About your heart

tumblr_mk4ocsmpSI1qi4k4oo1_500

About your Heart

Tob’s storyline

Jung Yein | Jeon Jungkook

Slice of life, School life, Friendship, AU | Series | G

 

Namaku Jung Yein. Sekarang aku duduk di bangku kelas dua SMP. Aku mempunyai teman bernama Jeon Jungkook. Kami berteman sejak kecil dan kebetulan selalu sekelas. Aku lahir dengan otak yang bisa dikatakan cukup pintar. Aku selalu mendapatkan nilai terbaik, begitu juga dengan Jungkook. Kami sama-sama murid cerdas—bisa dikatakan seperti itu.

Beberapa hari yang lalu kami mendapat tugas Biologi berupa praktikum kacang hijau—dimana kamu harus menyimpan kacang hijau di tempat berbeda dan menulis hasil laporannya dalam satu minggu. Aku—tentu saja mengerjakannya dengan baik. Setiap hari—selama seminggu, aku mengecek kacang hijau praktikumku. Sebaliknya, Jungkook ternyata mengalami masalah. Kacang hijau yang disimpannya di tempat gelap dimakan oleh Bombom—anjing peliharaannya yang otomatis harus membuat Jungkook mengulangnya. Namun, tugas praktikum itu harus dikumpulkan dua hari lagi dan aku tahu Jungkook tidak punya cukup waktu untuk itu. Aku tidak tahu harus berbuat apa, yang bisa kulakukan hanya menyemangatinya ketika ia sudah hampir putus asa.

 

 

Dua hari kemudian.

Kami mengumpulkan hasil praktikum—begitu juga dengan Jungkook. Aku penasaran dengan yang terjadi karena tadi sempat kulihat Jungkook mengisi perkembangan kacang hijau full selama tujuh hari. Kok, bisa?. Ketika waktu istirahat tiba aku berniat menanyakannya.

 

“Jungkook-ah

Jungkook yang saat itu sedang disampingku sambil memakan coklat menoleh, “apa?”

“Tadi kulihat hasil praktikummu penuh. Kok, bisa?”

Jungkook berhenti menguyah coklatnya lalu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. “Itu…”

Keningku berkerut kemudian melonggar seketika. “Jangan bilang…”

“Ya, aku berbohong.”

Saat itu juga aku langsung meninggalkannya.

^^

 

Seminggu kemudian nilai praktikum keluar. Kwon seonsaengnim menyebutkan hasil nilai yang kami dapat. Aku mendapatkan B, sedangkan Jungkook mendapatkan A. Setelahnya aku menjadi pendiam dan tidak berbicara dengan Jungkook (padahal aku dan dia berada di bangku yang sama).

Setelah pelajaran berakhir, Jungkook memanggilku.

“Yein-ah

Aku bergumam sebagai jawaban sambil memasukan barang-barang yang masih tergeletak di meja.

Jungkook menyodorkan hasil praktikumnya kepadaku. “kamu marah karena aku dapat nilai A, kan?”

Aku menghela napas, kemudian duduk di kursi. “Aku tidak marah.” Kemudian aku langsung bergegas menuju pintu keluar.

 

^^*^

Sudah seminggu aku tidak berbicara dengan Jungkook. Lelaki itu pun seolah menjauhiku. Kami tidak saling berbicara di kelas, tidak makan siang bersama, dan pergi-pulang bersama. Semuanya terasa berbeda, tapi aku ingin dia paham kenapa aku melakukan ini. Bukan karena nilaiku dibawah dia, bukan itu.

Istirahat makan siang hari ini aku memilih untuk memakannya di taman dekat lapangan sepak bola. Tentu saja sendirian. Baru saja aku melahap suapan pertamaku, seseorang duduk di sampingku. Lelaki itu membuka kotak makan siangnya dan mulai melahapnya dalam diam. Aku cukup terkejut akan kedatangannya, tapi berusaha menutupinya.

Isi kotak makan siangku sudah habis. Begitu pula dengan isi kotak makan siang seseorang di sampingku. Pelajaran selanjutnya akan dimulai dua puluh menit lagi, namun antara aku dan dia tidak ada yang beranjak dari tempat ini.

“Yein-ah

Aku menoleh ke arahnya.

“Maaf ya.” Ucapnya lembut, kemudian melanjutkan, “Untuk hasil yang kemarin.”

“Kenapa kau harus minta maaf?”

“Aku tidak tahu. Aku hanya ingin minta maaf. Rasanya ada yang mengganjal disini” ucapnya menunjuk dada sebelah kirinya.

Aku tersenyum. “Jungkook-ah” ucapku yang langsung membuatnya menoleh padaku. “Aku bersyukur karena kau masih merasakan keganjalan. Kau tahu kenapa?”

Jungkook menggeleng.

 

 

 

 

“Karena kau sudah mengkhianati hati nuranimu. Eomma bilang, apapun yang terjadi aku harus melakukan segalanya dengan jujur, sesulit apapun itu. Nilai bukanlah segalanya. Kau tahu? Saat kau menyebutkan bahwa kau berbohong mengenai hasil praktikum itu? Aku bukan marah, aku hanya kecewa karena sahabatku berbohong dalam mengerjakan tugasnya. Kau harus mengingatnya Jungkook-ah. Apapun yang terjadi, sesulit apapun itu, jangan sampai kamu membohongi dirimu sendiri dan orang lain. Jangan, kumohon. Ne?”

Advertisements

One thought on “About your heart

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s