[Ficlet] Wedding Series: If Only

tumblr_mxa8g91Xi11rxv75ko7_500

If Only by Scailis Sher || Main Cast(s): Oh Sehun (EXO) & You || Minor Cast(s): || Genre(s): Romance, Hurt, Sad. || Point of View: First Person & Third Person || Length: Ficlet || Rating: PG – 15 || Disclaimer: Oh Sehun and another real characters belong to the company, their self and God. Original characters and plot are mine.

The Others:

Boss’s Secretary || Proving || 25 Roses

“Kalau seorang wanita harus menunggu tanpa kepastian, haruskah ia tetap menunggu?”

– If Only –

Pandanganku didominasi oleh warna biru juga putih milik awan dan langit yang terhampar luas tanpa batas. Pesawat yang aku tumpangi telah terbang dari Frankfurt hingga titik ini, akan terus melayang di ketinggian ribuan meter sampai akhirnya Korea Selatan yang akan menjadi pendaratan. Aku sudah merasa tidak sabar menghirup udara Seoul setelah sekian lama berdiam di Belanda demi melanjutkan kuliah.

Bukan tanpa alasan spesifik aku berharap bisa secepatnya berjalan di atas tanah kota Seoul lagi, terlalu banyak hal kecil yang menjadi magnet pemaksaku agar kembali. Tentu ada daerah sekitar yang kurindukan, semacam taman atau hanya sekadar kondisi rumah-rumah di pinggir jalan. Keluargaku yang terbiasa makan malam bersama minimal seminggu sekali, dan itu ternasuk anjing kecilku karena dia bagian dari keluarga. Ada pula seorang gadis yang mendiami Seoul cukup lama, mendiami hatiku sudah cukup lama pula.

Aku tersenyum.

Ah sial, bahkan membayangkan maniknya itu menatap ke dalam milikku bisa membuat bibirku melengkung tidak terkontrol.

Kemudian senyumku hilang.

Memoriku mengungkit akan pesan singkatnya yang bertuliskan—

“Pesawat akan segera mendarat. Harap…”

—Ah, kali ini di hadapan mataku adalah awan dan langit miliki Seoul.

Kosong.

Tidak ada siapapun di rumah bercat coklat itu, hanya ada keheningan bahkan setelah Sehun menekan bel tujuh kali. Salah rumah? Tidak mungkin, alamat yang tertera sudah benar dan walaupun ia hanya pernah kesini satu kali, otaknya berkata ini pasti rumahnya. Apa mungkin mereka sedang pergi melakukan liburan keluarga? Ia merasa bodoh tidak pernah memikirkan kemungkinan itu.

Dengan napas berat langkahnya ia tarik mundur dari rumah untuk membawanya pergi ke barat—hanya ingin bergerak tanpa tujuan sembari berpikir. Ini hari minggu, tetapi komplek ini terasa terlalu sepi. Maksudnya… tidak ada orang-orang yang terlihat bercengkrama di teras, atau berada di jalan untuk bermain, atau bahkan hanya bayang-bayang yang bergerak di balik jendela. Terlalu janggal.

Tunggu, ia mendapat ide, apa ada acara yang mengundang mereka secara bersama?

Tepat ketika pemikiranya mencuat, jawabannya langsung terlihat bagai sebuah keajaiban. Gereja yang berdiri kukuh itu sedang diisi oleh puluhan manusia—tentunya terlihat dari banyaknya mobil yang terpakir begitu saja di halaman dan suara-suara yang cukup ramai. Ada sebuah acara yang membawa orang-orang memasuki area ini. Itu bisa menjadi alasan kenapa si gadis menghilang dari rumah.

Bibirnya membentuk kurva.

Harapan untuk menyapa gadis itu muncul ke permukaan lagi.

Namun hanya sesaat.

Kemudian lengkungan di bibirnya kembali hilang.

Baru beberapa langkah ia rajut menuju halaman, pintu kayu berwarna coklat tua itu mengayun terbuka, menampakkan orang-orang dengan baju formal dengan wajah bahagia di baliknya. Seorang gadis dengan gaun warna putih, sebuket bunga, dan wajah menawan keluar dengan keadaan tangan mengelilingi lengan seorang pria. Kerumunan manusia itu sama sekali tidak menyadari keberadaannya yang berdiri bagai patung beberapa meter dari tempat mereka, merasa tidak mampu melakukan reaksi apapun.

Acara yang memaksa mereka untuk berada di tempat ini adalah sebuah pelaksanaan ikatan suci antara seorang pria dan wanita. Tidak akan pernah menjadi masalah untuknya jika saja yang baru berlangsung di tempat ini bukan pernikahan. Seandainya saja wanita yang tampaknya baru melakukan kegiatan itu bukan seseorang yang cukup lama sudah menguasai rasa suka miliknya, ada kemungkinan ia akan ikut tersenyum. Kalau saja bukan hari ini ketika ia telah merindukannya puluhan hari atau ada sebuah peringatan jadi ia bisa menyiapkan diri, mungkin rasa pedih tidak akan menuntut terlalu banyak dari otaknya.

Langkah si gadis berambut coklat berhenti. Ya, langkah gadis itu berhenti.

Wajahnya berubah panik dengan mulut yang terbuka setengah, seolah-olah tidak mempercayai presensi seseorang di bawah langit ini. Genggaman tangannya mengendur dari baju hitam si pria, gemetar menemui kenyataan bahwa Sehun kembali untuk mencarinya. Buket bunganya jatuh menyentuh tanah hanya untuk menuai reaksi khawatir dari orang-orang disekitarnya.

Dan mungkin Oh Sehun tidak akan pernah semenyesal ini melihat seseorang melakukan acara sakral. Ia menyayanginya, gadis itu mencintainya. Cukup mata mereka yang saling bicara tanpa suara maka fakta itu tidak akan dipertanyakan lagi.

Hanya saja… Sehun terlambat sedangkan si gadis sudah tidak bisa menunggu.

Si pria mengambil kumpulan bunga yang tergeletak di tanah. Kala itu Sehun tersenyum, berpikir ia akan baik-baik saja, berdoa yang ia sayangi akan bahagia. Sedangkan kelopak mata gadis itu menutup sekali dan setetes air turun dari ujung matanya, ia segera menghilangkannya dengan ujung jari sebelum ada yang memberi pertanyaan.

Sehun memutar tubuh lalu berjalan cepat meninggalkan tempat menyesakkan ini.

I’m sorry, Oh Sehun.

Saat itu Sehun mengerti apa makna pesan terakhirnya.

– If Only –

tumblr_mxa5yw3suw1sqxmy5o1_500

Inspired by 25 Minutes too Late – Michael Learn to Rock, itu lagu jaman ibuku masih muda sepertinya, karena emang dia yang ngasih tau lagu itu XD DAN EMANG SITUASINYA SEHUN DI MV ITU PAS BANGET SAMA FF INI JADI YA DIPAKAI SAJA HAHAHA.

Mmm, 2 fluff, 2 sad? Yang terakhir… kira-kira? XD

And, mind to review?

8 thoughts on “[Ficlet] Wedding Series: If Only

  1. Yah ditinggal kawin. Sakitnya tuh di mana-mana beuhhhh.
    Pas banget coba dia baliknya pas hari pernikahan.
    Yang thabar ya, thehun-ah :’)

  2. Pingback: [Ficlet] Wedding Series: Break-Up | INDO FANFICTIONS

  3. Ampuun, ini… Ternyata sehun nya ditinggal nikah …
    hm…. RASAKAN OH SEHUN !! *ketawa setan* *kemudian ditampar*
    Btw, series before married mu yg ini bener2… Bener2 nyesek diimbuhi cuplikan gif di akhirnya itu rasanyaaa…
    Ya ampun sheseeerr, bisa gak sih dibuat nikah aja, gak syuga gak syehun, nasibnya buruk amat.. Haha lol x)
    Nice fic sheeer, *hugs*

    • Yang ini gak before married lho kak, ini beneran ada yang nikah 😀 Yah karena Sehun biasanya galak jadi ditinggal ama ceweknya (?) HAHAHA. Duh pas mikir castnya siapa, terus langsung keinget Sehun di MV itu, pas banget emang X)
      Kan yang lain udah manis kak, nanti diabetes beneran #slap. Thank buat commentnya kak ♥

      • bagus deh, sukurin aja tuh maknae evil ditinggal kawin *ditempeleng fans nya sehun* LOL
        sama2 sayang, maaf lhoo ya udah nyampah di lapak kamu dengan komen tak bermutu dari kakak x)

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s