Green Alien [ Drabble ]


Green Alien

Author | Babyrosse | Tittle | Green Alien


Cast | Sungjae-BTOB | Joy- RV


Support cast | just find by your self


Genre | School life | Romance | Rated | Teens | Length | Drabble


Disclaimer


Keep calm the story is belong to


Babyrosse©


.
.
.
.


Green Alien©


a Fanfic by Babyrosse


Untuk nambah library

.
.
.


“Daebakk…wajahnya imut sekali!”


“Pasti dia seorang blasteran!”


“Kya…aku jadi ingin memeluknya.”


Ocehan heboh dari teman-temannya yang tengah menjulurkan kepala keluar jendela, membuat gadis berambut hitam kehijauan itu menoleh dari komik bacaannya. Menggeleng-gelengkan kepalanya, gadis itu mencomot satu batang pocky—camilan favoritenya—dan melanjutkan kembali bacaannya.


“Waah?! Lihat dia memilih dicat menjadi hijau!—Joy, coba lihat! Ada juga anak aneh yang rela rambutnya dicat hijau sepertimu!” teriak salah satu gadis berkuncir dua dari pinggir jendela.


“Ya! Ya! Apa maksudnya anak aneh he?” protes Joy menghentikan gerak tangannya memasukkan pocky kemulut. Gadis berkuncir dua itu—Kim Yeri—bukannya menyahut malah menarik tangan Joy agar ikut melongok keluar jendela. Melihat para anak kelas satu baru yang sedang di Orientasi di halaman Sekolah.


“Itu…itu coba lihat! Anak yang maju ke depan itu, dia kena hukuman dan rambutnya harus dicat coba lihat dia memilih warna hijau—sama sepertimu dulu ‘kan? hihihi…” oceh Yeri semangat, menunjuk seorang anak putih pucat berambut pirang yang maju dari barisannya.


“Che…hukumannya masih tidak berubah juga ya? Baguslah…anak itu akan mendapat gaya rambut yang baru.” respon Joy malas. Tahun lalu Joy juga mengalami hal yang serupa, hukumannya adalah rambut mereka harus dicat—diantara warna lain dia memilih hijau—sebenarnya tidak permanent, tapi sepulang Sekolah, Joy pergi ke salon dan benar-benar mengecatnya jadi permanent. Sialnya, dia jadi mendapat julukan baru di Sekolah, Alien.


Dan meskipun dia sudah menghapus sedikit cat rambut hijaunya tetap saja panggilan itu sudah terlanjur melekat padanya.


“Aahh…jinjja, padahal kalau dicat coklat dia sepertinya manis!”


“Tapi dilihat dari sisi manapun dia tetaplah imut nee?”


Joy memutar bola matanya malas, dasar ababil rutuk Joy. Tapi ngomong-ngomong ababil sebenarnya masih ada yang lebih ababil dan menyebalkan namanya—


“Hoii…hoii!! Joy-umma!!”


—Jeon Jungkook.


Seorang namja babyface masuk ke kelas dengan tangan penuh bungkus kripik kentang dan coklat.


“Umma coba lihat…aku dapat banyak makanan dari senior kelas tiga lho, mereka bilang aku sangat manis karna sudah menemani mereka belajar—Ehh…jepit ini boleh untukmu kok!” tangannya melepas sebuah hairpin berbentuk kecambah dari rambutnya, “Kupikir ini lebih cocok untukmu, kau suka warna hijau ‘kan?” celotehnya lagi mengacungkan hairpin kecambah itu.


“Tunggu saja sampai mereka memperkosamu.” sahut Joy.


Jungkook hanya nyengir, “Tidak masalah, aku ‘kan punya Umma yang melindungiku!”


Joy melempar komik yang ada ditangannya kearah Jungkook, “Aigoo…kau pikir aku sejenis bodyguardmu ha?!”


Jungkook adalah teman sejak kecil Joy dan jadi satu-satunya orang yang terhindari dari sikap apatis Joy, mereka sudah bersama-sama sejak TK. Jungkook adalah anak yang cengeng dan sangat mudah untuk digoda. Joy-lah yang selalu membela dan melindunginya dari anak-anak yang suka membully-nya ketika Sekolah Dasar, atau mengantarnya pulang karna takut pada anjing milik penjual Lobak didepan kompleks. Sialnya hal itu terbawa sampai sekarang, bahkan Jungkook sampai memanggil Joy dengan sebutan ‘Umma’.

***


Sudah seminggu berlalu tapi sepertinya hanya Joy satu-satunya mahluk di Sekolah yang tidak mengerti dengan apa yang saat ini heboh dibicarakan. Yang dia dengar hanyalah, Alien hijau, Alien hijau, dan Alien hijau. Yang jelas itu mengarah pada dirinya, karna itu berhubungan dengan dirinya Joy jadi makin malas untuk ingin tahu.


“Hn, kalian lihat apa? Cepat minggir jangan halangi lokerku.” kata Joy meskipun pelan tapi jika Joy yang mengatakannya kesannya berubah menjadi galak(?), pagi-pagi moodnya sudah memburuk gara-gara dua yunior yang berbisik-bisik mengatakan ‘Alien Hijau’ di depan lokernya. “Kalian tidak lihat warna rambutku sekarang ha?! Ini hitam tahu! Hitam!” tambahnya geram, membuat dua yuniornya merinding ngeri.


“Hei…heii…Umma tetap saja kau itu alien, siapa suruh membuatnya jadi permanent saat kelas satu?”


“Diam jangan ikut campur, Kukis kering!” Joy berbalik mendelik galak pada Jungkook.


“Selamat pagi, Jungkook-sunbae…” sapa kedua yunior itu ramah membungkuk pelan pada Jungkook.


Joy hanya berdecak mengambil bukunya dari loker, mereka bahkan tidak menyapanya dan malah menyapa Kukis kering itu?! Aiisshh…sungguh Joy sangat menyesali keputusannya dulu mengecat rambutnya menjadi hijau.


“Huwe?…huwee? Kenapa sepagi ini wajahmu sudah kusut, oeh?” tanya Yeri, tersenyum lembut pada dua yunior yang membungkuk pelan padanya, dan itu membuat mood Joy makin buruk. “Ohh…naen Jungkook-aa!! Semakin hari kau semakin manis!” Yeri beralih pada Jungkook dan mencoel hidungnya.


Jungkook mengerucutkan bibirnya, “Aku tidak mau jadi manis, aku mau jadi tampan!”


“Huweekk…sudah cukup aku bisa muntah—Ohh?! Alien Seungjae!!” pekik Yeri tertahan melihat sosok yang baru muncul dari ujung koridor, “Joy! Coba lihat…itu dia pasanganmu yang dibicarakan semua orang!!”


Ha? Pasangan?!


Joy segera menutup pintu lokernya dan menoleh kearah yang dimaksud Yeri, tapi Joy tak dapat melihat anak yang dimaksud oleh Yeri. Tapi sekali lagi dia tak peduli.


“Oii…Joy-sunbae?”


“Ng?” Joy sekali lagi menoleh dan mendapati seorang namja berambut pirang berdiri disampingnya—lebih tepat menghimpitnya.


Namja itu hanya menatapnya lama seolah sedang menilai Joy, hidung mungilnya mengernyit lalu dengan santai berkata di depan wajah Joy, “Kau jelek.” sungguh apa yang dikatakannya, sangatlah berbeda dengan wajah imut malaikatnya.


Joy menganga, dan Jungkook yang lebih cepat mewakilinya protes. “Heh! Umma-ku tidak jelek, dia hanya kurang cantik!” protes Jungkook.


“Siapa sebenarnya—“


“Aku Yook Sungjae, namja yang jadi bulan-bulanan karna kau punya rambut warna hijau yang sama denganku saat Orientasi!” potongnya cepat, terlihat jelas dia kesal dan ingin to the point.


Joy kembali menganga dan dia tahu ekspresinya pastilah sangat bodoh dan ada apa sebenarnya dengan namja ini? Tapi Joy malas untuk peduli. “Oeh…lalu ada masalah apa?”


Sungjae—namja itu— mencengkram lengan Joy. “Ckk…gara-gara kau semua orang jadi berpikir bahwa kita ini adalah—“


Ceklek?!


Kilatan blitz yang berasal dari kamera handphone Jung Krystall, reporter Sekolah. “Ommo!! Ini akan jadi moment yang bagus untuk Pasangan Alien hijau Sekolah—hihihi…ayo pose yang lebih mesra lagi.” katanya kembali mengambil gambar yang lebih banyak dengan polosnya sebelum berlalu pergi.


“Tuh! Sudah kubilang ini semua gara-gara kau tahu?!” Sungjae dengan cepat melepas cengkramannya dilengan Joy.


Joy saat ini tak bisa mengatakan apapun, karna dia masih belum mengerti apa penyebab namja pirang ini marah padanya dan dia masih tak mau peduli. “Kalian lihat apa? Masih belum pergi juga?” gertaknya pada dua yunior yang masih berdiri disampingnya, tanpa disuruh dua kali mereka pun segera menjauh pergi. “Dan kau punya masalah apa denganku he?” tuding Joy pada Sungjae.


Galak dan apatis, itulah yang ada dipikiran Sungjae tentang senior ‘Alien’ yang baru dia lihat secara langsung sosoknya ini. “Kenapa diam? Kau mau berdiri disini seharian he, Psycho?” kata-kata itu sukses mengembalikan kesadaran Sungjae, dilihatnya kini seniornya itu menyeringai.


“Jelek.” Sungjae masih sempat mengatakan itu sebelum pergi. Joy hanya mengedikkan bahunya tak peduli, membiarkan namja itu pergi.


“Huwee…kenapa kau biarkan dia pergi?!” protes Yeri.


“Untuk apa aku menahannya?” Joy balik bertanya, mendekap bukunya erat-erat. “Pelajaran hampir dimulai tahu.” katanya berjalan masuk ke dalam kelas.


Ah…seandainya Joy tahu bahwa saat ini benang merah telah mengikatnya bersama namja ‘Psycho’ Sungjae.

***


Fin [dengan gajenya]


Ahh…abis nontonin mereka di WGM jadi gatel pengen bikin fic-nya


dan jadilah Fic jage ini


See you in other story~

.
.
.
.
.


Omake


“Hn, aku segera sampai…iya terserah.” Joy melirik arloji yang terpasang dipergelangan tangannya dan berjalan agak malas kedalam gedung sebuah Firma Hukum. “Ini masih pagi jangan menceramahiku Oemma…”


[“Aiishh…ini karna kau malas dan tidak peduli dengan apapun, Oemma jadi khawatir dengan pekerjaanmu tahu!”]


“Nee…nee…aku sedang sibuk, akan kumatikan telponnya, bai.” Joy langsung mematikan handphonenya dan memasukkan kedalam saku, sebelum kemudian menekan tombol lift ke lantai 9.


Ini hari pertamanya bekerja sebagai sekretaris dari pemilik Firma Hukum, dan ini adalah kali ke-empat dia berpindah kerja. Hal yang dikeluhkan atasannya selalu sama yaitu, Joy apatis dan malas.v


Tok…tok…


Joy mengetuk pintu ruangan yang dimaksud oleh salah satu security setelah dia bertanya, terdengar perintah untuk masuk dan Joy langsung membukanya.v


“Selamat Pagi Tuan Yook, saya adalah Park Sooyoung sekretaris baru anda.” Joy membungkuk pelan pada seorang pria yang tengah bersandar pada kursinya memeriksa setumpuk dokumen dimejanya.


“Semoga kau betah disini Nona Park—Ohh?!”


“?!”


Pria itu menegakkan sandarannya setelah mengangkat wajahnya, telunjuknya terarah pada Joy. “K-kau Park Sooyoung?!” pekiknya tak percaya.


Refleks tangan Joy bergerak masuk ke saku blazernya mengeluarkan sebuah kartu nama, dan dia langsung merutuki ketidak peduliannya terhadap nama atasan barunya itu, yang ternyata adalah Yook Sungjae.

Advertisements

6 thoughts on “Green Alien [ Drabble ]

  1. Kyaaa baru nemu fic ini omona maniss! 😆😆
    Hahaha gak kebayang krystal jadi reporter heboh gitu
    Coba lebih panjang lagi biar keliatan benang merah antara sungjae & joy (lol mauan)

    Thank you for sharing this fic :3

  2. hhaaa epilog am prolog sma aj. gk ad akur2ny, bda bgt ak WGM hhee
    tp gk ap, justru it kok yg bkin n cerita seru . .
    next ff sungjoy dtunggu slain ff hunji tentuny

  3. yahh padahal aku masih pengen tau banyak tentang sungjoy waktu di sekolah. tiba-tiba udah end aja, trs langsung epilognya pas udah lulus sma.

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s