[Ficlet] My First Love

luhan14

Cerita ini hanya fiktif belaka. Nama cast kecuali OC, saya hanya meminjam namanya saja tanpa mengubah karakter aslinya.

©arra
Sial, mengapa orang ini harus satu kelompok denganku? Ingin rasanya aku berteriak dan meminta pada Kim Ssaem untuk memindahkannya. Bukan masalah aku tidak suka atau membencinya. Tapi, yang menjadi masalah adalah jantungku berdegup kencang serasa ingin melompat dari tempatnya.

 
“Nona Han, apa ada masalah? Mengapa kau berkeringat?”

 
Sial, benar-benar sial. Mengapa dia harus bertanya padaku. Aniya, jangan. Kali ini jangan sampai terjadi seperti hari kemarin. Kehilangan kesadaran diri saat aku dan orang ini tidak sengaja bertemu pandang.

 
“Nona Han, apa kau melamun?” tanyanya sekali lagi, kemudian menepuk pundakku.
“Aniya!”

 
Aku reflek berteriak sekeras mungkin. Tunggu, apa yang kulakukan barusan? Berteriak? Gawat, ini keadaan gawat darurat. Mungkin sebentar lagi aku akan mendapatkan tatapan membunuh dari teman-temanku karena berteriak saat belajar. Bingo! Aku mendapatkan tatapan itu dan bonus dari Kim Ssaem.
Yeah, mereka bisa menemukanku di lorong sekolah seraya kedua tangan terangkat ke atas sebagai hukuman karena berteriak di dalam kelas.

 
“Mengapa aku bisa seperti ini ketika berada di dekat orang itu? Benar-benar memalukan.”

 
Aku hanya bisa mengumpat diriku sendiri atas kejadian ini. Lu Han. Aku tidak tahu mengapa pria bermarga Lu itu bisa membuatku selalu berakhir konyol. Ini bukan yang pertama kalinya. Dua hari lalu, aku harus membersihkan kamar mandi karena tidak sengaja menjatuhkan beberapa alat musik saat mencoba menghindari Lu Han yang tengah berjalan di hadapanku. Bukankah itu sangat konyol.

 

Baru sepuluh menit aku di hukum, tapi tanganku sudah terasa pegal, perlahan aku menurunkannya tetapi Kim Ssaem mengetahui dan menyuruhku untuk mengangkatnya lebih tinggi.

 
“Jangan turunkan tanganmu jika bel pulang belum berbunyi,” ujar Kim Ssaem seraya kembali masuk ke ruang kelas.
Aku menundukkan kepala. Ini akan menjadi hari yang paling tidak menyenangkan. Di hukum di depan kelas, pasti siswa dari kelas lain akan melihatnya. Huh, sial. Lama-kelamaan tanganku terasa kram dan rasanya ingin aku turunkan.
“Apakah tanganmu terasa kram?”

 
Mataku membulat sempurna saat melihat orang yang bertanya padaku. Orang itu ada di sampingku sekarang. Apa yang ia lakukan?

 

 
“Kalau terasa kram, aku akan membantumu melewati ini,” ujarnya kemudian mengangkat kedua tangannya kemudian memegang tangan kiriku.

 

“K-kau, bagaimama bisa berada di sini?” tanyaku dengan gugup. Tuhan apa yang harus kulakukan, sekarang jantungku kembali berdegup kencang, darah berdesir hebat, dan tanganku pasti terasa sangat dingin.
“Molla. Aku hanya ingin menemanimu,” sahutnya.

 
Aku kembali membulat mata dan menatapnya kaget. Orang ini, sebenarnya apa yang dia perbuat.

 
“Hey, Nona Han. Tanganmu sangat dingin. Apa kau sakit? tanyanya seraya mendekatkan wajahnya ke hadapanku.
Sial, jantungku terus berdegup kencang, pasti ia mendengarnya. Pandangan kami saling bertemu dan itu cukup membuat kepalaku pusing dan semua tiba-tiba menjadi gelap.

.
.
.
.
Aku mempercepat langkah kakiku. Tidak peduli orang itu kini berjalan di belakangku. Kejadian tadi sungguh memalukan. Bagaimana aku bisa pingsan di depannya? Aish, dasar.

 
“Han Seol-ssi!” Aku menghentikan langkahku saat ia memanggil namaku. Perlahan aku menolehkan wajahku untuk melihatnya berjalan mendekat.

 

“W-wae?” tanyaku.

 

“Hari ini cuaca sangat panas. Lalu kau tidak membawa payung maupun topi. Pakailah ini, nanti rambut indahmu akan rusak,” ucapnya seraya memakaikanku sebuah topi.

 

Kembali, dia membuatku menjadi patung. Hanya bisa berdiri menatapnya yang tengah tersenyum.
“Rumah kita satu arah. Mau pulang bersamaku?”
Apa ini mimpi? Lu Han mengajakku pulang bersama? Hey, ini nyata, bukan?
“Nde,” jawabku dengan suara yang sangat pelan.

 

“Baiklah, kita harus cepat. Matahari semakin panas,” sahutnya seraya menarik tanganku.

 
Dasar Spongebob kotak kepala Squidward botak. Ini membuatku ingin melayang. Manis, ya sangat manis. Untuk pertama kalinya aku berjalan bersama orang yang aku suka. Kumohon, jangan pernah mengakhiri hari ini.

 

 

#END

 

One thought on “[Ficlet] My First Love

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s