[2nd Chapter] Love Story of Murder

lovestoryofmurder-arinyessy

Title : The Story Love of Murder

Authors : exo-lbaekkie baekhyun

Length : Chapter

Genre : Thriller, Dark –romance, sad , Fantasy

Cast : Yoon Do Joon | Park Ayoung | Nam Sang Mi

Disclaimer : ALL OF MY IMAGINE| PLEASE DON’T CO -PASTE DAN KITA SALING MENGHAGAI AJA DISINI :))

Author’s note :Ehmm,,untuk segala typo yang ada akan aku perbaiki di chapter mendatang, aku balik dengan 2nd part of Love Story of Murder, berharap semoga kalian suka 🙂

Cr: Arin Yessy at IFA

Summary :

“seorang pembunuh bayaran mampu merasakan apa yang nama nya CINTA

 

Previous Chapter

OooooO

 

Satu profesi yang paling jarang digunakan oleh orang banyak , pekerjaan ini tidak datang setiap waktu namun dengan bayaran yang menggiurkan. Pekerjaan ini harus di selesaikan tanpa rasa kasihan atau rasa ampun secara perlahan namun pasti , harus cepat dan tepat . tidak boleh ada tindakan kecerobohan pada pekerjaan ini , jika tidak nyawa mereka adalah bayaran nya . atau paling tidak mereka harus di lenyapkan dari bumi ini dengan cara yang misterius.

Dan satu yang perlu kau ketahui mereka berdarah dingin korbannya akan berhenti bernafas dalam waktu yang sesingkat mungkin , dan perkerjaan itu adalah …

 

‘pembunuh bayaran’

 

***

sehari kemudian malam nya ..

 

ayoung menekan pin untuk membuka pintu rumah nya, dilihat nya keadaan seisi rumah nya sepi dan gelap . yaa itulah kenyataan pahit yang harus ayoung terima dalam hidupnya, materi mencukupi hanya saja sebuah kasih sayang untuk diri nya tak sebanyak materi. yang ibu nya berikan untuk nya.

ibunya telah bercerai dari ayah kandung ayoung , dan kini ibunya telah menikah lagi. dengan seorang komisaris polisi yeoju yang mempunyai seorang anak. detective kriminal bernama kwon ji yong . dan setelah. menikah lagi ia jauh lebih sibuk lagi dan selalu berada di luar rumah . membuat ayoung tak cukup bahagia untuk tinggal dengan keluarga nya itu

ia menuju dapur dan mengambil. sebotol air mineral untuk ia minum dan segera meneguk nya tanpa menggunakan gelas dilihat nya post-it yang tertempel di pintu kulkas

 

“ayoung-ah eomma tak akan pulang malam ini, begitu juga dengan appa dan ji yong mereka sedang ada urusan dikantor mereka . jadi, segeralah tidur dan jaga dirimu baik -baik.” _ eomma

 

ia mengerucutkan bibir nya, mencabut post-it itu dan membuang nya ke sembarang tempat . dan ia segera pergi ke kamar nya.

 

setelah berganti pakaian ayoung berbaring di kasur spring-bed miliknya , ia termangu begitu fokusnya tak sengaja menangkap sebuah objek foto yang tertata rapih di buffet dekat kasur nya. terdapat foto keluarga ayoung dengan ibu dan ayah kandung nya. ia menghela nafas nya kasar

“kalian di awal saling mencitai, tapi kenapa kalian tak bisa mempertahankan nya dan menjadi sebuah perpisahan pada akhir nya . kalau begitu, untuk apa kalian di satukan dulu ? tak bisakah kalian kembali bersama lagi ? ”

 

“seperti itulah manusia , ketika bosan yang lama akan di tinggal kan dan mencari pengganti yang baru. ” yeoja itu kembali muncul lagi . “aku sedang tidak mood berbicara dengan mu. pergilah” ayoung mengusir. si yeoja yang mengaku bahwa diri nya adalah. malaikat.

“aku tidak akan pergi, sebelum kau menceritakan semua nya pada ku . aku tau kau masih penasaran kan dengan namja aneh itu ?” goda si malaikat cantik itu ia masih setia menunggu ayoung .

“ani.. buktikan saja kalau kau itu benar malaikat ku!” kata ayoung sedikit kasar . bukan nya marah si malaikat cuma tertawa ia merasa kalimat ayoung terdengar lucu.

“kau ingin bukti rupa nya.. dengar aku di utus untuk turun ke bumi untuk menjaga mu karena kau bisa saja dalam bahaya dalam waktu dekat ini” jelas si malaikat . “bahaya ? apa maksudmu ? lalu siapa nama mu ? apa kau juga dulu adalah seorang manusia ?” begitu banyak pertanyaan yang di lontarkan ayoung . “kau gadis yang menarik park-ayoung yang lahir tanggal 9 april 1995 dari orangtua mu yang bernama jang so hee dan park jin ho.” kata si malaikat menjelaskan riwayat hidup ayoung dengan detil , sampai -sampai ayoung terperangah dan mulut nya sedikit terbuka. “darimana. kau .. ” ucapan ayoung tertahan dan si malaikat tersenyum penuh arti .

“baiklah daripada mulutmu terbuka seperti itu terus aku akan menjawab pertanyaan mu yang tadi secara singkat . aku tau betul kapan kau dalam bahaya , tapi yang jelas. cepat atau lambat. bahaya itu akan mendatangi mu. kedua , namaku ? aku hanya di panggil dengan nama ‘cheonsa 1045’ aku pikir aku adalah reinkarnasi dari seseorang yang bernama nam sang mi. dan aku tak tau dulu ini aku mahluk apa di bumi.. sudah jelaskan”

 

“lalu , hanya aku yang dapat melihat mu begitu ?” tanya ayoung lagi . “yaa coba saja pikir kan apa yang terjadi dengan pertemuan pertama kita”

ayoung pun tampak berfikir..

flashback

 

Agustus minggu ke 2 hari kamis

SMA Yeoju 07.28 kst

 

Gedung b sekolah menengah yeoju telah di penuhi kerumunan orang -orang yang ingin melakukan investigasi , para siswa dan guru telah di gegerkan dengan penemuan salah satu siswanya yang   telah mati di lorong gedung b di lantai 2.

dan seluruh area gedung b telah di pasangi garis polisi oleh tim penyelidik .

“harap untuk semua murid segera kembali ke kelas masing -masing, terkecuali para siswa yang menempati gedung b harap segera ke aula auditorium sekolah sekarang juga !!” pengumuman tersebut berasal dari ruang radio sekolah yang di umumkan oleh guru jang sekaligus wakil kepala sekolah. ” seluruh siswa di bimbing oleh wali kelas masing-masing ” tambah nya lagi.

 

   Siswa siswi pun yang telah mengerumuni gedung B pun segera dibubarkan. gedung lantai 2 tempat mayat di temukan telah penuh dengan bercak darah yang telah mengering namun masih anyir dan amis bau nya menempel di lantai dan tembok.

“sterilkan seluruh tempat di gedung B ini. cari semua bukti yang tersisa, dan jangan biarkan siswa,masuk ke dalam sini”

“siap. laksanakan. komandan choi seung hyun”

Ketua polisi bernama choi seung hyun itu segera memberikan perintah untuk melakukan penyelidikan awal .

Sepasang mata lain sedang mengamati kegiatan para manusia ini , ia menggelengkan kepala nya dengan mengenakan baju dress selutut putih polos dengan bando yang ia gunakan di rambut nya yang hitam panjang . namun tak seorang pun menyadari kehadiran nya.

“ck..ck.. ckk baru hari ini   aku di utus untuk turun ke bumi tapi aku sudah menyaksikan kekejaman manusia bumi . apa mereka benar –benar sekejam itu ? seperti nya tidak juga .”

Ia menggerutu bertanya dan kemudian menjawab sendiri pertanyaan nya. “di mana manusia yang harus ku jaga ? seperti apa paras nya ? baikkah ia atau tidak ? ahh aku sunguh penasaran” ia terus saja berbicara sendiri dan masih berdiri di tempat yang sama dan masih belum ada yang menyadari kehadiran nya.

“apa yang kau lakukan di sini? Kau haksaeng?” tiba –tiba suara seorang yeoja muncul dengan kalimat bertanya. Si yeoja berdress putih itu menoleh kearah sumber suara . “k-kau melihat ku?sungguh ?” Tanya si yeoja itu . yeoja yang mengenakan seragam itu hanya menanggukkan kepala nya. “cepatlah keluar , kita tak boleh ada di sini dulu. Sedang di lakukan penyelidikkan sekarang..” belum sempat si yeoja berseragam itu menyelesaikan kata –kata nya seseorang menarik nya keluar dan menuruni anak tangga hingga ia tiba di lantai dasar.

“nak , kau tak lihat garis ini ? kau tak bisa menggunakan bangunan ini sekarang seorang teman mu menjadi korban pembunuhan dan kami sedang melakukan penyelidikkan sekarang. Segeralah ke auditorium untuk upacara penghormatan terakhir.” Jelas si polisi bertag-an nama dae sung itu pada ayoung.

“ahjussi , tapi di sana aku melihat seorang yeoja makanya aku ke atas untuk mengajak nya keluar” ayoung mengklarifikasi maksud diri nya ke lantai atas di gedung B.

“dengar ya .. aku melihat mu sendirian di sana tadi begini saja aku akan membawa gadis itu jika aku bertemu dengan nya, jadi sekarang segera keluar lah dari sini, sebelum para guru melihat mu.”

“ne.. algesubnida”

 

“aku yakin ia adalah manusia yang di maksud .. manusia –manusia ini seperti nya memang tak menyadari kehadiran ku .”

“yeorobun !! tak sadarkah kalian aku disini?”

Tiba – tiba saja kotak hitam mirip ponsel milik yeoja itu berdering kencang sekali , namun tak ada yang mendengar nya. Dan ayoung sudah hampir pengang dan mungkin saja itu hampir membuat telinga nya tuli total .

“cheonsa 1045 apa yang kau lakukan sekarang ? kau sudah lupa ya peraturan yang ku jelaskan beberapa jam lalu?” suara tersebut berasal dari kotak hitam yang berdering tadi .

Layak nya manusia malaikat juga punya ponsel . “tidak ada ko . kau lihat kan para manusia itu tak menghiraukan ku.”

“hei ! hei sudah berapa kali aku jelaskan pada mu . kau ini bodoh atau apa ? manusia yang melihat mu adalah orang yang di utus untuk mu sebagai penjaga nya. jadi hanya seorang saja yang bisa melihat sosok mu. Ingat kau adalah malaikat.”

“ahh begitu yaa .. aku melupakan nya, aku sudah terlalu bahagia karena kau sudah di izinkan untuk turun ke bumi. Hasrat ku sebagai manusia seperti nya semakin besar saja.”

“jangan berkhayal, jalan kan saja tugas mu dengan benar , oiya satu lagi kau dapat memegang benda yang di miliki manusia tapi tidak dengan sesuatu yang mempunyai nyawa.”

“lalu, apa misi ku yang sesungguh nya ?”

“ya tuhan ! misi mu adalah sebagai penjaga manusia sampai hari kematian nya. Kau di utus untuk ke bumi , karena orang yang kau jaga sudah dekat dengan kematian nya. Kau dapat menyelamat kan nya untuk 1 kali . tapi sesudah itu taka da kesempatan lagi.”

Barulah cheonsa tersadar dengan kalimat sunbae nya itu.

“sunbae cheonsa 1008 kang seung yoon.. lalu apa yang terjadi pada nya setelah ia mati?”

“entahlah , di saat itu misi mu sudah selesai dan kau boleh kembali . soal apa yang terjadi pada nya nanti itu urusan cheonsa 1004 jang hyun seung. Lihatlah sesekali beberapa lama lagi ia mati menggunakan kotak ini . dan waktu menjelang kematian nya di mulai dari …

SEKARANG ! 5 bulan 30 minggu 150 hari “

Suara terputus .. “sunbae ! sunbae ! yak kang seung yoon aku belum selesai”

“arti nya ,, yeoja haksaeng itu .. adalah orang nya”

Flashback end __

 

“orang lain tak dapat melihat mu. yakan ?”

“yaapp! !”

“lalu, tadi kau bilang aku berada dalam bahaya dalam waktu dekat ini. Kau bisa jelaskan kan ?”

“maaf ,, soal itu melanggar kode etik para malaikat . mungkin saja kau bisa dalam bahaya, tak ada yang tau kan ? kau tak perlu khawatir. Aku akan menjaga mu” hibur si cheonsa cantik melihat raut wajah ayoung yang mulai khawatir. “terimakasih. Tapi aku tak ingin mengkhawatirkan hal yang mustahil seperti itu.” ujar ayoung berdusta sebetul nya ia sangat khawatir.

“memang sulit. kau tak perlu mengkwatirkan nya, hanya perlu mempercayai nya saja secara perlahan.”

 

Jarum   jam menunjukkan pukul   01.30 tengah malam, namun seorang manusia masih melakukan aktivitas nya di dalam rumah nya yang sempit dan kumuh. Ia mematikan lampu seluruh ruangan dan menyalakan lampu LED ber watt rendah yang tertempel di meja belajar nya. Itu cukup untuk penerangan nya dan menemani nya belajar seorang diri.

Ia   termangu saat melihat seragam sekolah nya yang dibiarkan bergantung di paku yang tertancap di dinding. Dan piagam penghargaan dan sertifikat yang tertata rapih namun terlihat usang dan berdebu di lemari kaca nya. Ia mengambil acak salah satu buku pelajaran nya berisi tentang ‘anatomi manusia’ di lihat nya cover buku yang sudah usang tersebut dan tertulis nama

“yoon do joon

“ nama asli ku, yoon do joon

Kemudian ia membuka kembali lembaran selanjut nya, setiap latihan ia selalu mendapat skor yang sempurna . dan kemudian ia mencoba kembali mengerjakan soal –soal itu. dan ia menghentikkan fokusnya ketika ia melihat sebuah tulisan atau tepat nya sebuah nama

“Nam Sang Mi ” gumam nya. ia tertegun muncul wajah Sang Mi di benak namja yang bernama do joon itu. kemudian lamunan nya hancur tatkala ponsel nya bergetar, dan terdapat panggilan masuk . ia pun menggeser layar hijau untuk menjawab panggilan tersebut.

“yeobeoseyo? segeralah ke rumah sakit, ada yang ingin ku bicarakan.” perintah seseorang dari seberang telpon. ia tak bercakap apapun dan segera mematikan sambungan telpon itu. dan pergi ke tempat yang di perintahkan tadi.

Myeongwoo Yeoju Hospital

Namja bernama do joon itu memasuki ruang dokter bertuliskan ‘ahli bedah jantung’ . “apa yang terjadi kau memanggil ku di tengah malam begini ? apa terjadi sesuatu pada dara ?” do joon bersuara dengan memulai nya dengan berbagai pertanyaan yang ia lontarkan untuk dokter yang ,mengobati sesorang yang bernama dara itu.

“kau ingin aku berkata jujur atau bohong ?” si dokter ahli bedah itu malah balik bertanya dan membuat do joon geram. “aku tidak bercanda, Yong  Jun Hyung. cepat katakan”

“baiklah, aku akan berbohong agar kau tidak khawatir, dara mengalami peningkatan setelah melakukan transpalasi jantung, ia sudah siuman tadi siang. kau senang ?”

“lalu, bagaimana dengan keadaan dia yang sekarang jika kau berkata jujur pada ku?”

“jika kau ingin mendengar nya, baiklah akan ku katakan, setelah melihat hasil. CT dan MRI hari ini terdapat keanehan. pada jantung dara setelah kami melakukan transpalasi .”

“aneh apa maksudmu ? jelaskan dengan bahasa awam agar aku mengerti. ”

” yaa, ada beberapa kasus dimana setelah pasien melakukan operasi transpalasi keadaan nya bukan membaik tapi malah memburuk. itu disebabkan karena tidak ada kecocokkan setelah melakukan transpalasi.”

“kau bilang sebelum nya bahwa itu cocok, lakukan apa saja untuk selamatkan dara, tak peduli berapa pun biaya yang di keluarkan, aku akan mencari nya, jun hyung-ah”

“yaa memang benar aku bilang begitu, tapi setelah aku monitoring untuk beberapa jam ini, keadaan nya menurun walaupun dara sudah siuman setelah operasi, tapi itu tidak menjaminnya untuk hidup lebih lama lagi . dan satu yang penting kau ingat bahwa terjadi kerusakan pada jaringan matanya ?”

“ya aku ingat, kau bisa katakan bahwa mata nya sudah baikkan sekarang”

do joon meminta apa prediksi tentang dara adalah benar. namun tidak pada jawaban si dokter bernama yong jun hyung itu.

“kerusakan di kedua mata nya menjadi sebuah kanker mata, yoon do joon . sudah terlalu beresiko untuk melakukan operasi, kanker nya menyebar dengan cepat, dan dalam waktu yang singkat kemungkinan yang paling besar adalah terjadi buta permanen atau pun itu berujung pada kematian.” ungkap dokter yong jun hyung pada namja bernama do joon itu. do joon meremas jas putih kebanggaan para dokter dan meninggalkan kusut di sana.

“kau teman ku,dan kau adalah dokter jun hyung. kau berpendidikan tinggi. tidak seperti ku hanya seorang yang miskin, pendidikan tak selesai. profesi mu itu adalah untuk menyelamatkan nyawa seseorang. kau tak bisa menyerah begitu saja, kau mengenal dara lebih dari ku, kau adalah orang yang dara cinta jun hyung. apa kau ingin membiarkan nya pergi dan mati begitu saja ?” kata do joon bersuara begitu keras sampai gema nya terdengar di dalam ruangan itu.

” perkataan mu benar, do joon . aku mencintai nya, dan aku hanya harus menunggu dan membiarkannya pergi dengan tenang. aku tidak ingin melihat nya begitu kesakitan setiap kali aku melihat nya di ruang inap, setiap kali ia memasuki ruang radiasi untuk check up, dan aku yang setiap hari harus melakukan nya seperti itu . bukan kah kau lebih kejam jika membiarkannya untuk terus hidup seperti mayat? aku mohon yoon do joon, pengorbanan mu untuk dara sudah lebih dari cukup. jangan lagi melakukan pekerjaan kotor itu, jangan lagi. kau kotori tangan mu dengan lumuran darah orang – orang tak bersalah do joon. Dan, berhentilah menyalahkan diri mu atas kematian Sang Mi”

Do joon tertegun mendengar kalimat yang terlontar dari mulut jun hyung. ia tak menjawab seakan amarah nya hilang dalam detik itu juga bukan nya menjawab ia malah memilih untuk pergi dari ruangan itu.

 

 

Kaki nya melangkah gontai melewati lorong rumah sakit. sampai akhirnya ia menghentikkan langkah nya di sebuah ruang rawat inap bernomor 444 atas nama pasien park sandara. ia melangkah masuk ke ruangan itu namun ia kembali menahan langkah nya untuk lebih jauh lagi.

Mata nya menerawang ke seseorang yang tengah berbaring di atas ranjang. tangan nya di tempeli selang infus untuk makanan nya dan ia juga mengenakan alat bantu nafas yang terletak di hidung nya agar ia bisa terus hidup, tubuh nya nampak kaku, wajah nya tampak pucat dan tirus, namun mata nya terpejam dengan tenang, seakan ia tak merasa sakit apapun sekarang.

 

Do joon menghela nafas nya panjang, ia melangkah menuju bangku yang terletak di samping pasien itu, dan menduduki nya. ia menatap dara dengan lekat, namun tak ada tatapan balasan dari dara mata nya hanya terpejam bibir nya bisu seribu bahasa, namun telinga nya masih mendengar betul raungan do joon saat ini. Do joon menangis seorang diri, butir kristal itu terus jatuh walau ia sudah mengusap nya berkali-kali.

“dara -noona .. mianhe, aku melakukan itu untuk menyembuhkan mu. aku telah berhutang budi besar pada mu. . apa yang harus ku lakukan?”

“aku punya alasan mengapa aku harus melakukan hal keji itu noona, demi sang mi, aku sudah kehilangan sang mi. aku tidak ingin kehilangan untuk yang ke dua kali noona.kau sudah menolong ku untuk menyelamatkan sang mi, jadi aku mohon berhentilah untuk menyalah kan dirimu atas kematian sang mi. aku tidak pernah menyalahkan mu sepenuh nya. bagaimana pun aku tau itu adalah jalan yang terbaik dari tuhan.”

tak ada jawaban dari dara, mata nya hanya mengaliri butiran bening tanpa do joon sadari, dara menangis mendengar perkataan do joon.

 

 

Advertisements

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s