[FICLET] Wake Up Nez!

1451999798520Wake up Nez!
By SantiiAng
Starring by SeokMin (DK) × Arnez (OC)
Genre AU, little romance
PG 15
Length Ficlet


.
.
Enjoy!

Sudah hampir lima hari Nez terdiam kaku diatas ranjang rumah sakit. Selang-selang panjang dan warna-warni menempel bahkan menancap disekitar tubuh mungilnya. Matanya tertutup rapat, selang infus dan oksigen tidak lupa menghiasi dirinya.

SeokMin. Pria bertubuh jangkung dengan suara menggelegarnya terdiam kaku dikursi ruang tunggu. Ia menundukkan kepalanya dan pandangannya begitu kosong. Seharusnya ia sekarang menghadiri satu acara, namun karena kekasihnya Arnez masih terkujur kaku disana. Ia lebih memilih menemaninya disana. Walaupun hanya berdiam diri diluar ruangan. Hukuman besar sudah menunggunya sejak tadi.

“Bukannya jadwalmu padat sekarang?” Vernon, kakak Arnez tiba-tiba datang dan sedikit mengusik keheningan disana. SeokMin tidak mengindahakan pertanyaan Vernon. Bahkan ia sama sekali tidak melihat Vernon, barang melirikpun tidak. Ia lebih memilih melihat lantai rumah sakit, yang entah sejak kapan mengusik dirinya untuk terus melihat kesana.

SeokMin menutup matanya beberapa detik. Ia menghembuskan napasnya perlahan dan bangkit. Ia memperhatikan pintu ruangan Arnez dengan seksama. Ia memegang KENOP pintu lama. Ia ragu untuk masuk kedalam. “Masuklah. Jangan berdiam diri disitu. Itu bukan salahmu,”

Lagi-lagi SeokMin tidak menjawab. Ia masih setia dengan kegiatannya sekarang. Tadi melihat lantai sekarang memegang pintu. Nanti apa lagi?

“Aku terlalu takut melihat keadaannya sekarang, Riz.” Akhirnya SeokMin membuka mulutnya ketika ia mengurungkan niatnya masuk keruangan Arnez. Ia kembali duduk ditempat semula.

“Angkatlah telephonnya.” Ucap Riz dan Vernon bersamaan. Sejak tadi ponsel SeokMin terus saja menari-nari dalam saku jasnya. Getaran yang dibuatnya membuat Vernon dan Riz sedikit terganggu.

“Baiklah.” SeokMin kembali bangkit dan sedikit menjauh dari sana. Dengan malas SeokMin menerima telphon itu, dan ternyata dugaannya benar. Yang menelephonnya adalah managernya. Tanpa ada jeda dan penurunan oktaf sang manager terus saja mengomel. SeokMin menjauhkan benda persegi itu beberapa kali dari telinganya. Ia hanya bisa berkata ‘ya’, ‘baiklah”, dan ‘maafkan aku’.

Riz sejak tadi memperhatikan SeokMin dari jauh. Ia menggeleng-gelenggkan kepalanya. Oh ayolah, ia tahu siapa yang menelphon itu. Apa orang itu tidak memiliki hati dan pemikiran? SeokMin sedang berada dirumah sakit untuk menjaga Nez -niat awal SeokMin- dan ia harus bekerja terus menerus? Seberapa pentingkah pekerjaannya itu? “Apa harus aku memasukkan samurai kedalan mulut bawelnya itu?”

Riz memutarkan matanya. Vernon mengangkat bahunya. “Masukkan saja bom atom atau tidak nuklir kedalam mulutnya. Aku sangat bosan mendengar ocehannya. Walaupun SeokMin menjauh aku bisa mendengar jelas suara melengkingnya itu.”

“Apa kau akan pergi?” Riz melontarkan pertanyaannya ketika SeokMin kembali mendekat kesana. SeokMin menggelengkan kepalanya dan masuk kedalam ruangan. Kali ini ia melakukannya tanpa ragu sedikitpun. Sekarang ia tidak peduli lagi pada managernya itu. Yang terpenting sekarang adalah Nez. Ya hanya Nez.

“Nez.” SeokMin mengusap pipi Arnez pelahan. Ia menggigiti bibir bawahnya. Setiap kali ia melihat Arnes seperti itu maka air matanya akan keluar, terus keluar. Inilah alasan ia tidak mau masuk kedalam ruangan. Ia tidak mau terlihat lemah dihadapan gadisnya itu. Tapi, kita mau sampai kapan SeokMin berdiam diri diluar?

“Bangun Nez, ayo bangun. Aku tidak suka kau seperti itu. Apa enaknya terus tidur disitu? Apa kau tidak kelaparan? Kehausan? Sudah lima hari kau disini dan kau tidak mandi,” SeokMin mengusap rambut Nez perlahan. “Lihat dan rasakan Nez. Rambutmu sangat lengket, dan baumu tidak sedap. Kemana gadisku yang selalu wangi dan mengusur rambutnya? Kau jelek sekerang. Sangat jelek!”

SeokMin terisak. Sudah cukup ia menahan semua ini. Ia menangis sambil mengusap-ngusap tangan Arnez. “Wake up Nez”

“Beraninya kau menyebut adikku jelek. Dasar kau SeokMin bodoh!” SeokMin memperlihatkan senyum tidak bersalahnya. Ia menggaruk-garuk belakang lehernya dan kembali fokus mengusap-usap tangan Arnez.

Vernon hanya menggelengkan kepalanya dan berkacak pinggang.

End

Advertisements

2 thoughts on “[FICLET] Wake Up Nez!

  1. Hi :v first of all, ini gantung. Dan akhirannya rada belok(?) gt deh wkwk
    Oya, ini blm dikoreksi dl ya sebelumnya? Typonya masih banyak thor :3 berarti si nez adik ipar saya ya, saya kan pacarnya vernon aokaoak :v
    Ditunggu deh ya cerita selanjutnya :3

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s