Our Momment

Cover-Our Moment

Our Moment-Ficlet
Byun Baekhyun | Kim Taeyeon
Desy M. Storyline
Romance | Sad
Teen
AN :
All casts belong to God. This is story is mine and pure of my mind. Please be a good readers without copy-paste!
Sorry for typo. Maaf kalau alur ceritanya agak aneh atau jelek. Karena pas mau buat endingnya aku sedikit error :3
Ini hanya cerita FIKSI belaka. Jadi, jangan terlalu di bawa serius, okay?

 

 

“Semenjak insiden itu.” Seohyun menempelkan punggungnya pada senderan kursi. Jemarinya dengan pelan mengaduk Vanilla Latte yang sudah terasa dingin sedari tadi. Pikirannya berkecamuk dengan masalah yang terus menghampiri. “Kau bisa membujuknya?” Seohyun mengendikkan kedu bahu dan menggelengkan kepalanya pelan. Entah ia harus berbuat apa, mengeluarkan saran atau pun ide rasanya percuma.

Unnie mau aku mengadukannya pada Baekhyun?” Seohyun angkat bicara yang sukses membuat Tiffany menatapnya tajam. “Bocah tengil itu bertanggung jawab saja tidak bisa, apalagi hal seperti ini.” Ujar Tiffany dengan nada emosi. Ia benar-benar marah melihat tingkah Baekhyun yang hanya berdiam saja ketika hubungannya dengan Taeyeon terungkap.

Apa ia tidak tahu? Taeyeon yang menanggung semuanya. Cacian dan makian dari para fans dari berbagai sudut membuatnya tertekan. Bahkan ia menangis di bandara di depan para fans untuk meminta maaf. Uh, Tiffany dan Seohyun benar-benar iba melihatnya.

“Dia pasti juga punya alasan.” Seohyun tidak membela. Ia hanya ingin melerai agar tidak ada ke salah pahaman antara mereka dan juga Baekhyun. “Mulai sekarang kau tidak usah bertemu lagi dengan Luhan, apalagi mendatangi dormnya.” Seohyun yang mendengar itu tentu saja terkejut. Mengapa masalah itu juga mengalir kepadanya?

“Jangan membantah Hyunnie. Aku sedang merasa muak pada Baekhyun.” Pasrah. Seohyun hanya diam dan melanjutkan makan siangnya. Dia memang tidak pernah membantah, walaupun ada kemauan tapi Seohyun tidak akan melakukannya. Dia adalah satu-satu member yang paling menurut. Mematuhi segala peraturan dan perkataan yang keluar dari member lainnya.

~

Luhan melempar ponselnya ke sofa. Terlihat jelas di layar ponselnya sebuah gambar dan berita yang membuat dirinya jengkel dan kesal. “Kau lihat!?” Luhan menunjuk ponselnya yang tergeletak di hadapan Baekhyun. “Lihat! Apa yang tidak Taeyeon-nuna lakukan untukmu!!?” Luhan megambil ponselnya dan mendekatkan layarnya pada wajah Baekhyun. “Tapi apa yang kau lakukan?”

Baekhyun menepis tangan Luhan halus. Mungkin sebutan ‘pengecut’ sangat cocok untuk Baekhyun saat ini. Ia tidak bisa melakukan apapun selain berlindung di belakang seorang gadis yang ia cintai. “Perbaiki masalah ini. Karena itu juga akan berdampak pada hubunganku dan Hyunnie.” Ujar Luhan dengan helaan nafas yang keluar dari mulutnya. Bukannya ia bersifat egois, Luhan hanya ingin Baekhyun bersikap gentle. Selama ini yang Luhan tahu Baekhyun memang tidak pernah berpegang pada dirinya sendiri.

“Hyung, jika ini menimpamu. Apa yang akan kau lakukan?”

Baekhyun menatap Luhan dengan tatapan sendu. Hatinya juga merasa kesal karena orang-orang di dekatnya malah menyudutkannya. Di sisi lain Baekhyun juga merasa frustasi dan bersalah. Apa yang akan dia lakukan membuat dirinya ragu-ragu untuk melakukannya. Ia juga menerima semua makian. Namun, Taeyeon lah yang menangis di depan mereka dengan permohonan maaf.

“Mungkin sama seperti mu. Di penuhi rasa bimbang.” Luhan mengisi tempat kosong di samping Baekhyun. Menepuk bahunya seolah-olah meyakinkan. “Aku yakin kau bisa melewatinya. Dengan seiringnya waktu, berita ini juga akan hilang.” Ujar Luhan dengan senyuman kecil di wajahnya.

Luhan benar. Dengan seiringnya waktu keadaan akan baik-baik saja dan kembali seperti sedia kala. Ia hanya perlu menempuhnya.

~

Kota Seoul begitu terlihat padat di malam hari. Beberapa orang berkerumun dan banyak mengantri di salah satu gedung mewah dan besar. Membeli tiket dan mengambil kelas tempat duduk yang pilih.

Unnie, bagaimana dengan kostum ini?” Di dalam gedung di penuhi oleh artis SM yang juga sibuk prepare untuk penampilan mereka nanti. Yeah, malam ini SM mengadakan SM World Tour Conser dan tempat yang mereka singgahi tentu saja Seoul.

“Kita pakai kostum ini saja.” Ujar Tiffany sembari menunjukkan dress mini berwarna kuning-hitam. “Taeyeon-ah, bagaimana?” Tiffanya menunjukkan kostum mereka pada Taeyeon. Gadis yang memiliki wajah boneka itu hanya tersenyum tipis dan berkata, “Aku terserah kalian saja.” Lirihnya lalu berbalik untuk merias wajah. Seohyun dan Tiffany masih menatap. Mereka berharap semoga Taeyeon fokus saat penampilan nanti.

“Gerakanmu sudah bagus Sehun-ah. Tidak usah kau pamerkan lagi.” Kata Kai dengan tatapan malas. “Kenapa? Aku hanya ingin tampak sempurna di atas panggung.” Ujar Sehun yang masih terus melihat kaca, memperhatikan gerak tubuhnya yang terlihat lihat dan tegas.

“Baekhyun belum bersiap.” Ujar Luhan sembari melempar sebotol air pada Suho. “15 menit lagi kita tampil untuk pembukaan.” Luhan menghela nafasnya pelan. Member lain pun mengerti apa yang tengah di alami Baekhyun baru-baru ini. “Relax, aku akan membujuknya.” Ujar Chanyeol yang langsung bergegas masuk ke dalam ruang kostum.

Gedung sudah mulai tampak penuh. Lightstik berwarna biru, pink, dan lainnya telah mereka angkat untuk menyambut idola mereka saat tampil. Sampai akhirnya dentuman musik terdengar, di ujung panggung telah berjejer 12 pria yang memakai kostum berwarna silver. Tanpa berlama-lama mereka langsung menari saat lagu Wolf di main kan.

Semua artis SM tampil secara bergantian. Dari Super Junior, Girls Generation, TaeTiSeo, dan artis SM lainnya. Hingga mereka sampai pada akhir acara, semuanya naik ke atas panggung dengan kaos putih bertuliskan ‘SM Town”.

“Luhan oppa, ayo maju bersama.” Ajak Seohyun yang langsung di balas oleh senyuman Luhan. “Hyunnie!” Tiffany menarik lengan Seohyun, seolah-olah menjauhkannya dari member EXO yang berdiri di belakang Seohyun. “Unnie, kau ini kenapa?” Gumam Seohyun dengan pipi menggembung.

“Lihatlah, di sini banyak sekali Sone yang melambai pada kita.” Seohyun mempautkan bibirnya sedikit lalu beralih melambaikan tangan pada para fans.

“Aku tidak member SNSD menjauhi kita.” Kata Sehun dengan nada datar. Di sisi lain, Taeyeon tengah menyusuri panggung bersama Jonghyun. Bibirnya mencoba untuk tersenyum menunjukkan bahwa dirinya baik-baik saja. Tangannya terus saja melambai, sedangkan bibirnya terus bernyanyi lagu ‘Hope’.

“Baekhyun! Taeyeon!”

Taeyeon tersenyum kecil melihat banner salah satu fans yang mencantumkan namanya dengan Baekhyun. Hatinya merasa senang, tapi di sisi lain ia juga merasa sedih dan khawatir. “Sepertinya kami tidak bisa seperti dulu.” Lirih Taeyeon dengan tatapan sendu. Baru saja ia melangkah untuk kembali berkumpul bersama  member SNSD, namun sebuah genggaman hangat melingkat tangannya.

Taeyeon menoleh, dirinya terkejut namun ada rasa bahagia di sana. Apa ia tidak bermimpi? Baekhyun ada di depannya saat ini, lebih tepatnya tengah menggenggam tangannya. “Ayo, kita maju bersama.” Ujarnya dengan senyuman yang terkesan tulus.

Mereka mulai berjalan bersama ke panggung depan. Bergenggaman tangan dan saling tertawa bersama. Malam ini mereka tidak ingin memikirkan para fans yang mungkin akan marah atau memaki mereka malam ini.

Kali ini saja, biarkan mereka bersama untuk saling melengkapi kebahagiaan.

THE END.

5 thoughts on “Our Momment

  1. huweee baekyeon moment…
    apa salah baekhyun-nya author? kenapa tiffany begitu marah dan luhan menggapnya seperti itu T_T

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s