I am Coming Home

a Ficlet by Anonymouspark

Chanyeol, OC | Fluff

Already posted here

Bandara (n) tempat dimana hati yang penuh rindu bersidekap melepas rindu setelah terpisah jarak dan waktu.


Dengan tangan menopang dagu dan kedua mataku tidak mau beranjak melihat langit senja setelah pengumuman pesawat yang membawaku pulang ini akan mendarat. Aku melihat rona jingga yang memayungi kota ini. Senja ini tidak berubah saat aku pergi meninggalkan kota ini.

Sekelebat perasaan rindu menyelip saat aroma tanah selepas hujan teresap oleh indra penciuman ku. Aku melihat hiruk pikuk bandara masih sama. Mataku menangkap ekspresi yang berbeda pada setiap orang-orang yang berlalu lalang. Banyak yang mengedarkan pandangan sambil mencari-cari yang ditunggu, beberapa sibuk dengan ponsel, wajah resah menunggu kedatangan dari yang tersayang, tampak risau menoleh kearah jam yang tergantung diatas pintu kedatangan.

Tidak hanya itu. Beberapa juga memancarkan raut bahagia. Tidak hanya bahagia, tapi juga raut penuh rindu yang kemudian akan terlepas. Menghambur dan berdesakan saat yang ditunggu berdiri dihadapan, melepaskan perlahan segala bentuk rindu yang tertahan.

Bagiku, terminal kedatangan sebuah bandara bisa saja dinobatkan sebagai salah satu tempat yang membahagiakan. Karena di tempat ini dimana hati yang penuh rindu bersidekap melepas rindu setelah terpisah jarak dan waktu.

Aku mendengar seseorang berteriak memanggil namaku. Tetapi aku tak perlu bersusah payah untuk mencari asal suara tersebut, karena dengan mudah mataku menangkap sosok jangkung pemilik suara berat itu.

Aku melihat dirinya membelah kerumunan tanpa menghiraukan tatapan orang yang meliriknya. Ia terlihat tampan dengan kaus hitam, jeans dan sendal jepit.

Hingga langkahnya berhenti di depan ku lalu mata gelapnya menatapku lurus. Detik berikutnya ia mempersempit jarak yang ada sambil menarik ujung bibirnya tidak lupa menyungginggkan sebuah senyuman manis untukku. Senyuman yang sama persis seperti beberapa tahun lalu saat dia melepasku.

Wie geht’s?”* Ia menanyakan kabarku dengan bahasa dan logat yang hampir sama dengan logat yang biasa aku dengar ditempatku sebelumnya. Senyum puas mengembang di wajahnya dan rasa yang aneh menjalar saat ia tersenyum untukku.

“Seperti yang kau lihat. Aku baik-baik saja.”

Dia tertawa kecil dan mengacak pelan rambut panjangku yang dibiarkan tergerai. “Padahal aku berharap kau akan menjawab dengan bahasamu.” Aku tidak menjawab tetapi melayangkan tatapan heran.

“Setidaknya, Danke?”

Aku tertawa kecil mendengar usahanya. “Danke, gut. Und Ihnen?”*

Perempatan siku-siku kemudian muncul di dahinya. Terlihat bingung antara berusaha mengingat percakapan yang susah payah ia hafal jauh hari, atau memikirkan kalimat yang tepat untuk menjawab.

“Ich vermisse dich. Hanya itu yang aku ingat—bukan. Hanya itu yang ingin aku katakan. Aku merindukanmu. Ia tersenyum, kali ini tampak sangat puas sebelum mendaratkan sebuah kecupan dipipiku.

Detik kemudian tubuh jangkungnya bergerak meraih koperku, mengambil alihnya seraya tangannya yang bebas merangkul ku.“Welcome home, selamat datang kembali yang aku rindukan,” bisiknya menyeretku dan juga koperku.

.

.

* Wie geht’s = Apa kabar?

* Danke, gut. Und Ihnen = Baik, terima kasih. Bagaimana dengan Anda?

* Ich vermisse dich = Aku rindu kamu.

.

.

 2 jam lebih berkutat sama laptop, gak tau nulis apa, yang jago bahasa Jerman, excuse my language, modal bahasa Jerman dari buku Kiat Belajar Bahasa gitu hahaha. Judul nya rada nganu, mohon dimaafkan hahaha. Mind to  review? 🙂

Advertisements

5 thoughts on “I am Coming Home

  1. bagus bagus bagus bagus baguuuuuusssss! nice ff. suka latar tempatnya. aku jd ngerasa kalo aku si cewenya. hihi. asik bgt deh ^^

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s