[Ficlet] What If [There Isn’t What If]?

tumblr_mtc4s3btwx1sh6l44o3_1280

Title : What If …? | Sub-title : There Isn’t What If | Cast : Heo Young Ji KARA, Min Yoon Gi (Suga) BTS | Genre : AU, Angst, Romance |Rating: G | Duration : Ficlet series | Other cast : Lee Hong Bin VIXX, Kim Ah Young (Yura) Girl’s Day | Scripwriter/Author : Lee Yong Mi / Reshma | Summary : Yoon Gi menjaga Young Ji dengan baik, namun …

Last part of ‘What If’

“Bagaimana kondisinya sekarang, Dokter?”

Seorang laki-laki muda menatap pria paruh baya di hadapannya dengan tatapan khawatir. Sesekali, ia melirik pada sosok seorang gadis yang duduk di atas kursi roda di dekat tepi jendela. Mata gadis berkulit pucat itu tampak sayu, sama sekali tak terisi oleh harapan untuk hidup. Kedua mata itulah yang membuat laki-laki ini merasa putus asa.

“Ia masih menceritakan hal-hal mengenai Hong Bin …,” sang Dokter menjeda kalimat yang diucapkannya. “Selalu satu nama itu selama ia mulai dirawat disini. Anda juga tak pernah ingin menceritakan mengenai siapa Hong Bin itu, jadi kami tak tahu harus melakukan apa dalam perawatan Nona Young Ji ini, Tuan Yoon Gi….”

Ah, nama Hong Bin lagi. Yoon Gi tak terlalu menyukainya ketika nama Hong Bin dikenali oleh otaknya tersebut. Sudah bertahun-tahun sejak seorang Hong Bin mematahkan hati Young Ji, lantas mengapa Young Ji masih tak bisa melupakan laki-laki brengsek itu?

Sebenarnya Yoon Gi tak bisa mengatakan Hong Bin sebagai lelaki brengsek. Toh, laki-laki itu juga tak menyadari perasaan Young Ji padanya. Dengan mudah, Hong Bin justru bersama dengan Ah Young, yang menurut Yoon Gi adalah sosok perempuan yang cukup mengesalkan namun ia tak bisa membencinya. Yang membuat Young Ji tertekan seperti ini adalah karena Ah Young mengetahui dengan jelas bagaimana perasaannya.

Ya, gadis itu tahu bagaimana perasaan Young Ji terhadap Hong Bin, bahkan Ah Young mengatakan bahwa ia akan ‘membantu’ Young Ji dengan selalu menggoda diri Hong Bin maupun Young Ji agar kedua orang tersebut tetap bersatu. Sayangnya, semua berlalu tidak seperti yang diharapkan—justru Ah Young yang menjadi kekasih Hong Bin.

Ironis?

Itulah yang membuat Young Ji sekarang terjebak dalam dunia khayalnya sendiri. Gadis berambut coklat itu menghabiskan waktunya di rumah Yoon Gi dengan kondisi pikiran yang terganggu. Yoon Gi dengan setia merawat gadis yang ia sayangi itu, berusaha agar sang gadis bisa keluar dari dunia khayalnya dan melihat bahwa Yoon Gi adalah orang yang menunggunya sedari dulu.

Yah, Yoon Gi sepertinya membutuhkan waktu bertahun-tahun agar ia bisa mendapat apa yang ia inginkan … atau tidak.

“Nona Young Ji!!”

Tubuh laki-laki itu membeku ketika ia melihat Young Ji bergerak keluar jendela kamarnya—dimana kamar itu terletak pada lantai dua. Young Ji bisa mati!

“Tidak!” barulah kaki mungil Yoon Gi tergerak untuk segera berlari menuju Young Ji yang telah bersiap melompat dari sisi jendela. Ia berteriak, “HEO YOUNG JI BERHENTI!”

Tepat ketika tangan Yoon Gi menyentuh lengan dingin dari gadis itu, kedua kakinya telah tak menapak lagi pada sisi jendela. Young Ji terjatuh dengan kepala yang bersiap menghantam tanah….

“YOUNG JI!!”

Kalau saja Yoon Gi tak mengeratkan pegangannya pada Young Ji, mungkin saja gadis itu benar menghantam tanah.

Sayang, kepalanya tetap mengalami benturan pada dinding rumah sehingga gadis itu pingsan dalam sekejap.

Kejadian itu telah berlangsung empat belas hari yang lalu. Kini, Yoon Gi hanya bisa menggenggam tangan dari seorang Young Ji yang mengalami masa koma. Benturan pada kepalanya ternyata berakibat buruk pada sel-sel di dalam otak Young Ji sehingga hasilnya seperti sekarang.

Koma.

Fase yang membuat tubuh kurus Young Ji semakin kehilangan daging. Yoon Gi menghela napas, ia merasa bersalah karena tak berhasil menyelamatkan Young Ji dari koma, namun setidaknya ia bersyukur karena Young Ji masih berhasil diselamatkan.

Sekarang, tergantung pada—

“Ugh….”

Kedua mata Yoon Gi membulat. Ia menatap tak percaya pada sosok Young Ji yang kini mulai membuka matanya secara perlahan. Rasanya laki-laki itu ingin melompat riang karena gadis kesayangannya telah berhasil bangun dari koma—

“Siapa…?”

Senyum di wajah Yoon Gi menghilang.

“Kamu … siapa?”

Apakah kau menginginkan ini, Yoon Gi? Apakah kau benar menginginkan Young Ji untuk melupakan semua?

Agar ia bisa memulai hidup yang baru denganmu….

FIN

That’s the end of What If. This last part is only a fiction. Yoon Gi is Young Ji’s bestfriend and perhaps, they could grow more than it?

Please comment to show your support to both of them

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s