[Drabble] But You Didn’t

tumblr_n2xss1H1nS1qadpido1_540

a story by jeonbyhanna

Cast: Krystal (f(x)), Kai (EXO) || Genre: Sad, Romance, slight!married life || Rate: PG-15

Ide nemu di 9GAG

“Tapi kau tak melakukannya,”

.

.

Semenjak berpacaran dengan Jongin, yang Soojung pikirkan hanyalah, bagaimana mereka bisa terus bersama tanpa ada suatu masalah. Namun, selama ini, Soojung mulai sadar bahwa semua masalah hubungan mereka bersumber pada Soojung.

Suatu kali, Soojung meminjam mobil baru Jongin yang usianya bahkan belum ada dua puluh empat jam. Dan menabrakkan mobil tersebut ke pohon besar. Soojung takut sekali Jongin akan memarahinya dan memutuskannya di hubungan mereka yang masih seumur jagung. Namun, Jongin tak melakukan itu.

Setelah Soojung memberitahukan tentang keadaan mobil Jongin pada sang empunya, yang dilakukan Jongin adalah memeluk Soojung, kemudian berkata dengan lembut sembari mengelus rambut Soojung, “Syukurlah kau tak mengapa. Aku bisa memperbaikinya, atau bahkan membeli yang baru.”

Jongin tak melakukan apa yang dibayangkan Soojung, sungguh tak melakukannya.

Suatu hari juga, Soojung datang kerumah Jongin untuk berkunjung. Jongin membuatkannya kopi dan meninggalkannya sebentar untuk memberi makan anjingnya. Namun, dengan cerobohnya, Soojung menumpahkan kopi itu ke karpet yang setahu Soojung, adalah karpet kesayangan Jongin.

Jongin kembali dari kegiatannya dan menemukan Soojung yang tengah mencoba membersihkan noda kopi itu. Tetapi, Jongin dengan sigap menarik tangan Soojung dan menatapnya dalam. Soojung takut bahwa Jongin akan membunuhnya dan menguburnya di tempat yang asing. Namun, yang ada hanyalah, Soojung yang jatuh kedalam pelukan hangat Jongin. “Kau tak apa, kan? Apakah tanganmu terkena kopi yang panas itu?”

Jongin bahkan tak bertanya tentang keadaan karpet kesayangannya, yang ia khawatirkan hanyalah Soojung. Dan bayangan Soojung tentang Jongin yang akan membunuhnya, itu musnah. Jongin benar-benar tak membunuhnya.

Hari itu, adalah hari pertama musim dingin. Soojung mengajak Jongin untuk pergi ke taman. Namun, Jongin menolaknya dengan alasan diluar sedang dingin dan ia tak ingin Soojung menjadi sakit. Soojung yang keras kepala itupun tetap memakaikan jaket dan syal pada Jongin dan menariknya untuk keluar rumah.

Awalnya, Soojung mengira Jongin akan menyindirnya saat ia sekarang malah sakit dan terkena flu, dan berkata “Lihat? Kan sudah kubilang jangan keluar dari rumah,” Namun, nyatanya Jongin malah merawat Soojung dengan baik dan membuatkan bubur serta cokelat panas untuknya.

Perkiraan Soojung salah besar, Jongin takkan pernah menyindirnya.

Di akhir musim semi, Soojung mencoba untuk membuat Jongin cemburu dengan berkencan dengan Baekhyun, teman semasa sekolah dasarnya. Soojung kira, Jongin akan benar-benar cemburu dan memutuskan hubungannya. Namun, Jongin hanya terdiam di perpustakaan tengah kota sembari menatap Soojung dan bertanya, “Apakah temanmu masih mengingatmu? Kalian terlihat sangat akrab, pasti dulunya kalian sering main bersama,”

Jongin tak cemburu dan menganggap mereka tidak berkencan.

Di malam prom, mereka sedikit berdebat tentang sesuatu. Berselisih pendapat. Soojung kira, Jongin dengan kilatan amarah di matanya, akan mengumpat Soojung dan meninggalkannya begitu saja di tengah-tengah orang yang sedang berdansa. Namun, Soojung yakin, Jongin menahan amarahnya dan tetap berdansa dengannya. Jongin tak marah, apalagi mengumpat pada Soojung.

Soojung benar-benar mencintai Jongin yang banyak tak melakukan hal-hal seperti memarahinya. Soojung merasa begitu bahagia ketika Jongin mengecup bibirnya di hari mereka melangsungkan pernikahan. Soojung merasa begitu dicintai ketika Jongin dengan sabar merawat Soojung yang tengah mengandung anak pertama mereka.

Ketika Jongin memutuskan untuk menjadi tentara dan secara sukarela ikut berperang di Vietnam, Soojung benar-benar menunggunya seperti orang gila. Duduk di depan perapian sepanjang malam musim dingin, duduk di bingkai jendela di malam musim semi dan panas. Dan juga termenung di ayunan di malam musim gugur. Soojung benar-benar menunggu Jongin karnea ia ingin melakukan banyak hal untuk Jongin. Ia pikir, Jongin akan kembali padanya, kembali ke pelukannya, kembali ke sisi kanan ranjang yang sekarang mulai dingin.

Namun, Jongin tak pulang ke dekapan Soojung. Ia lebih memilih tinggal bersama adik dan ibunya, di surga.

Sampai pada napas terakhirnya, Soojung menitikkan air matanya mengingat bagaimana Jongin memperlakukannya seperti seorang ratu. Kemudian berbisik, “Mengapa kau tak melakukan itu? Mengapa kau tak pulang padaku?”

-fin.


A/N: Oke, aku tau kok kalo ini Sad yang gagal, karena ini emang gagal, feel nya gadapet, dan yeah, terserah kalo kalian mau bully aku yang masih amatiran ini TT^TT

NO SILENT READER!!

Advertisements

11 thoughts on “[Drabble] But You Didn’t

  1. Jonginnya manis banget ahh… ini ffnya manis banget. Ceritanya menarik walaupun alurnya kecepetan hehehe, biasanya aku nggak mau baca ff yg sad, tapi ini malah serius banget baca ffnya 😄😳

  2. Hallo~ entah kenapa mungkin karena aku udah baca duluan di 9gag jadi feelnya udah berasa kurang._. Mungkin kalau lebih di detailin per problem yang dilakuin krystal mungkin lebih keren lagi dan dapet feelnya. Soalnya kan kalau yang di 9gag pake gambar kalau tulisan lebih keren lagi kalau lebih detail:3 duh maafin aku ya;-; but so far ini udah bagus banget kok♥

    • Hallo juga ~
      Aku sebenernya bingung caranya buat detailin tulisannya :’v Dan emang bener kok, waktu aku baca ulang feel nya emang kurang dapet, heheh :’v
      btw makasih udah mau baca +komen ^^

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s