That’s Mannequin Is My Girl [Chapter 15]

That Mannequin Is My Girl

Title : That Mannequin, Is My Girl [Chapter 15]
Author : MeiKim

Poster by : LAYKIM @ IFA
Length : Chapter

Rating : PG-13
Genre : Fantasy, Comedy, Romance
Cast : Song Yoorin (OC)
Kim Jongin as Kai
Other Cast : Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Kyungsoo, etc
Disclaimer : is REAL My Imagination. Don’t be a PLAGIAT! Happy Reading Chingudeul ^^

PREVIOUS CHAPTER :

| Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3 | Chapter 4 | Chapter 5 | Chapter 6 | Chapter 7 | Chapter 8 | Chapter 9 | Chapter 10 | Chapter 11 | Chapter 12 | Chapter 13 | Chapter 14 |

***

**

*

Author POV

“Yoorin, ku dengar ada uisa yang baru dipindah tugaskan ke departemenmu ya?” tanya Baekhyun

“Ku dengar seperti itu, tapi aku belum melihatnya” jawab Yoorin

“Tapi kudengar dari beberapa uisa, dia itu seorang namja. jika dia berani mengganggumu, katakan padaku” ucap Baekhyun

Arrasseo.. Arrasseo” ucap Yoorin terkekeh

Kini Baekhyun dan Yoorin jarang bersama, karena Yoorin kini difokuskan untuk menjadi dokter anak-anak, dan Baekhyun dipindah tugaskan untuk di UGD. Yoorin lebih menyukai tugasnya yang sekarang, karena jelas saja, ia sangat menyukai anak kecil.

“Song uisa, apakah kau sudah bertemu dengan partner kerjamu?” tanya salah satu perawat

Ani.. Aku belum bertemu dengannya. Jika dia sudah datang, tolong suruh dia segera menemuiku” ucap Yoorin

“Baik. Akan saya sampaikan”

“Kalau begitu, saya akan pergi dulu untuk mengecek ke ruangan IV-B ya” ucap Yoorin tersenyum dan segera mengecek pasien yang selalu ditanganinya. Sesampainya disana, ia melihat Jinwoo pasien yang selalu ditanganinya sedang berbaring dan menonton TV

“Jinwoo-yya” sapa Yoorin

“Ah.. Song uisa” sapa Jinwoo

Aigoo.. kau sedang menonton apa Jinwoo-yya” tanya Yoorin

“Buka mulutmu.. aaa ~” ucap Yoorin menyuruh Jinwoo membuka mulutnya dan segera memasukin termometer untuk mengecek suhu badannya

“Ah.. panasmu sudah turun. Kau harus makan dengan teratur agar cepat sembuh, ne?” ucap Yoorin

“Tapi makanan disini tidak enak. Aku tidak suka” ucap Jinwoo

Arrasseo.. kalau begitu, kau ingin makan apa? Nanti aku akan membelikannya untukmu” ucap Yoorin

“Aku ingin jjangmyeon, uisa” ucap Jinwoo

“Baiklah, nanti akan kubelikan. Tapi kau harus berjanji untuk makan yang teratur dan meminum obatmu tepat waktu.” Ucap Yoorin

Ne uisa. Aku berjanji” ucap Jinwoo riang

“Anak pintar. Kalau begitu, istirahatlah. Nanti uisa akan kesini lagi untuk memberi apa yang kau inginkan tadi” ucap Yoorin mengelus halus pucuk kepala Jinwoo

Ne uisa!” ucap Jinwoo

Yoorin tersenyum dan segera berlalu meninggalkan ruangan Jinwoo, pasien berumur 9 tahun yang ditanganinya akhir-akhir ini.

“Song uisa!” ucap seseorang yang memanggilnya. Yoorin segera membalikan badannya dan menatap seseorang yang setengah berlari menghampirinya

Ne?” tanya Yoorin

“Perkenalkan, aku Kim Taehyung” ucap seorang namja yang tadi memanggilnya dan sekarang sudah ada dihadapannya.

“Ah aku adalah uisa yang dipindah tugaskan kemari dan menjadi partner kerjamu” sambungnya

“Ahh.. Arra, arra. Selamat datang Kim uisa.” Sapa Yoorin

“Jadi, kapan kita mulai?” tanya Taehyung

“Tentu saja sekarang” jawab Yoorin tersenyum sangat manis, sehingga membuat Taehyung terpesona, terus memandang wajah Yoorin tanpa berkedip.

“Kim uisa?” ucap Yoorin

“Ah ne?” ucap Taehyung tersadar dari lamunannya

Kajja” ucap Yoorin. Mereka berjalan bersama untuk menangani satu persatu pasien di rumah sakit itu. Taehyung sangat menyukai anak-anak, sama halnya dengan Yoorin. Walaupun baru mengenal satu sama lain, namun mereka sudah terbilang sangat akrab, apapun yang mereka bicarakan, pasti akan menyenangkan.

Hari-hari berlalu, Yoorin dan Taehyung menjadi semakin akrab, karena mereka sekarang adalah partner kerja maka dari itu mereka sering bertemu dan makan bersama. Taehyung adalah seorang yang ramah dan mudah bersosialisasi sehingga membuat Yoorin tidak canggung padanya dan sangat nyaman seperti dengan teman-temannya yang lain.

“Taehyung-ssi, kurasa wajahmu itu mirip sekali dengan temanku” ucap Yoorin

Nugu?” tanya Taehyung

“Baekhyun. Apa kalian ada hubungan darah? Wajah kalian benar-benar mirip sekali” ucap Yoorin

“Baekhyun?” tanya Taehyung

Ne. Dia juga bekerja dirumah sakit yang sama. Byun uisa. Apa kau belum bertemu dengannya?” tanya Yoorin

Aniyoo. Aku tidak kenal dan belum bertemu dengannya” ucap Taehyung

“Ah jinjja? Tapi kalian benar-benar mirip” ucap Yoorin terkekeh

“Ahh.. pasti dia imut sepertiku juga kan?” goda Taehyung

“Ey.. percaya diri sekali” jawab Yoorin diselingi tawa kecil. Mereka berjalan bersama diiringi senda gurau, mereka terlihat sangat asik jika sedang berbincang dan berjalan bersama, siapapun yang melihatnya pasti akan sangat iri. Banyak sekali perawat-perawat dan para dokter yang mengatakan bahwa mereka adalah pasangan serasi, namun Yoorin selalu menyangkalnya, dan mengatakan bahwa mereka hanya teman dan partner kerja.

Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang tak sengaja menangkap keberadaan mereka dan memperhatikan mereka. Seseorang itu segera menghampiri Yoorin dan memanggilnya.

“Oh! Kai?” ucap Yoorin terkejut

“Apa begini ya kerjaan seorang dokter jaman sekarang, berpacaran ditengah jam kerjanya” gerutu Kai

Mwo? kau ini bicara apa?” ucap Yoorin terkekeh. Namun Kai hanya memandang Yoorin dan Taehyung bergantian dengan tatapan yang sinis

“Kudengar, kau sekarang difokuskan menjadi dokter yang menangani anak-anak?” tanya Kai. Yoorin hanya tersenyum dan mengangguk, mengiyakan pertanyaan Kai

“Hey, kau ini dokter apa?! Kau kan yang menangani kesehatan ayahku, kenapa kau tidak bertanggung jawab dan mengabaikannya begitu saja?” ucap Kai mendengus kesal

“Ah.. itu, tenang saja, aku tak melepas tanggung jawabku. Aku masih dokter pribadi ayahmu, aku sudah mengurus segalanya” ucap Yoorin tersenyum

“Ah, suster Ahn, tolong bantu Tuan ini, dan berikan berkas yang tadi pagi sudah saya simpan di meja mu” ucap Yoorin pada salah satu perawat itu

“Baik Song uisa” ucapnya.

“Ada apa?” tanya Taehyung

“Bukan apa-apa, hanya masalah kecil” ucap Yoorin

“Kalau begitu, kami pergi dulu” ucap Yoorin pada Kai. Yoorin dan Taehyung segera berlalu meninggalkan Kai yang masih memandang mereka berdua dengan tatapan sinisnya.

“Ey! Apa-apaan gadis itu, bisa-bisanya berpacaran disaat jam kerjanya?! Apa dia sudah merasa hebat?” gerutu Kai

“Hey, Kai!” seru seseorang memanggil Kai

“Kau sedang apa disini? Rasanya kau akhir-akhir ini sering sekali kemari” tanya Baekhyun

“Aku.. hanya mengambil berkas kesehatan ayah saja” ucap Kai

“Tapi rasanya kau begitu sering kemari, biasanya hanya 2 minggu sekali atau sebulan sekali, sekarang sepertinya setiap minggu kau selalu kemari” tanya Baekhyun penuh selidik

“Ah itu urusanku!” dengus Kai

“Bacon, siapa namja yang selalu bersama Song uisa?” tanya Kai penuh selidik

Namja?” tanya Baekhyun

“Hm.. tiap kali aku kemari, aku selalu melihatnya bersama namja itu” ucap Kai

“Ah.. itu Kim Taehyung, dia dokter yang dipindah tugaskan kemari, dan menjadi partner kerjanya Yoorin” jelas Baekhyun

Mwo? Partner kerja?” tanya Kai

“Hm.. wae?” tanya Baekhyun

Ani.. aku hanya bertanya saja” ucap Kai. Baekhyun memandang Kai yang terus menatap Yoorin yang sedang berjalan bersama Taehyung. Baekhyun mengangguk-anggukan kepalanya seolah mengerti atas maksud pertanyaan Kai, Baekhyun terkekeh karena menyadari tingkah Kai. Dia cemburu.. batin Baekhyun.

Saat itu juga Kai segera berlalu meninggalkan Baekhyun yang masih terkekeh menertawai Kai. Ia terus mengumpat sendiri tak tau apa yang bisa membuatnya seperti itu. Mengumpat dan kesal tak jelas apa alasannya.

“Haish.. memangnya kenapa jika mereka berkencan. Bukan urusanku” umpat Kai

“Tapi kan gadis itu selalu mengejarku, sekarang dia mengabaikanku begitu saja? Cih.. dasar wanita!” umpat Kai lagi

“Ah! Lupakan! Aku bisa gila jika terus memikirkan wanita itu!” umpat Kai lagi dan lagi

Sebulan, dua bulan berlalu, semakin hari, Kai semakin penasaran dengan Yoorin. Ia juga semakin sering mengunjungi rumah sakit, diwaktu senggangnya ia menyempatkan ke rumah sakit, walaupun tak ada hal penting yang ia lakukan disana. Entah apa yang membawanya kesana, ia hanya ingin memperhatikan setiap gerak-gerik dari Yoorin, terutama saat bersama Taehyung.

“Jadi, dia benar-benar akan mengabaikanku dan pergi berkencan bersamanya? Seorang Kai dikalahkan dengan dokter amatiran itu? Cih.. apa-apaan ini!” gerutu Kai

Saat Kai sedang memperhatikan Yoorin yang sedang berjalan, tiba-tiba saja Yoorin hendak terjatuh karena kakinya terkilir akibat heels-nya yang tinggi itu. Namun, tiba-tiba saja ada seseorang yang berlari menolong Yoorin, siapa lagi jika bukan Taehyung. Hal itu sukses membuat Kai kembali mengumpat tak jelas.

“Ey! Dia mencuri-curi kesempatan! Memegang tangan gadis itu seenaknya” umpat Kai

“Cih.. itu hanya cara kuno. Pura-pura perhatian, nanti ujung-ujungnya berkencan” umpat Kai lagi

“Ah! Sudahlah, untuk apa juga aku disini!” umpatnya sekali lagi dan segera berlalu meninggalkan rumah sakit dengan terus mengumpat, sepertinya akan menyaingi Baekhyun yang sering mengumpat.

Hari ini Kyungsoo, Nayeon, Saemi, Chanyeol, Baekhyun dan Kai berencana untuk pergi bersama. Mereka memilih untuk berenang dan bermain di Caribbean Bay. Sebelumnya Baekhyun dan yang lainnya juga sudah mengajak Luna dan Yoorin, namun mereka berdua bilang akan menyusul karena ada beberapa hal yang harus diurusi dulu.

“Haish.. seharusnya kalian tidak usah mengajakku jika kalian hanya bermain berpasangan” gerutu Kai

“Ey, sejak kapan kau suka mengumpat seperti Baekhyun” ucap Chanyeol

“Hey! Maaf aku telat” ucap Luna yang setengah berlari menghampiri Kai dan yang lainnya

“Kau tidak datang bersama Yoorin? Dimana dia?” tanya Saemi

“Yoorin sedang mengurusi pasien dulu. Katanya ia juga akan menyusul kesini” ucap Luna

“Cih.. lebih tepatnya berpacaran dengan dokter amatiran itu” umpat Kai. Membuat teman-temannya beralih menatap Kai dengan tatapan aneh dan kebingungan

Mereka segera bermain air bersama, namun, Kai hanya duduk diam saja tak melakukan apapun, ia terlalu bosan, terlebih dari itu, hanya dialah yang tak memiliki pasangan. Kini Baekhyun sedang bermain bersama Luna, dan meninggalkan Kai begitu saja. Tak lama, seseorangpun datang menghampiri Kai, ya itu Yoorin, senyuman pun terukir diwajah Kai saat melihat kedatangan Yoorin, namun tiba-tiba saja senyuman itu hilang ketika melihat Yoorin yang ternyata tidak datang sendiri, Yoorin datang bersama Taehyung.

“Sudah seharusnya aku tidak benar-benar datang kesini” gerutu Kai

“Kai, dimana yang lain? Kenapa kau hanya diam disini?” tanya Yoorin

“Aku malas” jawab Kai singkat

“Taehyung-ah, aku ganti baju dulu ya” ucap Yoorin segera pergi meninggalkan Kai dan Taehyung. Kai hanya terus menatap Yoorin yang semakin lama semakin menghilang dari pandangannya.

“Apa kau berkencan dengan Yoorin?” tanya Kai tiba-tiba pada Taehyung

“Kenapa kau bertanya seprti itu?” tanya Taehyung

“Sudah jawab saja!” dengus Kai

“Tidak, memangnya apa urusannya denganmu?” tanya Taehyun

“Baguslah. Bukan apa-apa” jawab Kai

Tak lama Yoorin kembali menghampiri Kai dan Taehyung. Yoorin terlihat sangat cantik dan natural, walaupun dengan pakaian renang yang tidak terlalu mini, namun membuat tubuh Yoorin terlihat benar-benar jelas dan sangat indah.

“Bagaimana jika kita naik itu?” ucap Taehyung pada Yoorin

Andwae! Aku tidak bisa berenang” ucap Yoorin

“Eih, kan ada aku. Tenang saja. Kajja” ucap Taehyung

“Kai apa kau akan diam disini saja? Tidak ingin bermain bersama kami? Tanya Yoorin

“Tidak” jawab Kai singkat

“Yasudah kalau begitu, Taehyung-ah, kajja” ucap Yoorin. Yoorin dan Taehyung segera pergi bersama, Kai yang melihatnya hanya terus mengumpat kesal, ketika melihat Yoorin pergi bersama Taehyung dan terlihat sangat asik. Sepertinya Kai mulai cemburu karena Yoorin kini dekat dengan namja lain.

Teman-teman yang lain sibuk masing-masing, termasuk Yoorin yang asik berdua dengan Taehyung, sedangkan Kai hanya duduk diam memperhatikan Yoorin bersama Taehyung yang tak jauh darinya. Ia terus mengumpat kesal, padahal ia sendiri yang menolak ajakan Yoorin, dan jauh sebelumnya, ia sendiri yang meminta Yoorin untuk menjauhinya.

“Yoorin-ah, kau tunggu disini sebentar, ne? Aku ambil pelampung untukmu dulu disana” ucap Taehyung. Yoorin hanya mengangguk dan menunggu Taehyung ditepi kolam renang.

Saat sedang menunggu Taehyung, tiba-tiba saja ada beberapa orang yang sedang berlarian dan tak sengaja menabrak Yoorin sehingga ia terpeleset dan masuk ke dalam air yang dalam. Yoorin sangat panik dan berusaha berteriak namun ia tak bisa karena ia benar-benar tak bisa berenang sehingga kehabisan nafas.

Disisi lain, Kai yang menyadari tidak melihat Yoorin lagi saat segerombolan orang tadi berlarian, ia merasa panik. Ia bangkit dari tempat duduknya dan mencari Yoorin.

Tapi aku tidak bisa berenang

Tiba-tiba ucapan itu terbesit dikepala Kai. Kai mendengar Yoorin mengatakan bahwa ia tak bisa berenang. Sesegera mungkin ia segera berlari untuk menyelamatkan Yoorin. Namun, saat sedang berlari, ia melihat seseorang terjun dan segera menyelamatkan Yoorin, ya dia Taehyung yang menyelamatkan Yoorin. Taehyung segera mengangkat Yoorin yang sudah tidak sadarkan diri. Ia segera memberi nafas buatan untuk Yoorin, hal itu sukses membuat Kai semakin kesal pada Taehyung, entah apa alasannya, tapi Kai tidak menyukai Taehyung saat memberikan nafas buatan pada Yoorin.

Eonnie!” teriak Nayeon yang tersadar bahwa Yoorin tak sadarkan diri dan sedang diberi nafas buatan oleh Taehyung. Kyungsoo dan Nayeon segera menghampiri Yoorin yang masih tak sadarkan diri.

“Ayolah Yoorin” ucap Taehyung panik dan terus memberikan nafas buatan pada Yoorin. Kyungsoo yang menyadari perlakuan Taehyung itu segera menoleh kearah Kai yang berdiri tak jauh dari tempatnya itu.

“Uhuk…” Yoorin akhirnya tersadar dan terbatuk-batuk. Taehyung yang melihatnya bernafas lega karena ia berhasil menyelamatkan Yoorin.

Eonnie! Kau membuatku khawatir!” ucap Nayeon segera memeluk Yoorin yang masih sangat lemah

“Biar aku mengantar Yoorin pulang” ucap Taehyung segera beranjak untuk mengganti baju dan mengambil tas dan pakaian Yoorin

“Biar aku saja” ucap Kai

“Tidak apa-apa, aku saja, aku bisa menjaganya” ucap Taehyung

“Bisa menjaganya katamu?! MENJAGA APA HAH?! APA KAU TIDAK LIHAT YOORIN SEPERTI INI KARENA KAU MENINGGALKANNYA SENDIRI?!” ucap Kai emosi. Membuat Kyungsoo dan Nayeon benar-benar terkejut dengan tingkah Kai

“Ada apa ini?” tanya Baekhyun yang baru datang dan mendengar Kai berteriak pada Taehyung

“Kau tau apa yang akan terjadi jika Yoorin sedikit saja terlambat diselamatkan, hah?!” ucap Kai emosi. Kai menghela nafasnya kesal, ia segera mengambil handuk dan segera menghampiri Yoorin dan membalutkan handuk di badannya.

“Aku yang akan mengantar dia pulang” ucap Kai segera mengangkat Yoorin

“Kai, ada apa dengan Yoorin?” tanya Luna panik

“Sms-kan password apartemenmu” ucap Kai pada Luna. Ia segera membawa Yoorin pergi menuju mobilnya. Saat diperjalanan, Kai terus menatap Yoorin yang sedang tertidur, wajahnya benar-benar pucat, sepertinya Yoorin ketakutan tadi.

Sesampainya disana, Kai segera merebahkan Yoorin di ranjang, dan menutupi tubuhnya dengan selimut agar badannya tetap hangat. Ia segera berjalan menuju dapur untuk membuatkan teh hangat dan kembali menuju kamar Yoorin. Saat memasuki kamarnya, Kai melihat Yoorin yang sudah terbangun. Kai segera menghampirinya dan memberikan segelas teh hangat yang barusan dibuatnya.

“Minumlah, agar badanmu tetap hangat” ucap Kai. Yoorin mengangguk dan segera meminum teh yang diberikan oleh Kai

“Sebaiknya kau ganti baju dulu, kau pasti kedinginan. Atau mau aku yang gantikan?” goda Kai. Yoorin yang mendengarnya segera memberikan death glare-nya pada Kai

“Haha aku hanya bercanda. Cepat ganti dulu, nanti kau masuk angin” ucap Kai terkekeh. Yoorin segera beranjak dari ranjangnya dan segera mengganti bajunya. Setelah selesai, ia kembali mendudukan dirinya di ranjang dan menarik selimutnya.

“Kenapa kau disini?” tanya Yoorin

“Kau mengusirku?” tanya Kai

“Bukan begitu, aku hanya bingung saja kenapa kau ada disini” ucap Yoorin

“Kesannya kau itu seperti mengusirku! Tentu saja aku kesini karena mengantar kau pulang” gerutu Kai. Yoorin yang mendengarnya tak bisa menahan rasa senangnya, ia tak menyangka jika Kai masih perduli dan khawatir padanya. Ia tak bisa lagi menahan senyuman di wajahnya, sehingga ia tersenyum-senyum sendiri.

“Hey! Kau jangan salah mengira. Aku melakukan ini hanya agar teman-temanku tidak cerewet karena tidak mengantarmu pulang. Terutama Baekhyun. Aku sedang tidak ingin mendengarnya mengata-ngataiku” ucap Kai

Arrasseo” ucap Yoorin mengangguk dan senyuman yang masih menghiasi wajahnya. Ia terus tersenyum karena merasa sangat senang, ia bisa merasakan kehangatan Kai lagi seperti dulu.

“Berhenti tersenyum-senyum seperti itu. kau seperti orang bodoh” gerutu Kai. Namun Yoorin tak memperdulikan ucapan Kai

“Kau sudah baikan kan? Kalau begitu aku pulang” ucap Kai segera beranjak dan berjalan keluar dari kamar Yoorin

“Kai!” seru Yoorin membuat Kai menghentikan langkahnya dan berbalik memandang Yoorin

Gomawo” ucap Yoorin tersenyum. Kai hanya mengangguk dan segera keluar dari kamar Yoorin, lalu menutup pintu kamar Yoorin. Ia menghela nafasnya dan senyuman terukir di wajah Kai, entah apa yang membuatnya tersenyum seperti itu.

Keesokan harinya..

“Yoorin! Kenapa kau sudah mulai bekerja? Kenapa kau tidak beristirahat saja?” tanya Taehyung khawatir pada Yoorin

“Aku tidak apa-apa. Aku tidak perlu istirahat, Taehyung” ucap Yoorin

“Kau yakin, kau baik-baik saja?” ucap Taehyung lagi memastikan

“Hm, aku baik-baik saja. Ohya, terimakasih kemarin kau sudah menyelamatkanku” ucap Yoorin

“Kau tidak perlu berterimakasih. Seharusnya aku yang meminta maaf, karena telah meninggalkanmu sendiri sehingga kau seperti itu” ucap Taehyung

“Ini bukan salahmu, kau tidak perlu minta maaf. Lagipula, sekarang aku baik-baik saja, kau tidak perlu khawatir” ucap Yoorin

“Baiklah jika begitu” ucap Taehyung

“Ohya, aku boleh menanyakan sesuatu?” sambung Taehyung

“Apa yang ingin kau tanyakan?” tanya Yoorin

“Sebenarnya, Kai itu siapa? Apa hubunganmu dengannya?” tanya Taehyung

“Kenapa kau bertanya seperti itu?” ucap Yoorin

“Aku hanya ingin tau saja” ucap Taehyung

“Dia itu kekasihku” ucap Yoorin

“Kekasihmu? Tapi kenapa nampaknya dia sangat dingin padamu, dia..”

“Dia kehilangan ingatannya, dan tidak mengingatku” ucap Yoorin memotong pembicaraan Taehyung

“Hilang ingatan?!” tanya Taehyung

“Hm.. sudah dari 2 tahun yang lalu” ucap Yoorin

“2 tahun?! Dan kau masih menunggu?!” ucap Taehyung terkejut

Ne, bagiku, tidak penting seberapa lama aku menunggu. Yang terpenting, perasaanku tak pernah berkurang sedikitpun padanya. Walaupun dia tidak mengingatku, namun aku yakin, jika dia akan kembali mengingatku. Aku yakin jika keajaiban akan ada, dan Kai juga pernah mempercayai hal itu” jelas Yoorin

“Ah, kita bisa telat. Kajja” sambung Yoorin segera berlalu meninggalkan Taehyung yang masih berdiri menatapnya.

“Mencintai seseorang yang telah melupakannya? Kalau begitu, aku masih memiliki kesempatan untuk mendapatkannya. Aku akan membuatnya melupakan Kai” gumam Taehyung. Ia tersenyum dan segera berlari menyusul Yoorin.

Taehyung menyukai Yoorin sejak pertama kali ia bertemu dengannya. Ia bukan hanya terpesona dengan kecantikan Yoorin saja, namun ia terpesona dengan kepribadian Yoorin. Sikap lembut, hangat, periang dan baik, itu yang membuat Taehyung benar-benar menyukai Yoorin. Ia tak mengetahui jika dulu Yoorin bukanlah manusia, dulu Yoorin hanyalah sebuah mannequin dan makhluk yang berasal dari bumi.

Sejak saat itulah Taehyung benar-benar menunjukan rasanya pada Yoorin. Ia lebih sering mengajak Yoorin untuk berkencan atau sekedar makan bersama. Ia benar-benar ingin membuktikan jika ia sangat mencintai Yoorin dengan sangat tulus. Ia ingin membuat Yoorin melupakan Kai, ia hanya ingin menjadi satu-satunya orang yang sangat dibutuhkan Yoorin. Setiap hari Taehyung selalu bersama Yoorin, sudah seperti lebah dan bunga yang tak bisa dipisahkan.

Hal tersebut justru membuat Kai tambah kesal. Ia memang pernah meminta Yoorin untuk berhenti mengingatkan akan masa lalunya, meminta Yoorin untuk berhenti mendekatinya. Tapi ketika mengatakan itulah, Kai semakin tak bisa menjauh dari Yoorin, ada dorongan untuk terus memperhatikan Yoorin. Ia tak pernah suka jika Yoorin selalu berdekatan dan bersama dengan Taehyung.

Hari ini, Yoorin dan Taehyung pergi menuju Myeongdong untuk sekedar berjalan-jalan, berbelanja dan makan malam. Setiap tempat disana, membuat Yoorin kembali teringat akan kenangan lamanya bersama Kai. Ia ingin merasakan kehangatan saat bersama Kai, bersenda-gurau bersama Kai, memakan street food bersama Kai, dan hal yang paling dirindukannya adalah tawa khas Kai yang tak pernah ia lihat lagi semenjak ia menjadi manusia di bumi.

Wae? Kenapa kau diam saja? Apa kau sakit?” tanya Taehyung

Aniyo” jawab Yoorin

“Ada apa? Jika kau tidak enak badan, lebih baik kita pulang saja” ucap Taehyung khawatir

“Aku, hanya tiba-tiba teringat Kai, aku merindukannya, Taehyung” ucap Yoorin. Taehyung yang mendengar ucapan Yoorin itu menghela nafasnya berat, ia segera menggenggam tangan Yoorin.

“Kalau begitu, kita harus bersenang-senang hari ini, agar kau tidak sedih lagi” ucap Taehyung tersenyum dan segera menarik Yoorin untuk kembali berjalan

Mereka menghabiskan waktu semalaman, Yoorin memang tidak akan bisa melupakan Kai, tapi berkat Taehyung hari ini, ia sedikit melupakan kesedihannya. Setidaknya, bagi Yoorin, Taehyung adalah teman yang baik, ia menyayanginya sebagaimana ia menyayangi teman-temannya yang lain.

“Yoorin-ah” ucap Taehyung

Ne?” tanya Yoorin

“Aku ingin mengatakan sesuatu padamu. Tapi, jika nanti aku mengatakannya, kau harus berjanji untuk tidak membenciku” ucap Taehyung

“Tentu saja aku tidak akan membencimu. Memangnya kau mau mengatakan apa?” tanya Yoorin

“Sebenarnya.. aku.. aku mencintaimu” ucap Taehyung

Mwo?!” ucap Yoorin terkejut

“Aku menyukaimu sejak kita pertama kali bertemu. Dan sekarang aku benar-benar mencintaimu. Aku hanya ingin berada disampingmu, aku tak mau lagi kau sedih hanya karena mengingat orang yang sudah jelas-jelas melupakanmu” ucap Taehyung

“Taehyung-ah..”

“Aku tau, kau akan bilang jika kau masih mencintai Kai, kau tidak bisa melupakannya. Aku tau. Tapi, apakah kau tidak mau mencoba melupakannya? Dan memulainya bersamaku?” tanya Taehyung

“Setiap kali aku melihatmu menangis, aku merasakan sakit yang sama, aku tak suka melihatmu menangis dan tersakiti oleh Kai. Aku ingin menjagamu, melindungimu dan membantumu melupakan Kai” sambung Taehyung

Mian.. aku menyayangimu, sebagaimana aku menyayangi teman-temanku yang lain. Tapi, aku tak bisa mencintai siapapun selain Kai. Mianhae” ucap Yoorin

Wae? Sampai kapan kau akan terus seperti ini, Yoorin? Kau juga harus melupakannya, kau harus memulai hidupmu dari awal. Melupakan semua masa lalumu” ucap Taehyung

“Kau tidak mengerti, Taehyung-ah. Perasaan ini tidak akan pernah bisa hilang. Perasaan cintaku ini terus bertambah dari hari ke hari, tidak pernah pudar sedikitpun, walaupun Kai tidak mengingatku, walaupun Kai selalu mengacuhkanku, walaupun Kai bersikap kasar padaku. Perasaanku tidak akan pernah bisa berubah. Aku masih sangat mencintainya” ucap Yoorin

“Terlebih dari itu.. ia segalanya bagiku. Ia yang mengajarkanku segalanya. Mencari, menemukan dan merasakan cinta. Ia lebih mengetahuiku dari siapapun, ia mengerti aku dari siapapun. Aku tak tau harus menunggu sampai berapa lama, tapi aku sudah berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan tetap berusaha dan menunggu Kai sampai dia benar-benar mengingat dan kembali padaku” sambung Yoorin. Taehyung hanya terdiam dan menghela nafasnya berat

Mianhae. Kau orang yang sangat baik, kau dapat menemukan yeoja yang lebih baik dariku” ucap Yoorin

“Walaupun kau bersikeras untuk tetap menunggu dan mencintai Kai. Tapi, aku berjanji untuk selalu ada disampingmu, selalu ada saat kau membutuhkanku, aku akan selalu ada untuk menghiburmu jika kau menangis” ucap Taehyung segera memeluk Yoorin

“Aku akan terus berusaha untuk mendapatkan cintamu, aku tak akan pernah berhenti walaupun kau yang memintanya” sambung Taehyung. Yoorin hanya terdiam tanpa menjawab perkataan Taehyung

Taehyung menaruh kedua tangannya di kedua pipi Yoorin, membelai lembut kedua pipi Yoorin, menatapnya dengan tatapan yang begitu dalam. Yoorin hanya terdiam tak bergerak sedikitpun, ia sangat terkejut dengan tingkah Taehyung yang benar-benar berbeda dari sebelumnya. Perlahan, Taehyung memajukan wajahnya mendekati wajah Yoorin. Saat hampir saja Taehyung mengecup bibir mungil Yoorin, sebuah tangan menarik lengan Yoorin sehingga Taehyung dan Yoorin terkejut dan memalingkan pandangannya pada seseorang yang menarik tangan Yoorin.

“Kai?!” ucap Yoorin terkejut melihat Kai yang kini ada disampingnya, menatapnya dengan tatapan yang tak bisa diartikan

Kai beralih menatap Taehyung dengan tatapan yang sangat tajam, kilatan kemarahan terlihat jelas dari mata Kai. Ia masih menahan amarahnya agar tak melukai Taehyung yang ada dihadapannya saat itu.

“Jangan mendekatinya lagi” ucap Kai pada Taehyung yang masih menatapnya dengan tatapan yang juga tajam

“Kai..” lirih Yoorin

“Dia tak akan mencintai siapapun selain aku. Jadi, menyerahlah” ucap Kai

Ucapan Kai itu sangat membuat Yoorin terkejut. Kai semakin terus menggenggam tangan Yoorin dengan sangat erat, mungkin itu akan berbekas kemerahan di tangan Yoorin. Ia masih terus memandang Taehyung dengan tatapan yang tajam, seolah memberikan peringatan agar menjauh dan tak mendekati Yoorin lagi.

Aku tak akan membiarkan kau mencium Yoorin lagi untuk kedua kalinya.. batin Kai

To be continued..

Advertisements

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s