{CHAPTER} SECRET ADMIRER 1st

secret-admiraer-copy

 Ken’s @Indo Fanfiction Arts

Title : Secret Admirer || Author : DALV || Genre : Romance, Sad, Angst|| Rating : PG–17 || Leght : Chaptered || Main Cast : Oh Yura (OC) , Cho Kyuhyun , Choi Siwon || Other Cash : Find By Yourself ^^

Disclaimers    : Semua alur dan ide cerita murni dari pikiran aku

Happy Reading!

TEASER

Winter, Desember 2015

Cafe de Flore, Paris, Prancis

Gadis dengan dress putih dan sweater biru langit memasuki Café de Flore seorang diri. Café yang dimasuki oleh Gadis itu bisa di katakan ramai oleh pengunjung. Mengingat cuaca di luar sangat dingin. Saat itu salju sedang turun di kota paris. Tidak lebat memang, tapi tetap saja udara di luar sangat dingin.

Gadis itu memilih menduduki tempat yang berada dekat kaca. Seorang pelayan menghampiri nya. Gadis itu hanya memesan Hot Chocolate dan Waffel Coklat sebagai cemilannya. Dia mengeluarkan buku dari handbag nya. Gadis itu tidak memperdulikan keributan ataupun orang yang keluar masuk dari café itu. BukuAnd Then There Were None karangan Agatha Christie itu seakan menghipnotis Gadis itu.

Mian Noona aku telat.” Ujar Pria berkulit pucat itu sambil menarik kursi yang berada di depan Gadis itu

Gadis itu hanya melihat sekilas ke Pria itu dan sedetik kemudian dia sudah terhipnotis dengan buku yang di baca lagi.

“Itu sudah biasa.” Ujar Gadis itu dengan acuh tak acuh

“Oh ayolah Yura Noona. Aku hanya telat 5 menit di karenakan Mrs.Smith yang menahan kami untuk keluar dari kelas.”

“Aku sudah mengetahui hal itu Oh Sehun.”

Oh Yura. Gadis keturunan Korea yang menuntut ilmu di negeri orang. Bukan karna Korea tidak memiliki Universitas yang bagus. Tapi dia hanya ingin mandiri. Oh Yura adalah Gadis yang dan keras kepala tapi jika kau sudah dekat dengannya, maka kau akan mendapatkan kehangatan. Oh Yura adalah orang yang sangat menghargai waktu. Sedangkan Oh Sehun adalah adik Yura.

Noona… aku ingin membicarakan hal penting.”

“Katakanlah. Aku akan mendengarkannya. Tapi jika itu tidak penting kau akan ku bunuh sekarang juga Oh Sehun!”

Sehun bergidig ngeri ketika mendengar pembicaraan Noona nya. Dia sudah biasa di begitukan oleh Yura.

Noona… bisakah kau membantu ku lagi kali ini?”

“Membantu dalam hal apa Hun?” ujar Yura yang masih fokus pada buku bacaan nya

“Bantulah aku mengatakan pada Appa jika aku tidak ingin pulang ke Korea.”

Yura yang tertarik dengan pembicaraan Sehun akhirnya menutup bukunya dan menaruhnya di atas meja. Sehun tersenyum menang melihat tingkat kakak itu.

Why? Bukankah itu bagus? Kau sudah tidak pulang ke Korea selama 6 bulan. Kau tidak rindu dengan Hyunso?”

“Tentu saja aku merindukannya. Tapi Eomma mengatakan jika Appa akan mengadakan acara perjodohan seseorang dimalam Natal nanti. Aku tidak tau siapa yang akan dijodohkan oleh Appa. Bisa saja itu aku. Kau tau sendirilah jikaAppa tidak menyetujui hubungan ku dengan gadisku.” Ujar Sehun dengan tatapan menerawangnya

Yura terkejut dengan perkataan Sehun. Tapi terkejutan itu masih bisa di kontrol oleh Yura.

Eomma tidak mengatakan siapa yang akan dijodohkan?”

“Tidak. Appa tidak menyuruh mu untuk pulang?”

“Sebenarnya ada. Tapi aku mengatakan kepadanya jika aku memiliki pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan.”

Sehun membuang nafasnya kasar. Jika Noona nya tidak pulang, maka seratus persen perjodohan itu akan terjadi padanya. Mata Sehun melihat seorang Gadis yang sangat dihindari oleh Noona nya. Sehun menyeringai. Jika ada Gadis itu maka akan ada Pria idaman Noona nya di sekitar café itu. Sejenak Sehun melupakan masalahnya perjodohan itu.

Oh Yura sesekali menyesap Hot Chocolate dan sesekali memakan Waffel Coklat nya. Mata hazzel coklat itu tidak sengaja melihat seseorang Pria yang duduk di sudut café yang sama dengan nya.

Pria dengan kaos hitam dan kemeja biru dongker yang sengaja tidak dikancing serta celana jeans panjang duduk sambil memaikan ponselnya. Hazzel coklat Yura tidak bisa terlepas dari Pria itu. Yura tersenyum melihat pemandangan di depannyaa tapi senyuman itu menghilang ketika seorang wanita menghampiri Pria itu. Stella Kim. Gadis keturunan Korea-Perancis yang beruntung bisa dekat dengan seorang Cho Kyuhyun.

Oh Yura kembali memakai kacamata bacanya dan kembali membaca buku nya. Yura tidak ingin terus terlarut dalam pikirannya tentang Pria itu. Tapi semua hal itu sia-sia. Yura sudah tidak fokus dengan bukunya. Pikirannya sudah melayang pada Pria yang bernama Cho Kyuhyun.

Cho kyuhyun. Pria yang diketahui Yura adalah Pria keturunan Korea yang sama dengannya menuntut ilmu di negeri orang. Cho kyuhyun bukanlah Pria sembarangan yang bisa dengan gampang terpikat oleh seorang Gadis. Pria dengan rahang tegas itu bisa memikat hati siapapun termasuk Oh Yura. Sehun yang melihat gelagat aneh dari Noona nya membalikkan badan dan melihat siapa yang dilihat oleh Noona nya.

Bingo! Seperti dugaan Sehun, Noona nya pasti sudah melihat Cho Kyuhyun.

“Kau sudah selesai bicara Hun? Aku harus pergi sekarang juga.”

“Kau benar-benar akan pergi? Ini adalah hal yang jarang sekali terjadi Noona. Duduk diamlah sebentar lagi.”

“Dan kau mau mata ku bertambah minus ketika melihat mereka berciuman di tempat seperti ini? Jika kau tidak ingin pergi, maka aku yang akan pergi. Ah dan satu lagi, maaf aku tidak bisa membantumu. Karna Appa akan sangat marah besar jika kau tidak menuruti permintaanya. Bye.” ujar Yura ketus dan berjalan keluar café melupakan Sehun.

Sehun terdiam dan membelalakkan matanya mendengar penuturan Yura. Setelah Noona nya jauh dia baru membuang napas nya kasar.

Oh Yura berjalan-jalan di Museum Louvre. Yura selalu mengelilingi Museum ini jika dia sedang bosan ataupun sedang banyak pikiran. Sebenarnya Yura berbohong tentang ciuman yang dia katakan pada Sehun. Dia hanya tidak ingin terlalu lama melihat wajah Pria itu dengan Gadis lain. Ya.. bisa dikatakan jika Yura cemburu. Yura selalu merasakan dadanya sesak jika melihat Pria idamannya dengan Gadis lain. Selain itu dia juga memikirkan tentang kepulangannya ke Korea liburan nanti.

Tuan Oh memang meneleponnya dan menyuruhnya untuk kembali ke Korea. Tapi Yura selalu menolak. Tuan Oh pernah mengatakan tentang perjodohan Yura dengan seseorang. Yah, apa yang dikatakan Sehun dalam café tadi benar. Tapi disini korbannya adalah Yura. Karna dia yang akan dijodohkan oleh Tuan Oh. Sebenarnya Yura ingin menolaknya. Tapi karna kebaikan keluarga Oh terhadapnya, dia tidak bisa menolak kebaikan dari orang yang sudah dia anggap seperti ayahnya sendiri.

Yura dulu memiliki Kelurga yang sangat terpandang. Tapi setelah seseorang yang tidak bertanggung jawab membuat perusahaan keluarganya hancur maka apapun yang dimiliki Yura dulu hanyalah sebuah kenangan. Semenjak kejadian kebangkrutan perusahaan ayahnya Yura menjadi anak yang mandiri. Sekarang Ayah dan Ibunya entah pergi kemana. Ada yang mengatakan jika mereka sudah meninggal karna kecelakaan, ada juga yang mengatakan jika mereka masih hidup, tapi mereka tinggal disebuah pedesaan yang sangat terpencil.

Tuan Oh adalah sahabat baik dari ayah Yura. Ketika Tuan Oh mendengar kabar itu, Tuan Oh dan keluarganya terus berusaha untuk mencari keberadaan Yura yang mereka tau ditinggal oleh kedua orang tuanya. Ketika itu Yura baru berumur sepuluh tahun. Yura ditemukan di sebuah panti asuhan yang tidak jauh dari rumah yang dia tinggal dulu. Tuan Oh mengucap syukur ketika dia berhasil menemukan anak dari sahabatnya itu. Sejak saat itu Tuan dan Nyonya Oh memutuskan untuk mengangkat Yura menjadi anak mereka.

Yura bisa kuliah di Paris University karna Keluarga angkat nya. Keluarga Oh sangat menyayangi nya. Yura adalah Gadis yang pandai dan sederhana. Banyak yang menyukai kesederhanaan dari Gadis itu. Berkat keluarga Oh juga Yura bisa mengambil S2 di Paris University. Sehun memperlakukan Yura seperti kakak kandungnya sendiri. Sehun adalah anak tunggal dari keluarga Oh. Yura lebih tua lima tahun dari Sehun. Perbedaan umur itu sangat membuat kedua insan itu selalu ingin melindungi satu sama lain meskipun mereka bukan saudara kandung. Yura tersenyum ketika mengingat bagaimana beruntungnya dia bisa mengenal keluarga Oh. Dia berharap suatu saat nanti bisa membalas kebaikan dari keluarga Oh, entah dengan apapun itu.

Yura berhenti didepan patung Athena. Yura tersenyum ketika melihat patung dari dewi kebijaksanaan itu. Yura sangat menyukai cerita mitologi Yunani. Tetapi dari semua dewa-dewi, Yura lebih menyukai Athena. Athena yang dikenal dengan dewi kebijaksanaan, strategi, dan perang. Athena juga dikenal sebagai dewi yang menolong para pahlawan. Athena adalah seorang dewi yang terlahir sebagai perempuan dewasa dan tak pernah digambarkan sebagai anak kecil. Athena tidak memiliki suami atau kekasih sehingga disebut sebagai parthenos“perawan”.

“Oh Yura?” suara bass khas seorang Pria yang menyadarkan Yura dari lamunannya

Yura menolehkan kepalanya “Eoh… O…Oppa?

Ne… kau tidak melupakan wajah ku kan?” ujar Pria yang sangat sangat Yura kenal itu

Yura memeluk tubuh tegap Pria yang berada di samping nya. Pria yang di peluk itu hanya tersenyum melihat tingkah mantan kekasihnya.

Bogoshipeo Choi Siwon Oppa!” ujar Yura yang berusaha menahan cairan bening yang mendesak keluar

Choi Siwon. Pria dengan postur badan tinggi tegap, wajah tampan, rahang tegas, berhidung mancung adalah idaman semua Wanita. Hal itu juga pernah dirasakan oleh Oh Yura. Pria yang satu tahun lalu ditinggal oleh Yura karna alasan Yura yang akan pergi ke Paris untuk belajar.

Oh Yura akhirnya mengajak Siwon untuk berjalan-jalan dipinggiran jalan diParis.  Yura sangan terkejut akan kehadiran Siwon. Dia sudah tidak berhubungan dengan Siwon semenjak dia pindah ke Paris. Yura memutuskan Siwon juga di karenakan akan pindah ke Paris. Dia tidak ingin Siwon terlalu lama menunggu nya.

“Kau tau, aku sangat rindu dengan kebersamaan kita seperti ini.” Ujar Siwon kepada Yura yang berada diasampingnya

“Aku tau itu. Apa alasan mu ke sini untuk mengunjungi ku?” Ujar Yura masih memegang tangan Siwon

“Awalnya tidak. Tapi setelah aku bertemu dengan mu disini, aku rasa jawabannya berubah.”

“Jika tidak untuk apa kau ke sini Choi Siwon? Jangan-jangan kau ingin mencari wanita untuk pelampiasanmu lagi?” Uja Yura dengan suara yang terdengar cemburu

“Hei… aku bukan pria seperti itu Nona Oh. Aku adalah pria baik-baik. Aku ke sini untuk mengurus bisnis. Ah ya, Eomma mengatakan jika dia rindu dengan mu.”

“Ah, aku juga rindu dengan Eommoni.”

“Kau tau Eomma selalu menanyakan kapan aku akan membawa kau kembali ke rumah. Dan ketika dia mengetahui aku akan ke Paris Eomma mengatakan ‘kau harus mencari Oh Yura dan bawa dia pulang ke Seoul untuk menemui Eomma’ Eommamengatakan itu seperti sebuah ancaman.” Ujar Siwon dengan kekehannya

Nyonya Choi memang menyukai Oh Yura. Semua keluarga Siwon sudah mengenal Yura dengan sangat baik. Keluarga itu tidak melihat martabat dari seseorang. Jika Siwon merasa dirinya cocok dengan pasangannya maka keluarganya juga akan menyukainya. Tuan Choi juga tidak melarang Siwon untuk memilih pendaping hidupnya kelak. Yura sangat senang ketika pertama kali bertemu dengan keluarga Choi. Dia juga sangat takjub dengan sikap terbuka dari keluarga Choi.

“Aku akan mengunjugi Eommoni jika aku pulang ke Seoul.”

“Kapan kau akan pulang ke Seoul?”

“Hmm.. Mungkin minggu depan.”

“Tidak biasanya kau pulang ke Seoul jika ada liburan.” Ujar Siwon

“Aku diharuskan pulang oleh Eomma dan Appa.”

“Wae?”

“Entahlah. Eomma dan Appa menyuruhku pulang untuk menjodohkan ku.”

What? Hei… Dan kau menerimannya?”

“Kau ingin aku mati ditangan Appa jika aku tidak menerimanya?”

“Kau bisa mengatakan jika kau telah kembali lagi dengan ku.”

“Dan kau ingin aku di tatap sinis oleh Sehun?”

“Hah… selalu saja anak itu yang tidak menyetujui hubungan kita.”

“Kau tau bagaimana overprotektivenya seorang Oh Sehun, Oppa.” Ujar yura dengan kekehannya

Yah… semenjak Yura dan Siwon berkencan tiga tahun lalu, Sehun terlihat sangat murkah. Dia tidak merestui hubungan antara Yura dan Siwon. Sehun selalu berpikiran negative jika itu menyangkut Siwon. Sehun juga tidak ingin Noonanya disakiti oleh Siwon.

“Yah… saat kau memutuskan ku dulu, Sehun mengira aku membuat kesalahan yang sangat fatal sampai-sampai kau harus memutuskan ku. Kau tau saat itu dia terlihat sangat murkah.”

Eomma dan Appa juga bertanya-tanya kenapa dia bisa seperti itu.”

Siwon dan Yura sudah berada di taman kota. Mereka bisa memandangi menara eiffel dari tempat duduk mereka sekarang. Yura selalu suka jika dia dan Siwon berjalan-jalan berdua seperti ini. Yura masih mencintai Siwon seperti dulu, tapi cinta itu semakin terkikis karna Pria yang selama ini dia cintai secara diam-diam. Cho Kyuhyun, pria yang bisa memporak porandakan hati seorang Oh Yura.

“Kau pernah bertemu dengan Kyuhyun?” Tanya Siwon tanpa memandang Yura

Hanya gumaman yang di dapatkan oleh Yura. Yura telah sibuk dengan pemandangan yang ada didepannya. Siwon tau jika Yura sangat mengagumi menara Eiffel yang ada di hadapan mereka. Dan Siwon sangat hafal bagaimana kelakuan Yura jika Gadis itu sudah mendapatkan objek yang dia sukai.

Siwon menarik Yura untuk bersandar pada dada bidangnya. Tentu saja hal itu sukses membuat Yura terkejut. Dia sudah tidak merasakan hal seperti ini satu tahun belakangan ini. Jantungnya berdegub dengan kencang seperti dia baru saja melakukan lari maraton.

Siwon yang tidak mendapatkan ketidaksukaan dari Yura hanya menampakkan senyumananya.

“Kau tau, aku sangat merindukan hal ini.” Ujar Siwon yang masih mempertahankan senyumannya

Yura hanya tersenyum. Siwon tidak mengetahui jika Yura tersenyum sangat tulus setelah dia mengatakan hal itu. Perlahan tangan Yura melingkar pada pinggang Siwon. Mereka menduduki bangku taman itu sambil menikmati sinar matahari yang akan berganti dengan gelapnya kota Paris.

Tanpa kedua insan itu sadari, seorang Pria dengan kulit pucat, kemeja berwarna putih pas badan dan celana jeans menatap mereka dengan wajah yang sulit diartikan.

Oh Sehun. Pria itu menatap tidak percaya pada apa yang dilihatnya.

Sebuah ruangan yang bernuansa hitam itu terdengar deringan ponsel yang bisa memekakan telinga siapapun, tapi deringan ponsel itu tidak dihiraukan oleh kedua insan yang tengah melakukan perbuatan yang seharusnya tidak mereka lakukan. Kyuhyun yang terganggu dengan deringan ponsel itu akhirnya menghentikan aktifitasnya. Dia akan merutuki orang yang telah menganggu acara senang-senangnya dengan Stella Kim.

“Hal…”

“Apa yang sedang kau lakukan Cho Kyuhyun?! Kenapa kau lama sekali menangkat teleponku?!” Murkah seseorang dari balik telepon itu

Kyuhyun menjauhkan ponselnya dari telinga nya. Lagi dan lagi dia merutuki orang yang meneleponnya. Stella merutuki kelakuan Kyuhyun. Suara Stella Kim juga bisa di dengar oleh orang yang sedang menelepon Kyuhyun. Kyuhyun melotot tidak suka setelah mendengar suara yang keluar dari Stella Kim.

“Kau melakukan nya ‘lagi’ Kyu?” Ujar wanita dari seberang ponsel itu

Kyuhyun tidak bisa menjawab pertanyaan dari Eomma nya itu. Dia bingung harus menjawab apa.

“Astaga Kyu. Kau ingin Eomma mu ini masuk rumah sakit karna kelakuan mu?” Ujar Cho Hana dengan murkah

“Minggu depan pulang lah ke Seoul. Ada yang harus kita bicarakan disini.”

“Tapi Mom…”

Sebelum Kyuhyun menjawabnya Cho Hana sudah mematikan sambungan telepon itu. Mendadak kepala Kyuhyun terasa pusing seperti di timpah oleh beribu ton-ton batu besar. Lagi lagi dia mengecewakan wanita yang paling dia sayangi.

“ARRRGHHH!!!” murkah Kyuhyun sambil melempar ponsel Ipon 6+ yang baru satu minggu dia pakai

Sedangkan di Seoul, Cho Hana menangisi kelakuan anak laki-laki satu-satunya itu. Hana terlalu bingung kenapa anak laki-laki nya bisa seperti itu. Cho Ahra yang melihat Ibunya menangis sambil memukul dadanya hanya bisa mencoba menenagkan Ibunya. Dia tau kenapa ibunya seperti ini. Dia tau apa yang adik laki-lakinya lakukan sampai Ibunya seperti ini. Dan Ahra semakin membenci adiknya setelah melakukan hal seburuk itu kepada Ibu mereka.

Tiba-tiba Cho Hana jatuh dan tidak sadarkan diri.

“Kau masih berhubungan dengan Namja berengsek itu Noona?” Ujar Sehun ketika melihat Yura baru memasuki apartemen mereka

Yura mengertukan keningnya tidak mengerti dengan ucapan Sehun

“Choi Siwon.” Ujar Sehun yang melihat kebingungan Yura

“Ah… kau menguntitku?” Ujar Yura dengan wajah datarnya

“Menguntit? Tentu saja tidak. It’s not my style Oh Yura.” Jelas Sehun dengan wajah yang tidak kalah datarnya

“Jadi bagaimana kau bisa mengetahui aku bertemu dengan Siwon Oppa,Monsieur Oh?” Tanya Yura sambil berjalan melalui Sehun

“Tadi setelah aku keluar dari café aku mencoba menenangkan diri di taman kota. Dan tanpa di sengaja aku melihat kau dengan Choi Siwon duduk berdua di taman kota dengan mesra.”

“Panggil dia Hyung, Sehun. Dia lebih tua darimu.” Ujar Yura dengan segelas air digengammannya

“Ti-da-k ak-an per-nah.” Ujar Sehun penuh dengan penekanan

Yura hanya memutar bola matanya malas.

“Ah ya, besok aku akan pergi mengelilingi Paris bersama Siwon Oppa.” Ujar Yura sambil berjalan ke kamar nya

“Kau akan mati jika kau berani keluar dari apartement ini besok.”

“Kau juga akan mati di tangan Appa.” Setelah itu badan Yura menghilang di balik pintu putih gading itu

Sehun hanya bisa menghela nafas pasrah. Sehun membantingkan badannya pada sofa berwana putih gading yang ada di apartement itu. Sehun tau apa maksud dari Noona nya itu. Meskipun Yura hanya anak angkat dari keluarga Oh, tapi Tuan Oh sangat menyayangi Yura melebihi hartanya yang telah dia bangun.

Yura sudah seperti nafas bagi Tuan Oh. Dari kecil Tuan Oh selalu menomor satukan Yura. Meskipun Tuan Oh menomor satukan Yura tapi tetap saja Tuan Oh juga menyanyangi anak kandung nya sendiri.

Yura memasuki kamar mandi dan merendam tubuhnya di air hangat yang telah disediakan oleh Sehun. Yura sangat tau akan kebiasaan adiknya yang satu itu. Meskipun Sehun marah, tapi pria itu akan selalu menyediakan air hangat untuknya. Yura tersenyum ketika mengingat hal itu. Meskipun mereka bukan saudara kandung tapi Sehun menyanyaginya seperti Yura adalah kakak kandung nya sendiri.

Yura memejamkan matanya. Dia sangat menikmati hidupnya saat ini. Kehidupannya yang berubah total setelah bertemu keluarga Oh. Bertemu dengan Choi Siwon juga adalah sebuah keberuntungan.

Yura sudah tinggal dengan keluarga Oh selama lima belas tahun. Yura sebenarnya ingin mencari kedua orang tuanya, tapi ketika dia ingin mencari keberadaan orang tuanya selalu ada saja halangan. Yura sangat yakin jika kedua orang tua nya masih hidup. Yura hanya ingin mengetahui keadaan orang tuanya. Selama ini Yura selalu bertanya-tanya apakah orang tuanya tinngal di tempat yang layak? Apakah orang tuanya makan dengan teratur? Ataupun apa mereka baik-baik saja? Pertanyaan itu selalu menjadi pertanyaan Yura ketika dia seorang diri. Meskipun orang tuanya meninggalkan Yura selama itu, Yura tidak membenci mereka. Yura tetap menyayangi mereka meskipun sekarang dia telah memiliki keluarga Oh.

Yura bukanlah anak durhaka yang membenci kedua orang tuanya karna tidak melakukan kesalahan apapun. Untuk masalah kebangkrutan perusahaan menurut Yura itu bukanlah kesalahan orang tuanya. Jika ditanya kenapa dia harus menganti marganya karna Tuan Oh memintanya. Memang Tuan Oh tidak memaksanya, tapi Yura menghormati permintaa ayah angkatnya itu. Tanpa Yura sadari cairan bening itu keluar. Selama ini dia selalu memandam tentang hal orang tua nya. Dia selalu berusaha untuk tegar dihadapan semua orang. Tapi tidak termasuk Choi Siwon.

“Kau tau apa yang sudah kau perbuat kepada Eomma?” ujar seorang wanita kepada seseorang yang dihubungi nya lewat ponsel genggamnya

Tidak ada jawaban dari seberang sana. Cho Ahra membuang nafasnya kasar.

Eomma masuk rumah sakit Kyu. Itu karna mu.” Ucap Arha menahan amarahnya

Yah… keluarga Cho harus menghadapi ujian lagi. Tuan Cho hanya bisa bungkam disamping tempat tidur istrinya yang tertidur dengan sangat tenang. Dia tidak bisa menyalahkan anak lelakinya. Tuan Cho selalu bertanya-tanya apa kesalahan dikehidupan dulu yang telah dia perbuat, sampai-sampai keluarga nya yang saat ini benar-benar hancur. Anak laki-lakinya yang seharusnya bisa membanggakan orang tuanya malah membuat onar yang berakibat fatal.

“Suruh Kyuhyun pulang minggu depan! Aku tidak ingin mendengar penolakan kali ini.” Ujar Tuan Cho dingin pada Ahra

“Kau dengar bukan apa yang dikatakan oleh Appa?” ujar Ahra dingin pada Kyuhyun

“Arraseo. Aku akan pulang dan mengambil penerbangan pertama.”

“Ah.. dan katakan padanya untuk tidak membawa pulang wanita yang dia ‘tiduri’. Dan jangan berharap aku akna memberikannya izin untuk pergi lagi keParis setelah dia kembali ke Seoul.” Ujar Tuan Cho masih sangat dingin

Cho kyuhyun yang mendengar penuturan Ayahnya hanya bisa bungkam. Dia sangat ingin membantah perkataan Ayahnya saat ini, tapi dia benar-benar tidak ingin menjadi anak yang durhaka kepada orang tuanya. Tapi dia akan tetap pulang melihat keadaan Ibunya. Sambungan telepon itu sudah ditutup sepihak oleh Noona nya.

“Kau benar-benar akan pulang ke Seoul Kyu?” ujar wanita yang berada di tempat tidur itu

Hanya gumaman yang didapatkan oleh Stella.

“Aku ikut.”

“Tidak. Kau tetap disini. Aku akan menjemput mu ketika semua nya telah selesai.” Ujar Kyuhyun memberikan senyumannya pada Stella

Kyuhyun mencintai wanita yang berada di sampingnya sekarang. Mereka melakukan hal itu bukan karna nafsu, melainkan karna mereka saling mencintai. Kyuhyun sangat tau apa yang mereka lakukan adalah kesalahan besar. Tapi kyuhyun harus melakukan hal ini karna Kyuhyun sangat yakin jika Tuan Cho tidak akan pernah mengizinkan Kyuhyun menjalin hubungan dengan wanita yang bukan asli Korea. Meskipun wanita itu memiliki keturunan Korea tapi Tuan Cho tetap dengan pendiriannya mengiginkan wanita yang benra-benar keturunan korea.

Oh Yura dan Siwon telah berada di apartemen Yura. Setalah mereka mengelilingi kota Paris, Yura memutuskan untuk beristirahat di apartemennya saja. Sehun semakin menatap sinis Yura dan Siwon. Semenjak Yura membawa Siwon ke apartement mereka. Yura memasakkan Spagetti…. Kesukaan Siwon. Meskipun Yura tidak menyukai tatapan dari Sehun, Yura tetap memasakkan untuk Sehun.

“Jangan terus-terusan menatap Siwon Oppa seperti itu, Sehun-ah.”

Sehun membuang nafasnya kasar. Entah untuk keberapa kalinya dia mendengar Noona nya mengatakan itu.

“Mungkin jika Appa mengetahui kau membawa Pria ke apartement kau akan melihat Appa murkah Oh Yura.” Jelas Sehun penuh penekanan

“Tenaglah Hun. Aku sudah meminta izin pada aboeji untuk berpergian pada Noona mu. Aboeji juga mengetahui jika aku akan bekunjung ke sini.”

Sehun menatap Yura dan Siwon tidak percaya.

“Jika kau tidak percaya kau bisa menelepon Appa sekarang juga Oh Sehun.” Ujar Yura yang tidak menyukai tatapan dari Sehun

“Kalian tidak berpacaran lagi kan?” tanya Sehun tidak menatap lawan bicaranya

“Yah.. kami balikan dua jam yang lalu.” Ujar Siwon dengan santai

Yura membulatkan matanya. tidak. Yura yakin sebentar lagi Sehun pasti akan murkah.

“MWO?!”

Yura membuang nafasnya kasar. Dia tau jika Sehun akan menjerit seperti kesetanan jika dia mendengar hal ini.

“Putuslah. Aku tidak menyetujui hubungan kalian.” Ujar Sehun enteng

Siwon mengeraskan rahangnya. Siwon selalu bertanya apa kesalahan yang telah dia perbuat kepada Sehun, sampai-sampai Sehun tidak menyukai hubungan mereka. Yura yang mengetahui Siwon sudah tersulut dengan emosinya hanya bisa menghela nafas pasrah. Siwon adalah orang yang sangat tidak bisa menahan emosi nya.

“Hun, jika kau sudah selesai kembalilah ke kamar mu.” Ujar Yura dingin

Sehun menatap tidak percaya Noona nya. hanya karna seorang Choi Siwon Noonanya bisa berubah seperti ini. Akhirnya Sehun pergi dari ruang makan menuju pintu utama apartement mereka.

Sebenarnya Sehun menyetujui siapapun yang bisa membahagiakan Noona nya. sehun hanya tidak ingin Noona nya menjadi berubah karna Prianya. Sehun masih membutuhkan kasih sayang dari Noonanya. Meskipun Sehun sudah memiliki kekasih, tapi keberadaan Noona nya tetap nomor satu. Sehun tidak ingin Noona nya menjauh darinya. Dan ketika Noona nya menjalin hubungan tiga tahun bersama Siwon, Noona nya berubah. Noonanya seperti menjauh dari nya. dan Sehun juga merasa jika Oh Yura tidak menyayanginya lagi semenjak Yura bersama Siwon.

“Sudahlah Oppa. Jangan pikirkan perkataan Sehun. Bukankah dia memang seperti itu?” ujar Yura sambil mengenggam tangan Siwon

Siwon memberikan senyum hangatnya pada Yura. Yura selalu bisa menenagkannya. Yah Siwon dan Yura telah kembali dua jam yang lalu. apa yang dikatakan Siwon kepada Sehun bukalah sebuah kebohongan. Siwon mencintai Yura, begitu juga dengan Yura. Meskipun Yura tidak yakin apakah perasaan itu masih ada untuk Pria itu atau tidak.

TBC ~~~

I’m back with another Fanfiction. semoga suka. jgn lupa RLC guys. ^^

Advertisements

4 thoughts on “{CHAPTER} SECRET ADMIRER 1st

  1. felling aku mengatakan klo yura bklan dijodohin sma kyu kan? Ommmoo… knpa hun murka bgt yah sma siwon oppa?? trus alsan appa kyu kok gtu bgt ? Gk mau pnya clon mentu blastran??lanjut thor. Pnsran bgt

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s