

Sebenarnya ucapan Yoochun memang benar, ada seorang lelaki yang di sukainya, lelaki yang selalu datang menolongnya. Tapi gadis itu tak mungkin mengatakannya pada Yoochun karena lelaki yang disukainya adalah sahabat lelaki mesum itu.

Ani, aku….aku…aku hanya merasa lelah saja menjelaskan pada orang-orang jika kita tidak berpacaran.” Alasan Yoonhee membuat Yoochun kembali mengembangkan senyumnya.

“Kau tak perlu menjelaskan pada orang lain toh kita memang beneran berpacaran.” Jawab Yoochun dengan santainya.

HYUNG!!!!!” Panggil seseorang membuat Yoonhee dan Yoochun menoleh bersamaan.

Terlihat Junsu berlari dengan wajah panik.

Waeyo Junsu-ah?”Tanya Yoochun khawatir.

Hyung Gawat hyung, anak buah Wooyoung dari kelas 1 sedang mengepung Jaejoong hyung di belakang sekolah.” Tanpa menunggu penjelasan apapun lagi dari Junsu, Yoochun langsung berlari ke tempat yang dikatakan Junsu.

Junsu pun mengikuti Yoochun dari belakang, sedangkan Yoonhee hanya melihat kedua lelaki yang sudah berlari menjauhinya dengan tatapan bingung. Lalu Yoonhee berbalik menuju tujuannya semula.

 

 *    *    *    *

 

“Pasti Yunho Oppa sedang ikut dengan namja mesum tadi. Aaaiissshhh… menyebalkan kalau saja tidak ada perkelahian pasti Yunho Oppa sedang tertidur di bawah pohon.” Gerutu Yoonhee saat mendapati tak seorangpun berada di bawah pohon yang terlihat dari jendela perpustakaan.

Inilah alasan Yoonhee setiap hari berada di perpustakaan, yaitu melihat wajah damai Yunho saat sedang tertidur di bawah pohon. Semenjak menjadi dewa penolongnya, Yoonhee jadi menyukai lelaki itu. Meskipun Yoonhee tidak bisa mengungkapkan perasaannya setidaknya dia bisa melihatnya setiap hari. Yoonhee berbalik dengan perasaan kecewa.

“Sedang melihat apa?” Tiba-tiba sebuah suara mengagetkan gadis itu.

Yoonhee melotot kaget saat mendapati Yunho sedang berdiri dihadapannya.

“Yu-Yunho sunbeinim?” Panggil Yoonhee tergagap.

Yunho berjalan mendekati Yoonhee dan membungkuk ke arah jendela untuk mengetahui apa yang gadis itu lihat.

“Jadi kau sedang mengintipku eoh?” Tebak Yunho dengan benar.

A-aniyo, sunbeinim salah paham aku tadi hanya sedang mencari barangku yang terjatuh.”Sangkal Yoonhee.

Hati Yoonhee berdegup kencang saat melihat senyum manis dari Yunho.

“Kenapa sunbeinim tertawa?” Tanya Yoonhee menghentikan tawa lelaki itu.

“Aku rasa kau tidak pandai berbohong Yoonhee-ssi, lihat saja wajahmu memerah seperti ini.”Yunho kembali tertawa saat melihat Yoonhee memanyunkan bibirnya kesal.

“Aku tidak berbohong. Kalau tidak percaya ya sudah.” Yoonhee berjalan hendak meninggalkan Yunho namun tiba-tiba langkahnya terhenti saat mendengar ucapan lelaki itu

“Yoochun sedang mencarimu dan sepertinya saat ini dia sedang mengobrak-abrik seisi kelasmu karena tidak bisa menemukanmu.”

Yoonhee berbalik hendak memastikan ucapan Yunho, namun melihat wajahnya yang serius Yoonhee yakin dia tidak mungkin berbohong. Yoonhee langsung berlari menuju kelasnya dengan perasaan ketakutan jika lelaki mesum itu menyakiti teman-temannya. Sesampainya di kelas, seperti ucapan Yunho saat ini kelas terlihat seperti kapal pecah akibat ulah lelaki mesum itu.

“YA!!!!! Apa yang kau lakukan HUH?” Teriak Yoonhee dari depan pintu saat melihat lelaki itu hendak membanting meja.

Chagiya. Akhirnya aku menemukanmu juga.” Yoochun meletakkan meja itu lalu berlari hendak memeluk Yoonhee

Dengan sigap Yoonhee menutup salah satu sisi pintu membuat kepala Yoochun membentur pintu itu dan terjatuh ke lantai. Yoonhee membuka kembali pintu itu dan mendapti Yoochun sedang mengerang kesakitan sambil memegang jidatnya yang memerah akibat ulah gadis itu. Yoonhee tak dapat menahan tawanya melihat kejadian itu.

Tanpa disadarinya Yoochun segera bangkit dan mendekatinya. Tiba-tiba Yoonhee merasakan tangan Yoochun memegang tengkuknya membuat senyum gadis itu memudar.

CUUUPPP…..

Tanpa bisa Yoonhee tolak bibirnya sudah menempel di bibir lelaki itu, membuat gadis itu melotot kaget. Dengan berusaha keras Yoonhee mencoba melepaskan diri dari lelaki itu namun pegangan Yoochun di tengkuknya membuat dia terpenjara.

“Inilah balasannya karena kau sudah mengerjaiku chagi.” Bisik Yoochun setelah melepaskan ciumannya.

“YA!! Dasar namja mesum kau sudah merebut my first kiss-ku.” Teriak Yoonhee kesal.

Melihat senyum penuh kemenangan di wajah Yoochun membuat Yoonhee menyesali ucapannya.

Jinjja? Berarti aku adalah namja pertama yang menyentuh bibirmu?” Tanya Yoochun dengan wajah girang seperti seorang anak kecil yang mendapatkan mainan baru.

Ani. Kau salah dengar, itu… Itu….”Yoonhee berusaha keras memeras otak untuk mencari alasan agar lelaki mesum itu tidak besar kepala.

“Tak perlu berbohong chagi, aku adalah namja pertama dan namja terakhir yang akan memiliki bibirmu.”Bisik Yoochun di telinga gadis itu.

Dengan keras Yoknhee mendorong lelaki itu membuat Yoochun kembali terjatuh ke lantai dan meringis kesakitan.

“Itu hanya akan terjadi dalam mimpimu saja namja mesum.”Ucap Yoonhee berlalu meninggalkannya.

“YA!!! Tega sekali kau pada kekasihmu ini?”Teriak Yoochun tak dipedulikan Yoonhee.

 

 *    *    *    *

 

“Yoonhee-ah, kekasihmu menang lagi lho.”Seru Youngju saat istirahat tiba.

“Kekasihku? Siapa?”Tanya Yoonhee dengan wajah bodohnya.

“Aish…. Bagaimana bisa kau melupakan kekasihmu sendiri? Tentu saja siapa lagi kalau bukan Yoochun sunbeinim.”Yoonhee melotot kaget mendengar ucapan Youngju.

“YA!!! Aku kan sudah bilang berkali-kali namja mesum itu bukanlah kekasihku.”Yoonhee mengerucutkan bibirnya kesal.

Ne…Ne… Mianhae aku hanya bercanda. Tapi seharusnya kau senang memiliki kekasih penguasa nomor satu di sekolah ini.”

“Memang apa yang dilakukan namja mesum itu sampai aku harus bangga padanya?”Tanya Yoonhee dengan nada cuek.

“Dia sudah mengalahkan pemimpin kelas satu Wooyoung, itu berarti kekasihmu itu masih belum bisa terkalahkan siapapun.”Jelas Youngju.

“Memang tidak ada hal lain selain pertarungan antar kelas yang bisa di banggakan apa?”

“Itu merupakan hal utama di sekolah ini yaitu bertarung untuk memperjuangkan kelasnya. Dan aku rasa kelas ini akan aman-aman saja selama ada kau.”Yoonhee menatap Youngju bingung.

“Apa maksudmu kelas ini aman selama ada aku?”Tanya Yoonhee.

“Yoochun sunbeinim tidak akan menghancurkan kelas kita karena ada kekasihnya di kelas ini.”

MWO? Apa kau tidak lihat kejadian kemarin dia sudah mengobrak-abrik kelas ini, apa itu maksudmu dengan tidak menghancurkan kelas kita?”Ucap Yoonhee heran.

“Yoochun sunbeinim hanya menghancurkan barang-barang tanpa menyakiti siapapun. Selama ini cara sunbeinim dan kawan-kawannya untuk menghancurkan kelas adalah membantai semua orang yang ada di kelas itu kecuali yeoja, mereka bukanlah namja yang akan bertindak kasar pada seorang yeoja.”Jelas Youngju penuh semangat.

“Ya Tuhan apa salahku sampai kau mendamparkan aku di sekolah super aneh ini? Selamatkanlah hambamu yang tak berdosa ini Tuhan.”Teriak Yoonhee putus asa.

“Aku yang akan menyelamatkanmu chagi.”

“AAAHHHHH…..”Teriak Yoonhee saat melihat Yoochun berada di balik jendela.

“YA!!! Bagaimana bisa kau berada di situ sedangkan ini adalah lantai dua.”Tanya Yoonhee heran melihat Yoochun justru menopang kepalanya dan memandang Yoonhee dengan senyum tak jelasnya.

“Tangga.”Jawab Yoochun singkat membuat Yoonhee dan Youngju heran melihat lelaki itu.

Nde?” Ucap Yoonhee dan Youngju bersamaan.

“Bukankah tadi kau tanya bagaimana bisa aku ada di sini, jawabnya menggunakan tangga.”Ucap Yoochun dengan santai.

“Tangga?”Tanya Yoonhee tak percaya.

Ne. Waeyo Chagi? Apa kau mulai mengkhawatirkanku?”Tanya Yoochun penuh harap.

“Cciihh….Siapa juga yang mengkhawatirkan namja mesum sepertimu. Ayo Youngju-ah.”Yoonhee menggandeng Youngju hendak meninggalkan kelas lebih tepatnya meninggalkan lelaki mesum itu.

“Kau mau ke mana chagiya?”Teriak Yoochun.

“Bukan urusanmu.”

“Tapi aku sudah bersusah payah mencari tangga ini agar bisa mencapai kelasmu tapi kau meninggalkanku begitu saja.”Ucap Yoochun kecewa.

“Aku tidak memintamu untuk mencari tangga Yoochun-ssi jadi itu salahmu sendiri.”Yoonhee langsung menarik Youngju tanpa menghiraukan panggilan dari Yoochun.

 

 *    *    *    *

 

“Jae Hyung aku lapar.”Teriak Yoochun memasuki ruangannya dan menghampiri Jaejoong yang sedang mengotak-atik I-Padnya.

“Aaiisshhh… Kau ini baru saja datang sudah minta makan.”Kesal Jaejoong.

“Aku juga lapar hyung.”Ucap Changmin dengan wajah aegyonya membuat Jaejoong luluh melihatnya.

Nee…Nee… Kalian berdua memang benar-benar monster makanan.” Jaejoong segera berdiri dan beranjak menuju dapur.

Sedangkan Yoochun dan Changmin saling berpandang senang, mereka melakukan tos karena kesamaan sifat kami yang tak pernah kenyang. Yoochun hendak berjalan menuju kursi di samping Changmin namun langkahnya terhenti saat melihat Yunho yang berdiri di depan jendela sambil tersenyum sendiri. Karena penasaran lelaki itu berjalan pelan menghampiri Yunho tanpa membuat suara.

Sesampainya di belakang Yunho yang lebih tinggi darinya, Yoochun langsung menengokkan kepalanya mencari sesuatu yang sedang dilihat Yunho. Setelah mencari-cari akhirnya Yoochun menemukan seorang gadis yang membuat Yunho tersenyum-senyum sendiri melihatnya. Tapi yang membuat Yoochun terkejut adalah gafis yang dilihat Yunho adalah kekasihnya.

“Apa kau juga menyukai Yoonhee, hyung?”Tanya Yoochun mengagetkan Yunho.

“Kau ini bicara apa? Mana mungkin aku menyukai kekasihmu.” Ucap Yunho berjalan menjauhi sahabatnya dengan salah tingkah.

“Benarkah?”Yoochun mengikuti Yunho.

Ne. Kau tenang saja aku tidak akan merebut yeoja yang kausukai.”Yunho memandang Yoochun penuh keyakinan.

Meskipun Yunho berkata seperti itu, namun hatinya tidak. Yoochun tahu bagaimana sifat Yunho yang sangat tertutup dengan seorang gadis semenjak ibunya meninggal tiga tahun yang lalu. Semenjak itu Yunho selalu bersikap dingin pada seorang gadis, bahkan tersenyum pun sangatlah sulit bagi lelaki yang lebih tua beberapa bulan dariku.

 

 *    *    *    *

 

Seorang lelaki dengan wajah penuh luka itu menghampiri lelaki lain yang sedang duduk membaca buku. Dia meletakkan sebuah foto di meja dekat lelaki lain itu.

“Ini hyung fotonya. Bisakah kau membantuku?”Pinta namja berwajah babak belur itu.

Terlihat lelaki yang dipanggil ‘hyung’ itu meletakkan bukunya dan mengambil foto yang ada di meja. Dengan seksama lelaki berambut coklat itu meneliti foto itu. Dia menyunggingkan senyum sinisnya dan mendongak melihat wajah lelaki di hadapannya.

“Tentu saja aku akan membantumu, tak akan kubiarkan orang lain menghajar adikku sampai separah ini.”lelaki berambut coklat itu kembali memandangi foto itu sambil menyalin wajah seseorang di foto itu di otaknya.

 

~~~TBC~~~

 

 

 

Advertisements

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s