[Ficlet] Break Heart: If You Loved Me

c39b5d04ac7374fe44bad854e8bfa0a1_20150330193739697

Break Heart: If You Loved Me

 | Yang Min Soo | Kim Seok Jin & Lee Ryuna (OC) | Genre: Romance, Sad, Angst | Length: Ficlet | Rate: PG-13 |

Cast belong to god. Don’t be plagiarism, don’t bash, and i hope you like it, guys 🙂

Inspired from ZIA ft. Lee Hae Ri (Davichi) – If You Loved Me

 

Namun laki-laki itu memilih untuk meninggalkannya.

 

 

Terlihat seorang gadis manis mengintip sebuah galeri yang banyak akan kerajinan tanah liat. Senyuman terus terukir di bibir merah nan tipis miliknya. Dengan mengendap-endap ia masuk, bermaksud mengagetkan seorang laki-laki tampan yang sibuk dengan kerajinan buatannya.

Perempuan itu tersenyum nakal. Ia pun melambaikan tangannya di hadapan wajah laki-laki yang tak lain adalah kekasihnya. Tapi laki-laki dengan nama Kim Seok Jin itu tak bergeming. Seakan masih terfokus dengan dunia nya sendiri. Perempuan itu mengerut kesal. Dengan sengaja, ia menyentuh kerajinan tanah liat milik Seok Jin hingga bentuknya sedikit rusak.

Seok Jin menghela napas. Ia pun menatap perempuan tersebut. Tapi perempuan dengan nama Lee Ryuna itu terlihat tak bersalah. Ia malah memasang wajah memohon sambil mengedipkan salah satu matanya. Benar-benar imut.

Seok Jin terkekeh geli. Ia pun menarik salah satu kursi, menyediakan kekasihnya untuk duduk. Ryuna dengan senang hati duduk di samping Seok Jin.

“oppa! Aku mau membuat kerajinan bersama oppa!”

Seok Jin tersenyum, “baiklah! Sini tanganmu”.

Ryuna pun menunjukan sederet gigi putihnya seraya menyerahkan tangan lentiknya yang halus. Mereka pun membuat kerajinan bersama sambil saling bertautan.

************

Seok Jin menatap Ryuna yang berdiri di depan gedung kampus. Laki-laki itu tersenyum. Ryuna selalu saja melupakan payung. Ia pun membuka payung hitam miliknya lalu memayungi gadis itu.

Ryuna yang hafal dengan payung dan postur tubuh laki-laki di hadapannya hanya tersenyum manis. Seok Jin selalu ada untuknya.

Seok Jin menatap Ryuna. Tatapan mereka pun saling bertabrakan, penuh dengan cinta. Tanpa ragu, Seok Jin merangkul pundak Ryuna lalu mereka berjalan di bawah payung yang sama.

************

Seok Jin mengambil kerajinan tanah liat yang sudah di Oven. Ia pun menatap hasil buatan tangannya dengan puas.

Tiba-tiba ia merasa penglihatannya berkurang. Tanpa sadar, kerajinan miliknya jatuh begitu saja. Dengan fokus mata yang kian berkurang, Seok Jin meraba pecahan kerajinan tersebut. Tak menyadari jari-jari tangannya yang sudah penuh luka.

Ryuna yang kebetulan melihatnya langsung berlari panik. Ia pun membantu Seok Jin membereskan pecahan tersebut.

“oppa tidak apa-apa?” khawatir Ryuna seraya mengusap lembut tangan Seok Jin.

“tidak apa-apa”

************

Seok Jin merenung di kamar. Ia terheran, mengapa sering kali penglihatannya mendadak kurang jelas?

Seok Jin ingat, saat kencan dengan Ryuna. Mereka mencoba memainkan permainan memanah balon. Tapi entah mengapa, penglihatannya kembali buram dan ia tak dapat memecahkan balon.Tapi Ryuna dapat memecahkannya dengan mudah. Dan itu sukses membuat Seok Jin kesal sendiri.

 

Ada apa dengannya?

************

Seok Jin melakukan rutinitas seperti biasanya. Ia kembali membuat kerajinan dari tanah liat.

Tiba-tiba kejadian itu kembali terjadi. Ia merasa penglihatannya berkurang. Dan tanpa sadar, merusak kerajinan tangannya.

Seok Jin marah pada dirinya sendiri. Ia membanting barang yang berada di dekatnya dengan frustasi. Tanpa menyadari bahwa Ryuna menyaksikannya dari belakang dengan beruraian air mata.

************

Seok Jin berjalan lurus, menatap kosong rintikan hujan. Ia tak percaya ini.

 

Dokter mendiagnosa ia akan buta secara perlahan.

 

Seok Jin mulai frustasi. Ia menjatuhkan payung hitamnya, membiarkan tubuh kekarnya basah oleh air hujan.

Ryuna datang dan langsung memeluk erat Seok Jin. Perempuan itu menangis saat Seok Jin makin erat memeluknya.

“oppa jangan takut. Aku akan menjadi matamu. Aku akan selalu di sisimu. Aku akan selalu mencintaimu. Oppa jangan takut”

************

Seok Jin meraba wajah Ryuna yang kini ia tak bisa lagi menikmati keindahannya. Ia tersenyum, yakin kalau Ryuna akan sama cantiknya.

Ryuna merasakan sentuhan jari-jari Seok Jin di wajahnya. Ia pun menggapai tangan Seok Jin lalu menuntunnya. Membuat keramik bersama-sama seperti dulu.

Rasanya Ryuna ingin menangis. Ia memutuskan untuk melangkah ke tangga, tak membiarkan Seok Jin mendengar isak tangisnya.

Seok Jin menyadari kepergian Ryuna. Ia menggapai udara, tak mendapati Ryuna di sampingnya. Laki-laki tampan itu pun meletakan sebuah gantungan lucu di dekat keramik buatannya dan Ryuna. Melangkah pergi meninggalkan galeri dengan tangan yang menggapai barang dan udara. Rak di sana seakan menuntun Seok Jin untuk berjalan keluar.

************

Ryuna kembali dari tangga. Ia panik tak mendapati Seok Jin di sana. Hanya sebuah kerajinan keramik dan gantungan lucu. Ryuna langsung berhambur keluar galeri setelah sempat meraih gantungan tersebut.

************

Ryuna menangis saat tak mendapati Seok Jin dimana pun. Kakinya lemas, membiarkan tubuhnya basah oleh rintikan hujan. Ia menggenggam erat gantungan pemberian Seok Jin. Hatinya miris menyadari fakta bahwa—

 

Seok Jin sangat mencintainya.

 

 

Namun laki-laki itu memilih untuk meninggalkannya.

END

 

 

 

Note: series kali ini buat member BTS 😀 dan scene dari ff aku 99% aku ambil dari MV yang udah pernah kutonton, jadi jangan heran yaaa 😉

Yang Min Soo

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s