[Ficlet] Partner : Tragedy

1403807728

Title : Partner | Sub-title : Tragedy | Cast : Kim Joon Myun (Suho) EXO, Kim Da Som Sistar | Genre : AU, Tragedy |Rating: G | Duration : Ficlet series | Other cast : Oh Ha Young A Pink | Scripwriter/Author : Lee Yong Mi / Reshma | Summary : Da Som tak bisa menahan air matanya….

Apa kalian tahu ketika titik tertinggi di dalam hidup kita tiba-tiba terjun tanpa memberikan pertanda?

Setidaknya Da Som mengetahui dengan jelas bagaimana perasaan tersebut.

Berawal dari pagi yang cerah, perempuan bersurai hitam itu tampak sibuk menghias kue yang sedari pukul lima pagi telah ia siapkan demi menyambut kedatangan kekasihnya, Joon Myun.

Sampai dering telepon rumahnya menganggu konsentrasi seorang Da Som.

“Da Som unnie! Jawab teleponnya!”

Teriakan Ha Young, teman yang kebetulan menginap di rumahnya itu pun membuat Da Som menggerutu pelan. Seharusnya ia masih berkonsentrasi pada kue nan cantik di hadapannya tersebut, namun apa daya jika dering telepon itu mulai mengganggu pendengarannya.

Dengan malas, Da Som melangkah menuju benda yang masih setia mengeluarkan bunyi tersebut. Tangannya terulur, semakin mendekati gagang telepon …

PRANG!

Tubuhnya terlonjak mendengar suara yang berasal tepat dari belakangnya. Menghiraukan dering yang terus menganggu, ia membalikkan badannya untuk menemukan Ha Young yang ternganga di depan figura pecah di atas lantai.

Figura yang berisikan foto Da Som dan kekasihnya.

Keheningan ingin menghampiri namun terhalang oleh dering yang tak terputus-putus. Baik Da Som maupun Ha Young masih terpaku pada pecahan kaca yang berhamburan, menimbulkan firasat yang tak menyenangkan di dalam benak mereka.

Da Som berusaha untuk menghilangkan firasat tersebut.

“Oh, ya. Teleponnya….”

Tangannya kembali bergerak untuk mengambil gagang tersebut dari tempatnya berada. Gemetar, ia menempelkan ujung gagang tepat di telinga kanannya.

“Ha—halo?”

“Apa anda yang bernama Da Som?”

Suara tak dikenal menembus pendengan gadis itu. Ia menarik napas dalam, memaksakan ludahnya untuk meluncur melalui tenggorokan menuju saluran lain di dalam tubuhnya. Bibir merah mudanya terbuka untuk menjawab, namun lidahnya terasa kaku.

Firasat buruk semakin menguasai tubuh mungil gadis bermata coklat tersebut.

“Y—ya?” masih terbata, akhirnya Da Som berhasil menjawab pertanyaan sederhana dari ujung sambungan. Ia memejamkan mata, berharap ini hanyalah sebuah telepon iseng ataupun seseorang yang salah menghubungi nomor. Denyut jantungnya mempercepat frekuensi, membuat perempuan itu semakin merasa tak enak.

“Kami ingin menyampaikan berita bahwa—“

‘Jangan. Jangan Joon Myun. Kumohon, jangan.’

“—kami menemukan sesosok laki-laki yang telah tak bernyawa di dalam apartemen. Setelah memeriksa identitasnya, kami mengetahui bahwa laki-laki ini adalah Joon—“

‘Berhenti. Jangan. Aku tak mau mendengarnya.’

“—Myun. Lalu kami juga menemukan sebuah amplop di atas meja yang tertuliskan nama anda beserta nomor telepon, sehingga kami segera menghubungi anda—“

‘Tidak. Ini bukan Joon Myun-ku. Tidak….’

“—Sepertinya ia meninggalkan surat untuk anda. Apakah anda ingin kami kirimkan surat ini kesana atau—“

“Ba—bacakan, tolong,” suara Da Som seakan menghilang. Ia merasa tulang-tulang penyangga tubuhnya mulai meleleh, “Bacakan agar aku tahu bukan Joon Myun-ku yang kalian maksud. Kumohon… bacakan….”

Ha Young bergegas menghampiri Da Som dan dengan sigap ia menahan tubuh mungil perempuan itu sebelum jatuh ke atas lantai. Bahkan ia bisa merasakan bagaimana tubuh itu bergetar hebat.

“Baiklah, akan saya bacakan. Untuk Da Som tersayang—“

Untuk Da Som tersayang….

 

Aku tahu kata maaf takkan cukup.

Mencintaimu adalah satu-satunya hal yang menopangku hidup sampai sekarang.

Sayang, apa benar dugaanku bahwa kau sedang bergetar hebat?

Kumohon, berhentilah menahan emosimu.

Biarkanlah semuanya berlalu, sama seperti aku yang memutuskan untuk pergi.

Aku sudah lelah dengan semua ini, sayang…. Mereka seakan tak ingin berhenti untuk mengejarku.

Pergi adalah pilihan yang tepat, agar mereka berhenti mengejarku dan juga mengganggumu.

Tersenyumlah, karena aku pergi untuk menyelamatkanmu….

 

PS : Sayang, bisakah kamu mengurutkan kata pertama dari setiap baris untukku? Mulai dari ‘aku’, oke? Lalu sambungkan dengan kalimat di bawah ini.

“Urutkan!” Da Som berteriak, kali ini dengan air mata yang tak bisa ditahan lagi, “Siapapun yang disana! Urutkan kata-kata itu! Urutkan! Urutkan!!”

Gadis itu meraung keras, memenuhi ruangan tersebut dengan isak tangisnya. Ha Young tak berniat untuk menghentikan, karena jauh lebih menyakitkan untuk memaksa ia berhenti.

“Aku … mencintaimu sayang. Kumohon, biarkanlah aku pergi. Tersenyumlah….”

“Tidak!!” ia menggeleng keras, menolak untuk menerima kenyataan yang menusuk dari segala arah tersebut, “Joon Myun tidak meninggalkanku! Ia baru melamarku! Bagaimana bisa ia meninggalkanku?!”

Ia melempar gagang telepon, tak ingin lagi mendengar apa yang terkandung di dalam surat tersebut, namun mengapa isi suratnya terus terngiang?

Bahkan ada kalimat baru yang terdengar, persis seperti suara kekasihnya.

 

“Maaf karena aku justru memberimu harapan saat melamarmu, lalu aku juga yang memutuskan harapanmu begitu saja. Sayang, maafkan aku…. Jaga bayi kita baik-baik. Jauhkan dia dari keluarga busukku itu, oke?”

FIN

Author’s Note :

Aku hanya akan membiarkan kalian memberi persepsi tersendiri akan bagaimana cerita ini sebenarnya, karena aku sendiri tidak tahu apa yang aku tuliskan (?) #plak

Advertisements

18 thoughts on “[Ficlet] Partner : Tragedy

  1. Iyu kenapa junmyeonku tersayang dibuat mati…
    Oke, awalnya kirain apa.. Gak kebayang bgt jd dasom…
    Lagi asik2 bikin kueh, eh kok pacarnya mati . Mimpi apa cobak -_-
    Oke fix, suho kenapa gitu banget jadi cowok, kok setres’an gitu, kan kesian nasib dasom plus si jabang bayi.
    Yongmi tega deh tegaaa memporak-porandakan hatiku..
    Sakitnya tuh disini *nunjuk otak*
    Hihihihi,
    Keep writing deaaar :*

  2. Huaaah, mewek bacanya 😥
    Abang joonmyeon so sweet tp akhirnya kenapa sad gini siihh????
    Keren kak! Sukses bikin nyesek, sumpah nyesek 😦

    Keep writing ya kak! Ini keren banget looh 😀

Leave a Reply to bckslx Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s