[Ficlet] Partner : Surrealism

rapmon

Title : Partner | Sub-title : Surrealism | Cast : Kim Nam Joon (Rapmon) BTS, Hwang Mi Young (Tiffany) SNSD | Genre : AU, Surrealism, Horror |Rating: PG-15 | Duration : Ficlet series | Other cast : Chorong A Pink, Sojin Nasty Nasty | Scripwriter/Author : Lee Yong Mi / Reshma | Summary : Sungguh, jika ada kejadian aneh lagi maka Nam Joon akan membunuh dirinya.

Author’s Note :

… Happy reading. Mohon maaf sebesar-besarnya jika surrealism ini gagal ;___; /pengalaman pertama/

PS : Sorry for any typo(s)

Nam Joon tampak sibuk membolak-balik halaman dari buku yang berada di tangannya. Ujian sebentar lagi akan dimulai dan itu merupakan kesalahannya karena ia belum sempat membaca materi yang akan menjadi bahan ujian.

Harap jangan ditiru.

Di sela kesibukannya, ia masih dapat mendengar celetukan dari beberapa orang yang duduk tak jauh dari dirinya. Mereka sedang menceritakan suatu hal yang seru, sehingga mau tak mau telinga Nam Joon menangkap apa saja isi dari obrolan mereka.

“Apa kalian tahu? Ada mahasiswi semester akhir yang mengalami kecelakaan!”

“Hah? Malang sekali mahasiswi itu!”

“Dimana kecelakaannya terjadi?”

“Di dekat perempatan kampus kita! Aku melihat sendiri bagaimana isi kepalanya berhamburan begitu saja di tengah jalan. Kudengar juga, pelakunya kabur!”

“Ckck, malang sekali nasibnya!”

“HUSH! Melamun saja!”

Nam Joon tersentak. Ia menoleh dan melihat sesosok perempuan—yang tentunya ia kenal—telah duduk di sampingnya. Tangan perempuan itu pun melakukan hal yang sama dengan tangannya.

“Kenapa kau disini, Tiffany noona?” tanyanya bingung, “Bukankah ruanganmu untuk ujian nanti disana?” ia menunjuk ke ruangan yang terletak paling ujung, dimana ada beberapa mahasiswa juga yang sedang duduk di depan ruangan itu.

“Aku lebih memilih untuk duduk disini …” perempuan itu menggantung kalimatnya, membuat Nam Joon mengernyit karena penasaran akan apa yang membuat ia memilih untuk duduk di sebelahnya, “… untuk membunuh orang yang membunuhku.”

Awalnya Nam Joon tak mengerti, namun ketika ia merasakan tubuhnya terdorong ke belakang dan dirinya seakan melayang di udara, lalu melihat senyum penuh kepuasan dari wajah Tiffany yang mulai berubah menjadi wajah penuh darah….

Tiba-tiba saja, ia telah berada di atas sebuah motor.

Refleks tubuhnya cukup bagus, sehingga ia—meski dalam keadaan terkejut bukan main—masih bisa mengendalikan motor itu agar tetap melaju di jalurnya. Belum hilang rasa terkejutnya, ia melihat dengan jelas seorang perempuan sedang melangkah untuk menyeberangi jalan …

Ia tak bisa menghentikan motornya …

Lalu semua pun terjadi. Nam Joon baru berhasil menghentikan motornya ketika ia telah menabrak tubuh malang dari perempuan itu. Rasa takut mulai menghampirinya, sebagaimana ia menoleh ke belakang …

..

.

Untuk menemukan wajah sang perempuan tepat berada di hadapannya.

“Kau membunuhku….”

Semuanya berubah menjadi hitam.

“Nam Joon-ah? Kim Nam Joon?”

Nam Joon membuka matanya. Hal pertama yang ia tangkap ialah sebuah ruangan berwarna putih yang dipenuhi bau obat-obatan. Ia juga melihat beberapa wajah dari kakak tingkatnya yang menatapnya khawatir.

“Dia sudah sadar,” ucap Cho Rong, membuat orang-orang yang berada di dalam ruangan itu menghela nafas.

“Apa … yang terjadi?” tanya Nam Joon pelan, suaranya terdengar serak.

“Tadi setelah ujian, kau tiba-tiba pingsan,” jawab So Jin. Nam Joon lagi-lagi mengernyit.

Setelah ujian?

Bukannya ia tadi menabrak—

“Dimana Tiffany noona?!” tanyanya seraya beranjak. Rasa pusing segera menyerang namun ia menepis semua rasa itu.

“Tiffany?” ulang Cho Rong, wajahnya menyiratkan bahwa ia sedikit bingung, namun Nam Joon tidak menyadarinya.

“Iya, Tiffany noona! Teman satu angkatan kalian! Dimana ia sekarang?”

Sungguh, jika ada kejadian aneh lagi pasti akan membuat ia menggila saat itu juga.

“Nam Joon-ah … tidak ada orang bernama Tiffany di angkatan kami….”

Oh, Nam Joon sangat ingin membunuh dirinya sendiri saat itu.

“Bagaimana kondisinya, Dokter?”

“Belum ada perkembangan … tapi ia terus menyebutkan nama Tiffany. Apakah anda mengenal nama itu?”

Wanita berumur empat puluhan tahun itu terhenyak, “Tiffany … adalah kakaknya, Dokter, namun ia telah lama meninggal.”

“Benarkah?” tanya sang Dokter dengan mata yang tetap terfokus pada catatan di tangannya, “Pasien setiap hari bergumam bahwa ia telah membunuh Tiffany, namun ia juga menyangkalnya sendiri. Kami sedikit bingung akan apakah pasien memiliki dua kepribadian di dalam dirinya, namun tidak ada tanda-tanda seperti itu.”

Sang wanita menatap Dokter penuh harap, “Jadi apa yang sebenarnya terjadi pada anak saya, Dok?”

Dokter itu menghela nafas, “Mungkin ia tak bisa membedakan antara mana dunia nyata dan mana dunia fantasi.”

 

FIN

PPS : Meskipun beda marga tapi disini Tiffany berperan menjadi kakak dari Nam Joon (authormalas merubah namanya #plak)

9 thoughts on “[Ficlet] Partner : Surrealism

  1. ceritanya bagus! ga ketebak kalo itu ternyata cuman fantasi si namjoon aja 😮
    nice fic! keep writing ya~

    salam kenal,
    Ref, 00line 🙂

  2. Entah kenapa ff ini ngingetin aku sama d.o yang jadi tokoh bayangan difilm its ok its love *korban drama*

    Tapi aku beneran ga nyangka ternyata tiffany jadi kakaknya xD aku kirain yeojachin nya XD keep up the good work thor 🙂

  3. And yeah! FFNYA KEREN!
    Awalnya aku ga ngerti, tapi pas dibaca sampe abis, baru deh ngerti 😀
    Jadi Tiffany itu bener kakaknya ya? Aduh Namjoon, sayang banget sih kamu, padahal ganteng tapi ga bisa bedain mana dunia nyata dan fantasi :”)

    Well, i like it! Bener deh, baru pertama kali aku baca ff yg temanya beginian (jadi rada lola buat cerna isi ffnya, hehe).
    Two thumbs for you! ♡♡♡

    • ….. seriusan kamu ngerti? beneran ngerti? aku kira ff yang ini susah dimengerti loh, soalnya aku baru kali ini buat surrealism ;A;
      tapi aku saranin, ff surrealism itu keren-keren ‘-‘ awalnya kamu ga ngerti tapi akhirnya pasti ngerti, ihh keren deh pokoknya. coba cari di google pasti banyak(?) /ya iyalah/
      iya hihi tiffany beneran kakaknya :3 maaf ya karakter namjoon aku nistakan dulu disini xD abisnya sayang kan kalau ga dinistain(?)
      makasih jempolnya huhu :”)

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s