Ending

ending-chanllilay

qintazshks present

 ⌊ Ending ⌋

 Park Chanyeol and Choi Jinri
Zhang Yixing and Oh Sehun

Teen | ficlet | Marriage Life-Sad | Poster by here

Enjoy this fanfiction and create your imagination ^^ 

“aku tahu bukan ini akhir yang kita inginkan. Tapi, percayalah ini yang terbaik.”

Aku mendengus napas kesal. Perempuan di hadapanku ini melipat tangannya di atas dada dengan angkuh. Bukan angkuh yang sebenarnya, aku tahu itu.

“berhentilah bersikap angkuh seperti ini, Choi Jinri.”

Perempuan itu menggerlingkan matanya. Menatap mataku sekilas lalu menghindar.

“jangan menatapku seolah aku ini musuhmu. Aku sudah menjadi suamimu lebih dari lima tahun. Tidak pantas rasanya kau bersikap seperti ini di hari terakhir perjumpaan kita.”

Jinri mengambil cangkir berisi kopinya lalu menyeruput cairan hitam itu cepat-cepat.

“berpisah denganku membuat kau menjadi pecandu kopi, hem?” aku mengambil cangkirnya. Memaksa perempuan itu menegak cairan yang aku tidak suka. Sampai kapan pun.

“kenapa kau masih memerhatikanku? Kita sudah bercerai!”

Suaranya terdengar frustasi di telingaku. Dan detik itu juga aku ikut merasakan frustasi. Oh, Tuhan, bukan aku yang menginginkan akhir seperti ini.

“bukan aku yang meminta kita berpisah. Kau.”

“kau yang terlalu memaksakan kehendakmu, Park Chanyeol! Seharusnya kau-“

“’seharusnya kau memerhatikanku. Berlibur di rumah. Menjaga Sehun bersama.’. kata-kata itu kan yang ingin kau ucapkan?”

“kalau kau sudah tahu,” suaranya merendah, memendam amarah. “kenapa kau melakukan hal yang paling aku tidak suka selama ini? Kenapa kau tidak melakukan satu saja permintaanku? Kau masih ingat kan kalau aku istrimu saat itu?”

“kau pikir aku bisa dengan melupakan orang yang aku cintai?”

Aku tahu air mata itu sudah jatuh. Air mata yang aku tahan selama dua tahun belakangan ini. Air mata yang harusnya aku tumpahkan saat berdebat dengan Jinri sebelum hari ini. Air mata yang harusnya aku tumpahkan untuk membuat Jinri bertahan di sisiku, mendampingi aku dan Sehun.

“aku tahu kalau kau sudah tidak mencintaiku lagi. Aku tahu itu.”

Suaraku tercekat. Kata-kata yang harusnya sudah aku ucapkan sejak dua tahun lalu. Kata-kata yang sesungguhnya adalah kebenaran. Kebenaran pahit.

“bukan seperti itu, Chanyeol-ssi. Maksudku-“

“bahkan kau sudah berhenti memanggilku ‘Chanyeol-ah’. Apa kita sudah terpisah sejauh ini karna Zhang Yixing?”

“kau tahu?!” ia membekap mulutnya dengan kedua tangannya. Terkejut, pasti.

“aku tidak buta.”

Sudahi saja omong kosong ini, Park Chanyeol. Seberapa besar kau ingin luka di hatimu membesar setiap mengingat hal itu? Hentikan.

“aku tidak buta untuk melihat kalau kau selalu bangun tengah malam untuk menelepon Yixing. Aku tahu kalau kau menemuinya, bukan mengajak Sehun bermain di taman. Aku juga tidak buta saat,” sesak di dadaku makin terasa. Demi Tuhan, hentikan ini. “Yixing menciummu sebelum menurunkanmu di depan rumah.”

Jinri meneteskan air matanya. Atau itu hanya efek karena mataku yang kian memanas?

“aku sungguh minta maaf. Aku tahu-“

“jangan meminta maaf. Kau tidak salah. Aku yang salah, seperti yang kau bilang. Aku yang seharusnya memerhatikanmu, bukan Yixing. Aku yang seharusnya menjadi pelindungmu, bukan Yixing. Aku yang seharusnya menemanimu saat kau melahirkan Sehun, bukan malah menyerahkan tugas itu pada Yixing.”

Setelahnya, aku tidak tahu apa lagi yang sanggup ku ucapkan. Mengatakan semua itu saja menghabiskan seluruh tenagaku yang tersisa.

Membayangkan Yixing mengajak Jinri dan Sehun ke taman bermain menggantikanku membuat dadaku sesak. Membayangkan Yixing memeluk Jinri  membuat jantungku berdetak tidak karuan. Semuanya tidak beres.

“kau sudah bukan istriku lagi saat ini.”

Ucapan tegasku membuat Jinri mendongakkan kepalanya.

“semuanya sudah tertulis di surat cerai kita.”

“tidak bisakah kita mempertimbangkan hal ini, Chanyeol-ah?

“jangan berkata manis di saat aku akan pergi, Choi Jinri-ssi.Sialan. Bukan ini yang aku ingin katakan. Tarik kembali ucapanku.

“kau yang meminta perpisahan ini. Aku percaya Yixing bisa memberimu perhatian lebih daripada aku. Kau tahu kan aku selalu percaya Yixing? Oh, Yixing itu sahabatku, Jinri. Kau masih ingat, kan?”

“berhenti bersikap seperti ini. Ini bukan kau, Chanyeol-ah.

“terserah, aku sudah tidak peduli lagi pendapatmu.” Lempar aku ke jurang saat ini juga. “apa yang terjadi padamu, Chanyeol-ah?” Jinri menempatkan lengannya di pipiku. Mengelusnya lembut seperti yang biasa ia lakukan.

“jauhkan tanganmu dariku!” aku menghardik tangannya kasar. “kau sudah bukan istriku lagi.”

“bisakah kau bersikap biasa saja, Chanyeol-ah?

“bersikap biasa? Setelah perceraian ini? Hell, no. Kau yang membuatku harus bersikap seperti ini. Bersikap kasar dan angkuh seolah kita bukan siapa-siapa.”

“kau bersikap seolah kau yang sangat disakiti di sini. Aku juga merasa-“

“hei,” aku menatap lekat-lekat matanya. “kau pikir dikhianati istri dan sahabat dekatmu sendiri tidak menyakitkan? Orang paling aku percaya ternyata melakukan hal sangat aku takuti sejak dulu.”

Tanganku meremas kuat-kuat celanaku. Melampiaskan emosiku di sana.

“sekarang, aku pertegas.”

Aku menaruh amplop cokelat berisi semua data yang ia perlukan.

“kau bukan istriku lagi, Choi Jinri.” Satu pisau sudah menancap. “kau boleh menemui Sehun kapan pun yang kau inginkan. Aku juga tidak akan melarangmu untuk menikah dengan Yixing.”

Jinri meremas lenganku yang berada di atas meja. Kau memohon? Aku menarik tanganku sehingga ia tidak bisa menggenggamnya lagi. Jarak di antara kami sudah terlampau jauh sampai rasanya aku akan mati hanya untuk memperkecil jarak itu.

“kisah kita berakhir di sini. Selamat tinggal.”  

END

Hai!

Ngga tau kenapa aku lagi suka FF dengan genre Marriage-Life 😀

Papoi! ❤

Advertisements

4 thoughts on “Ending

  1. KAK QINTAAAAAA LAMA TAK JUMPAAAAA :”3 :”3 :”3 MIS YU SO MACH >> ” <<< seenggaknya dikasih huruf kapital hehe.

    Tapi udah keren kok! Aku suka cara kak qinta ngasih feel angstnya hehe. Tetap berkarya terus yaaa ❤

    • Kenapa kimenku kepotong huhu sedih ;A;

      KAK QINTAAAA. MUUFKAN INI LANJUTAN POTONGAN KOMENKU/?/ overall, ffnha keren banget. Gatau kenapa aku lagi demen demennya ff Chanlli yang enggak manis XD daan aku suka banget penggambaran dari semua segi disini XD udah perf laah XD XD

      • BEKEEEEEEY YAAMPUN AKU KANGEN KAMU IH -___-

        gatau kenapa kalo ChanLli itu kan couple nya manis ya, jadi kalo bikin yg manis terus tuh aneh haahaaa mana feel nya lagi gloomy gini lagi -__-
        yaampuuun thank you bekeeeeey ❤ ❤

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s