Midnight Freak

capture-20150906-152922

∞ Midnight Freak [Ficlet] ∞

©Alicellion Storyline.

Main Cast :

Jeon Jeongkook (From BTS), OC’s (Song Aleyna), Kang Seulgi(from Red Velvet), Lee Taeyong (From SM Rookies ‘SR15B’ )

Friendship, Comedy (little),Romance, etc.

PG – 15

NATURALY STORY FROM MY MIND. NO PLAGIATOR AND STEAL MY IDEA STORY !

≈Happy Reading !!≈

Ddrrtt.. Ddrrtt.

“Kang Seulgi ponselmu !”

“Iya !”

Gadis dengan rambut setengah basah itu berlari menuju kamar flat mereka dan mulai menggeser ikon answer dan mulai menempelkan telefon genggamnya ke telinga. “Halo.”Serunya perlahan sambil menggosok –gosok rambutnya yang masih separuh basah.

“Oh, Taeyeong.”Senyumnya merekah dan membetulkan posisi telefonnya, berjalan menuju ruang tengah dimana seorang gadis berpipi tembam sedang melahap makanan ringan di depan televisi. Menatapnya penuh tanya karena senyumnya yang tiba –tiba merekah terlebih setelah mendapat telefon.

Siapa yang bisa membuat Seulgi tertawa seperti itu ?

Gadis itu kembali menatap Seulgi horor ketika Seulgi menatapnya dengan senyum manis dan masih mengoceh dengan orang di seberang, “Ya, tentu saja. Oke, jemput kami ya. Siap, tidak akan. Aku dan Aleyna bukan tipe orang yang seperti itu. Iya, tentu saja.”

Aleyna mengerjapkan mata mendengar semua rentetan kata yang keluar dari bibir Seulgi, “Ayo bersiap –siap.”

“Eh, kemana ?”

“Kita akan pergi bersama. Jungkook mengajak Taeyeong untuk makan malam bersama kita.”

Oh jadi itu, tak mau berfikir panjang jadi Aleyna mengangguk dan mulai memasuki kamarnya mengikuti Seulgi yang pastinya akan mendandani dirinya terlebih dulu. Karena yah, semua juga tahu Aleyna bukan gadis yang pintar berdandan.

“Yang kuning pastel bagaimana ?”

Ewh, menjijikkan.”

“Dress putih tulang dengan denim ?”

“Pendek ?”

“Boleh juga.”

Aleyna sontak berdiri, mengikuti isyarat Seulgi yang sedang menempelkan baju untuknya dan mengukurnya. Dan senyum Seulgi kembali mengembang, “Pas !”ujarnya lalu meninggalkan Aleyna dan mengganti pakaian untuk dirinya. Well, kira –kira rencana gila apa yang Taeyeong ucapkan pada Seulgi tadi ?

“Apa ?!”

Taeyeong masih sibuk dengan majalah otomotif hanya berdeham sebagai jawaban, kembali menatap Seulgi penuh misteri. “Jungkook bilang ia tiba –tiba sakit perut jadi…”

“Jadi Taeyeong meminta Wendy untuk –“

“APA KALIAN BILANG ?!”

Calm down girl, kenapa begitu cemas. Jungkook tidak mempermasalahkan kok, lagi pula ia juga tidak mau mengganggu acara makan malam kita.”

“Tidak mempersalahkan bagaimana ?! Mereka lelaki dan perempuan ! Mereka tidak punya hubungan darah dan –“

“Hey, kau berceloteh seperti itu memangnya punya hubungan darah dengan Jungkook ?”Taeyeong pada akhirnya menutup majalah dan menatap Aleyna dengan datar, menyebalkan sekali. Seulgi sontak menelengkan kepala pada Aleyna, meminta jawaban.

“Ti –tidak sih, tapi setidaknya aku ‘kan kekasihnya !”

Taeyeong menjulurkan lidahnya mengejek dengan bunyi slurrpp pada Aleyna. Lalu kembali menarik dirinya pada majalah, membuat Seulgi memukulnya keras di belakang kepala Taeyeong, “Hentikan bodoh, itu menjijikkan. Lihat ! Ludahmu tersebar kemana –mana !”

“Akh !”Taeyeong mengaduh dan menghadapkan tubuhnya pada Seulgi, “Kau ini kenapa ?! Seperti tidak pernah meludah saja !”

“Tapi tidak seperti itu juga bodoh !”

“Berhenti memanggilku bodoh, dasar sipit !”

“Kau juga bermata sipit, bodoh !”

“Tapi kau lebih sipit !”

Aleyna dengan segera meninggalkan café tersebut  dan melangkah untuk memanggil taksi, meminta taksi tersebut untuk cepat samppai ke apartemen jungkook. Yah, Aleyna semestinya tidak ingin Jungkook berbuat sesuatu yang lain.

Yah, semua orang tahu. Jungkook adalah pemuda yang baik, dan sangat bisa dipercaya. Tapi bagi Aleyna, Jungkook hanyalah lelaki. Sama dengan laki –laki lainnya.

Aleyna baru saja mendaratkan kakinya pada gedung apartemen Jungkook, dan matanya menangkap gadis berambut coklat memasuki taksi dengan bawaan yang begitu besarnya, rasanya aku mengenalnya. Jadi sebelum Aleyna kehilangan jejak ia berlari dan menggenggam tangan si gadis.

“Oh Aleyna.”

“Ada apa dengamu Wendy ? Mengapa malam larut seperti ini datang kemari ?”

Wendy tertawa, “Lalu bagaimana denganmu, mengapa malam –malam datang kemari.”Wendy tersenyum setelah melihat raut wajah Aleyna berubah, “Aku bercanda, Taeyeong memintaku untuk –“

“Kau tidak menyentuh Jungkook-ku kan ?”

Wendy menautkan kedua alisnya bertanya, seakan meminta penjelasan atas ucapan Aleyna. Aleyna menarik nafas dan menghembuskannya kasar, “Kau tidak menyentuh Jungkook ‘kan ?”Wendy menarik bibirnya faham.

“Tidak, untuk apa aku menyentuh Jungkook. Meli –“

Wendy terhuyung ketika Aleyna melewatinya begitu saja, matanya membulat dan memutar tubuhnya sejenak dan arah pandangnya mengikuti kemana gadis itu pergi, berlari dengan kencangnya menuju ke dalam gedung, “Oh, dia pasti mau mengunjungi Jungkook.”

“Sial password nya diganti.”

Ting

Ting

Berkali –kali Aleyna menekan bel dan menatap intercom di apartemen Jungkook namun tak ada balasan, membuat Aleyna berulang –kali mengucap sumpah serapahnya kepada pemuda bermarga Jeon yang memiliki apartemen bernomor 304 tersebut.

Ting Tong

Bunyi dimana berarti pintu itu baru akan dibuka terdengar, mata Aleyna berubah melebar saat mendengar pintu mulai terdengar bergesekan dengan lantai apartemen. Terkadang Aleyna terlalu jeli dengan pendengarannya, bahkan ia mendengar langkah kaki yang di seret dari dalam apartemen.

“Oh Al, ada apa –“

Jungkook membulatkan matanya lebar –lebar, yah. Jungkook belum mengenakan pakaian atasnya, ia masih mengenakan singlet hitam dan rambutnya masih setengah basah, namun gadis berambut coklat gelap itu memeluknya sambil menangis.

“He –hey, ayo masuk. Aku malu…”

“Memangnya aku peduli ! Hiks…”Teriak gadis itu di ikuti isakan keras, oh gadisku benar –benar…

“Aku belum memakai baju Al.”

“Kau sudah memakainya Kook !”

Jungkook menajamkan matanya pada Aleyna, menarik tangan Aleyna untuk segera masuk menuju apartemennya, “Kau ini kenapa, huh ? Kenapa tiba –tiba –“

“Kenapa tidak datang ?”

Alis Jungkook tertarik ke atas,”Datang kemana ?”

“Bukankah kau yang mengajak kami semua makan malam, kenapa tiba –tiba sakit perut ? Kenapa meminta Wendy untuk datang !”

“Hey nona, tenanglah. Siapa yang akan makan malam, siapa yang sakit perut dan siapa yang meminta Wendy untuk datang ?”

Aleyna mengerjapkan matanya, “Ta –tadi Taeyeong bilang… kalau kau meminta Wendy untuk…obat,”

“Kenapa bocah seperti Lee Taeyeong kau percaya ?”

Aleyna mengerjap kembali sambil menatap Jungkook penuh tanya, siapa yang sebenarnya tidak tahu dan terjebak disini ?

“Taeyeong bilang ia akan makan malam bersama kalian berdua, jadi aku baru saja mandi dan melihat keadaan flat sepi. Soal perihal Wendy, aku bersumpah sayang,”Jungkook mengangkat kedua jarinya membentuk ‘V’. “Aku tidak melihat Wendy sejak reuni malam Sabtu kemarin.”

Kali ini Aleyna mengutuk dirinya sendiri atas kebodohannya yang percaya pada pasangan gila itu, uh kedua orang itu pasti sedang tertawa keras jika membicarakan dirinya. Yang bisa begitu saja percaya dan berlari menuju apartemen Jungkook, oh baiklah. Gadis ini benar –benar sensitif dengan sesuatu yang berhubungan dengan Wendy Son, orang yang hampir saja membuatnya putus hubungan dengan Jungkook sewaktu Sekolah Menengah Atas dulu.

“Nah,”Jungkook mendekat dengan rambut setengah basahnya kepada Aleyna, “Sudah puas ?”tanyanya sambil menarik gadis itu lebih dekat. “Ketahuilah sayang,”Jungkook tersenyum dan memeluk pinggang Aleyna, mencium aroma khas Aleyna yang sangat memabukkan untuk pemuda Jeon ini.

“Aku terlalu jauh terjatuh pada pesonamu, bagaimana bisa aku berpaling, hm ?”

Dan kali ini Aleyna benar –benar merasa bodoh karena rela berlari mengejar taksi untuk datang ke rumah Jungkook. Jungkook bukan lagi pemuda yang suka bermain basket sambil menggitar layaknya anak SMA. Jungkook sudah dewasa, begitupun Aleyna dan, Well. Keadaan mereka tidak sedang baik sekarang.

Aleyna merasakan jantungnya berhenti berdetak ketika Jungkook mengecup bibirnya dan melumatnya cepat, “Maka dari itu, kau harus berwaspada.”Jungkook mengusap pipi kiri Aleyna dengan tangan kanannya. “Dengan Taeyeong dan Seulgi,”lalu kedua pipinya ditangkup dengan kedua tangan Jungkook, “Dan juga aku.”Jungkook kembali mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir Aleyna, membuat pipi Aleyna benar –benar seperti kepiting rebus. Dan Jungkook mulai melangkah masuk ke dalam sambil menggandeng Aleyna kedalam.

Ya Tuhan, Aleyna benar –benar merasa bodoh sekarang.

—Fin

Well, halooo sekian lama ya kalian gak berjumpa dengan FF aku wkwk. aku habis kena Writters block uhuhuhuu, jadi aku berdiam dan pas aku udah sembuh dai writter’s block ternyata laptop aku rusak :”’

Dan, sekarang ini adalah FF pertama setelah aku hiatus sekiaaaaannnnn lamaaaaa 😀

gimana ? Aneh wkwk, ini ff didedikasikan buat dedek /eh , mas jungkook yang baru saja berulang tahun kemarin tanggal satu. cie sudah 18 tahun cieee (umur internasional) dan 19th (umur korea). wkwk boleh liat yang ena ena tuh.ga

wkwk by the way. makasih yang sudah mau baca. aku bakal update beberapa ff yang aku janjikan di post ini soon karena belum ada cover jadi aku post nanti ihihi. mau ya ? MAu dong mauuu ntar aku bikinin. yang belum tahu buka aja ini oke ? IYA YANG WARNA BIRU

SEE YOU SOON READERSNIM

BELOVED,

CHEN’S WIFE.

 

Advertisements

One thought on “Midnight Freak

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s