[Ficlet] Sleep

SLEEP

largezulfhania || Kim Taehyung ‘V’ (BTS) & Park Jimin (BTS) || Sad || G || 792w

.

‘Jimin hyung sedang tidur. Jangan ganggu dia, dokter.’

.

Cahaya mentari pagi menembus kaca jendela di salah satu kamar di rumah sakit yang saat ini menjadi sorotan ketika sebuah tangan membuka gordennya. Cahaya itu mengenai tubuh yang terbaring di atas ranjang.

“Sudah pagi, hyung. Lekas bangun.” kata Taehyung, si pemilik tangan.

Tak ada respon dari Jimin —lelaki yang sedang berbaring di atas ranjang dengan mata terpejam. Tampaknya ia begitu lelah hingga sepagi ini ia belum juga terbangun dari tidurnya.

Taehyung membuka jendela dan menghirup udara segar yang masuk ke dalam begitu jendela terbuka.

“Udara pagi selalu menyegarkan. Apakah kau tidak ingin menghirupnya, hyung?” kata Taehyung pada Jimin, namun lagi-lagi tidak ada respon dari lelaki itu.

Taehyung mendekati vas bunga yang terletak di atas nakas di sebelah ranjang Jimin. Ada beberapa tangkai bunga lily kesukaan Jimin yang masih tampak segar. Padahal sudah hampir sebulan lamanya bunga itu tidak diganti. Tampaknya bunga itu tidak akan pernah layu sebelum Jimin melihatnya.

“Lihatlah, hyung. Bunga ini masih saja segar. Sepertinya bunga ini ingin kau segera bangun, agar kau dapat melihat keindahannya. Apakah kau tidak ingin melihatnya?”

Lagi-lagi tak ada respon dari Jimin.

Sudahlah, Taehyung. Berhentilah mengajak Jimin berbicara. Ia masih tertidur. Lihatlah wajahnya yang begitu damai dengan mata yang terpejam. Ia pasti sedang mimpi indah. Seharusnya kau tidak boleh mengganggunya.

Taehyung berdiri di samping ranjang Jimin. Memperhatikan wajah Jimin yang tampak damai.

“Apakah kau tidak bosan tidur melulu, Jimin hyung?” tanya Taehyung. Kali ini ia merasa hatinya tampak teriris saat berkata demikian.

Taehyung membenarkan posisi selimut Jimin yang agak berantakan. Saat tangannya tak sengaja bersentuhan dengan kulit Jimin, ia tertegun.

“Kau sedang bermimpi indah ya, hyung?” tanya Taehyung sambil membenarkan posisi selimut Jimin. Ia meraih sejumput rambut cokelat Jimin dan mengelusnya dengan begitu lembut.

“Baiklah, aku tidak akan mengganggumu. Istirahatlah dengan tenang. Jangan lupa mimpikan aku dalam tidurmu. Aku benar-benar merindukanmu.” ujarnya.

Ditatapnya sekali lagi wajah Jimin yang tampak damai. Ada rasa sesak di dalam dadanya saat melihat pagi ini Jimin belum juga terjaga. Tetapi tidak apa-apa, tampaknya Jimin masih membutuhkan waktu istirahat. Ia tahu, Jimin sedang mimpi indah.

Taehyung melangkah keluar kamar dengan langkah berat. Tidak tega meninggalkan Jimin sendirian di dalam kamar ini. Namun ia harus. Jimin harus beristirahat, dan ia tidak boleh mengganggungnya.

Taehyung menutup pintu kamar dan menyenderkan punggungnya di pintu. Ia menghela napas berat. ‘Tidurlah dengan nyenyak, hyung.’ batinnya.

Tepat ketika itu beberapa dokter dan suster datang mendekatinya dan hendak masuk ke dalam kamar Jimin.

“Apa yang ingin dokter lakukan?” tanya Taehyung, menghalangi gerakan tangan salah satu dokter saat hendak meraih gagang pintu.

“Tentu saja memeriksa kondisi kakakmu, Tae.” kata Dokter Jeon–salah satu dokter itu.

Tampaknya Dokter Jeon sudah kenal akrab dengan Taehyung. Oh, bagaimana mungkin tidak akrab. Dokter Jeon adalah dokter spesialis untuk menangani penyakit yang diderita oleh Jimin. Sebulan lamanya Jimin dirawat di rumah sakit ini, tak ayal membuat dokter itu dekat dengan adik dari pasiennya.

“Tidak boleh.”

Taehyung merentangkan tangannya, seakan menegaskan kalau tidak ada yang boleh masuk ke dalam kamar kakaknya.

Dokter Jeon mengangkat alis, terkejut.

“Jimin hyung sedang tidur. Jangan ganggu dia, dokter.”

“Kami tidak akan mengganggunya, Taehyung. Kami hanya ingin memeriksanya.” sahut Dokter Min–dokter yang lain.

“Tidak boleh ada yang mengganggu Jimin hyung. Jimin hyung ingin istirahat dengan tenang.” kata Taehyung setengah berteriak.

Kali ini Dokter Jeon tertegun. Begitu melihat ekspresi Taehyung saat berteriak, Dokter Jeon merasakan ada yang tidak beres. Terlebih ketika menangkap kristal bening di sudut mata lelaki yang baru saja menginjak usia remaja itu.

Dokter Jeon meraih gagang pintu dan hendak membukanya. Tetapi kemudian tangan Taehyung mencengkeram lengannya.

“Sudah kubilang Jimin hyung sedang tidur.” kata Taehyung dengan suara tertahan, menatap Dokter Jeon dengan mata berkaca-kaca. “Biarkan Jimin hyung tidur dengan tenang, dokter.”

Tampaknya dokter Min dan para suster juga sudah mengerti apa yang sedang terjadi. Maka dari itu mereka meraih tangan Taehyung dan menariknya menjauh, membiarkan Dokter Jeon masuk ke dalam untuk memeriksa kondisi Jimin.

Kemudian semua berlalu seakan begitu cepat. Para dokter berjubah putih memasuki kamar Jimin. Sementara Dokter Min menarik Taehyung menjauh dari pintu yang mulai dipenuhi oleh orang-orang berjubah putih pakaian khas rumah sakit.

“Tidak! Tidak boleh! Dokter tidak boleh mengganggu Jimin hyung! Tidak boleh!” teriak Taehyung saat tubuhnya ditarik oleh Dokter Min. “Jimin hyung sedang tidur! Jimin hyung sedang mimpi indah! Jimin hyung tidak boleh diganggu!” racaunya saat melihat Jimin hilang dari pandangannya tertutup oleh orang-orang itu yang sedang memeriksa kondisi Jimin.

Pandangan Taehyung mengunang ketika melihat para suster menutupi wajah Jimin dengan selimut dan menarik ranjang dorong Jimin keluar ruangan. Ia berhenti meronta. Tubuhnya meluruh saat itu juga dan ia terisak disana.

‘Jimin hyung…’

Jimin memang sedang tidur
untuk selamanya


Huuuuaaaa, fic sad gagaaaaaal :”(
Aku merasa gak dapet feel-nya banget nulis fic ini, makanya kata-katanya ancur, alurnya berantakan, dan fic-nya gagal huhuhuhuhu, ini gara-garanya aku cuma nulis fic ini selama gak lebih dari 1 jam dan tanpa ada editan. Soalnya tiba-tiba aja pengen banget buat fic semacam ini setelah liat foto Jimin yg tidur di pelukan V. Oiya, buat yg belum tau, ini terinspirasi dari k-movie ‘Wedding Dress’. Dan aku butuh review-nya dari readers yaaa, terimakasiiih :”)

13 thoughts on “[Ficlet] Sleep

  1. kirain ini bakal komedi atau rusuh karna yang main taehyung, tapi pas dibaca kok….. nyes </3 jadi keinget wedding dress. udah siap-siap mau ngomen 'kok kayak wedding dress' taunya karna terinspirasi dari situ. sejujurnya aku nangis parah pas bagian itu hahahah xD dan di fic ini air mata juga ancang-ancang aku tahan 😥 yaudahlah keren kok dapet feelnya. keep writing yaa!! ❤

    • Aduuuh aku belom bisa buat fic yang komediii >_< padahal emang iya sih, taehyung tuh gak pantes buat sedih wkwk, cocoknya bikin ngakak haha
      Yaampuuun, padahal kupikir feel-nya gak nyampe looh huhuhu makasih banyak yaaa udah sempetin baca dan komeen :" 😀

  2. dek quotes dari mana lagi iniiiiii ayo katakan :”
    suka banget quotesnya ih. seriusan akunya~
    ceritanya bagus kok simple gitu

  3. Hwaaa…. sedihnya.. 😥
    Sebenernya aku gak suka baca selain ff shinee.. tapi krn penasaran aku baca deh.
    Dan ternyata sedih banget..
    Huwaaaa…

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s