[Ficlet] School Story: Honest Boy

 

 

c-lay

School Story: Honest Boy

 | Yang Min Soo | Zhang Yixing & Jo Eunhyo (OC) | Genre: Romance, School Life | Length: Ficlet | Rate: G |

Cast belong to god. Don’t be plagiarism, don’t bash, and i hope you like it, guys 🙂

 

Before: Cute Boy | Soccer Club | Cold Tutor

 

 

Zhang Yixing, murid polos dengan tingkah lakunya yang lucu. Bagaimana Jo Eunhyo, kekasihnya menghadapi Yixing yang kelewat polos?

 

 

Gadis manis dengan rambut kemerahan terlihat mendengus kesal. Ia menatap kesal laki-laki berlesung pipi manis itu. Dengan polos, laki-laki bername tag Zhang Yixing itu tersenyum. Seakan mengejek sang kekasih, Jo Eunhyo yang tengah dihukum.

“Jo Eunhyo, kalau kau kembali mengerjakan tugas di sekolah, saya akan menghukum lebih dari ini. Mengerti?”

Eunhyo hanya mengangguk pasrah. Terlalu malu baginya untuk sekedar mengeluarkan suara. Gadis manis dengan rambut sebahu itu pun memutuskan untuk tetap diam, menikmati rasa malunya.

***************

Yixing menatap aneh Eunhyo yang hanya mengaduk-ngaduk makan siangnya. Tak biasanya Eunhyo seperti ini. Ia pun mengambil sendok milik Eunhyo lalu memukul pelan kepala kekasihnya itu.

“sakit, Zhang Yixing!”

“kau kenapa, Eunhyo-ya?”

Eunhyo hanya mengembungkan pipinya dengan lucu. Sampai kapan Yixing akan peka dengan aksi ngambeknya?

“itu karenamu, Yixing!”

“aku? Memangnya aku kenapa?”

Oh Zhang Yixing, jangan memancing singa yang sedang mengamuk. 

“kau tidak menyadarinya?” Yixing menggeleng polos, membuat Eunhyo sakit kepala.

“tadi saat Park-sosaengnim menanyakan tugas, mengapa kau bilang kalau aku mengerjakannya di sekolah?” tanya Eunhyo sedikit menaikkan oktaf bicaranya.

“bukannya kau memang mengerjakannya di sekolah?”

Eunhyo menepuk dahinya. Bukan itu yang ia maksud. Akhirnya Eunhyo memilih untuk memakan santapan siangnya kali ini. Ia pun menggigit sendok untuk menyalurkan rasa kesalnya.

Keesokan harinya

Yixing mengejar Eunhyo yang berjalan mendahuluinya. Ia tak mengerti, mengapa Eunhyo begitu marah padanya? Padahal pagi ini mereka belum saling berbincang.

“Eunhyo-ya…”

“jangan panggil aku atau aku akan marah!”

“bahkan kau sudah marah sebelum aku memanggilmu” ucapan polos Yixing membuat Eunhyo mempoutkan bibirnya dengan lucu.

“ih! Yixing menyebalkan! Aku marah pada Yixing!”

Yixing hanya mengerutkan dahinya, mengiringi kepergian Eunhyo. Ia tak mengerti, memangnya ada yang salah dengannya?

************

Yixing duduk sendirian, Eunhyo menolak makan bersamanya. Sesekali Yixing mendesah, masih tak mengerti alasan Eunhyo marah padanya. Eunhyo tak menjelaskan Detail padanya. Mana bisa Yixing tahu alasannya kalau Eunhyo diam seperti ini?

Tiba-tiba seorang siswi cantik duduk di sebelah Yixing. Menaruh nampan makanannya lalu melempar senyuman ke arah Yixing. Siswi dengan Nametag ‘Park Yoonju’ merangkul Yixing, seakan sudah lama dekat. Yixing merasa tak risih, Yoonju memang selalu seperti itu padanya.

“tumben makan sendirian, Eunhyo dimana?” tanya Yoonju

“dia marah padaku, sunbae”

“marah? Kenapa?” Yixing hanya menggeleng sambil mengangkat kedua bahunya. Ia sendiri juga tak terlalu mengerti alasan Eunhyo marah padanya.

“ya sudah, ayo makan!”

“oh ya, sunbae tidak bersama Yifan-sunbae?”

Yoonju menggeleng, kembali melempar senyuman manis, “tidak. Tiang itu sedang di klubnya. Entah apa yang dia lakukan”.

Yixing hanya terkekeh geli. Yoonju terlihat lebih kalem dari biasanya. Mungkin itu efek berhubungan dengan Yifan. Yifan memang terlampau diam, tak heran bagi Yixing kalau sifat diam Yifan sedikit demi sedikit menular pada Yoonju yang tipikal gadis heboh.

“tapi Yixing-ah, aku ada saran untukmu”

“apa?”

Yoonju mendekatkan bibirnya pada telinga Yixing, “beri dia bunga mawar dan cokelat. Semua gadis menyukainya” bisik Yoonju.

Yixing terlihat berpikir, “tapi Eunhyo alergi bunga” ucap Yixing polos.

Yoonju yang tadi bersemangat pun akhirnya memutuskan untuk menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Frustasi menghadapi Yixing yang kelewat polos. Tapi Yoonju suka dengan kejujuran Yixing.

“kau pasti tahu kesukaan Eunhyo. Ikuti Feeling mu saja. Aku tak bisa memberi saran”

Akhir Minggu

Yixing terlihat riang. Senyuman manis terus tersungging di bibirnya, lesung pipi mempermanis senyumannya. Seakan senyuman Yixing mampu membuat para lebah mabuk. Ia dengan semangat membawa sebuah kotak yang dihiasi cantik.

Yixing memencet bel sebuat rumah dengan Design Minimalis. Ia terlihat riang, seakan yakin kalau hadiah yang diberikan olehnya dapat meluluhkan hati Eunhyo.

Kreek

Pintu terbuka. Seorang gadis manis yang membukakan pintu untuk Yixing. Untung saja Eunhyo yang membukakannya. Gadis dengan rambut kemerahan itu memang lebih sering di rumah sendirian karena faktor anak tunggal dan orang tua yang sibuk.

“Yixing?”

“hai!”

Eunhyo sedikit mendelik, menatap Yixing dengan tatapan mengintimidasi. “Apa yang kau lakukan di sini?”.

“menengok kekasihku”

Semburat merah terlihat di kedua pipi sedikit Chubby milik Eunhyo. Ia tak menyangka, sudah lebih dari 5 hari ia mengabaikan Yixing tetapi laki-laki tersebut masih baik padanya. Yixing memang tipikal kekasih yang baik dan selalu jujur. Itulah mengapa Eunhyo jatuh hati pada laki-laki dengan lesung pipi manis tersebut.

“Eunhyo-ya, maafkan aku. Walaupun aku tak terlalu mengerti alasan kau marah, tapi aku benar-benar minta maaf”

Ucapan Yixing mengundang tawa Eunhyo. Gadis manis itu menutup mulutnya, berusaha meredakan tawanya yang bisa meledak kapan saja.

“oh ya, kata Yoonju-sunbae, semua gadis menyukai cokelat dan bunga. Tapi kau alergi bunga jadi aku tak membelikanmu”

Eunhyo tak bisa menahan senyumannya, ia melirik kotak yang Yixing bawa, “lalu kau membawa hadiah apa untukku?”.

Yixing tersenyum. Ia tak mengatakan apapun, namun laki-laki tampan tersebut menyerahkannya pada Eunhyo. Ia berharap Eunhyo menyukainya. Ia susah payah memilihkannya untuk Eunhyo.

“kura-kura?”

Eunhyo menatap bingung Yixing yang hanya tersenyum polos. Ia tak mengerti, mengapa Yixing memberikannya kura-kura?

“aku tahu kau sangat menyukai kura-kura. Jadi, aku memberikan teman untuk Rider, kura-kura jantanmu itu. Ini betina”

Kali ini Eunhyo tak bisa menahan tawanya. Memandang wajah polos Yixing membuatnya ingin mencubit pipi kekasihnya tersebut. Yixing terlampau polos, tapi itulah yang disukai Eunhyo.

“kau memberikanku teman untuk Rider? Lalu apa gunanya Rider bersamaku? Untuk apa kau memberikan teman Rider ku?”

“agar kau bisa lebih lama bersamaku” ucap Yixing polos mampu membuat wajah Eunhyo memerah padam.

“kalau kau sudah bersama Rider, kau selalu melupakanku. Makanya, aku memberikan teman untuk Rider, agar kita bisa bersama lebih lama. Kalau perlu, jadikan dia sebagai kekasih Rider, agar dia tak mengganggu kita”

Eunhyo kembali tertawa, Yixing sukses membuat kemarahannya runtuh. Yixing yang polos berhasil membuat emosinya lenyap.

“baiklah, sekarang kau adalah kekasih Rider” ucap Eunhyo pada kura-kura barunya tersebut.

“dan Jo Eunhyo adalah kekasih Zhang Yixing”

END

 

 

 

 

  

3 thoughts on “[Ficlet] School Story: Honest Boy

  1. Huwaaa!! aku suka. Abang Lay yang polos tapi romantis. *chu* ??
    Yang aku suka, Kris dipanggil “Tiang”,
    Senyuman Lay mampu membuat para lebah mabuk,
    Lay membelikan teman untuk Rider agar tidak mengganggu moment mereka. So sweet ^^

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s