One Love (oneshoot)

Title : One Love

Author : Jieun

Genre : Sad, Romance

Type : Oneshoot

Cast :

–          Byun Baekhyun

–          Bae Suzy

–          Park Hyo Jin (oc)

–          Kim Myung Soo

 

 

 

Mian For Typo

Happy Reading..

 

 

 

 

 

Hari ini suasana kota seoul sangat cerah. Terlihat 2 orang gadis sedang berjalan bersama sambil bersendau gurau. Yang satu tampak peminim dan yang satunya sedikit tomboy mereka adalah park hyojin dan bae suzy. Dari kejauhan terlihat seorang pria tengah berlari mengejar mereka. Setelah dekat pria tersebut langsung merangkul hyojin dan suzy. Sontak suzy dan hyojin terkejut.

“kau mengagetkanku pabo” ucap suzy kemudian melepaskan tangan pria itu dibahunya

Sementara hyojin hanya tersenyum melihat kedatangan pria tersebut.

“kenapa kalian meninggalkanku?” Tanya orang tersebut

“oppa saja yang terlambat, jadi kami memutuskan untuk pergi berdua” jawab hyojin

“hyojin-ah kau cantik sekali” gombal baekhyun

Suzy yang mendengarnya hanya mencibir

“gomawo oppa” ucap hyojin tersenyum malu

“aish hyojin-ah kau jangan percaya, dia hanya menggombal” ucap suzy yang kesal melihat kepolosan hyojin

“bilang saja kau cemburu karena aku tidak memujimu” cibir pria itu

“dengar ya byun baekhyun aku tidak butuh pujian gombalmu itu” ucap suzy kemudian berjalan duluan

“oppa kau membuat suzy kesal lagi” ucap hyojin

“dia sendiri juga menyebalkan” ucap baekhyun sambil menatap suzy yang berjalan sendirian didepan

Sementara itu suzy memegang dadanya dan matanya sedikit berkaca kaca. Ya suzy memang cemburu setiap kali baekhyun memuji hyojin. Sejak mengenal baekhyun suzy sudah menyimpan rasa pada baekhyun. Tidak ada yang mengetahui perasaan suzy baik itu hyojin atau baekhyun sendiri. Suzy berusaha menenangkan hatinya dan setelah hatinya tenang suzy berbalik kebelakang dan melihat pemandangan yang membuat hatinya sakit lagi. Suzy membalik badannya kedepan dan terus berjalan lebih cepat. Inilah yang terjadi kalau hyojin dan baekhyun bertemu mereka selalu Nampak mesra padahal mereka hanya sebatas teman.

Suzy sudah sampai di kampus lebih dulu dan langsung menuju perpustakaa. Untuk sementara suzy membutuhkan waktu untuk sendiri. Setelah sampai diperpustakaan suzy langsung duduk paling pojok dan menyimpan tasnya diatas meja kemudian mengeluarkan novel. Walau suzy memandang novel tersebut tapi dia tidak benar benar membacanya. Pikirannya seakan tidak bersama dirinya.

Setelah beberapa jam suzy kemudian keluar dari perpustakaan untuk pulang kerumah. Rupanya ber jam jam di perpustakaan tidak membuat hati suzy membaik makanya suzy memutuskan untuk pulang. Saat suzy akan melewati pintu gerbang kampus dia berpapasan dengan hyojin dan baekhyun

“yak kau kemana saja? Kami mencarimu tau” kesal baekhyun karena sedari tadi hyojin dan dia terus mencari suzy sampai keliling kampus dan itu membuat baekhyun kesal.

“aku tidak kemana mana, tadi aku ada diperpustakaan” jawab suzy sambil tersenyum palsu

“kau mau kemana suzy?” Tanya hyojin

“aku mau pulang, aku agak tidak enak badan hyo-ah” bohong suzy

“biar kuantar” ucap baekhyun

“kau mau mengantarku naik apa? Hari ini kan kau tidak bawa mobil” ucap suzy

“tunggu di sini aku akan meminjam mobil temanku dulu” ucap baekhyun kemudian berlari kearah temannya yang sedang duduk2 di sekitar sana

Tak berapa lama kemudian sebuah mobil menghampiri mereka.

“kajja suzy-ah” ucap baekhyun setelah menurunkan kaca mobil itu

“aku pulang duluan ya hyo-ah” ucap suzy kemudian memasuki mobil yang dibawa baekhyun

“ne kalian hati hati” ucap hyojin

Setelah hyojin mengucapkan itu baekhyun langsung menjalankan mobil tersebut. Hyojin masih berdiri disana sambil tersenyum miris.

“sebenarnya kau menyukaiku atau tidak baekhyun oppa, aku sangat menyukaimu ani mencintaimu lebih tepatnya. Perasaan ini semakin tumbuh saat oppa selalu memujiku dan selalu memperlakukanku lebih dari sekedar teman. Tapi tadi juga aku melihat kekhawatiran di matamu saat suzy mengatakan dia sakit” batin hyojin

Hyojin melangkahkan kakinya kedalam kampus setelah mobil itu hilang dari pandangannya. Sementara itu di mobil baik suzy dan baekhyun sama sama diam mereka tidak mau membuka suara sampai mereka sampai dirumah suzy.

“gomawo oppa” ucap suzy setelah turun dari mobil itu

“ne, istirahatlah nanti setelah kuliah aku dan hyojin akan kesini” ucap baekhyun

“ne” setelah suzy mengatakan itu mobil yang dibawa baekhyun meninggalkan rumah besar suzy. Suzy memasuki rumahnya kemudian menuju kamarnya. Di kamarnya suzy kembali melamun.

“kadang kau sangat menyebalkan oppa dan terkadang kau sangat perhatian padaku”

“kadang aku berpikir kalau oppa itu menyukaiku tapi pikiran itu hilang seketika ketika oppa bersama hyojin. Aku memang tidak feminim dan tak secantik hyojin tapi setidaknya oppa bisa mengerti perasaan ini. Hatiku sakit oppa ketika oppa memuji hyojin atau oppa memperlakukan hyojin lebih. Aku juga ingin merasakannya tapi tiap kali bertemu yang ada aku dan oppa beradu mulut”

Suzy tersenyum miring mengingat kembali kejadian kejadian yang membuat hatinya sakit. Suzy sejak dulu ingin mengutarakan perasaannya pada baekhyun tapi suzy takut kalau baekhyun tidak memiliki perasaan yang sama dengannya. Dia juga takut kalau persahabatan yang mereka jalin akan hancur Cuma karena cinta. Makanya suzy memilih untuk memendam perasaannya.

Suzy berjalan ke tempat tidurnya untuk membaringkan tubuhnya. Mungkin tidur lebih baik dari pada memikirkan yang tidak2. Beberapa menit kemudian suzy sudah tertidur lelap.

 

*

*

*

 

Setelah baekhyun kembali ke kampus dan mengembalikan kunci mobil temannya baekhyun langsung menuju kelasnya untuk menemui hyojin. Baekhyun, hyojin dan suzy memang satu jurusan dan satu kelas. Setelah baekhyun sampai dikelas baekhyun melihat hyojin sedang mengobrol dengan mahasiswa yang lain. Baekhyun menghampirinya kemudian duduk didekat hyojin. Hyojin langsung menengok kearah baekhyun.

“oppa sudah kembali?” Tanya hyojin setelah orang yang tadi mengobrol dengannya pergi

“ne, nanti setelah jam kuliah selesai kita kerumah suzy ne” ucap baekhyun

“ne” ucap hyojin sedikit tidak mau

 

 

 

 

 

Kini hyojin dan baekhyun sudah berada di rumah suzy beberapa menit yang lalu mereka sampai. Hyojin dan baekhyun langsung menuju kamar suzy setelah pelayan rumah suzy mengatakan kalau suzy sedang ada dikamarnya. Baekhyun dan hyojin membuka pintu kamar suzy dan masuk kekamar suzy. Mereka dapat melihat suzy yang sedang tertidur diatas ranjang. Baekhyun langsung menghampiri suzy kemudian membangunkannya.

“suzy-ah ayo bangun aku dan hyojin sudah datang” ucap baekhyun lembut kemudian mengusap usap kepala suzy dan itu membuat suzy terganggu dan akhirnya membuka matanya.

Sementara hyojin yang melihat itu langsung memalingkan wajahnya. Berpura pura melihat yang lain.

“kalian sudah datang” ucap suzy parau

“bagaimana keadaanmu suzy-ah?” Tanya hyojin yang kini duduk di meja rias

“aku merasa lebih baik sekarang” jawab suzy sambil tersenyum

“syukurlah” ucap baekhyun

Tak berapa lama kemudia seorang pelayan masuk kekamar suzy untuk membawakan minuman untuk hyojin dan baekhyun.

“kalian mau kemana setelah dari sini?” Tanya suzy

“pulang” jawab baekhyun lebih dulu

Suzy hanya menganggukan kepalanya kemudian meminum minumannya. Mereka bertiga menghabiskan waktu dengan bercanda ria. Setelah cukup lama berada dirumah suzy mereka pun pamit.

“ini sudah pukul 11 lebih baik kalian menginap” ucap suzy setelah melihat jam dinding yang ada di kamarnya

“aku dan hyojin tidak bisa menginap suzy-ah. Orang tua hyojin juga sedang tak berada dirumah begitupun orang tuaku” ucap baekhyun

“ini ambilah” suzy menyerah kunci mobil ke baekhyun

“kalian kan tidak membawa mobil jadi pakai mobilku saja, ini sudah sangat malam sulit mendapatkan kendaraan umum” tambah suzy

Baekhyun kemudian mengambil kunci mobil suzy kemudian mereka berjalan keluar rumah suzy. Suzy mengantar mereka sampai depan. Setelah mereka pergi suzy kembali memasuki rumahnya dan menuju kamarnya.

Baekhyun mengantar hyojin sampai dirumahnya. Setelah itu baekhyun melajukan mobil milik suzy menuju rumahnya. Setelah sampai dirumahnya baekhyun langsung memasuki rumahnya dan duduk di ruang keluarga. Baekhyun mengeluarkan ponselnya dan menatap foto dirinya, hyojin dan suzy yang dijadikannya wallpaper. Baekhyun tersenyum melihat kedua gadis itu.

“sebenarnya kau menyukai yang mana baekhyun-ah?” Tanya seorang wanita yang tiba tiba duduk didekat baekhyun

“kau mengagetkanku nuna” ucap baekhyun yang kaget dengan kedatangan kakak perempuannya itu

“kau sendiri malah asyik memandangin fotomu dengan hyojin dan suzy jadi tidak menyadi kehadiran nuna” ucap nuna baekhyun

“baekhyun-ah nuna tahu kalau kau mencintai salah satu dari mereka” tambah nuna baekhyun

“aku tidak tahu. Tapi aku merasa nyaman berada didekat mereka” ucap baekhyun tersenyum kearah nunanya

“nyaman seperti apa? Nuna lihat kau sering memperlakukan suzy dan hyojin lebih dari teman” ucap nuna baekhyun

“itu Cuma tanda kalau aku menyayangi mereka nuna” ucap baekhyun

“sayang sebagai apa? Perlakuanmu itu bisa dibilang lebih dari sekedar teman ke mereka” ucap nuna baekhyun. Nuna baekhyun tahu semuanya karena dia sudah beberapa kali melihat beakhyun memperlakukan hyojin dan suzy itu special tidak seperti teman.

“hana nuna jangan sok tahu” ucap baekhyun yang mulai kesal

“nuna Cuma mengingatkan saja baekhyun-ah. Perlakuanmu itu bisa membuat mereka merasa kalau kau menyukai mereka”ucap hana kemudian meninggalkan adiknya sendirian.

Baekhyun berjalan menaiki tangga dan memasuki kamarnya. Setelah membersihkan diri baekhyun membaringkan tubuhnya diatas ranjang. Tiba tiba ucapan nunanya terngiang di telinganya.

“apa benar kalau aku menyukai mereka, tapi itu rasanya tidak mungkin”

“lebih baik aku tidur dari pada harus memikirkan ucapan hana nuna”

 

*

*

*

 

Keesokan paginya baekhyun berangkat kekampus menggunakan mobil suzy. Baekhyun lebih dulu menjemput hyojin dari pada suzy. Setelah menjemput hyojin baru mereka menjemput suzy. Setelah sampai mereka melihat suzy sudah menunggu mereka didepan pintu gerbang rumahnya. Suzy langsung masuk dan duduk dibelakang tidak mungkinkan dia menyuruh hyojin duduk dibelakang walaupun mobil yang mereka naiki adalah mobilnya.

Baekhyun dan hyojin sibuk mengobrol terkacang juga tertawa  sementara suzy lebih memilih membaca buku. Suzy kadang kadang mencuri perhatian kemereka. Setelah sampai dikampus merekalangsung menuju kelas. Dalam perjalanan menuju kelas lagi lagi hyojin dan baekhyun menunjukkan hal yang membuat hati suzy sakit. Baekhyun dengan entengnya merangkul hyojin sambil mengobrol dan melupakan keberadaan suzy. Suzy yang tak tahan melihat itu langsung berhenti dan duduk di bangku. Setelah keduanya sudah jauh suzy kemudian melanjutkan langkahnya.

“kau kemana saja kenapa baru tiba?” Tanya hyojin. Hyojin dan baekhyun baru menyadari kalau suzy tidak ada di belakang mereka

“aku ketoilet tadi” bohong suzy. Suzy kemudian duduk dibangkunya

“kau taka pa apa?” Tanya baekhyun yang menghampiri suzy

“tidak” jawab suzy

“apa kau masih sakit? Kalau kau masih sakit lebih baik kau pulang saja” ucap baekhyun sambil memperhatikan wajah suzy

“aku baik baik saja tidak perlu mengkhawatirkanku”

Baekhyun kembali ketempat duduknya setelah dosen memasuki kelasnya padahal dia masih ingin berbicara dengan suzy.

kau kenapa suzy-ah? Kenapa gaya bicaramu padaku seperti itu? Berbeda dengan hari hari sebelumnya” batin baekhyun sambil menatap suzy dan hyojin menyadari kalau baekhyun sedang memperhatikan suzy

 

Hari demi hari mereka lewati bersama. Yang kadang membuat hyojin sakit hati atau pun suzy yang harus melihat kemesraan hyojin dan baekhyun. Hyojin tahu kalau suzy menyukai baekhyun begitu pun sebaliknya. Hari ini mereka bertemu berdua tanpa baekhyun di kafe. Suzy lebih dulu datang kemudian 5 menit kemudian hyojin datang.

“ada apa menyuruhku kemari hyo-ah?” Tanya suzy setelah hyojin duduk

“ada yang inginaku bicarakan suzy –ah” jawab hyojin serius

“membicarakan apa? Kelihatannya kau serius sekali” ucap suzy

“ini mengenai baekhyun oppa suzy-ah” ucap hyojin yang membuat suzy menatap lekat kearah hyojin

“aku tahu kau menyukai baekhyun oppa” jeda hyojin yang membuat suzy terkejut

“dank au pun tahu aku juga sangat menyukai baekhyun oppa” tambah hyojin sambil memperhatikan ekspresi wajah suzy yang Nampak terkejut.

“terkadang baekhyun oppa memperlakukan kita berdua tidak seperti temannya. Jika kau di perlakukan istimewah oleh baekhyun hatiku sakit suzy-ah. Rasanya sangat sesak disini” ucap hyojin sambil memegang dadanya

“itu juga terjadi denganku jika kau dan baekhyun oppa Nampak mesra hyo-ah” ucap suzy datar

“untuk itu aku mengajakmu kesini untuk membicarakan ini. Bagaimana kalau kita meminta baekhyun oppa untuk memilih diantara kita” ucap hyojin dan suzy agak terkejut dengan usulan hyojin itu

“kalau kita melakukan ini, itu akan membuat persahabatankita hancur hyo-ah” ucap suzy

“kita harus menerima dengan lapang dada jika salah satu dari kita tidak dipilih” ucap hyojin meyakinkan suzy

 

 

Setelah membicarakan itu seuzy dan hyojin langsung kerumah baekhyun. Mereka sedang duduk diruang tamu baekhyun sementara seorang pelayan akan memanggil baekhyun. Setelah beberapa menit baekhyun datang.

“ada apa? Tumben kalian datang ke sini” Tanya baekhyun sekaligus heran pasalnya mereka jarang datang kesini. Kalau pun mau datang mereka pasti akan member kabar ke baekhyun

“ada yang mau kami bicarakan dengan oppa” ucap hyojin setelah menatap kearah suzy

“membicarakan apa?” Tanya baekhyun yang melihat keseriusan diwajah hyojin

Hyojin mengambil nafas terlebih dulu kemudian membuangnya secara perlahan.

“aku dan suzy sama sama mencintai oppa. Kami ingin oppa memilih diantara aku dan suzy” ucap hyojin yang membuat baekhyun terkejut

“mwo? Maksud kalian apa aku tidak mengerti” ucap baekhyun

“oppa selalu memperlakukan aku dan suzy lebih dari teman dan itu membuat aku dan suzy menyimpan rasa pada oppa” jelas hyojin

Sementar suzy tidak mau membuka suaranya cukup hyojin saja yang bicara. Sementara itu baekhyun benar benar terkejut dengan ucapan hyojin. Baekhyun menatap hyojin dan suzy bergantian

“aku memang menyukai kalian berdua” jeda baekhyun

“beri aku waktu untuk menetapkan hatiku” ucap baekhyun

“kami mengerti oppa. Ku harap besok oppa sudah memiliki jawabannya” ucap hyojin

“aku pamit duluan” ucap suzy kemudian meninggalkan hyojin dan baekhyun berdua

Hyojin dan baekhyun memandang bingung kearah suzy yang sudah pergi.

 

*

*

*

 

Ke esokan harinya merka berangkat sendiri sendiri kekampus dengan mobil mereka masing masing. Hyojin dan suzy sudah siap dengan apa yang terjadi nanti. Sementara baekhyun sudah memikirkannya semalaman tentang perasaannya. Dan baekhyun sudah memilih diantara mereka yang baekhyun yakini kalau baekhyun mencintainya. Baekhyun memandang kearah hyojin dan suzy secara bergantian. Sekarang ini mereka sedang berada di taman belakang kampus yang Nampak sepi.

“kalian sudah siap mendengar jawabanku?” Tanya baekhyun

“kami sudah siap oppa” ucap hyojin

“ne” tambah suzy sedikit ragu

“aku menyukai kalian berdua. Tapi aku hanya mencintai salah satu dari kalian” ucap baekhyun

Hyojin dan suzy sangat deg degan menunggu jawaban baekhyun.

“aku memilih hyojin, mianhae suzy-ah” ucap baekhyun yang merasa bersalah pada suzy

Sementa suzy tidak terlalu terkejut mendengar jawaban baekhyun karena suzy sudah dapat menebaknya. Walaupun begitu tetap saja hatinya sakit.

“tidak apa apa, selamat ya hyo-ah. Kuharap oppa menjaga hyojin, semoga kalian bahagia” ucap  suzy kemudian meninggalkan mereka

 

Suzy meninggalkan kampus dengan berurai air mata. Hatinya benar benar sakit, suzy mengendarai mobilnya kesungai han berharap disana dia bisa menengkan hatinya sejenak. Air mata suzy terus saja mengalir dengan sendirinya. Suzy sudah susah payah agar tidak menangis tapi air matanya tetap keluar.

“sakit sekali” ucap suzy menepuk dadanya yang sesak

 

Dari kejauhan seseorang menatap hyojin penuh rindu. Orang tersebut berjalan menghampiri suzy yang sedang menangis.

“suzy” panggil orang tersebut

Suzy mencari sumber suara yang memanggil namanya dan suzy melihat seorang pria yangat dikenalnya sedang berdiri tidak jauh darinya. Orang tersebut berjalan perlahan lahan menuju suzy setelah sampai didepan suzy orang tersebut langsung memeluk suzy dengan erat. Air mata suzy semakin mengalir deras saat pria itu memeluknya erat.

“aku merindukanmu oppa” ucap suzy disela sela tangisnya

“oppa juga sangat merindukanmu” pria tersebut mempererat pelukannya

 

 

 

 

Kedua sedang duduk di salh satu bangku. Suzy sudah tidak menangis lagi. Pria yang ada didekat suzy langsung menarik kepala suzy untuk bersandar dibahunya.

“kau kenapa menagis disini?” Tanya pria terssebut

Sebelum menjawab pertanyaan pria itu suzy tersenyum miris mengingat kejadian tadi.

“aku baru saja ditolak oppa” jawab suzy yang membuat pria tersebut terkejut

“pria yang aku cintai tidak memilihku, dia lebih memilih sahabatku” tambah suzy

“apa aku terlihat menyedihkan myungsoo oppa?” Tanya suzy pada pria yang bernama myungsoo

 

Myung soo atau kim myung soo adalah sahabta suzy mereka tumbuh bersama sampai akhirnya myung soo memilih untuk ikut orang tuanya ke London. Sudah 5 tahun mereka berpisah dan sekarang mereka baru bertemu. Myung soo sebenarnya sudah memiliki perasaan pada suzy sejak mereka masih sekolah junior high scholl tapi myungsoo tidak berani mengungkapkan perasaannya.

“tidak suzy-ah, kau terlihat seperti suzy yang tegar” jeda myungsoo

“suzy-ah izinkan aku membantumu untuk melupakannya” ucap myung soo memegang tangan suzy

“maksud oppa?” Tanya suzy yang tak mengerti

“aku ingin kau menjadi yeojachinguku” ucap myungsoo yang membuat suzy terkejut. Suzy Nampak berpikir

“mungkin dengan begini aku bisa melupakan cintaku pada baekhyun oppa” batin suzy

“apa oppa siap menjadi pelarianku?” Tanya suzy

“aku akan membuatmu mencintaiku dan melupakan pria yang sudah menolakmu itu” ucap myung soo yakin

“baiklah aku mau, kuharap oppa bisa membuatku melupakannya” ucap suzy tersenyum

Myungsoo kemudian memeluk suzy.

“gomawo” ucap myungsoo

Myung soo memegang pipi suzy kemudian mencium bibir suzy. Walau terkejut dengan apa yang dilakukan myung soo tapi suzy tidak menolaknya toh mereka sudah menjadi pasangan. Dari kejauhan hyojin dan baekhyun melihat semuanya.

 

 

 

 

End

Berantakan ya..

annyeong han jieun imnida, panggil saja jieun, ini ff pertama yang nae post disini, ff ini juga pernah kupost di fbq dgn memakai nama pena yang berbeda yaiitu lee hyo jin,, maklumi saja ne nae itu sering ganti nama pena 😀

 

 

 

4 thoughts on “One Love (oneshoot)

  1. kok lucu yah?? ituloh bagian akhirnya, baekhyun sama hyojin ngeliat myungzy ciuman. Ah mungkin efek sakit hati karna baek sama suzy gak bersatu. Bagus thor,

  2. Huhu Suzy kasian gitu ;-; aku nggak suka usul Hyojin tentang Bekyun itu. Masa mementingkan diri sendiri walopun persahabatannya hancur. Tapi aku seneng di ending ada Myungzy kkk♥

    Hemm.. ini lumayan kok ff nya. Cuma ada beberapa bagian saja yg harus diperhatiin. Letak tanda baca, huruf kapital, sama kata2 yang ngga cocok kuharap diperbaiki dikit ya kak. Keep write~ semangaat jangan lupa :3

Leave Your Comments Juseyo ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s