[Ficlet] Partner : Thriller

1797473_805079346173996_129269272_n

Title : Partner | Sub-title : Thriller | Cast : Min Yoon Gi (Suga) BTS, Kang Seul Gi Red Velvet | Genre : AU, Thriller (of course), Slight!Fluff (What?) |Rating: PG-15 | Duration : Ficlet series | Other cast : – | Scripwriter/Author : Lee Yong Mi / Reshma | Summary : Seul Gi tak mengerti akan apa yang baru ia alami ini.

Author’s Note :

Comeback dengan bias *3*)/

Anyway, karena disini ada adegan tebas menebas jadi hati-hati ya (?) Lalu karena karakter Suga disini dinistakan, harap jangan membencinya 😦

Oke, happy reading ^^ Sorry for any typo(s)

“Satu dibayar satu.”

Seul Gi menggigit bibir. Kesalahan terbesarnya saat itu ialah terperangkap dalam jeratan sang laki-laki.

“Jadi, siapa yang akan kalian korbankan untuk menyelamatkan dia?”

Di hadapannya sekarang, sosok laki-laki bersurai hitam—yang pernah mengisi hatinya itu—berdiri dengan gagahnya (bagaimana ia masih sempat berpikir seberapa gagahnya laki-laki itu?) dengan tangan kiri yang menjambak rambut dari perempuan tak dikenal, meski Seul Gi sebenarnya tahu alasan mereka semua dikurung di tempat itu.

Motif mereka sama.

“Jawab PERTANYAANKU!” lagi, sang laki-laki membentak mereka. Tangan kanannya yang menggenggam sebuah pedang mulai terayun kemana-mana, hampir mengenai perempuan yang menjadi sanderanya. Seul Gi tergerak untuk berdiri, namun kakinya terlalu lemas akibat darah yang terus mengalir dari luka menganga di tubuhnya.

Lima hari.

Mereka menghabiskan waktu selama lima hari di dalam ruangan gelap yang luas tersebut. Setiap hari, hanya ada satu roti yang di antar melalui celah di bawah pintu, dan juga segelas air putih. Ada sepuluh orang disana dan mereka harus membagi makanan ala kadarnya itu agar tak ada yang mati.

Lalu hari ini, sang pelaku yang mengurung mereka muncul dengan membawa perempuan tak terurus—mukanya sangat pucat, terlebih kulitnya yang tampak seperti tak ada lagi darah yang mengalir disana. Ada berbagai bekas sayatan di sekujur tubuhnya, menandakan bahwa ia pasti mengalami siksaan yang berat.

“Jadi, tidak ada yang mau menyelamatkannya?”

Suara laki-laki itu kembali terdengar nyaring, dan pada detik yang bersamaan Seul Gi beranjak dari duduknya.

Ugh, ia dapat melihat seringaian yang membesar di bibir laki-laki berkulit putih itu.

“Ba—bawa … bawa aku sebagai gantinya….”

Terdengar suara nafas yang terhenti sejenak. Mereka yang juga terkurung disana tak menyangka bahwa Seul Gi akan mengorbankan dirinya. Selama lima hari—di neraka—yang mereka jalani itu, Seul Gi-lah yang selalu menyemangati mereka dan memberi harapan bahwa mereka dapat keluar dari tempat mengerikan itu, namun sekarang….

“Kalau begitu, kemarilah.”

Seul Gi menelan ludah. Ajakan itu akan segera ia terima dengan senang hati jika mereka tidak berada dalam situasi seperti ini.

“Ja—jangan….”

Mereka terhenyak ketika mendengar suara lirih dari sanderanya terdengar. Sepasang mata itu menatap Seul Gi seakan mengisyaratkan perempuan itu untuk segera melarikan diri.

“Ia akan menyakitimu … lari—argh!”

Suara teriakan terdengar ketika mata pedang itu menembus leher sang gadis yang tak bersalah. Kepalanya jatuh begitu saja ke atas lantai, menimbulkan bau yang memuakkan.

“Ah, ia kehilangan pita suaranya….” lagi, senyum mengerikan itu terbentuk di bibir sang laki-laki, “Kurasa aku harus melakukan hal yang sama dengan yang lainnya—“

“Yoon Gi, cukup!”

Ia berhenti memainkan pedang, sebaliknya ia justru melotot pada sosok Seul Gi yang berani membentaknya.

“Konsep satu untuk satumu sekarang tak berarti,” ucap Seul Gi, memberanikan dirinya untuk mengembalikan arah pikiran laki-laki berpedang itu ke jalan yang benar, “Kau tak bisa mengurung kami lagi karena kau tak punya apa pun untuk ditukarkan dengan kami. Sekarang, lepaskan kami semua—“

“Untuk masalah berdebat, sepertinya kau bukanlah ahlinya, Seul Gi.”

Perempuan itu tersentak. Sudah lama sekali sejak terakhir kali laki-laki itu memanggil namanya dengan lembut.

“Akan lebih baik kalau kau menawarkannya seperti ini,” Yoon Gi menarik nafas sejenak, “Bagaimana kalau kau membebaskan semua tapi aku akan bersedia untuk tinggal disini menggantikan mereka?

Itu adalah keputusan final. Tak ada yang bisa merubahnya lagi.

“Baiklah,” Seul Gi berujar dengan kepala yang terangkat ke atas, ingin menunjukkan bahwa ia siap berkorban untuk semuanya, “Lepaskan mereka dan aku akan tetap disini.”

Very well, meski ini tetap melanggar konsepku.”

Semua gadis itu menahan nafasnya ketika Yoon Gi berjalan mendekati Seul Gi. Seul Gi sendiri menutup mata, mempersiapkan dirinya untuk apa pun yang nanti akan menjadi takdirnya….

“Dalam waktu lima belas detik, kalian semua keluar dari ruangan ini. Jika aku masih menemukan satu saja yang tertinggal, maka aku akan membunuh semuanya.”

Kelopak mata Seul Gi membuka dengan sendirinya, sebagaimana ia melihat Yoon Gi telah berdiri di hadapannya dengan sorot mata yang teduh.

“Lima belas….”

Oh, laki-laki itu mulai menghitung. Seul Gi dapat melihat semuanya berlari pergi keluar melalui pintu yang terbuka, benar-benar meninggalkannya berdua dengan Yoon Gi di dalam ruangan itu.

Bertiga sih, dengan mayat perempuan itu.

“Wah, aku tak perlu menghitung sampai nol,” ujar Yoon Gi yang kemudian tertawa kecil, “Nah, bersiap untuk kejutanmu, princess.”

Ia dengan pasrah mengikuti tarikan dari Yoon Gi, keluar dari ruangan itu menuju ruangan lainnya….

Tunggu, mengapa ruangan itu penuh dengan kelopak mawar di lantai?

Ah, ada makanan mewah di atas meja?

Dan ada lilin?

“Untuk mencari perempuan paling sempurna dalam hidupmu,” Yoon Gi berbisik tepat di telinganya, “terkadang harus melalui berbagai rintangan sulit.”

Mata Seul Gi membulat ketika melihat Yoon Gi mengeluarkan sebuah bunga mawar dari balik badannya.

“Aku mencintaimu, princess.”

Yah, setidaknya perempuan itu bisa bernafas lega karena tak ada lagi siksaan mengerikan yang akan ia hadapi.

Atau …

Belum?

 

FIN

12 thoughts on “[Ficlet] Partner : Thriller

  1. kak ini keren demiapa, ugh…
    aku suka ini!!! mulai dari ceritanya, castnya /coret/, gaya penulisannya, waahh pokoknya aku dibuat spicles sama ini *o*
    tapi kalo boleh aku koreksi sih, itu kata ‘sih’ biasanya di italic kak, soalnya kan itu semacam kata gaul gitu ya? /eh ga/ yah pokoknya gitu lah…
    tapi ini kereenn! sukak pokonyaa
    semangat terus ya!
    anyway, kita udah kenalan belum ya kak? ._.
    kalo belum, salam kenal,
    Ref, 00line 🙂

    • halooo ref ^^/ pertama-tama makasih ya udah baca :3
      ehh, jinjayo? kata ‘sih’ masuk dalam bahasa gaul ya? ._.a aku kurang tau soalnya baru kali ini make kata itu loh hehe xD /biasanya main di bahasa baku dan ga tau kenapa tiba-tiba pengen make kata ‘sih’/ ‘-‘
      anyway, gapapa kalau suka castnya :3 tapi inget ya, seulgi itu saudara kembar aku dan yoongi itu selingkuhan /uhuk/ dari suamiku leo /uhuk/
      makasih atas koreksinyaaaaa /ketjup/

  2. Yongmi, selamat!
    Anda telah sukses membuat saya melongo.
    Konsepnya sangat sukses, apalagi endingnya yang atau *garis miring* belum.
    Waah, cemerlang sekali 😀
    Aku sukaa sayangg :*
    Maapkeun, tapi boleh gak itu yoon gi nya kakak simpen aja dirumah buat kenang2an, daripada nebas2in orang kayak begitu. Kesian tuh leher berasa padi ditebas gitu aja, yoon gi itu sakit. Perlu diperbaiki, pake cinta *kemudian kawin lari bareng suga*
    Oke, overall, tengkies ya udah buat fic keren ini sebagai penhantar tidur daku malam hari ini, great job! ^^

    • wahaha haloooo xD
      hehe makasih udah baca ficlet ini xD serius aku ga tau apa yang aku pikirkan waktu bikin adegan itu :v apalagi aku menistakan ultimate bias disini xD
      sequel? aku ga jamin ya hehe .__.v

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s