[Chapter] The Second Time -2

thesecondtime-exolbaekki-leeyongmi

Title : The Second Time part 2
Author : exo-lbaekkie baekhyun
Length : chaptered
Genre : romance,comedy,fantasy
Rating : Teen
Main cast : Jung eun Ji | Kim Myung Soo | Lee sung yeol
Other cast : Park cho rong | Kim sung gyu
Jang dong woo | Nam woo hyun
Lee sung jong | Lee ho won
Disclaimer : ini adalah murni hasil karya saya. Fanfic ini adalah fiktif belaka , jika ada kesamaan itu tidak kesengajaan dan bukan dari bentuk plagiarisme.
Author note’s : di butuhkan koment reader-nim deul untuk memotivasi saya membuat ff yang lebih baik lagi ^^ gamsahamnida . Aku post juga di wp ku yang lain http://www.inpiritmyinfinitexoxo.blogspot.com

dan , maaf banget   yang nunggu  kelanjutan ff ini  lama

^happy reading^

5 years later..
Seorang namja sedang menonton pertandingan bola bersama teman-temannya yang kebetulan pertandingan bola itu di siarkan pada malam tahun baru .Di tengah cuaca yang dingin ia keluar karena merasa bosan dengan pertandingan bola tersebut. “Yak! Kau mau kemana? cuaca hari ini sangat dingin. Lagi pula semua jalan di tutup.” Ujar salah seorang temannya memperingatkan namja itu.

“Aku ingin keluar sebentar mencari udara segar . lagi pula,aku tidak suka pertandingan bola.aku benci dengan sepak bola.aku akan ke café biasa untuk beli coffee.”ujar nya dingin. .Lalu berjalan ke pintu keluar apartemen . “Kalau begitu aku mau, belikan satu untuk ku.” Tidak ada jawaban dari namja tampan itu . “Aissh , selalu saja ia seperti itu.” Ujarnya lalu kembali menonton pertandingan sepak bola itu.

*

*

*
Seorang yeoja cantik bekerja di café itu . Dengan semangat dan penuh keceriaan ini membuat yeoja itu menjadi karyawan paling terkenal di café itu bahkan mengalahkan sang manajer café yang dulu sempat terkenal karena kecantikkannya.Namun semangat yeoja itu mengalahkan popularitas sang manajer dan ia tetap menganggap diri nya yang sederhana dan tak secantik seperti yang orang-orang bilang. Dan yeoja periang itu adalah Jung Eun Ji.

^^^

“Terimakasih , silahkan datang kembali” ujar nya ramah kepada sang pelanggan ia kemudian menundukkan sedikit kepala nya sebagai tanda hormat. Ia melihat jam tangannya menunjukkan pukul 08 malam KST. Dan sedikit lagi perayaan malam tahun baru. “Sudah lima tahun.”ujar nya pelan. Kemudian seseorang mengetuk meja tempat Eun Ji berdiri. Eun ji tersentak dan langsung memberi tanda hormat.

“Eoseowaseyo,(selamat datang) anda ingin pesan apa ?” tanya Eun ji ramah. Tanpa menatap sang pelanggan. “ aku ingin satu es coffe Americano dan tiga es moccacino” ujar sang pelanggan dengan suara khasnya. Eun ji yang mendengar suara itu seperti mengingat seseorang namun ia hanya melanjutkan pekerjaan nya. “ mungkin aku salah orang” ujar nya pelan. “mworaguyeo?” tanya sang pelanggan namja tadi. “Ne?a-anim-nida . Apa pake white cream?”tanya eun ji ramah. “Pakai saja semuanya,, ani..yang es coffe Americano pakai sedikit saja.” Ujar sang namja.

Entah mengapa hati nya terus berdebar sejak masuk café ini. “aah,ne algeussebnida. Ini dia pesanan anda jadi semua nya 58 ribu won” ujarnya sambil menyerahkan minuman pesanan namja tadi,barulah ia menatap sang namja.Di pegang nya erat –erat minuman tadi. Ia benar-benar terkejut dengan apa yang di lihat nya sekarang . Sedangkan si namja masih melihat dompetnya dan mengeluarkan selembar uang seratus ribu won . Eun ji lalu menerimanya dan memberikan kembaliannya,namja itu lalu mengambil pesanannya tadi dan langsung pergi dari café itu . “Silahkan datang kembali.” Ia memanggil salah seorang temannya . “ tolong gantikan aku sebentar,,kau bisa kan urus semua ini ?”
“tentu saja.”
Eun ji langsung keluar café,namun namja itu sudah menghilang bagaikan mahluk halus. Eun ji menitikkan air mata “Tuhan,namja itu telah kembali” ujar eun ji dalam hati. Ia tersenyum lalu ia mengusap air mata nya dengan telapak tangannya,kepala nya menengadah ke atas menatap langit seoul yang begitu cerah walau malam bersalju sekali pun .

^^^

Namja yang membeli coffe di tempat Eun ji tadi berjalan pulang ke rumah nya. “Kau pulang?” tanya temannya. Namja itu hanya terdiam dan memberikan coffe yang tadi di pesannya oleh temannya itu. “Kau kenapa?” tanya temannya sambil meminum coffe nya. Namja itu masih diam dan tak menjawab. “Mengapa kau benci sekali pada sepak bola ?” tanya temannya yang bernama Jang Dong Woo. “Eung,bnr mengapa dulu kau suka bola dan sekarang tidak.” tambah Woo Hyun ikut bertanya.

Kemudian ia menatap kedua temannya yang bertanya tadi. “ Yak!Untuk apa kau menanyakan itu?”. Kedua dari mereka tak menjawab woo hyun langsung kabur dan tak mau cari masalah dan meninggalkan dong woo sendiri. “Ada apa?” tanya sung jong yang tiba-tiba baru keluar dari toilet dan tak tau apa yang terjadi,Woo hyun langsung menarik Sung jong dan mengajaknya ke kamar.

“sudah kau tak usah ikut campur,ayo ikut aku” ujar woo hyun berbisik ,menarik tangan Sung jong . Ia memang yang tidak mengerti situasi yang sekarang menurut saja sama woo hyun. Sekarang tinggal Dong woo seorang diri ia tak tau harus bicara apa. “yak! Kim myung soo” ujar Dong woo. Namja itu langsung berbalik badan dan langsung masuk kamarnya, Dong woo yang terduduk menghembuskan nafas lega. “fiuhhh…awas saja kau Nam Woo hyun” ujar Dong woo kesal.

Dan namja bernama kim myung soo kini terduduk di balik pintu kamarnya.ia melamun memikirkan perkataan dong woo barusan dan juga hati nya yang berdebar ketika ia melihat sang pelayan yeoja di café tadi padahal ia baru pertama kali bertemu. “kim myung soo,ada apa dengan mu?” ujar nya pada dirinya. “yeoja itu,aku seperti pernah bertemu”

^^^

FlashBack ^^
“kau hebat Kim Myung Soo” ucap eomma nya memuji putera kebanggaan nya karena Myung soo telah memenangkan pertandingan sepak bola mewakilkan korea selatan. Myung soo tersenyum bangga sambil memeluk ibu nya.

Berapa bulan berlalu kini myung soo telah jadi perbincangan hangat para penggemar sepak bola dan juga di kalangan anak muda terutama yeoja karena ketampanannya itu, namun ia tetap rendah hati.

Stadion seoul (Pertandingan Korea vs Jepang)

Kini kamera terus menshooting myung soo.ia akan melakukan tendangan penalty di tengah deras nya hujan di langit seoul akhir musim panas ini. “Ya,kali ini Myung soo KIM dengan nomor punggung 13 ini akan melakukan tendangan penalty untuk pertama kali nya, aku yakin ia dapat melakukannya” ujar sang komentator. Myung soo sedikit berlari dan akan menendang bola nya .

 

“Dan….” Ujar sang komentator tertahan,para penonoton juga sudah teriak histeris. Ketika ia hampir menendang bola nya kaki nya tergelincir dan akhir nya ia tersungkur ke tanah,ia sudah tak sadarkan diri wajahnya pucat . satu stadion penuh dengan teriakan histeris. “Oh tuhan,pemain Myung soo KIM terluka , apakah Korea Republic akan memenangkan pertandingan ini atau Jepang. Kini Korea mengganti pemain,menggantikan Myung soo yang cedera.dan aku harap Myung soo baik-baik saja.dan kini pertandingan berlanjut..”
*
*
Sayup-sayup matanya sedikit terbuka namun tidak jelas dilihatnya orang-orang yang ada di sekitar nya,dan ia mendengar sebuah suara. “Anakku,kau sudah sadar. Ya tuhan syukur lah” ujar lega seorang yeoja yaitu eomma nya Myung soo. Ia memeluk anaknya .namun myung soo blm bicara apapun, seperti nya ia masih belum sepenuh nya sadar .Ada apa dengan diri nya.

“Aku,,di mana?Eomma apa aku masih bisa jadi pemain sepak bola?aku baik-baik saja kan?” tanya Myung soo pada eomma nya. Eommanya menitikkan air mata dan terdiam. “Soal itu,aku bingung bagaimana menyampaikannya pada mu . Myung soo-a itu dokternya datang lebih baik dokter yang mengatakannya pada mu.”

“Dokter bagaimana keadaan kaki ku apa baik-baik saja,aku masih bisa kan bermain sepak bola? Bukan kah begitu ?” tanya myung soo. “sebelumnya aku benar-benar minta maaf pada mu,aku sudah melakukan semua nya semampu ku tapi, kaki mu sudah tak bisa untuk menjadi pemain bola,seperti dahulu lagi. Kaki mu terlalu sering cedera dan kau membiarkannya , Keadaan itu semakin memperparah kondisi kaki mu. Tapi jika kaki mu dibantu dengan pen itu akan membantumu untuk dapat kembali bermain bola,tapi tidak bisa sesering dulu lagi. Kau juga harus berhenti dari sepak bola karena cederamu semakin parah.”  dokter menjelaskan.

“Jadi,apa aku tak dapat sembuh?dan tidak dapat bermain lagi seperti dulu ?” tanya Myung soo. “kau dapat sembuh tapi kau tak dapat menjadi pemain sepak bola lagi. Maafkan kami , aku harap kau tetap bersabar” ujar sang dokter lalu menundukkan kepala sebagai tanda hormat dan keluar ruangan Myung soo benar-benar shock dengan keadaan nya. “andwae.”teriaknya.
Flash back end^^

^^^

Myung soo terbangun dari tidurnya mata nya terbelalak karena mimpi nya tadi. Hal itu yang membuat Myung soo benar-benar benci dan bersalah kepada dirinya sendiri yang membuat nya memiliki sifat dingin juga karena hal itu.

To BE CONTINUED

Advertisements

8 thoughts on “[Chapter] The Second Time -2

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s