Remember Me? [ Chapter-1]

remember me-alana-pis!


Title || Remember Me?

Author || Alana Yuen

Cast || Oh Sehun as Oh Sehun 25 YO feat Jiyeon as Jiyeon 19 YO

Genre || Drama/Romance/Family Life/Hurt/comfort

Length || Drable-series

Rated || PG-15

Disclaimer || Ga banyak bacot,  I Just Own This Story 

 


>Remember Me<

.

 

 

Ini hanya sebuah pagi yang biasa. Sangat tenang dan nyaman untuk seorang Oh Sehun. Namja berusia dua puluh lima tahun yang saat ini berprofesi sebagai seorang guru di sebuah Sekolah Menengah Pertama di Seoul. Pagi ini dia tidak melakukan apa-apa selain tertidur di pembaringannya. Mungkin sedang mengingat mimpi yang sesaat lalu terdampar diantara ingatan sadar dan tak sadarnya. 

 

Bersyukur hari ini adalah Minggu, mungkin akan menjadi minggu terindah dalam hidupnya. Tidak ada yang akan mengganggunya di apartemen yang baru dihuninya tepat dua hari ini. Sangat nyaman. Sehun tersenyum.

 

Namun sedetik kemudian, 

 

“Huaaaaaaaa!”  

 

“What the?” Spontan Sehun terbangun. Suara apa itu?

 

Sehun beranjak dari kasurnya dan melangkah keluar dari kamarnya. Dia mencari suara tangisan yang belum berhenti itu. Siapa yang sudah membuang anak Jin ke apartemennya?  Sehun terlihat gusar. Marah, emosi! Dia siap melempar apapun dengan tangan mulusnya itu jika melihat sumber keonaran yang sudah berani mengerjainya. 

 

Ketika dia melihat di ruang tamunya, 

 

“Huaaaaaa!” 

 

Sehun terkejut dengan penampakan bocah laki-laki berumur sekitar satu tahun yang terduduk di lantai ruang tamunya dengan berbagai macam mainan dan dot susu.

 

Sehun berusaha untuk menenangkan pikirannya. Menarik nafas dan menghembuskannya dengan santai. 

 

Halusinasi. 

 

Ini hanya halusinasi. Pikirnya. Lalu dia menoleh lagi ke arah bocah yang mungkin saja sudah lenyab dari pandangannya.

 

“Huaaaaaaa!”  Suara tangis berikut wajah merah bocah dengan derai air mata yang menganak pinak itu terlihat semakin nyata. Sehun melarikan jemarinya untuk memburaikan rambut coklatnya hingga menjadi abstract. Menoleh kesana kemari dan mengumpat habis-habisan.

 

“Anak siapa ini ?”  teriaknya dengan suara keras. Laluntangis bocah itu terhenti. Mata bening polosnya melihat ke arah Sehun dengan sedih. Kemudian,

 

“Huaaaaaaaa!”  Dia menangis lagi, bahkan semakin keras.

 

“Kenapa kau memarahi anakmu sendiri Sehun ?”  ujar seorang ahjussi dari arah dapur sambil membawa semangkuk bubur.

 

“Appa?”  Panggil Sehun bingung.

 

“Ya, ini Appamu. Dan ini yang sedang menangis dan meraung-raung kelaparan ini, adalah anakmu. ANAKMU.”  tegas laki-laki itu. Dia menggendong bocah itu dan melangkah ke arah Sehun yang berpegang pada pilar rumahnya.

 

“Anak?”  dia menggigit bibirnya.

 

Kapan dia membuat anak? Dengan siapa? 

 

“Namanya Oh Jin Soo. Dia berumur satu tahun. Dia anakmu. Sangat mirip denganmu waktu kecil dulu. ” 

 

Sehun mengatur nafasnya dengan keras. Anak?  

 

“Kenapa bisa ?” tanyanya masih dengan wajah bodoh dan bingung.

 

“Kenapa tidak bisa ? Kau punya alatnya juga amunisinya. Jadi kenapa tidak bisa membuat anak. Masalahnya kau membuatnya tenpa berpikir panjang.”

 

“Appa? Aku benar-benar tidak tahu!”  keluh Sehun.

 

“Appa juga tidak tahu. Kalau Appa tahu, Appa akan mencegahmu untuk membuat anak sebelum kau menikah.”  Appanya menyerahkan Jin Soo pada Sehun.

 

“Appa, aku tidak tahu bagaimana merawat anak.” Wajah Sehun semakin pucat.

 

“Aku tidak mau tahu. Itu anakmu. Rawatlah dia seperti dulu Appa merawatmu. Sendiri. Appa juga single daddy, Hun-ah! Kau tahu sendiri, eommamu meninggal saat kau masih kecil.”

 

Sehun menggendong Jin Soo bersama bubur yang masih panas di tangannya. Bocah itu menatap Sehun dengan tatapan bening dan sisa airmata. Nafasnya tersengal-sengal. Aigoo!  Sehun mengusap sisa airmata itu setelah meletakkan mangkok buburnya.

 

“Appa! Jangan tinggalkan dia di sini, siapa yang akan menjaganya? Aku harus bekerja.” teriak Sehun pada Appanya.

 

“Cari saja Pengasuh untuknya. Appa sudah tidak mau lagi direpotkan anak kecil. Cukup sudah dirimu yang merepotkan Appa sejak dulu, Hun-ah!”  

 

Brakh

 

Sehun ditinggalkan bersama dengan Jin Soo dalam gendongannya.  Bagaimana Jin Soo bisa berada di tangan Appanya. Siapa ibu kandungnya? Maksudnya, siapa yeoja yang telah dihamilinya. Kenapa dia tidak mau mengurus Jin Soo ?

 

 

.

.

.

 

 

Jiyeon tersadar dari tidurnya. Dia melihat ke sekitarnya. Hatinya lega, dia masih berada di rumahnya. 

 

“Jiyeon, kau sudah bangun ?” seorang wanita masuk ke dalam kamarnya sambil membawa sebaskom air hangat.

 

“Eomma, untuk apa air itu ?”

 

“Untuk membasuh tanganmu.” ujar eommanya.

 

Jiyeon melihat ke tangan kirinya yang dibalut. Ternyata tangannya memang sakit. Dia meletakkannya perlahan di pangkuannya.

 

“Aku terjatuh?”  Jiyeon mengenryit.

 

“Ya. Kau jatuh. ”  Eommanya menahan nafasnya. Dia harus menyembunyikan hal sebenarnya dari putrinya. Karena sebenarnya, Jiyeon mengalami amnesia. Dia mengalami tabrak lari satu minggu lalu. Kepalanya membentur aspal dan masih beruntung dia tidak terluka parah. Hanya saja dia harus melepaskan satu-satunya hal penting dalam hidupnya. Eommanya merenung di hadapan putrinya yang masih membersihkan lukanya sendiri. Masih ada perban yang membalut kepalanya, namun sepertinya Jiyeon memang tidak terlalu memikirkan semua itu, apalagi mengenai sesuatu yang telah Jiyeon dekap dan cintai selama satu tahun ini. 

 

Ny. Park mendesah berat memikirkan masalah itu. Dia terpaksa menyingkirkan buah hati Jiyeon suapaya Jiyeon tidak terlalu berat menjalani hidup ini. Dia masih muda, dan karena kehamilannya saja dulu dia terpaksa harus keluar dari sekolah. Guru brengsek itu sudah berani menghamili Jiyeon? Geram Ny. Park dengan mata memerah. Biarkan sekarang dia yang mengurusi anak itu.

 

 

tebece.

 

 

A/n

 

Apa ini? Ngeluarin FF lagi, padahal yang kemaren aja belum selesai. Kali pada bosen, aq juga belum ada inspirasi lagi ngelanjutin yg lain. Malah udah keluar yg ini. Si Via aja ngeluarin drable series Forbidden Love Haeji. Rencananya ini juga kayak gitu.  Oke, terserahlah! hahaha…

 

Besok Abracadabra …!

Advertisements

42 thoughts on “Remember Me? [ Chapter-1]

  1. utk penulisan bahasa asing seperti “namja” kalo bisa ditulis italic ya.. dan kalau bisa sih dikurangi penggunaan bhs asing agar terlihat ejaan EBI yg rapi

  2. ha ??
    masih blum ngeh ‘-‘
    kapan mereka buat anaknya ?
    kenapa sehun juga bisa lupa ?? *makin bingung*
    izin lanjut baca noona

  3. Aq suka bnget ceritanya,, tpi aq jga penasaran knp sehun gk tau klu dia udh pnya ank, apa dia gk tau klu jiyeon hamil waktu itu? Ksian jiyeon di amnesia n dia gk inget klu dia udh punya ank,,

  4. Sehun knp bisa ga inget juga?? Apa dy juga amnesia??
    Mereka guru dan murid ya??
    Sukaaaa sukaa bgt malah sama cerita nya
    Ok aku lanjut dulu ya

  5. Jin soo anak sehun – jiyeon??? Yakk kak alana ep epnya pendekk binggow … yaudahh karena penasaran mhila lanjut …

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s