[Drabble] Found the Neverland

B0m3QgYCUAEWBpX

Cast : Jongdae (Chen EXO), Wendy (Red Velvet)

Length : Drabble

Rating : PG

Author : Jongchansshi (http://thejongchansshi.wordpress.com)

Genre : Psychology

Tidak seorangpun percaya kata kata Jongdae yang mengaku Peter Pan selain Wendy. Gadis yang menggunakan piyama garis garis itu menatap kagum kearah Jongdae, teman rahasia yang menggunakan seragam yang sama dan ia temukan menyendiri di atap gedung beberapa minggu yang lalu.

“Jongdae, dimana kau tinggal?” tanyanya.

“Di sebuah tempat rahasia.”

“Katakan padaku.” Pintanya.

Jongdae menatap sekilas kearah Wendy yang matanya penuh binar ingin tahu, “apakah kau akan percaya padaku jika aku mengatakannya padamu?”

Wendy cepat cepat mengambil tangan kanan Jongdae, menautkan jari kelingking mereka sehingga bersatu. “Aku janji.”

Berikutnya, Jongdae mulai bercerita. “Aku tinggal di tempat dimana mimpi mimpi terlahir dan waktu tidak berjalan. Tempat yang tidak ditunjukkan di peta manapun. Tempat yang dipenuhi dengan hal hal indah dan menyenangkan. Namanya Neverland. Kau hanya bisa menemukannya menggunakan hatimu.”

“Aku ingin kesana.” Ajaknya.

Jongdae menatap Wendy yang sedang excited sekali lagi, “kita butuh bubuk Peri jika ingin kesana.”

“Bubuk peri?” Wendy mengulangi, bertanya tanya bagaimana bentuk bubuk yang dimaksud Jongdae. Bubuk yang bisa membawanya ke Neverland, tempat yang penuh dengan hal hal lebih berharga dari emas.

“Yeah, bubuk warna warni cantik yang akan membantu kita terbang menuju Neverland.”

Wendy meronggoh kantong celana Piyamanya. Dia menggenggam apa yang dia ambil dari sana kemudian membukanya pelan pelan dihadapan mata Jongdae, “apakah bubuk peri itu seperti ini?” tanya gadis itu penasaran. Wendy mendapatkan bubuk itu dua malam yang lalu, tepat dihari ulang tahunnya yang ke 21. Ayah, Ibu dan Kakak laki lakinya menebarkan bubuk warna warni itu disekitarnya dan mengucapkan, ‘selamat ulang tahun, wendy. Kau sudah semakin tumbuh dewasa.’ Sayangnya, hanya wajah dan tubuh gadis itu yang tumbuh dan menjadi dewasa, hati dan otaknya tetaplah anak anak. Karena dia anak anak, dia menyimpan benda yang seharusnya berakhir di tong sampah itu ke dalam saku celananya, membuatnya menjadi berharga.

“Jadi, apakah kita bisa ke Neverland sekarang?”

“Ya, kita bisa terbang ke Neverland sekarang.”

Jongdae memegang erat tangan Wendy. Dia mengajak Wendy berdiri di bagian paling ujung atap gedung tersebut, didekat tulisan besar ‘Rumah Sakit Jiwa Yeongsaeng’.

“Tapi Jongdae, bagaimana kalau aku tidak bisa terbang?” tanyanya ragu ragu kemudian.

Jongdae tersenyum hangat, “silly, we just need to believe.”

Wendy memberikan Jongdae senyum terbaik yang ia punya. Wendy percaya ada peri yang selalu memberikan mimpi mimpi indah ketika dia tertidur. Wendy percaya pada cerita Jongdae tentang dia yang merupakan Peter Pan. Wendy percaya bahwa ada tempat yang bernama Neverland. Dan Wendy percaya jika dia bisa terbang menuju Neverland kalau dia percaya.

jongdae meniupkan bubuk peri yang dibawa Wendy pada tubuh mereka berdua, bubuk yang dimata kedua orang itu tmpak berkilauan dan penuh cahaya.

“Kita akan terbang pada hitungan ke 3 Wendy. Mari menghitung bersama sama dan pejamkan matamu erat erat. Bayangkan hal hal yang indah dan menyenangkan!”

Wendy menganggukkan kepalanya. Dia memulai, “satu…”

“Dua…” lanjut Jongdae.

Kemudian mereka serentak mengatakan, “Tiga…” dan melompat dari gedung itu. Membiarkan udara yang disihir oleh bubuk peri menuntun mereka menuju neverland. Tiada beban, tiada rasa sakit. Semuanya tentang hal hal yang indah dan menyenangkan.

Darah sudah membenangi aspal tempat tubuh Wendy dan Jongdae terpental. Orang orang yang kebetulan lewat berteriak panic, ketakutan, ngeri, dan tidak sedikit yang menangis histeris.

Tapi, kedua orang itu tersenyum bahagia, masih bergenggaman tangan meskipun napas mereka akan berhenti sesaat lagi. Yes, neverland was the place where the time never planned and you would never, never grow old. 

“Do you see it, Wendy?”

“See what?”

“Our Neverland.”

“Yes, sure. This is the most beautiful place. I never regret to go here.”

Finally they found their neverland. It was worth it, right? Yes, it was worth it after all.

FIN

I am the fairytale ruiner, aren;t i? haha

Advertisements

7 thoughts on “[Drabble] Found the Neverland

  1. Jong-Jongdae *-*
    mereka sakit jiwa? T-T
    walaupun gangguan mental, aku suka mereka akhirnya bahagia di `neverland`

    btw, si Jongdae agak sesat ah. Bunuh diri ngajak-ngajak #plakk
    tapi, Wendynya juga sih yang pen ikut :v

    keren ffnya.. pengen ada ff ChenDy lagi :3
    buat lagi kak :3

  2. Waduh ?!!! Ceritan ini mereka bunuh diri gitu ? Ya tuhan~ Gak nyangka aja . .
    Bearti Jong Dae itu setan atau semacam nya yangbsuka bisik”in hal” gaib yaa .. Neverland ? Artinya tanah yang gak pernah ada
    ..
    hmm ini cerita amazing lho . . alur nya cepet gak nahan … Keren . . buat cerita kayak gini lagi ne kapan”?

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s