[Ficlet] Smile Even If It Hurts #RIPRiSe

ladies-code-rise

SMILE EVEN IF IT HURTS

in memorial of RiSe Ladies’ Code

Starring by.

all member Ladies’ Code (Ashley, Zuny, Sojung, EunB, RiSe)

|| Friendship, Sad, Angst, Tragedy | PG-13 | Ficlet ||

Storyline by zulfhania, 2015

author’s note:
3 September 2014, Ladies’ Code kecelakaan. 4 September 2014, EunB sempurna pergi. 7 September 2014, Rise menyusul kepergian EunB. Semoga EunB dan Rise diistirahatkan di tempat yang nyaman. Tetap semangat untuk Ladies’ Code. Ashley, Sojung, Zuny, kalian pasti bisa melewati segala kesedihan ini.

Ficlet-Series:
I’m Fine Thank You #RIPEunB | Smile Even If It Hurts #RIPRiSe

Summary:
Ya, kau memang tak bisa jauh dari EunB, Rise. Tetapi sampai hatikah kau meninggalkan kami hanya karena ingin bersama EunB?

.

.

Kepergian EunB benar-benar mengguncang perasaan Ashley dan Zuny. Sampai usai jenazah EunB dikebumikan esok harinya di Rumah Sakit Anam Universitas Korea, mereka berdua masih tidak dapat mempercayai kenyataan ini.

EunB, gadis periang itu, yang selalu menghadirkan canda dan tawa di antara mereka, telah menghembuskan napas terakhirnya.

* * *

Zuny baru saja keluar dari kamar dengan wajah bantal ketika melihat Rise sedang memasak sesuatu di dalam dapur. Sambil mengucek mata dan menguap berkali-kali, Zuny menghampiri Rise.

“Kau masak apa, eonni?” tanya Zuny, lalu menutup mulutnya yang terbuka karena menguap.

Rise menoleh sejenak pada Zuny, lalu tersenyum ceria. “Sup rumput laut.”

Zuny mengernyit sesaat. Bukankah sup rumput laut hanya dimasak saat ada yang berulangtahun? Ia melirik Rise dengan tatapan bertanya. Namun belum sempat Rise menyahut, manik Zuny sudah membulat begitu menyadari sesuatu.

“Astaga, kau benar. Hari ini adalah hari ulangtahun Eunbi eonni. Aku hampir saja melupakannya.” decak Zuny kemudian.

Rise mencibir. “Kau benar-benar payah dalam mengingat ulangtahun temanmu sendiri.”

Zuny balas mencibir. “Kau juga tidak ingat dengan ulangtahun Sojung eonni bulan September lalu.” sahut Zuny. “Aku heran kenapa kau selalu mengingat tanggal ulangtahun Eunbi eonni, tetapi tidak untuk yang lain. Sepertinya kau hanya menyayangi Eunbi eonni.”

Rise hanya mengulum senyum. Melihat Rise hanya tersenyum, Zuny mencondongkan tubuhnya ke depan, menatap manik Rise dengan intens.

Eonni, kalau kau diberi pilihan untuk tinggal bersama salah satu member Ladies’ Code, siapa yang akan kau pilih?” tanyanya kemudian.

“Tentu saja Eunbi.” jawab Rise tanpa ada keraguan sama sekali.

Zuny memundurkan tubuhnya sambil mendesis. “Sudah kuduga. Pasti kau akan menjawab Eunbi eonni.”

Rise tertawa kecil sebelum berkata, “Aku hanya tidak ingin jauh darinya, Joomi-ya. Yah, meskipun kami seringkali berdebat karena hal yang tidak penting, tetapi aku benar-benar sangat menyayanginya. Aku ingin selalu berada di sampingnya, kapanpun dan dimanapun ia berada.”

* * *

Rise mengalami pembengkakan pada otak!

Para dokter yang menangani Rise segera mengambil keputusan yang cepat untuk melakukan operasi. Setelah berdiskusi selama satu jam bersama dokter ahli bedah, operasi pun akhirnya dilakukan. Namun sayang, operasi berjalan tidak sesuai dengan harapan. Tekanan darah sangat rendah dan tubuh Rise menolak untuk operasi.

Suara tangis dan teriakan memilukan hati kembali terdengar di lorong-lorong rumah sakit. Zuny menjerit pilu. Ashley terisak hebat. Tubuh Rise terbujur kaku di meja operasi. Matanya terpejam. Bibirnya membentuk senyuman.

Tiga hari berlalu setelah kematian EunB, Rise, yang telah berjuang mati-matian melalui masa kritis, akhirnya menyerah.

7 September 2014, Rise menyusul kepergian EunB, sahabat dekatnya.

Ladies’ Code kembali berduka.

* * *

Ashley, Sojung, dan Zuny berdiri di depan dua bingkai foto di dalam ruangan. Ada perasaan nyeri sekaligus rindu di hati mereka ketika menatap wajah dua gadis di bingkai foto tersebut yang sudah setahun lamanya tak mereka jumpai. Meski setahun sudah berlalu semenjak kepergian EunB dan Rise, nyatanya, mereka masih merasakan rasa kehilangan itu. Dan perasaan itu semakin menumpuk di dada mereka seiring dengan rasa rindu yang tak pernah bisa mereka sembuhkan sampai sampai mereka merasa dadanya sesak dan airmata jatuh mengalir begitu saja.

“Eunbi benci melihat kita menangis.” kata Ashley begitu menyadari airmata pahit itu mengalir di wajahnya, lalu dengan segera menyekanya.

Sojung dan Zuny mengangguk pelan, lalu menyeka airmatanya, walaupun sedetik kemudian airmata itu terus saja mengalir dan mengalir, tak ingin berhenti.

Kembali, Sojung dan Zuny mengangguk pelan.

Ashley, sebagai leader grup mereka, bergerak meraih tubuh Sojung dan Zuny untuk mendekat pada pelukannya. Tak bisa dipungkiri, airmata Sojung dan Zuny kembali mengalir. Ashley hanya menggigit bibir, mencoba menahan tangis, lalu menepuk punggung belakang Sojung dan Zuny dengan pelan, menenangkan mereka berdua.

“Kenapa Eunbi eonni harus pergi? Kenapa Rise eonni harus menyusul kepergian Eunbi eonni? Apakah mereka tidak memikirkan perasaan kami yang ditinggalkan?” tanya Zuny, terisak lirih di dalam pelukan Ashley.

Ashley tersenyum getir. Ia sendiri tidak tahu jawabannya, maka dari itu ia tidak menjawab. Ia hanya mengelus punggung Sojung dan Zuny yang bergetar dengan gerakan pelan bercampur gemetar hingga beberapa menit kemudian.

“Sudah setahun, teman-teman.” Ashley kembali bersuara. “Saatnya kita bangkit dan meneruskan mimpi Eunbi dan Rise.”

* * *

“Eunbi pernah mengatakan pada kami, kalau ia benci melihat kami menangis.” Ashley bersuara dengan sebuah mikrofon di tangannya yang ia arahkan pada mulut. Pandangannya ia edarkan ke seluruh pengunjung acara di dalam gedung yang balas menatapnya dengan mata berkaca-kaca. “Maka dari itu, kami berjanji tidak akan menangis lagi.”

“Kami harap kalian juga akan berhenti menangis mulai hari ini.” timpal Sojung yang berdiri di antara Ashley dan Zuny.

“Tersenyumlah, teman-teman, meskipun itu menyakitkan untuk kalian.” tambah Zuny kemudian.

Lampu panggung kemudian meredup. Sebuah musik terputar di dalam gedung. Ashley, Sojung, dan Zuny bernyanyi. Lagu persembahan untuk mendiang EunB dan Rise, I’ll Smile Even If It Hurts.

Eventhough i can’t believe it
I feel like i am able to see you
I feel like it’s a lie
The fact that you have left

Your beautiful face that’s smilling in the picture
Although you have left my side suddenly one day

I don’t want to cry, so that you wont have to feel sorry
I’ll try living a day without you now
No matter how much it hurts, and even if tears keep forming, i’ll smile
I want to smile as i think of you

Ashley, Sojung, dan Zuny tidak tahu apakah mereka akan menangis lagi atau tidak ketika teringat dengan EunB dan Rise. Tetapi mereka hanya tahu satu hal: bahwa mereka akan selalu tersenyum, meskipun itu terasa menyakitkan.

—fin.

.

Well, gue baper lagiii~ /lalu nangis di pojokan/ T.T

Ficlet yang ini kurasa lebih masuk ke angst daripada ficlet yang kemarin, dan aslilah ini bikin aku baper banget keinget dengan tiga personil lainnya yang ditinggalkan EunB dan Rise. Semoga mereka bertiga tetap tegar dan kuat yah :”) Aku sayang kalian kok ({})

Yang mau denger lagu I’ll Smile Even If It Hurts, boleh kok klik disini. Ladies’ Code, hwaiting! Uljima! :”

Sekian, terimakasih. Jangan lupa tinggalkan jejak :”)

Advertisements

8 thoughts on “[Ficlet] Smile Even If It Hurts #RIPRiSe

  1. Oke part ini lebih angstnya lebih terasa dari sebelumnya.
    Of course lah pasti sangat sedih ditinggal oleh sahabat sendiri apalagi ditinggal pergi untuk selama2nya dan takkan pernah kembali lagi.
    Tetep semangat buat member Ladies Code yang masih tersisa!
    Nice fic Zul! ^^ b

    • Iyaaaaa~ meskipun aku belum pernah merasakan hal itu, tapi rasanya nyesek banget kalo ada di posisi mereka bertiga. Ashley, Sojung, dan Zuny harus tetep semangat :”)
      Siip, makasih banyak udah mampir kesini :”)

  2. baper parah :(( abis dengerin lagunya terus inget kejadian tahun lalu tepat pas baru kenal LC tiba-tiba mereka kena musibah…. itu nyesek banget :”

    susah juga sih kalo ditinggalin sahabat yang udah dari jaman trainee bareng, susah seneng bareng, sampe pas ngalamin kecelakaan juga bareng. semangat deh buat ashley zuny dan sojung unnir. semoga LC cepet comeback dan nerusin impian eunbi dan rise unni ((jadi curhat)) ((oke baper lagi))

    keep writing thornim~

    • Iyaaa nyesek bangeet~ aku juga gak ngikutin LC awalnya, tapi tetep aja nyesek kalo denger berita tentang mereka tuh :”
      Semoga mereka bertiga tetep tegar dan kuat yah :”)
      Siip, makasih yaa udah mampir ke lapak ini 😀

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s