[Ficlet] An Ex-Girlfriend

tumblr_noo81uC1jU1r9s8sqo2_540

An Ex-Girlfriend by S. Sher

Kris & Allyson.

Genre(s): Kind of Fluff || Point of View:  Third Person || Length: Ficlet || Rating: PG – 17 || Disclaimer:  Wu Yifan and another real characters belong to the company, their self and God. Original characters and plot are mine.

Sumpah, Kris kangen dengan kegiatan menggombali Ally!

– An Ex-Girlfriend –

Sore itu bisa jadi sore penuh rutinitas makan kue juga minum kopi bagi Kris. Kalian pasti mengharapkan kata tapi, hanya saja, atau kawanannya, ya kan? Jadwal kegiatan si lelaki tidak banyak berubah sih, hanya bertambah; menyapa mantan kekasih yang duduk di meja tengah ruangan tanpa diundang.

Wanita dengan mata segelap biji kopi itu sedang memainkan ponsel ketika nampan berisi secangkir arabika dan satu buah roti mendarat di mejanya bersama sapaan, “Oh, Ally? Sudah lama tidak bertemu.”

Ia mengangkat dagu untuk mendapati wajah berhiaskan senyum lebar—kelewat lebar. “Hi, K—Kris, aku tidak menyangka akan bertemu dengamu di sini.”

Siapa juga yang berprasangka akan bertemu si wanita? Kris mana sempat berharap tentang wanita berambut sewarna jelaga yang menginjakan kaki di bakery dekat kantornya. Mantannya itu pindah ke luar kota semenjak delapan bulan yang lalu—dan sekarang Kris sudah terlanjur rindu untuk mengontrol binar-binar bahagia di matanya.

“Kris, kamu tahu—”

“Kalau kamu cantik?” balasnya disela-sela acara mengeluarkan roti dari plastik. Sumpah dia kangen untuk menggombali Ally!

“Allyson Royer masih tetap menawan kendati sudah delapan bulan kita tidak bertatap muka secara langsung.”

Ya, mereka pernah sekali dua kali melakukan video call atau berbincang lewat telpon selepas kepindahan Ally ke Gwangju. Akan tetapi, kalau dilihat langsung, Ally terlalu cantik untuk jadi nyata.

“Tidak, Kris, aku…” dan setiap kata yang ingin lidah itu getarkan tersangkut di tenggorokan.

“Apa?” Si lelaki menaikkan alisnya, “Kamu merindukanku?”

Mata Ally melebar mendapat serangan tadi. “Tidak, bukan, ugh.”

Kris hanya bisa tertawa melihat si wanita yang belum juga kehilangan sifat bingung jika ia ingin berbicara hal kompleks. Wanita itu memang belum berniat berubah, sepertinya. Tidak apa juga sesungguhnya, Kris suka wanita yang ini.

“Lagi pula kamu tidak memiliki pacar apa? Sudah dua tahun kita putus.”

“Aku?” Jadi telunjuk kanan si lelaki menunjuk hidungnya sementara mulutnya sibuk mengunyah. “Tidak, aku masih menunggumu,” godanya dengan salah satu ujung bibir tertarik ke atas.

“Wu Yi Fan!” Kalau Ally tiga tahun yang lalu mendengarnya, mungkin saja ia akan merona malu, namun detik ini ia lebih memilih mendelik tajam. “You should stop flirting with me.”

Why?”

Tumben sekali wanita itu sampai melarangnya—dalam arti kata serius. Biasanya juga ia hanya marah-marah sedikit dengan muka yang sudah merah layaknya kepiting rebus, tapi tidak pernah benar-benar minta Kris berhenti. Kris kepalang sering menggombal, Ally jadi terlalu biasa, dan mereka teman—pula pacar—semasa kuliah… jadi masalahnya? Apa karena mereka putus? Ah, Kris ‘kan tidak serius juga dan ia yakin Ally pasti tahu.

“Karena,” ia mengucapkannya perlahan pun pelan, “karena—”

Belum sempat penjelasan itu dimulai sebuah tangan melingkar di pundaknya diiringi oleh suara bass, “Ally.” Wanita itu menoleh dan segera disambut oleh kecupan ringan di bibir. “Belum menunggu lama ‘kan, sayang?”

Ia membentuk kata “Tidak” tanpa suara.

Kris menjatuhkan rotinya dari genggaman tangan sedangkan mulutnya terbuka reflek. Ia tidak berharap mendapatkan kejutan seperti seorang pria yang mencium Ally secara tiba-tiba, bahkan lebih mungkin jika bossnya datang mau memecatnya—tapi jangan sampai, please. Matanya memicing, memerhatikan ujung kaki hingga ujung rambut milik si pria. Tidak kenal.

Brengsek, ia siapa?

“Baguslah, dan—” Lelaki yang datang tadi baru menyadari kehadiran Kris. “Temanmu?” tanyanya pada Ally.

“Y—ya. Mmm, Mark, ini Kris,” ucapnya sambil menunjuk dua lelaki itu bergantian pun secara tidak langsung mendorong mereka untuk bersalaman, “dan Kris, ini Mark.”

Mark mengulurkan tangan bersama sebuah lengkungan di bibir, “Aku Mark, senang bertemu denganmu.”

“Senang bertemu denganmu juga,” jawabnya sambil menjabat tangan itu beberapa detik—dengan sebuah tatapan penasaran tercetak di muka. (By the way, Kris tidak senang)

“Kalian teman lama?” Mark memberikan jeda sesaat pada kalimatnya untuk meraba kantung celana—mencari sesuatu. “Sepertinya kita masih bisa mengobrol sebentar sebelum pergi—jika kalian mau bernostalgia.”

Si wanita sepertinya sudah siap untuk menolak dan akan menjelaskan kejadian penuh tanda tanya ini pada Kris lewat ponsel saja, namun Mark meninggalkan mereka lagi setelah berkata, “Tunggu, sepertinya ponselku ketinggalan di mobil, sebentar,” ujarnya sembari menoleh ke arah Kris lantas kembali manatap wajah Ally, “aku mengambil ponsel dulu ya.”

Dan Ally hanya bisa mengangguk.

“Siapa?” tanya Kris—yang sudah berhenti sepenuhnya dari kegiatan memakan roti—setelah Mark melangkahkan tungkainya menjauh.

Ally menghela napas panjang.

“Oh, Kris, namaku sudah bukan lagi Allyson Royer.” Ia mengetukkan jemari tangan kirinya pada meja kayu dengan nada serampangan. Merasa terganggu pula mendapat pertanda, Kris menoleh mendengar suara tersebut, langsung saja matanya terkunci pada cincin perak bertahtakan emas putih yang melingkar sempurna pada jari manis mantan kekasihnya. “Sekarang, kamu bisa memanggilku Allyson Tuan.”

Ally tidak tahu mau tersenyum jenaka atau memasang senyuman meminta maaf, tapi yang pasti Kris sudah memilih untuk membeku dengan muka malu, sebal, pun tatapan what-the-actual-fuck-Ally?

– An Ex-Girlfriend –

 Prompt number 76: Maiden Name.

Yap, aku lagi bikin prompt di wordpressku, dan maafkan yang jarang ngepost di sini 😦

9 thoughts on “[Ficlet] An Ex-Girlfriend

  1. wuaaaaaaaa Kris Kris Kris Kriiiiiiissssss……!!!! Kalo kamu kangen godain mantan pacar, aku malah kangen berat sama kamuuuuuuu T.T kangen kekonyolan kamu pas masih di EXO. dan ya ampun…. ternyata kamu masih belum berubah. masih tetap konyol yaa XD by the way makasih banget buat penulis udah bikin karakter Kris ga beda jauh sama karakter dia pas msh di exo. sok keren, mau cool malah jadi lawak :v sumvah kesian banget terxata mantannya udah nikah. ya Allah lucuuuu ini ceritanya hahaha suka banget! menghibur. keren bgt bisa dpt ide bikin cerita kaya gini. aku sempet ngira yang jadi suaminya Ally itu Chanyeol. haha mantep banget tuh pasti :3 tapi itu cuman khayalan gak kesampean aku aja kok sebenerx berhubung aku KrisYeol shipper /gada yg tanya -_-

    lanjut teros ya Author-nim nulisnya… fighting! ^^

    • Sesungguhnya aku cuman ngebayangin Kris kayak gini, dan Kris mungkin bakal terus sok cool diceritaku. Soalnya dia emang keliatannya gitu? Sampe sekarang juga keliatan cool, tapi keliatannya aja HAHAHAHA.

      Gak tau, buat suaminya yang kepikiran Mark aja, gara-gara namanya sih sebenernya (?). Idenya random aja pas kepikiran prompt maiden name hahaha.

      Makasih ya ♥

  2. Adduhh nyesekk jdi kriss essshhh, bru jga godain mantan bbrp menit eehh twnya dh jdi mlik org lain, sbar aja kris msih bnyak di luar, klo mw cri

  3. YUHUUUUU SHEEERRR MAA GIIRRRLLLL….
    AS USUAL, I ALWAYS LOVE YOUR CRUNCHY FIC TSAAAH…
    ku lagi batuk fyi pas baca ini dan endingnya ku ngakak sambil batuk kalo bisa pengen banget jambak kriseu.. hahaa .
    abis tuh holang songong amat, sok2 gombalin mantan duheh…
    padahal ya kalo kata suami aku (re: paman junsu) cowok tuh kebanyakan suka gengsi kalo ketemu mantan.. lah si krisseu memang bukan wowok(?) biasa ya …

    duheh ku ngaco komennya.. tapi ya tbh habis baca fiksimu ku jd mendambakan sosok pria kayak markeu… udh tjakep, pengertian, gak cemburuan pula… GIMME YOUR LAST NAME MAS TUAANN…..! #abaikeun

    kusuka sher kusukaaa♥

    • KAK BECCAAA! 😀

      Aku udah lama banget gak menyentuh genre yang cheesy-cheesy dan comedy huhuhu. Maap aja, Yifannya mau aku nistain dulu xD Kalo batuk minum obat istirahat kak, Krisnya urusan Mark (?)

      Kalo Yifan kan bukan manusia biasa, emang agak aneh dia mah, kujuga gak ngerti lagi LOL. Btw, SEJAK KAPAN PAMAN JUNSU UDAH NIKAH!?!? HUFT.

      Semoga kita mendapatkan Mark kita masing-masing ya kak :”) ((wahai jodoh, kamu di mana? HAHAHA XD )). KAKAK KALO KIM YA KIM AJA JANGAN SUAMI ORANG DIAMBIL JUGA 😦

      Makasih kak ♡♥♡

      • gapapa sher, kamu udah lama ga nyentuh chessy aja manis nya kebangetan, emang dasar senpay…. /kunangesh dipojokan/
        JUNSU UDAH NIKAH TAU, btw maaf ya ga undang2 , wqwqwwq
        ku jadi baper kalo kamu ngomongin jodoh /langsung keinget umur/
        KABECCA SUKA POLIANDRI, MASA GA BOLEEEH?

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s