[Ficlet] Freelance – Please Forgive Me

pfm

Please Forgive Me

asfly3424 ( @asfly3424)

The Ark’s Jeon Minju & Lee Sooji

Friendship ; G ; Ficlet (600+ word)

Ya. Kumaafkan.

Hampir mendekati kata sahabat hubungan teman antara mereka berdua. Kata orang, sebuah hubungan teman yang meginjak angka tujuh tahun, baru akan disebut sahabat. Saat ini, usia hubungan Lee Sooji dan Jeon Minju terbilang mendekati. Tinggal dua belas bulan lagi, mereka baru akan disebut sahabat. Dan, tepat pada hari jadi mereka, sebuah masalah muncul. Yang menyebabkan mereka harus saling berdiam dan berjauh-jauhan.

Saat itu Minju selalu mengejek Suji dengan kata “Sungjae”. Pada kenyataannya, gadis Lee itu tidak mengukai Sungjae. Yah, mereka saling mengejek. Suji memang selalu memanggil Minju dengan sebutan “Kyuhyun” –orang yang disukai Minju. Sejujurnya, Minju sangatlah malu manakala Kyuhyun menjauhinya karena mengetahui ia menyukai Kyuhyun. Ditambah, ia juga malu pada teman-teman yang ikut serta memanggilnya Kyuhyun. Minju lantas membalas dendam pada Sooji, dan memanggilnya “Sungjae” yang memiliki inisial sama dengan Sooji. Awalnya, sebutan-sebutan itu hanyalah canda belaka.

Dua hari lalu adalah hari jadi pertemanan mereka. Saat pulang sekolah, seperti biasa, Sooji memanggil Minju dengan sebutan “Kyuhyun”. Sembari memanggil-manggil Kyuhyun yang sedang mengendarai sepeda. Detik selanjutnya, emosi Minju meluap dan menyerukan. “Sungjae! Sooji sangatlah mencintaimu dan berharap kau menjadi kekasihnya!”

Tak lama, sebuah lontaran perpisahan terlontar dari mulut ranum Sooji. “Baiklah, aku membencimu..”

.

Kejadian dua hari lalu-lah yang kini terngiang di kepala Minju. Ia merasa bersalah ketika harus mengeluarkan kata-kata yang –mungkin- memojokkan Sooji.

Gadis Jeon itu meraih ponselnya. Begitu sedih kala melihat notifikasinya yang kosong. Biasanya, kolom tersebut selalu menampakkan nama Sooji yang selalu membuat spam dan bahkan membuat benda kotak miliknya bergetar hebat. Jempolnya dengan terampil mencoba meraba-raba nama Sooji disana. Terlalu bimbang untuk menghubunginya dan meminta maaf. Selanjutnya, ia melihat-lihat video kebersamaannya dengan Sooji. Mereka berputar-putar dan jatuh terbaring bersamaan di atas hamparan rumput hijau nan luas, tertawa bersama sembari saling berpelukan. Gila. Ternyata nereka pernah melakukan hal bodoh itu.

Ia kembali melihat-lihat foto Sooji yang tersimpan banyak di galeri ponselnya. Wajah cantik nan manis milik Sooji, mengingatkannya pada perkataan maaf ang masih menggantung dalam hatinya. Sesungguhnya, ialah yang patut disalahkan ketika harus mengatakan sebuah kebohongan mengenai Sungjae. Kejadian itu -pastinya- membuat Sooji begitu terpojok dan benci pada Minju. Secerewet-ceresetnya Sooji, ia masih mengatakan hal yang benar-benar terjadi. Bukan kebohongan belaka. Minju memang benar menyukai Kyuhyun.

“Hai. Ehm.. Lee Sooji. Kumohon maafkan aku. Aku akan mencabut omonganku. Kau boleh memanggilku dengan panggilan ‘Kyuhyun’ atau apapun. Bahkan, jika mulutmu gatal, kau bisa menyebarkan pada siswa se-angkatan bahwa aku menyukai Kyuhyun. Sejujurnya, aku menyukai julukan ‘Kyuhyun’ untukku. Hanya saja, aku masih malu. Kumohon.. Maaf Lee Sooji.” Send!

Selama menulis pesan itu, Minju sempat berkali-kali menghapus air matanya yang membuat penglihatannya kabur. Ia menunggu balasan dari gadis yang telah mengukir kenangan selama enam tahun ini. Mana mungkin, semua kenangan indah itu harus tenggelam dengan sebuah kata kebencian? Jika salah satu berkata maaf, mungkin bisa saja diperbaiki. Yah, setidaknya Minju membuat sebuah kemungkinan kata ‘Selamat Tinggal’ pergi.

Lee Suji : “Ya. Kumaafkan”

Hanya itu.

Ketahuilah, saat ini Hati minju belum terkuasai sepenuhnya dengan kata ‘Lega’. Ia masih khawatir Sooji akan berkepanjangan membencinya. Pasalnya, Sooji hanya membalasnya dengan kosa kata yang sedikit. Tidak seperti biasanya yang selalu membalas dengan banyak emoticon dan hampir sama melebihi batas kosa kata per-pesan.

Jeon Minju : “Maaf..”
Jeon Minju : “Maaf..”
dan seterusnya..

Lee Suji : “Berhentilah bertaka maaf, kau membuat ponselku bergetar hingga panas. Aku sedang menyebarkan bahwa kau menyukai Kyuhyun pada siswa se angkatan. Diam, oke?”

Sontak, mata Minju hapir keluar. Yah, ia yang berkata begitu. Mau bagaimana lagi? Sepertinya, ia harus siap jika besok harus mendapat sebuah comblangan dari banyak orang.

Jeon Minju : “Kuharap kau berbohong.”

Lee Suji : “Tidak, aku bersungguh-sungguh. Lihat saja besok, oke?”

.

.

-fin

One thought on “[Ficlet] Freelance – Please Forgive Me

  1. Aih, aku suka fic ini! Fic ini sukses membuatku terharu akan indahnya kata ‘maaf’ dalam sebuah persahabatan. Kisah yang sederhana tapi maknanya dalam. Susunan katanya juga mudah dipahami. Great job, author-nim! ^^
    Ditambah lagi ada Minju pula, hihi :3

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s