Compound [Chapter 2]

compound copy

Compound

Tob’s storyline

Min Yoongi (BTS), Wongso Sakura (OC), and you will find them

Slice of life, school life | Chaptered| General

 

Universitas Katumbiri itu salah satu Universitas yang ada di Indonesia. Universitas itu sudah lama bekerjasama dengan Universitas Haengbok. Jadi, setiap tahunnya akan ada satu mahasiswa untuk pertukaran pelajar ke sini dan tada! Di sinilah aku sekarang.

 


Yoongi menunjukan satu persatu tempat yang ada di Universitas. Tidak semuanya karena Universitas Haengbok begitu luas. Hanya beberapa bagian yang ia tunjukan seperti Gedung Falkultas Bahasa dan Sastra, Kantin, taman, kelas, dan perpustakaan. Kini mereka sedang duduk di kantin karena Sakura belum makan semenjak turun dari pesawat tadi. Di hadapan mereka kini sudah ada satu buah sup dan satu botol air mineral untuk Sakura dan untuk Yoongi hanya satu kaleng minuman dingin. Yoongi menolak kebaikan Sakura yang akan mentraktirnya makanan karena Yoongi mengatakan dirinya masih kenyang.

“Kenapa aku tidak boleh mendengar lagumu?” tanya Sakura di sela-sela makannya. Yoongi tadi menolak ketika Sakura meminta izin untuk mendengarkan lagunya. Walaupun sudah ditanya beberapa kali mengenai alasannya, Yoongi hanya tersenyum lalu melanjutkan perjalanan dan membahas hal-hal yang berhubungan dengan universitas.

Yoongi menggeleng, “Ketika makan, Kau tidak boleh berbicara. Nanti Kau akan tersedak”

Sakura menurut lalu menghabiskan makanannya.


“Baiklah, sekarang apa alasannya?” kini, Sakura telah selesai melahap makanannya. Sekarang, waktunya untuk Sakura menagih alasan mengapa ia tidak boleh mendengar lagu ciptaan pria di hadapannya.

Yoongi menggaruk tengkuknya, “Ini memalukan, sebaiknya aku mengantarmu kembali ke apartemen sekarang. Sudah senja”

Sakura berusaha menahan rasa ingin tahunya. Ia tidak boleh membuat kesal tour guidenya. Mungkin suatu hari Yoongi akan memberitahunya. Siapa yang tahu?, “Baiklah”

“Sakura!”

Baru saja mereka berdua bangkit dari duduknya, ada seseorang yang memanggil nama Sakura. Suaranya datang dari belakang Yoongi. Pandangan Sakura buram karena ia tidak memakai kacamatanya. Ia pun langsung merogoh ranselnya dan mencari kacamata putih miliknya.

Seseorang yang memanggil Sakura kini semakin dekat. Seorang gadis. Ia terlalu senang sehingga hanya butuh beberapa detik sampai ia berada di meja tempat Sakura dan Yoongi berada. Namun, gadis yang dipanggilnya sedang sibuk merogoh ranselnya, “Sakura-ya?”

Sakura memakai kacamatanya dan betapa terkejutnya ia ketika melihat siapa yang ada di sampingnya, “Sujeong-ah?”

Sujeong—gadis bersurai coklat di samping Sakura mengangguk, “Bogoshipoyo” ucapnya lalu memeluk Sakura yang dibalas pelukannya oleh Sakura, “kenapa kamu gak ngasih tahu aku kalau kamu kesini? Kamu jahat!” lanjut Sujeong dengan bahasa Indonesia.

Nado bogoshipoyo” balas Sakura, “aku gak tahu kamu masih disini, aku kira kamu pindah ke Amerika”

Sujeong melepas pelukannya lalu menggeleng, “Enggak, appa bilang aku gak boleh jauh-jauh darinya, katanya nanti takut kangen” lanjut Sujeong diakhiri kekehan “oh , iya tapi kok kamu bisa ada disini?”

Sakura menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Ia sendiri bingung bagaimana harus menjelaskannya. “Hm …gimana ya? Jadi aku ambil sastra Indonesia di Universitas Katumbiri…”

Sujeong menganggukan kepalanya tanda mengerti kemudian menaikan alisnya tanda bagi Sakura agar melanjutkan ucapannya.

“Universitas Katumbiri itu salah satu Universitas yang ada di Indonesia. Universitas itu sudah lama bekerjasama dengan Universitas Haengbok. Jadi, setiap tahunnya akan ada satu mahasiswa untuk pertukaran pelajar ke sini dan tada! Di sinilah aku sekarang.” ucap Sakura dengan senyum merekah bahagia.

“jadi kamu ikut tesnya terus lolos?”

Sakura memutar bola matanya, “Sujeong-ah, kalau aku gak lolos pastinya aku gak akan mungkin ada di hadapan kamu sekarang”

“pelajaran kamu di sana gimana? Atau mungkin kamu cuti kuliah di sana setahun?”

Sakura menggeleng, “Ayah bisa marah kalau aku cuti setahun” Sakura langsung bergidik ngeri ketika membayangkan ayahnya marah “aku tetep kuliah di Katumbiri tapi aku hanya mendapat tugas dari dosen dan belajar sendiri dengan buku-buku yang telah diberi kampus untuk dua semester. Aku juga bisa kirim e-mail ke dosen kalau emang ada yang gak ngerti dan dosen pun bakalan ngasih tahu aku kalau ada tugas yang harus dikirim lewat e-mail. Kemungkinan besar mereka bales email aku atau kalau emang masih pusing bisa lewat skype jelasinnya. Ribet emang sih tapi aku tetep seneng kok, setidaknya aku bisa sharing juga mengenai Indonesia di sini” Sujeong mengakhiri kalimatnya dengan mencubit pipi Sujeong.

Sujeong melepas tangan Sakura dari pipinya dan berteriak kesakitan yang dibalas tawa oleh Sakura. Sakura kemudian mengarahkan wajahnya ke sampingnya, memastikan Yoongi masih berada di tempatnya dan ya, pria itu masih diam di tempatnya menyaksikan pertemuan dua sahabat yang telah terpisah lama.

“O—oh, Sujeong-ah, Ini Yoongi tour guideku selama di Seoul. Dia jurusan sastra Indonesia di sini”

Yoongi membungkukan badannya dan langsung memperkenalkan dirinya, “Halo, perkenalkan nama saya Min Yoongi”

Yoongi sengaja memperkenalkan diri dalam bahasa Indonesia karena ia mendengarkan bagaimana dua orang perempuan di hadapannya berbicara dengan bahasa Indonesia. Jangan tanya tentang apa yang mereka bicarakan karena jujur saja Yoongi masih belum benar-benar paham. Namun yang dapat ia tangkap hanya bagian Sakura dan Sujeong saling merindukan dan ketika Sakura menjelaskan bagaimana ia bisa ada di sini. Selebihnya Yoongi hanya menerka-nerka. Bukan, Yoongi bukan penguping. Mana mungkin ia tidak bisa mendengarkan percakapan jika yang bercakap-cakapnya justru berada tepat di hadapannya. Ia tidak salah ‘kan?

“Dan Yoongi-ssi, ini sahabatku di Sekolah Indonesia ketika di Korea tiga tahun yang lalu”.

Sujeong menatap Yoongi sebentar lalu membungkukan badan dan memperkenalkan dirinya. “A—ah, nama saya Sujeong. Ryu Sujeong”

“Kau, Min Yoongi yang ‘itu’?” tanya Sujeong terkejut.

Sakura bingung dengan ucapan Sujeong, “Apa?”

Sujeong berbalik menatap Sakura, “Min Yoongi, sastrawan yang hebat. Ani, dia terkenal karena syair-syair buatannya yang indah. Mading Kampus sering kali memuat karyanya. Terutama mading fakultas bahasa dan sastra”

Sakura semakin kagum kepada Yoongi setelah mendapatkan penuturan dari Sujeong, “Wah, benarkah?”.

Yoongi mengalihkan pandangannya ketika Sujeong menyebut-nyebut kata sastrawan, karya, mading, serta fakultas. Dirinya berpura-pura sibuk dengan apa yang sedang di tatapnya, sebuah pohon Sakura yang sedang mekar dengan indahnya karena sekarang bulan April. Walaupun begitu, dirinya tetap tidak benar-benar fokus melihatnya keindahan dari bunga Sakura tersebut.

Sujeong mengangguk, “Ya. Oh iya, mana nomor kamu? Besok kita ketemu lagi, ya? Aku masih kangen! Tapi sekarang aku harus pulang duluan, ada tugas yang belum dikerjain” ucap Sujeong lalu menyerahkan ponselnya pada Sakura “dan, Yoongi-ssi, aku titipkan Sakura padamu. Jangan macam-macam padanya, oke?” ucap Sujeong menggunakan bahasa korea kepada Yoongi dengan isi pesan yang terlihat tajam.

Yoongi mengangguk dilanjutkan dengan Sakura yang menyerahkan ponsel Sujeong, “Tenang saja Sujeong-ah, dia orang baik kok”

Sujeong mengangguk, “Ne, annyeong!” Sujeong berlari meninggalkan Sakura dan Yoongi. Ia memang terlihat sedang dikejar waktu.

So, we go now?” tanya Yoongi yang dibalas anggukan oleh Sakura.


“Aku pernah tinggal di Korea lima tahun yang lalu selama tiga tahun karena ayahku dipindahtugaskan ke sini. Kemudian, aku disekolahkan di Sekolah Indonesia lalu bertemulah aku dengan Sujeong. Ayahnya keturunan Indonesia dan Korea sedangkan ibunya asli orang Korea”

“Pantas saja dia bermarga Ryu. Wajahnya pun tidak terlihat seperti orang Indonesia, lebih terlihat seperti orang Korea”

Sakura mengangguk, “Ya, dia mirip dengan ayahnya. Berbeda dengan adiknya yang mirip dengan ibunya. Sujeong disekolahkan di Sekolah Indonesia sejak kelas empat SD dan sebelumnya bersekolah di sekolah biasa. Tidak aneh jika Sujeong lancar berbahasa Korea karena di rumahnya ia menggunakan dua bahasa tersebut. Aku pun belajar bahasa Korea darinya, ia guru yang hebat. Jangan salahkan aku karena sekarang aku fasih berbahasa Korea” Sakura tertawa di akhir kalimatnya.

Yoongi menyimak cerita Sujeong dan sesekali mengangguk paham.

“Apa Kau juga bisa bahasa lain lagi selain Korea dan bahasa ibumu?” tanya Yoongi.

Sakura terlihat berpikir sejenak. “Hm, mungkin bahasa Jepang? Ya, aku sempat belajar bahasa Jepang selama dua tahun karena keluargaku pernah tinggal disana. Tentu saja karena pekerjaan ayahku”.

Yoongi melirik ke arah Sakura beberapa detik. Ada perasaan kagum ketika melihat gadis disampingnya. Takut tertangkap sedang memperhatikannya, Yoongi kembali menatap lurus ke depan. “Sugoi”

Sakura langsung melihat ke arah lelaki di sampingnya begitu mendengar bahasa yang diucapkannya. “Nihongo ga wakarimasuka”

Yoongi tidak menjawab dan terus berjalan tanpa Sakura ketahui bahwa bibir lelaki tersebut sedikit tertarik ke atas. Sebuah senyuman terpatri di wajahnya.


Yeah! Chapter duanya terbit!XD

Gimana nih? Masih bingung juga masih kurang srek juga? Maaf banget kalau kurang memuaskan T.T Gomen kalau Yoongi tampilnya dikit heuheu next chap bakalan muncul satu tokoh baru!^^

Ayo-ayo makanya kasih aku masukan biar jadi lebih baik lagi (HEHE) ditunggu banget masukan-masukannya melalui kolom komentar /ojigi/

またね!^^

Advertisements

3 thoughts on “Compound [Chapter 2]

  1. Finalllyyyyy chapter 2….. maafkan aku karena baru komen sekarang padahal udah ngelike. Baru ada waktu buat baca /banting tugas-tugas/ (?)
    Sumpahhh…. impian aku banget Yoongi belajar dan kuliah di jurusan sastra Indonesiaaaa…. pas dia ke Indo juga kayaknya dia paling fasih bahasa indonya. Soalnya pas game di fm dia grecep gitu jawabnya dan mukanya paling bahagia diantara member bangtan.
    Ah pokoknya aku sukaaa ff iniiii…. Ditunggu kelanjutannya yak. Hwaitingg! :3

    • HAI TEH AMY!<3
      makasih lo yah udah mampir dan menyempatkan diri membacanya :3 /bawa tugas-tugasnya/
      tunggu bentar lagi chap 3nya publish nih :33
      teh amy pokoknya lope banget nih<3

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s