[Ficlet] Love Calculator

lovecalculator

Love Calculator

by littlestarlight14

starring:

Soloist Xi Luhan & OC’s Sunggi

[Ficlet, AU, Romance, Friendship, T]

Don’t take my stuff without my permission!

Summary:

”Let me count your love precentage!”

 

Alis Luhan bertaut ditengah, memandangi gadis di depannya yang sedari tadi tak henti-hentinya tersenyum sembari menggauli ponselnya sejak bel istirahat berbunyi. Sesekali gadis itu terkikik kecil, mengabaikan picingan mata Luhan yang menatapnya aneh.

”Kau kenapa, sih?” tanya Luhan pada akhirnya. Well, diabaikan ternyata adalah sesuatu hal yang menyebalkan. Ia baru sadar akan hal itu.

It’s nothing, Lu,” jawab gadis itu tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel.

Luhan mendesah keras. Tidak biasanya makhluk bernama Park Sunggi itu berbicara singkat jika ada dirinya, mengacuhkannya bahkan gadis itu mungkin tak mampu.

Gadis itu kembali terkikik kecil saat tangannya sibuk mengetikkan sesuatu di layar sentuh ponsel kecil itu. Luhan mendengus sebal sembari menyeruput lemon tea yang tiba-tiba saja terasa pahit saat memasuki kerongkongannya.

”Kau sedang apa, sih?”

”Tidak sedang melakukan apapun. Kau gusar sekali dari tadi sepertinya,” jawab gadis itu, dengan nada enteng.

Luhan diam. Sunggi benar, dia memang gusar.

Kabut penyesalan akan dirinya yang menolak ajakan Xiumin untuk bermain bola di halaman sekolah hanya karena ia melihat Sunggi yang sendirian di meja kantin ini tiba-tiba merebak di otaknya. Ia tidak tahu kalau akhirnya ia hanya akan berakhir seperti ini. Hah!

Luhan baru saja mau meyakinkan dirinya bahwa gadis yang ada di depannya ini bukan Park Sunggi, melainkan alien karena nyaris sejak tadi tak ada sapaan yang ditujukan untuk dirinya. Tapi gadis itu sudah meletakkan ponsel miliknya, menyerobot paksa lemon tea milik Luhan lalu menyesapnya kilat.

”Tahu tidak, Lu?” gadis itu mencondongkan tubuhnya sedikit, begitu antusias menatap Luhan yang memandang iris karamel miliknya dengan malas.

”Tidak, aku tidak tahu,” jawab Luhan sedikit dibumbui dengan nada ketus. Ia memalingkan pandangannya dari iris karamel itu, mencoba bersikap arogan di depan gadis itu.

”Ternyata kadar cintaku pada Park Chanyeol sebesar tujuh puluh dua persen,” sebuah cengiran menghiasi wajah kekanakan Sunggi membuat Luhan menganga selama beberapa saat.

”Park Chanyeol lagi?” Luhan memutar kedua bola matanya malas. Ia tahu jika Sunggi adalah big fans dari gitaris band sekolah mereka, Park Chanyeol. Tapi bukankah Sunggi juga tahu jika Chanyeol mengejar-ngejar Shin Chanyoung si primadona sekolah itu? ”Kau bermain apa sih tadi? Jangan bilang kalau itu kalkulator cinta.”

”Darimana kau tahu, Lu?”

Sejatinya Luhan tak pernah mampu bersikap ‘tak manis’ di depan gadis itu, barikade kesombongannya hancur saat manik miliknya bertemu dengan iris karamel itu. Lalu tiba-tiba sebuah ide gila terbersit dalam kepala Luhan, memberontak paksa untuk disuarakan oleh mulutnya.

”Pikiranku terhubung dengan pikiranmu, Dear. Sepertinya ada kabel kasat mata yang terpasang di kepala kita.”

Sekonyong-konyong rona merah menjalar dengan hebat di pipi gadis itu. Ia sedikit sebal jika Luhan sudah menggodanya. Tapi ia mempunyai sebuah fakta yang bisa membungkam mulut cheesy lelaki mirip rusa yang ada didepannya.

”Pantas saja,” sembari ia meletakkan jeda dalam kalimatnya, muncul banyak tanda tanya kasat mata menari-nari di sekitar kepala Luhan.

”Apa?”

”Pantas saja kadar cintamu padaku sebesar sembilan puluh delapan persen, kelihatan sekali kalau kau mencintaiku, Xi Luhan.”

Knock out! Kalimat itu sukses menjatuhkan harga diri Luhan, membuat sebuah senyuman kecut terpasang di wajahnya. Ia memang lelaki yang masuk dalam spesies cheesy dan perhatian untuk Sunggi, tapi jika Sunggi sudah membahas tentang bagaimana ia mencintai gadis itu selalu saja ia malu.

Tanpa Sunggi sadari, sesuatu yang lebih parah sedang menghampirinya

”Sial,” balas Luhan sembari menyeringai. ”Mengapa kalkulator itu benar? Aku memang mencintaimu, Sunggi. Bukan hanya sembilan puluh delapan persen, seratus persen malah.”

O’ow, kali ini percakapan sok manis mereka harus berakhir 2-1. Tentu saja Sunggi harus dalam posisi kalah. Sudahlah.

–fin.

A/N: Another Luhan-Sunggi fiction yeay! Lemme know what you feel about this story with your comment in the box ^^

Regards,

Nuna

2 thoughts on “[Ficlet] Love Calculator

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s